NovelToon NovelToon
Ketika Cinta Kembali Datang Menyapa

Ketika Cinta Kembali Datang Menyapa

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / Diam-Diam Cinta / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:157
Nilai: 5
Nama Author: Miss ii

20 Tahun sudah berlalu, Yunia sudah memiliki kehidupan keluarga yang cukup bahagia, namun ternyata ada yang disembunyikan yunia, bahwa ia hampir setiap malam bermimpi bertemu dengan sang masa lalu. Sang cinta pertama yang tidak benar benar pergi dari hatinya.
Lalu tanpa sengaja mereka tiba-tiba bertemu di dunia nyata, dan ternyata sang mantan pun sudah memiliki keluarga yang bahagia
yunia tidak bisa menampik jantungnya berdebar lebih kencang ketika kembali bertemu dengan sang pemilik mimpinya selama ini "Didi Permana Putra".
apa yang akan terjadi selanjutnya? apakah selama ini Didi pun memiliki mimpin yang sama dengan yunia?
bagaimana Yunia menata hatinya kembali?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Miss ii, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

mengenang Danang dan Didi

belum juga dapat memejamkan mata fikiran Yunia pun berjalan ke masa lalu, Didi cinta pertama nya yang pergi tanpa pesan, hanya tatapan mata Didi ketika pensi di SMP yang selalu terbayang di mata Yunia, karena dari tatapan nya yunia tahu ada yang ingin dia sampaikan tapi karena sama-sama gengsi akhirnya hanya diam saja. Ya yunia yang salah karena salah faham memilih mendiamkan Didi waktu itu sampai mereka lulus tanpa ada kejelasan status. Masing-masing akhirnya memilih pasangan baru. Namun yang pasti ketika bertemu maka akan berpura pura tidak melihat.

Dan akhirnya mereka kembali bertemu ketika SMA. Namun tidak pernah sekelas, hampir sekelas ketika kelas 3 SMA tapi Didi minta pindah kelas, ntah karena tahu ada yunia di kelas itu atau karena hal lain. Yang yunia tahu Didi berpacaran dengan adik kelas, yang sangat cantik, sampai kuliah dan akhirnya mereka menikah. dan akhirnya yunia sudah tidak lagi mendengar tentang Didi. Namun hampir setiap malam yunia bermimpi melihat Didi. Dan mereka hanya saling menatap tanpa pernah berbicara.

Sejak itu yunia lulus SMA kemudian bekerja di salah satu pabrik fabrikasi di Cilegon. Yunia tidak pernah lagi berpacaran dengan siapapun.

Sampai akhirnya yunia kuliah ambil kelas karyawan dan bertemu dengan Danang. pertama kali melihat Danang hati yunia langsung bergetar. Namun apa daya ternyata Danang telah memiliki kekasih. Yang bila dihitung di atas kertas kekasihnya memiliki nilai lebih di atas yunia. Jadi wajar saja bila Danang berat berpisah dan akhirnya kembali kepada kekasihnya. Dan akhirnya cinta yunia bertepuk sebelah tangan alias layu sebelum berkembang.

Hufttt yunia menggigit guling yang dipeluknya, kenapa nasib percintaan ku begini amat ya. Apa memang bukan jodohku ya mereka berdua ini? Apa Allah lagi menyiapkan jodoh yang jauh lebih baik untukku? Yang bisa menerima kondisiku dan keluarga ku?. Ah mengingat keluarga membuat airmata yunia mengalir tanpa permisi. Keluarga pun bahkan tak mengharapkan kehadiranku. Yang mereka harapkan hanya uang dan uang. Dan ketika yunia berhenti menjadi sapi perah keluarga. Maka makian dan cacian yang di terima.

Apakah ada nanti pria yang akan menerima yunia? Bila benar dia anak pungut di keluarga nya, lalu siapa orang tua kandungnya. pertanyaan itu berputar di kepala yunia. Yunia pun tidak memiliki banyak pilihan saat ini selain menjalani hidup yang penuh dengan kejutan ini. Tak lama akhirnya yunia tertidur. Dan dalam tidurnya yunia kembali melihat Didi, yunia sedang akan menyebrang jalan dan melihat Didi naik mobil bersama istrinya. Lalu didi melihatnya dan diam saja, lalu yunia menyebrang jalan dan Didi melanjutkan perjalanannya. Yunia pun terbangun ternyata sudah pukul 05.00 wib. Yunia pun kaget karena tidak seperti biasanya dia bangun jam segini. biasanya dia akan terbangun di jam 04.00 wib. Bergegas yunia bangun mandi dan segera solat subuh, lalu bersiap-siap pergi bekerja.

Wah ternyata BBM motornya sudah mau habis mau tak mau yunia harus mengisi BBM dulu nanti sebelum berangkat. sampai di SPBU pertama di daerah krenceng yunia pun menyebrang mengisi BBM, karena khawatir jika mengisi BBM di daerah ciwandan nanti full antriannya.

Dan ternyata benar dugaan yunia pada saat melewati SPBU daerah ciwandan ternyata full antriannya. Walo resiko yang di ambil yunia dia harus telat 15 menit dari biasanya. Karena mengisi BBM dahulu tadi.

