NovelToon NovelToon
Aku Pamit, Mas!

Aku Pamit, Mas!

Status: tamat
Genre:Pengganti / CEO / Nikah Kontrak / Tamat
Popularitas:3.8M
Nilai: 4.9
Nama Author: Yam_zhie

Mariza dan Derriz menikah karena perjodohan. Selama satu tahun pernikahannya, Derriz tak pernah menganggap Mariza.

Mereka tinggal satu rumah tapi seperti orang asing. Derriz sendiri yang membuat jarak diantara mereka. Karena Derriz mencintai dan masih menunggu mantan kekasihnya kembali, Luna.

Seperti yang di katakan Derriz di awal pernikahannya. Mereka akan berpisah ketika Luna kembali. Apalagi Mariza tak bisa membuatnya jatuh cinta. Bagaimana bisa jatuh cinta jika selama ini saja Derriz selalu menjaga jarak darinya. Bukan hanya di rumah, tapi di kantor juga mereka seperti orang asing.

"Apa alasanmu ingin bercerita dariku?" tanya Derriz saat Mariza memberikan surat cerai yang sudah dia tandatangani.

"Apa aku kurang memberikan uang bulan padamu? Apa masih kurang?" Derriz tak terima Mariza ingin bercerai darinya.

"Karena masa lalumu sudah kembali, Mas! Aku pergi karena aku sudah tak ada gunanya lagi di sini!" jawab Mariza.

"TIDAK!" jawab Derriz membuat Mariza bingung.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yam_zhie, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Aku Pamit, Mas! 13

Izha membiarkan dirinya di guyur air hujan yang bercampur dengan air matanya. Sesak, sakit, perih dan hatinya di buat hancur oleh pria yang saat ini masih dia cintai sebagai suaminya. Izha tak mengira jika sampai seperti ini perlakuan Derriz padanya. Bahkan pria itu membiarkan dia kehujanan seperti ini demi wanita lain yang masih berstatus sebagai kekasihnya. Sedangkan dia yang istrinya? Walau tak pernah dia cintai, tapi setidaknya sebagai pria sejati dan bukan seorang pecundang, Derriz tak akan menurunkan dia begitu saja.

"Bertahanlah sebentar lagi Izha! Sebentar lagi kamu bisa terbebas dari semuanya. Kamu tak perlu lagi memberikan perhatian dan juga hatimu kepada suamimu. Kewajibanmu akan terbebas sebentar lagi. Dia akan bahagia dengan pilihan hatinya dan kamu harus berjuang untuk hidupmu setelah ini. Apa yang harus aku lakukan setelah menerima surat panggilan sidang pertama?"ucap Izha lirih.

Air matanya tak lagi bisa di bendung. Dia me-mu-kul dadanya yang sesak kemudian berteriak sekencangnya. Tak peduli jika ada banyak orang lewat dan melihatnya seperti orang gi-la. Yang terpenting saat ini dia merasa lebih baik dan sedikit lega karena bisa menangis dan berteriak sepuasnya. Dia akan habiskan air matanya hari ini. Tak akan ada lagi air mata untuk pria bernama Derriz setelah ini.

"Bu, bertahanlah. Setelah ini aku akan datang membawamu dari pria itu. Kita pergi dari para pria yang hanya menyakiti kita, Bu. Kita akan bahagia hidup bersama dengan cara kita sendiri, Bu. Maafkan aku yang belum bisa menolongmu Bu. Pria yang ku harap bisa ku mintai tolong nyatanya bahkan mengabaikan aku! Mungkin aku terlalu berharap kepada Mas Derriz! Aku harus mengandalkan diriku sendiri mulai saat ini, tak berharap dari pertolongan orang lain! Karena rasanya sangat menyakitkan Bu!" kembali Izha berteriak.

"Derriz sial-an! Derriz baji-ngan! Ayah jaha-nam! Ayah lucknut! enyahlah kalian dalam hidupku! Aku benci kalian! Aku benci! Sangat benciiiii ..."

Izha benar-benar menumpahkan semua rasa yang ada di dalam hatinya selama ini. Setelahnya dia ambruk di pinggir jalan. Kakinya sudah tak kuat menopang. Apalagi cukup lama dia menangis dalam guyuran hujan.

