NovelToon NovelToon
GAIRAH ISTRI TEMANKU

GAIRAH ISTRI TEMANKU

Status: tamat
Genre:Selingkuh / Cinta Terlarang / Cerai / Pelakor / Tamat
Popularitas:649k
Nilai: 4.6
Nama Author: Wind Rahma

Suatu malam Gerald di ajak menginap di rumah temannya yang bernama Arka lantaran mobilnya mogok dan saat itu hujan deras membuatnya sulit mendapatkan bantuan dari kendaraan lain.

Akhirnya Gerald bertemu dengan istrinya Arka yang bernama Susi.

Bagaimana kisah mereka setelah itu?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Wind Rahma, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Obrolan Tidak Sehat

Jika makan tadi malam adalah sebuah kecanggungan bagi Gerald, sarapan pagi ini lebih dari itu. Lantaran Susi menemaninya sarapan dan sedari tadi memperhatikan.

"Kenapa kau menatapku seperti itu?" Gerald memberanikan diri untuk bertanya, ia tidak ingin ada kesalah pahaman nantinya.

"Kau sangat lahap, aku tidak pernah melihat Arka makan selahap dirimu. Apa masakanku enak?" tanya Susi memastikan.

Jujur, Gerald semakin di buat grogi. Mengingat wanita di hadapannya saat ini adalah istri temannya.

"Iya, enak. Terima kasih sudah menyediakan sarapan dan makan malam untukku."

"Iya, sama-sama," jawab Susi tanpa melepaskan pandangannya dari wajah pria itu.

Gerald hendak mengambil minum usai makanan nya habis. Namun dengan cepat Susi mengambilkan nya.

"Biar aku saja," cegah wanita itu dan menuangkan air pada gelas yang baru saja ia sentuh.

"Ini." Susi memberikan gelas berisi air putih tersebut pada pria itu, Gerald jadi semakin tidak enak saja. Rasanya ingin segera pergi dari sana.

"Terima kasih," ucapnya kemudian meneguk minum beberapa kali sampai habis setengahnya.

Ia hendak meletakkan kembali gelasnya, tapi dengan sigap Susi mengambil dan membantu meletakkan nya.

"Maaf, aku rasa kau sudah berlebihan." Gerald berusaha memberi teguran.

"Kau adalah tamu di rumah ini. Dan tamu adalah raja. Aku sebagai tuan rumah sudah sepantasnya melayani seperti ini," jawab wanita itu beralasan.

Gerald menarik napas dalam-dalam, menghembuskan nya secara perlahan.

"Aku boleh tanya sesuatu?" ujar Susi di angguki oleh Gerald.

"Iya, apa?"

"Kau sudah menikah juga?"

Gerald menggeleng. "Belum."

"Owh .. Kalau kekasih sudah punya?"

Gerald menggeleng lagi. "Tidak ada."

Susi mengangguk-anggukan kepalanya mendengar jawaban Gerald yang sesuai harapannya.

"Kenapa memangnya?" Gerald bertanya balik.

"Tidak, tidak apa-apa. Memangnya kau tidak kesepian?"

"Aku sudah terbiasa tanpa pasangan."

"Benarkah?"

"Ya."

"Tapi pernah pacaran sebelumnya?" Susi semakin penasaran dengan Gerald.

"Pernah, satu tahun lalu," jawab Gerald jujur.

"Lalu kenapa tidak memilih untuk punya kekasih lagi?"

"Aku ingin sendiri dulu. Aku ingin fokus dulu pada pekerjaanku."

"Memangnya kau tidak iri melihat orang-orang di luaran sana yang memiliki pasangan?"

"Untuk apa aku iri?"

"Bukan begitu. Maksudku, kau ini kan pria. Memangnya tidak ada rasa ingin melakukan sesuatu yang tidak jarang di lakukan oleh pasangan pada umumnya."

Gerald terdiam untuk beberapa saat, ia mencoba untuk mencerna apa yang maksud oleh istri temannya itu. Dan beberapa saat kemudian ia paham akan maksud wanita itu, tapi ia cukup diam saja.

"Ketika keinginan itu muncul, dengan cara apa kau melampiaskan nya? Lewat apa kau meyalurkannya?"

Pertanyaan Susi sudah terlalu jauh dan sudah tidak lagi sehat untuk di bahas. Ada baiknya ia pergi dari sana.

"Maaf, sepertinya aku harus segera pergi. Aku harus memperbaiki mobilku." pamit Gerald dan bangkit dari duduknya.

"Tunggu!" Susi meraih pergelangan tangan Gerald berusaha menahan kepergian pria itu.

Gerald melihat pergelangan tangannya yang di pegang oleh Susi. Ia segera melepaskan tangan wanita itu namun masih berusaha sopan.

"Maaf, Susi. Aku harus segera pergi."

Susi tahu Gerald pasti berpikir yang macam-macam begitu itu memegang pergelangan tangannya.

"Tapi Gerald, Arka berpesan jika kau tidak boleh pergi dulu sebelum dia kembali."

"Maaf, Susi. Tapi aku tidak bisa menunggu Arka sampai dia kembali. Sampaikan saja rasa terima kasihku padanya. Terima kasih sudah memberi tumpangan tidur dan juga makan. Terima kasih sudah meminjamiku pakaian ganti. Aku harus pergi sekarang. Permisi."

Gerald tetap pergi dari sana. Sebab ia merasa sudah tidak baik untuk melanjutkan obrolan yang tidak sepantasnya.

Susi berdecak sebal lantaran gagal menahan kepergian Gerald. Padahal ia hampir berhasil menarik perhatian Gerald.

_Bersambung_

1
Darma Wangsah
luar biasa,sesuai karakter yang diinginkan
Carloz Loco
kok beyum ihuk😁
Yuliana Rahmawati
Luar biasa
Evy
Istri sejenis apa yang dinikahi Arka..nikah baru seumur jagung..tapi sikapnya pada laki2 lain seperti itu...ganjen...
Evy
Istri durhaka yang tidak menghargai suaminya...
Evy
Gatel banget... padahal sudah punya suami...
Reni Fitria Mai
Suami takut istri
Maya Rini
Biasa
Maya Rini
Kecewa
Sri Nur kartini
gerald jngn kerayu
Sri Nur kartini
susi nakall
koen
thor, ceritain dong tuh si ARKA kenal SUSI dimana sih...
hehheee
koen
maen nya kurang seru aah thor
Yanni Santoso
bisa bisanya arka memiliki istri seperti susi😂
Sri Indri Izara
ini baru sahabat sejati
Sri Indri Izara
lanjut kan tor
Sri Indri Izara
Buruk
Madury Aly
vkurang hot Thor🤣🤣
Wulan
Luar biasa
Wulan
Lumayan
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!