Elina Alexandria Mahasiswi semester 5 disalah satu Universitas Negeri yang terkenal dikota S. Mahasiswi cantik, cerdas dan anggun tersebut banyak dikagumi dari sifatnya yang pemberani, bobrok bahkan mampu berubah lemah lembut dalam sekejap sehingga mampu membius rasa penasaran seseorang yang ingin mengenal lebih dekat dengannya.
Kecantikan Elina Alexandria mampu memikat beberapa hati para sahabatnya, namun hatinya hanya terpatri dengan satu pria yang hanya dicintainya sedari masa SMA.
Indra Kusuma Atmaja, pewaris tunggal dari Atmaja Group diam-diam menaruh hati pada Elina dan terjadilah sebuah insiden yang tak terduga sehingga mengharuskannya untuk menikahi seorang wanita.
Siapakah wanita yang harus dinikahi oleh Indra itu?
Pantau terus ya, Episode-episode selanjutnya!
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rika Arianti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Suasana Hati Yang Tidak Baik
Sebelum membaca, Please klik tombol Like Komen dan juga Vote nya ya. Tinggalkan jejak kalian❤️ Mohon dengan sangat untuk Like, Vote dan juga Komentarnya 🙏
☘️Toko DVD Royal Square☘️
"Kapan Lo balik ke kota M." Tanya Bagas kepada Nuha
"Gatau, masih betah gua disini."
"Terus kuliah Lo."
"Biarin aja gua ga pernah bolos, lagian gua males ketemu sama Angel." Pungkasnya
"Lo masih cinta sama El." Tanya Bagas menyelidik
"Lo sendiri masih cinta ngga sama El."
"Tau ah, udah jadi bini sahabat juga."
"Beruntungnya ya Indra."
"Beruntung pala Lo hah, untung aja ada Indra kalo ngga ada gua ga bakal bisa maafin diri gua sendiri."
"Udahlah, masa lalu biarin jadi masa lalu, kita seneng-seneng ke karoke aja yuk." Ajak Nuha
"Yaudah deh, kebetulan gua masih emosi sama Rudy."
Bagas dan Nuha akhirnya menuju tempat Karaoke yang terdapat didalam mall tersebut setelah membeli beberapa DVD kebanggaannya.
☘️Mansion Atmaja☘️
"Sayang, kenapa kamu ga bilang kalo lagi Vcall sama mereka, kan aku malu yang." Indra merajuk
"Kamu sih ngga liat dulu aku lagi ngapain, asal nemplok aja sih."
"Aku tuh gamau jauh-jauh sama kamu yang." Ucap Indra sembari menenggelamkan wajah didada istrinya
"Ndra kamu mau ngapain." Tanya Elina
mewanti-wanti dengan tingkah Indra
Indra mendongakkan wajahnya dan menatap Elina dengan tatapan memelas
"Sayang, aku mau minum susu." Rengeknya
"Aduh, libur dulu ya aku capek banget hari ini." Tolak Elina dengan halus
"Gamau sayang, aku maunya minum susu pokoknya." Pinta Indra bersikeras
"Nanti kamu pasti kebablasan." Elina mengerucutkan bibirnya
"Hehehe, kok kamu tau sih yang."
"Kan kamu minta jatah setiap hari, aku lagi hamil loh ndra." Elina mengingatkan
"Iya aku tau sayang, kata dokter gapapa gitu."
"Iya sih, tapi libur dulu ya malam ini ya." Bujuk Elina
"Tau, males aku sama kamu yang." Indra ngambek dan membaringkan tubuhnya memunggungi Elina
"Aduuuh kenapa dia jadi kekanakan begini sih." Gumam Elina kesal
"Ndra, sayang." Panggil Elina sembari menggoyangkan tubuh Indra
Yang dipanggil hanya diam seribu bahasa tanpa berniat menjawab sama sekali, karena merasa kesal dengan penolakan yang Elina lontarkan.
"Kamu maunya apa sih."
Elina memeluk tubuh Indra dari belakang sembari mengelus dada bidang suaminya
"Tau ah, males aku sama kamu." Ucapnya sinis
"Kok gitu sih jawabnya."
"Lagian kamu sih, aku mau nengokin baby ga boleh." Merajuk
"Aku lagi capek banget hari ini, kalo kamu nengokin baby makin remuk nanti tubuh aku." Terang Elina
"Terus aku bolehnya apa."
Indra membalikkan tubuhnya menghadap Elina sembari mengusap wajah istrinya dengan lembut.
"Kamu maunya apa."
"Kalo ga boleh nengokin Baby, aku mau --." Indra nampak berpikir
"Aku mau minum susu, boleh." Wajahnya nampak berbinar
"Boleh, asal jangan kebablasan ya."
"Iya yang, janji ngga kebablasan."
Elina menganggukkan kepalanya sebagai tanda setuju, segera saja Indra tidak menyiakan kesempatan yang diberikan istrinya dengan cepat ia menyingkap piyama Elina sehingga menampakkan dua bukit kembar yang sangat candu dan favorit baginya, melepaskan pengikat Bra yang dikenakan Elina, menarik dan melemparkannya asal. Semenjak menikah, sudah menjadi kebiasaan Indra apabila meminta jatah selalu saja tidak sabaran untuk melepas kain yang menempel pada setiap inci tubuh istrinya.
Kini telah terpampang jelas dua bukit kembar milik Elina, tanpa menyiakan lagi Indra meminum susu yang menjadi favoritnya itu, menyesap, menggigit, berpindah dari satu tempat ke tempat lainnya dan berbagai macam cara agar dirinya puas ketika meminum susu.
Elina yang nampak lelah sekali, terlihat telah memejamkan matanya sembari membiarkan Indra dengan kesibukannya meminum susu favoritnya.
"Sayang, aku sudah kenyang."
Indra mendongakkan wajahnya sembari menatap wajah istri yang sangat dicintainya tersebut.
"Sayang kamu udah tidur, Aha aku minum susu lagi aja ah sampai puas." Sebuah ide yang terlintas sekilas didalam pikirannya.
Tanpa aba-aba, segera saja Indra melancarkan aksinya pumpung sang pemilik susu sudah tertidur pulas dan berkelana didalam alam mimpi.
To Be Continue. . .
Hai Readers Jangan lupa untuk Like Vote dan coment ya, dukung author selalu agar tetap bersemangat untuk selalu update episode-episode selanjutnya! Happy Reading 🥳
🤣