NovelToon NovelToon
My Possessive Bodyguard

My Possessive Bodyguard

Status: sedang berlangsung
Genre:Diam-Diam Cinta / Mafia
Popularitas:3.3k
Nilai: 5
Nama Author: By.DarkRose

Bayangan orang-orang untuk status putri tunggal keluarga pengusaha ternama, adalah gadis anggun yang penuh pesona dan wibaya seorang penerus tahta.

Tapi nyatanya, itu tidaklah berlaku untuk Larissa Moretti. Meskipun ayahnya seorang pengusaha kaya raya yang tersohor di Kolombia, serta memiliki ibu yang anggun dan lemah lembut.

Gadis itu sama sekali tidak mewarisi sikap ibunya, gadis itu adalah gambaran gadis jalanan yang urakan, suka membuat masalah hingga membuat sang ayah menggeleng-gelengkan kepalanya yang hampir pecah.

Puluhan bodyguard yang di sewa ayahnya selalu mengundurkan diri bahkan sebelum mereka bekerja satu Minggu mengawal gadis urakan itu.

Hingga untuk terakhir kalinya, sang ayah menyewa bodyguard melewati agensi terbaik di Kolombia, dan menyewa seorang bodyguard yang memiliki reputasi terbaik disana.

Gavin Kingsley, pria berumur 30 tahun dengan perawakan super atletis dan yang paling membuat Larissa tertegun adalah wajahnya yang tampan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon By.DarkRose, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 35: Sentuhan Lembut Gadis Bar-bar

...Larissa tidak menggubris peringatan itu. ...

...Dengan gerakan yang lebih tenang namun tegas, dia menarik kemeja Gavin yang sudah basah oleh darah. ...

...Kain itu terlepas dengan suara sobekan halus, menyingkap punggung pria itu di bawah cahaya lilin yang temaram....

...Di sana, di atas kulit yang penuh bekas luka masa lalu, terlukis sebuah tato mawar berduri yang besar, hitam pekat, dan mendetail....

...Sebuah simbol yang tampak begitu berbeda dengan luka tembak yang menganga di bahu kanannya. ...

...Darah segar terus mengucur, mengalir perlahan melewati kelopak-kelopak mawar yang abadi itu....

...Gavin menahan napas. ...

...Dia menutup matanya rapat-rapat, bersiap menghadapi reaksi jijik atau takut dari Larissa. ...

...Namun, yang dia rasakan hanyalah sentuhan jemari yang luar biasa lembut....

... Larissa tidak menjerit, tidak mundur, dan tidak melarikan diri. ...

...Gadis yang biasanya meledak-ledak dan bar-bar itu kini berubah menjadi sosok yang begitu telaten....

...Dengan pisau kecil yang ujungnya telah dia sterilkan di atas api korek, Larissa bekerja dengan presisi yang mengejutkan....

... "Tahan sebentar," bisik Larissa....

... Suaranya tidak lagi berisi perintah, melainkan permohonan agar Gavin kuat menahan sakit....

...Gavin menggertakkan giginya hingga rahangnya menonjol, menahan erangan yang hampir lolos dari tenggorokannya saat ujung pisau itu menyentuh kedalaman lukanya....

... Setiap kali Larissa membersihkan darah atau menyentuh kulitnya, Gavin hanya bisa menatap wajah gadis itu. ...

...Di bawah keremangan cahaya, Larissa tampak begitu fokus, alisnya bertaut, dan bibirnya terkatup rapat karena khawatir....

... Pemandangan itu justru membuat rasa sakit di bahunya terasa sedikit memudar....

...Setelah perjuangan yang terasa begitu lama, Larissa akhirnya berhasil mengeluarkan serpihan peluru itu. ...

...Dia menjatuhkannya ke lantai kayu dengan denting kecil yang membosankan. ...

...Segera, dia membubuhkan cairan antiseptik dan mulai membalut luka itu dengan kain gaunnya yang tadi ia sobek....

...Begitu ikatan terakhir selesai, Larissa menjatuhkan tubuhnya ke lantai kayu di sebelah Gavin....

... Napasnya tersengal, rasa lelah dan khawatir menghantamnya sekaligus. ...

...Dia menyeka peluh di dahinya dengan punggung tangan yang kini penuh noda darah....

...Gavin memalingkan wajahnya ke arah jendela yang tertutup badai, mencoba menyembunyikan rona merah yang mulai menjalar di pipinya....

... Rasa hangat di dadanya yang bukan berasal dari rasa sakit, terasa begitu asing....

..."Kerja bagus untuk seorang amatir," gumam Gavin ketus, meskipun suaranya terdengar lemah dan parau. ...

..."Tapi jahitanmu jelek sekali, membuat tubuhku tidak estetik lagi. Ini akan meninggalkan bekas luka yang mengerikan."...

...Larissa tertawa kecil, sebuah suara yang terdengar begitu manis di tengah kesunyian hutan. ...

...Tanpa memedulikan sikap menyebalkan Gavin, Larissa menyandarkan kepalanya di bahu kiri pria itu yang sehat....

... Gavin sempat menegang sejenak, namun dia tidak menjauh. ...

...Dia membiarkan Larissa menemukan kenyamanan di sana, di tempat yang selama ini selalu menjadi jarak terlarang bagi mereka....

..."Setidaknya kau masih hidup, 'Patung Lilin'," goda Larissa pelan....

...Malam semakin larut. ...

...Suara badai di luar perlahan mereda, menyisakan kesunyian yang mencekam di dalam pondok tua tersebut. ...

...Gavin, yang merasa mereka akhirnya telah keluar dari zona bahaya, memejamkan mata sejenak, membiarkan tubuhnya rileks dalam kebersamaan yang tidak terduga ini....

...Namun, kedamaian itu berumur pendek....

...Di lantai, dekat dengan tumpukan kemeja yang berlumuran darah, ponsel satelit rahasia milik Gavin tiba-tiba bergetar di dalam saku jasnya....

... Getaran itu memecah keheningan pondok, disusul dengan cahaya biru redup yang menyala di kegelapan lantai....

...Gavin membuka matanya, rasa waspada langsung kembali menghantui pikirannya....

... Dia meraih ponsel itu dengan tangan kirinya. ...

...Namun, saat dia membaca pesan yang tertera di layar, matanya melebar dan otot tubuhnya kembali menegang hingga membuat Larissa yang bersandar di bahunya ikut tersentak....

...Pesan itu datang dari nomor yang tidak tersimpan, namun pesannya begitu jelas hingga membuat suhu ruangan terasa turun drastis....

..."Aku tahu kamu menyembunyikan putri Moretti di bukit itu, Kingsley. Bersiaplah untuk mengucapkan selamat tinggal."...

...Gavin tidak perlu bertanya siapa pengirimnya....

... Dia tahu bahwa "permainan" ini baru saja naik ke level yang jauh lebih mematikan. ...

...Dia menoleh ke arah pintu pondok yang tertutup, merasakan firasat buruk bahwa mereka tidak pernah benar-benar sendirian di tengah hutan ini....

... Topeng pengawalnya sudah hancur, namun bahaya yang menanti di luar sana jauh lebih besar daripada sekadar musuh yang baru saja dia habisi....

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!