NovelToon NovelToon
Dijodohkan Dengan Pria Gemulai

Dijodohkan Dengan Pria Gemulai

Status: sedang berlangsung
Genre:Menjual Anak Perempuan untuk Melunasi Hutang / Nikahmuda / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Dijodohkan Orang Tua / Aliansi Pernikahan / Cintapertama
Popularitas:10.7k
Nilai: 5
Nama Author: Rani

Asha dijodohkan oleh keluarga dengan tuan muda dari keluarga Rahardi. Keluarga nomor satu di kota mereka. Pria itu tampan, mirip aktor luar negara, bahkan terlihat bak anime hidup. Hanya saja, itu saat ia tidak bergerak saja. Jika ia bergersk atau berbicara, dia berbeda dari yang kaum hawa harapkan. Pria itu gemulai, kemayu, pria bertulang lunak atau apapun lah itu sebutan untuk dia yang berbeda dari pria pada umumnya.

Perjodohan itu karena hutang budi papa Asha pada keluarga Irza. Namun, dibalik itu semua, ada hal tersembunyi yang Asha tidak ketahui. Apakah hal tersembunyi itu? Yuk! Ikuti kisah mereka sekarang.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Eps*8

Cinta. Salahkan perasaan itu ia miliki? Irza selalu bertanya akan hal tersebut. Dia mencintai Ashanti dengan sepenuh hati. Apakah dia salah karena punya perasaan tersebut?

Namun di sisi lain, Sha bernapas dengan susah payah. Satu tangannya mengelus dada. Satu tangan yang lain ada di pinggang. Gadis itu terlihat seperti seseorang yang baru saja habis berlari sekuat tenaga. Atau lebih tepatnya, baru saja lolos dari kejaran binatang buas.

"Ya Tuhan ... ya Tuhan .... Kenapa bisa ketemu dia sih? Padahal aku pergi pagi hanya buat menghindar dari pembicaraan yang ada hubungan tentang dia. Eh ... datang pagi malah ketemu orangnya langsung. Apes banget sih aku ini," ucap Asha sambil terus mengelus dada.

Namun, baru juga Sha duduk di kursinya. Pikiran itu malah memutar ulang wajah Irza yang terlihat sangat hancur akibat ucapan yang ia lontarkan. Sha terdiam cukup lama hanya karena ingatan itu.

Rasa bersalah entah bagaimana bisa muncul, tapi terus terasa sangat berat dan kuat. Satu pertanyaan muncul. "Apa aku sangat keterlaluan tadi ya?"

Namun, gadis itu langsung menggelengkan kepalanya dengan cepat. "Tidak-tidak. Aku tidak cukup keterlaluan kok. Ucapan ku ... aku rasa tidak terlalu menyakitkan. Menurut aku."

Saat Sha sibuk dengan pikiran-pikiran tentang Irza, dua temannya yang baru saja sampai langsung menghampirinya secara diam-diam. Lalu .... "Ha!"

"Ya Tuhan." Asha terlonjak kaget.

Dua sahabat itu malah membuat Sha sangat terkejut akan ulah mereka berdua.

"Kalian ... ya Tuhan. Untung aku gak punya riwayat sakit jantung ya. Kalo engga, bisa tamat aku tau gak sih?"

"Ya habisnya, kamu melamun, Sha."

"Iya. Kita datang aja kamu gak sadar. Padahal, awalnya kita gak niat buat ngagetin kamu. Eh ... kamu nya malah gak sadar-sadar sama kehadiran kita," ucap Cindi membenarkan apa yang Laura katakan sebelumnya.

"Bagus ya kalian, malah nyalahin aku lagi. Sungguh bagus punya teman kek kalian berdua ini tau gak?"

Mereka bertiga pun malah saling bercanda. Hingga akhirnya, obrolan serius itu kembali muncul. "Sha, kamu ... beneran gak punya masalah?" Cindi bertanya dengan penuh selidik.

"Nggak."

"Kamu yakin?" Laura pula ikut bicara.

"Iya ... nggak juga."

"La terus, mau nyimpan masalahnya sendirian gitu? Gak mau berbagi sama kita berdua lagi?"

"Iya, Sha. Tumben kamu punya masalah gak mau bicara sama kita berdua. Apa kita berdua gak layak dengerin curhatan kamu lagi ya sekarang."

"Aduh, Cindi .... Bukan gitu maksudnya. Masalah ini, aku-- "

Belum juga selesai bicara, seorang teman sekelas malah mengalihkan perhatian mereka bertiga. "Hei! Ada kabar besar kalian pada tau gak sih?" Heboh teman tersebut.

"Kabar apa?"

"Kabar apa?"

Ruangan kelas langsung ramai gara-gara ucapan si teman sekelas barusan. Semuanya tertarik dengan gosip yang teman itu bawakan.

"Katakanlah kabar apa? Jangan diam saja," ucap yang lainnya.

