(Novel kisah tentang perselingkuhan dan pelakor)
Eva gadis manja dan keras kepala dia sangat dicintai Orang Tuanya, tapi kenyataan pahit harus diterima Eva disaat Orang Tuanya akan bercerai karena Papahnya mencintai Wanita lain.
Untuk membalas rasa sakit hatinya Eva akan menghancurkan kebahagian Papahnya dan Wanita itu. Dengan membuat Rafto menjadi Budak cintanya dia akan melakukan segala cara hanya untuk Eva
Akan kah misi Eva berhasil atau malah terjebak akan permainannya sendiri...
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Intanazel, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Aneh
Reno mengendari mobilnya menuju Perusahaan miliknya, sorot mata Reno menatap luar jendela, ia memikirkan akan tingkah Putri semata wayangnya yang marah akan dirinya dan tak mau pulang ke Manssion Allura. Reno menghela nafas, ia lelah dengan sikap Mulan dan Eva, hanya Martha yang tak terlalu menuntut apapun dari dirinya. Saat membicarakan Martha, tanpa sengaja sorot matanya menatap istrinya yang sebentar lagi menjadi mantan istri, ia meminta supir untuk memberhentikan mobil yang sedang mereka naiki.
Reno mengerutkan keningnya bingung, saat ia melihat Martha sedang bersama pria yang tak Reno kenali sama sekali, sedang bersama di taman. Reno memperhatikan Martha dengan pria itu dengan seksama, entah kenapa perasaanya aneh melihat kedekatan Mamahnya Eva dan pria tersebut. Selama beberapa menit Reno memperhatikan mereka yang sedang asik berfoto. Ia merasa Martha juga berselingkuh dibelakangnya, jika itu benar ia sangat marah, karena Martha selalu bersikap seperti korban dan Eva selalu menyalahkan segalanya kepada dirinya yaitu Papahnya sendiri.
"Kau tau siapa dia?" tanya Reno kepada seketerisnya
"Tidak, Tuan mau aku menyelidikinya?" tanya balik seketarisnya yang melihat Tuannya sedang menatap Nyonya Martha inteins
"Tak perlu" sahutnya dengan sorot mata tak lepas dari mereka
Reno yang entah kenapa merasa kesal, menyuruh supirnya untuk pergi ke cafe milik Mulan. Ia harus menenangkan diri dengan bertemu Mulan, mungkin emosi yang entah kenapa muncul akan sedikit reda atau hilang.
Martha yang sangat kesal dengan tingkah pria yang sama sekali dia tak kenal, dengan seenak jidatnya pria tersebut menyuruhnya mengambil foto pria itu, kalo sekali atau dua kali Martha tak mempersalahkannya. Tapi ini berkali-kali bahkan Martha harus mengikuti pria tersebut untuk mencari tempat yang pria itu inginkan. Rasanya Martha ingin menghancurkan kamera yang ada ditangannya, milik pria tersebut.
"Permisi Tuan, saya ada urusan" ucap Martha seraya menyerahkan kamera kepada pria tersebut
"Terimakasih Bibi" ucap pria tersebut menekankan kata Bibi, yang membuat Martha tak suka mendengarnya
Martha tak menanggapi perkataan pria tersebut, ia lebih memilih pergi.
"Sebagai tanda terimakasih, aku akan mentraktir mu" teriak nyaring pria tersebut
Martha menengok kebelakang melihat pria yang sepertinya tak muda lagi.
"Tidak terimakasih" kata Martha seraya tersenyum ramah lalu melangkah pergi dari taman
Pria tersebut hanya tersenyum melihat wanita yang ia suruh memfoto dirinya berkali-kali.
Reno yang tadi ingin ke perusahaan,
menyimpang ke cafe Mulan, setelah ia melihat Martha yang sebentar lagi menjadi mantan istrinya secara hukum, bersama pria yang Reno sama sekali tak mengenalnya.