Sampai di parkiran ketika selesai memakirkan motornya yunia di datangi security yang bertugas.

Pak Yanto : " mba yunia ada yang cari katanya keluarga mba yunia dari Pandeglang ".

Yunia pun kaget dibuatnya, namun untuk menutupi kekagetan nya. yunia tetap tersenyum ke pak Yanto dan mengucapkan terimakasih.

Bergegas yunia berjalan ke kantor dan masuk lewat pintu belakang. Setelah menyimpan barang bawaannya di meja kerjanya, yunia pun mengecek ke ruang tamu ternyata benar ada bapak yang datang bersama ibu dan mba Intan. Yunia pun beristigfar dalam hati : ya Allaah apa lagi ini, kenapa keluarga nya datang ke tempat kerjanya sepagi ini.

Yunia pun hendak mundur namun tangannya di tarik, yunia pun melihat ternyata pak Adam yang menariknya ke ruangan pak Adam. Yunia pun menurutinya.

Pak Adam :" kamu tunggu di sini ya. Jangan temui keluarga kamu, biar saya yang menemui mereka selalu pimpinan kamu di sini."

Yunia yang sudah mengalir air matanya hanya bisa mengangguk tanpa bisa berkata-kata.

Pak Adam pun menuju ruang tamu dan memperkenalkan dirinya sebagai pimpinan yunia.

Adam :" pagi bapak ibu, perkenalkan saya adam atasan dari yunia. Kebetulan yunia sedang di tugaskan ke jakarta untuk mewakili saya di sana. Ada yang bisa saya bantu?"

bapak :" walah anak itu ya, sudah tidak ada kabar malah sekarang tidak ada di kantor, gimana ini Bu?

Ibu : " begini pak punten sekali, yunia ini sudah tidak ada kabarnya dari Minggu lalu, kami selaku keluarga takut terjadi apa-apa makanya kami kemari, sekaligus mmm... Kalo di izinkan kami ingin mengambil gaji yunia yang bulan ini. Karena kami di kampung lagi banyak keperluan nya.

Adam :" oh yunia keadaan nya baik bapak ibu. Mungkin yunia sedang tidak ingin di ganggu jadi tidak mengabari bapak dan keluarga. Kalo untuk masalah gaji. Ini maaf sekali tidak bisa di wakilkan di ambil seperti ini ya. Karena gaji itu langsung di transfer oleh tim HRD ke rekening masing-masing karyawan.

Bapak :" hari ini kan jadwal gajian. Apa bisa gajinya tidak usah di transfer dulu biar kami ambil tunai di sini?"

Adam : " maaf pak tidak bisa seperti itu, dan maaf kalo saya ikut berkomentar ya, jika gajinya bapak ambil semua, untuk kehidupan yunia 1 bulan kedepan bagaimana?"

Bapak :" ya kan dia bisa kasbon dulu pak di kantor, masak kantor sebesar ini tidak bisa kasbon dulu karyawan nya".

Adam pun semakin muak dengan sikap keluarga yunia yang benar-benar egois tidak memikirkan bagaimana nasib yunia ke depannya.

Adam pun berkata :" mohon maaf sekali pak saya harus segera meeting. Dan yunia tidak ada di sini, dia bertugas sampai 3 hari ke depan di jakarta".

Bapak :" dasar anak sialan, ini gimana kita pulang ga bawa hasil, mau menginap di mana? Kita ga punya keluarga di sini buat menunggu yunia. Intan kamu tau di mana kosan adikmu?

Intan :" ga tau pak, saya ga pernah nanya dia tinggal dimana".

Bapak :" maaf pak Adam saya bisa minta alamat kosan yunia pak?"

Adam : " maaf pak saya tidak tau alamat yunia di mana".

Bapak :" anda ini bagaimana masak tidak tahu anak buahnya tinggal dimana".

Adam pun menjawab: " bapak orang tuanya harusnya bapak yang lebih tahu anak bapak tinggal di mana? Di sini saya hanya ada urusan pekerjaan dengan anak bapak, bukan urusan pribadinya. Sekali lagi maaf saya harus segera pergi, permisi".

Adam pun meninggalkan ruang tamu. Menuju ruangannya. Di dalam ruangan Adam ternyata yunia lagi menangis berderai air mata, rupanya yunia mendengar semua pembicaraan tadi, karena memang ruangan pak Adam bersebelahan dengan ruang tamu.

Adam pun duduk di kursinya dan menelpon ke pos security: " Yanto kamu ke ruang tamu dan bawa Keluar keluarga yunia, dan kalo mereka tanya bilang yunia ga masuk hari ini ga tau ke mana. Dan bilang ke grup security bila ada keluarga yunia lagi jangan pernah masuk ke kantor. Biarkan mereka menunggu di pos security.

Yanto :" siap pak dimengerti".

Yanto pun datang menghampiri keluarga yunia dan berkata:" Bapak ibu mba mohon maaf, silahkan menunggu di pos bila masih ada keperluan karena mba yunia tidak masuk hari ini".

Bapak, ibu dan mba intan yang merasa di usir, memasang muka masam ke pak Yanto. Dan bergegas pergi dari ruang tamu menuju parkiran. Rupanya keluarga yunia membawa mobil pick up. Mereka pun pulang tanpa hasil.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!