"Bawa dia masuk ke dalam mobil!" ucap seorang pria yang ternyata sedari tadi melihat dan mendengar teriakan Izha tak jauh dari sana.

"Masuk! Atau kamu ingin mati kedinginan di bawah guyuran air hujan sampai malam!"ucap suara bariton membukakan pintu mobil mewahnya.

Izha mengerjapkan matanya memastikan siapa yang membukakan pintu mobil untuknya. Ternyata dia Axcel. Pria yang baru di temuinya tadi.

",Kau mau masuk atau tidak? Aku tak kan menawarimu lagi!"kesal Axcel karena Izha malah menatap kosong ke arahnya.

"Terima kasih, tapi badan saya basah Pak Axcel. Nanti mobil mewah anda akan kotor," jawab Izha lirih.

"Bisa di cuci! Kau bukan najis kan?"jawab Axcel asal membuat Izha mencebik mendengarnya.

Izha masuk ke dalam mobil dalam keadaan menggigil. Entah berapa lama dia berada di sana. Tapi saat dia melihat dengan jelas, langit sudah mulai gelap. Izha hanya menunduk di sebelah Axcel setelah mengatakan alamat rumahnya dengan ragu. Tapi bagaimana lagi, dia tak punya pilihan lain. Badannya sudah sangat tak karuan.

"Tutup spion!" perintah Axcel kepada sopir yang mencuri-curi pandang kepada Izha yang basah kuyup.

sreeeeettttt.

Axcel membuka jas miliknya dan menutupnya ke badan Izha yang basah. Mendapat perlakuan seperti itu membuat Izha kaget. Orang yang baru bertemu dengannya saja begitu peduli, sedangkan suaminya? Sudahlah, dia malas mengingat Derriz. Pria itu pasti sedang bersenang-senang dengan Luna, mana mungkin mengingat keadaan dirinya yang di tinggalkan dalam keadaan kehujanan.

"Terima kasih, Pak Axcel. Tapi nanti jas mahal anda rusak," ucap Izha dengan suara bergetar.

"Kau laundry cucinya biar tidak rusak,"jawab Axcel tanpa banyak bertanya dengan yang terjadi kepadanya.

"Iya baiklah Pak, seteleh selesai di laundry akan saya kembalikan. Terima kasih sekali lagi, sudah merepotkan anda, Pak!" jawab Izha melirik sekilas ke arah pria yang bahkan lebih memilih melihat ke arah jendela.

"Hem, lain kali kalau mau hujan-hujanan pakai jas hujan!" celetuk Axcel.

"Iya, Pak. Niatnya tadi mau sambil nyanyi dan nari India. Tapi tak dan teman. Jadinya main hujannya sendirian,"jawab Izha ikut konyol.

"Kau fikir kau artis!" jawab Axcel mendelik tapi Izha malah membalas dengan nyengir kuda bingung mau menjawab apa.

"Astaga apa yang aku ucapkan barusan. Entahlah rasanya kepalaku pusing sekali. Sepertinya aku akan flu juga. kuat badan! Kuat badan!"batin Izha.

Sedangkan di depan mereka, Ken dan sopir pribadi Axcel saling pandang bingung. Ada apa dengan bos mereka yang bahkan perhatian sekali kepada seorang wanita. Bahkan sampai memberikan jasnya untuk wanita itu. Biasanya dia paling anti peduli kepada wanita. Setelah ibunya meninggal. Bahkan dia sangat dingin kepada wanita. Sehingga banyak yang mengira jika dia menemui jalan belokan.

"Kau tinggal di rumah mewah ini?" tanya Axcel.

"Iya, Pak. Untuk beberapa hari ke depan lagi. Sebelum kontrak saya habis di sini,"jawab Izha membuat Alis Axcel mengerut bingung.

"Pak Axcel terima kasih atas tumpangannya. maaf membuat mobil anda kotor. Dan jasnya akan saya laundry sendiri saya sudah mahir dalam hal itu,"ucap Izha berusaha tertawa.