Emi yang melihat kedatangan Reno menyambutnya dengan wajah sumringah, karena ia tau Reno sedang dalam proses mengurus perceraian dengan istrinya itu. Emi menatap Reno sesakma, ia merasa Reno sedang kesal, tapi ia tidak tau kenapa. Emi tak terlalu memperdulikan sikap Reno yang aneh, ia lebih memilih memanggil Putrinya yang sedang mengecek persediaan biji kopi.
Mulan yang mendengar kedatangan Reno dari Ibunya, segera membereskan pekerjaannya dan sedikit memperbaiki penampilan miliknya. Mulan melangkah keluar. Ia melihat Reno yang datang mencarinya. Mulan merangkul Reno menuju ruang pribadinya. Mulan merasa senang Reno ingin menemuinya, ia sudah sangat yakin kalo Reno tak bisa terlalu lama marah akan dirinya dan liat sekarang Reno bersamanya.
"Apa urusan mu sudah selesai" kata Mulan yang duduk disampin Reno
"Iya" balas Reno singkat
"Maafkan sikap aku Reno" ucap Mulan menapaki wajah penuh penyesalan akan kesalahan yang ia tidak tau apa itu
Reno hanya diam, seraya menatap kekasihnya. Tapi pikiran Reno melayang melihat kedekatan Martha bersama pria tersebut. Reno masih bingung, Martha yang ia kenal tak pernah bergaul akrab dengan lawan jenis, selain dirinya dan Rafto. Tapi Martha seperti sangat akrab dengan pria tersebut, hingga selalu mengikuti pria itu kemana pun pria tersebut melangkah.
"Ada apa Reno?" tanya Mulan yang melihat kekasihnya melamun
"Tidak" sahut Reno seraya tersenyum
"Apa ada masalah?" tanya Mulan lagi
"Tidak" jawab Reno singkat
"Apa proses perceraian mu ada masalah?" tanya Mulan lagi
"Tidak" sahut Reno
"Reno kapan kita menikah?" tanya Mulan akhirnya menyampaikan keinginan yang ia ingin sampaikan kepada Reno
Reno menatap Mulan dalam-dalam, ia tersenyum melihat Mulan, seraya tangannya mengelus puncak kepala Mulan dengan lembut dan penuh kasih.
"Kita akan menikah jika Eva menyetujui kamu sebagai istri ku dan ibu tirinya" balas Reno
"Tapi itu tak mudah Reno" kata Mulan tak terima akan permintaan Reno kepada dirinya
"Aku dan kamu akan menyakinkan Eva, jadi kita akan berusaha" kata Reno meyakinkan Mulan
"Tapi.." ucap Mulan terhenti karena ucapan Reno
"Jika aku bersama mu, aku akan kehilangan Putriku yang sangat aku cintai dan jika aku memilih Putriku, aku akan kehilangan dirimu Mulan, jadi aku ingin kita memenangkan hati Eva. Jika seperti itu akan tak akan kehilangan kedua orang yang aku cintai" timpal Reni meyakinkan Mulan, dengan tangan menggenggam tangan mungil Mulan
Mulan merasa bingung, ia sangat tak percaya diri, apakah Eva akan menyetujui dirinya menikah dengan Papahnya, Eva saja selalu mengajak berperang jika bertemu dengan dirinya. Tapi jika aku tidak menyetujinya, aku takut Reno lebih memilih Eva kepada dirinya, jika seperti itu yang terjadi dia akan ditinggalkan. Eva itu wanita yang sangat pintar menghasut dan memperdaya Reno. Mulan hanya menganggukan kepalanya saja tanda setuju.
Reno yang melihat Mulan menganggukan kepalanya tanda setuju, tersenyum lembut seraya mendekatkan bibirnya kepada kening Mulan untuk mencium lembut Mulan.
Martha- moveon atau Martha-Reno
Jangan lupa vote poin sebanyaknya, like, favorite dan rate 5...
follow akun ini yaa para READRES setia dan masuk grup chat ....bye sampai jumpa
maaf baru hadir
semangat 😁👍
salam dari :
- menikah karena skandal
- balas dendam cowok kampungan
🥀ceosomplak & MDD
Semangat ngetiknya 💪💪
Salam dari "Awal Tanpa Cinta" dan "Aku yang dijual" 😍