"Minum obatnya, dan istirahatlah!" Axcel memberikan palstik putih berisi obat untuk Izha.

Mata Izha kembali mengembun, mendapat perhatian dari orang lain. Dengan tangan yang gemetar Izha mengambil plastik di tangan Axcel.

"Semoga kebaikan anda kepada saya di balas oleh Yang Maha Kuasa," ucap Izha sebelum turun dari mobil Axcel.

"Apa kamu merasa ada yang sedikit janggal dengan wanita itu Ken? Bahkan di tangannya ada bekas cairan merah. Terus kenapa dia bisa tinggal di perumahan semewah ini? Dan cluster yang dia tempati itu cukup mahal. Benar kan?" ucap Axcel penasaran.

"Benar Pak. Dan dia bahkan memaki Pak Derriz tadi saat di pinggir jalan itu. Sepertinya mereka punya hubungan rahasia," jawab Ken.

"Cari tahu! Aku ingin Informasi itu secepatnya. Paling telat dua hari sudah ada di meja kerjaku!" ucap Axcel. Ken hanya bisa mengangguk tak bisa menolak perintah atasannya.

1
HanaYuri
nunggunya berabad² sekalinya up langsung tamat. bner² maksa bgt😏 gini nih klo kbnyakan bahas vano-khalisa yg gak da guna samsek...bahkan PUnya kalah🔥
mety
ada ranjau bawang di eps ini 😭
mety
mau berhasil menciptakan tokoh yang sangat membagongkan Thor..🤣🤣
mety
preeeettttttt
Shiro Oni Weapon Master
👍
Eni Wati
happy ending👍👍
Yusril Fabrian
Tamat,mungkin penulisnya udah kehabisan tema,padahal ceritanya cukup bagus,bikin greget,penasaran,udah nunggu berbulan bulan kelanjutannya eeh ternyata maen tamat aja 🤭🙏,ok terima kasih ya udah menghibur kita semua,kutunggu cerita yg lain tentunya yg lebih seru dan lebih menantang lagi🙏🙏🥰
Yam_zhie: bukan kak. tapi lebih ke ada rasa kecewa kepada pf ini aja ☺️
total 1 replies
Mirrabella
TIIIDAAAAAAAKKKKKK😭😭😭😭
nunggunya lama tau2 udah tamat aja
mala kecambahnya belum lahir gak
seru ihh kk nya , harus ada tambahan
pokoknya gak mau tau 😔😔😔😔
nely_48
bye izha,,, sehat² ya 😍😍😍
◌ᷟ⑅⃝ͩ●⍣క🎸BuNdAιиɑ͜͡✦●⑅⃝ᷟ◌ͩ
aamiin.
Anonim
kurang puas nasib si Vano, masa dipukulin doang? gak dipotong batang nya, lidah nya dipotong.. mata nya dicongkel atau atau kuku kuku nya di dicabut paksa
Setyo Budi Ningsih
Alhamdulillah yg ditunggu muncul juga. terima kasih thoor semoga lancar barokah rejeki nya. semakin keren novel2 nya lope lope sekebon ❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️🫰
Siyantin Soebianto
lho kok langsung tamat ketiga dedeknya juga blm lahir dan pingin tahu kebucinan Axel 🤣
Yam_zhie: keburu mood down kkan☺️🙏🤣🙈
total 1 replies
cinta semu
kok tamat sich ..masih kurang puas Thor ..Ach smg aja masih ada boncap ny ...💪 tetap semangat thor
Yam_zhie: iya nih Kaka keburu badmood othornya ☺️😭
total 1 replies
dewi rofiqoh
Ditunggu bonchap nya
yunita
lanjut
irma hidayat
lama up nya thor💪
Yam_zhie: iya kak ngumpulin dulu semngat setelah di jatuhkan. abis ini mau up buku baru ☺️
total 1 replies
Mila Jamilah
ko gak bersambung ya
Inooy
aq makin suka nih ama cerita nya walaupun typo bertebaran d mana2 🤭
Inooy
dari awal baca aq selalu gagal fokus dengan kata 'saya'..jd bikin baca bolak balik demi memahami maksud kata 'saya'...🤦‍♀️😔
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!