"Iya. Udah bawa kabar tapi malah bengong. Punya atau nggak sih sebenarnya."

"Hei ... sabar sedikit kenapa? Kabar ini besar dan heboh. Jadi, harus bersabar kalo ingin mendengarkannya."

"Apa sih? Katakan sekarang juga."

"Iya. Katakan dong. Katakan."

"Baik-baik. Kalian tenang aku akan katakan."

Seketika, pandangan si teman sekelas langsung tertuju pada Asha. Lalu, satu pertanyaan yang sangat tidak Asha duga lolos dari bibir teman sekelas tersebut.

"Sha, kamu beneran bertunangan dengan Irza anak fakultas ekonomi yang gemulai itu?"

Deg. Jantung Asha seolah berhenti berdetak. Pertanyaan yang langsung membuat dia jadi pusat perhatian. Seketika, semua mata yang penuh akan rasa ingin tahu menatap Asha sepenuhnya.

"Ap-- apa yang kamu katakan?" Asha berusaha ingin menyangkal hal tersebut. Namun kenyataan dan takdir tidak memihak padanya.

"Aku temukan artikel di internet tentang pertunangan kamu sama dia," ucap si teman sekelas dengan penuh keyakinan.

Lalu, teman sekelas itupun membacakan artikel yang ada di layar ponselnya dengan lantang. "Keluarga Rahardi mengumumkan pertunangan putra tunggal mereka, Irza Rahardi dengan Ashanti Rahman. Pertunangan itu akan diadakan satu minggu kemudian."

Selesai membaca, teman sekelas tersebut langsung membalikkan layar ponselnya agar artikel itu bisa dilihat oleh semua yang ada di ruangan tersebut. Benar saja, di sana tertulis dengan jelas soal pertunangan tersebut dengan sangat jelas. Tak lupa, foto Irza dan Asha juga diletakkan di sana sebagai pelengkap.

Sha tidak punya kekuatan lagi untuk menyangkal berita tersebut. Karena berita itu adalah kenyataan pahit yang harus ia telan walau dia tidak menyukainya.

"Asha ... kamu .... "

"Sha. Benarkah itu? Kamu bertunangan dengan si gemulai?

"Tunggu deh. Ini kenyataan atau hoak sih sebenarnya?" Salah satu teman sekelas yang lainnya angkat bicara.

"Aku rasa benar. Karena kemarin, si Irza gemulai itu datang sendiri ke kelas kita hanya buat ketemu Asha kan? Masih ingat?"

"Benar."

"Iya."

"Ha, ah. Benar juga. Si Irza itu datang ke sini kemarin nyariin Asha."

Kelas terlalu ramai dan sangat berisik. Membuat Asha ingin segera lenyap dari pandangan mereka semua. Jika saja ia punya kekuatan untuk menghilang, maka sudah ia gunakan sejak tadi. Atau paling tidak, jika ia punya kemampuan seperti kelinci untuk menggali lubang, maka sudah ia pakai kemampuan itu untuk menghilang dari pandangan mereka semua secepatnya.

Namun sayang, itu hanyalah khayalan. Mimpi yang tidak nyata. Tidak seperti perjodohan pahit yang tidak ia sukai ini. Sekarang, bukan hanya keluarga saja yang tahu, seluruh dunia juga sudah tahu kalau dia adalah calon istrinya pria gemulai.

Asha bangun dari duduknya tanpa bicara sepatah katapun. Dua sahabatnya yang peka akan perasaan Asha langsung mengikuti dari belakang. Asha berjalan cepat meninggalkan kelas. Lalu berhenti di kamar mandi. Laura dan Cindi tetap mengikuti dari belakang.

Saat gadis itu berhenti melangkah, barulah kedua sahabatnya memanggil dengan hati-hati.

"Sha .... "

"Asha .... "

"Aku baik-baik saja. Sungguh," ucap Sha pelan.

"Jangan bohong. Kami tahu apa yang kamu rasakan."

"Iya, Sha. Kami tahu bagaimana perasaan mu. Jangan merasa sendirian. Ada kami di sini, Ashanti."

Kekuatan dukungan dari orang terdekat memang efeknya luar biasa. Sha merasakan sendiri hal tersebut. Karena setelah pelukan hangat yang temannya berikan, beban berat yang menghimpit dada terasa sedikit berkurang.

"Kita bicara di taman ujung kampus, bagaiman?"

"Iya, Sha. Bicara di sana lebih segar rasanya. Mau?"

Asha mengangguk pelan. Merekapun beranjak menuju taman. Namun diperjalanan, mereka langsung bertemu dengan Irza yang kebetulan memang sedang ingin menemui Asha.

"Sha .... " Lagi, nada lembut yang sangat tidak ingin Asha dengar kembali menyapa telinga.

Asha langsung melepas napas berat.

"Apalagi?"

"Aku .... "

"Nanti saja bicaranya. Sekarang, aku sudah sangat tidak punya tenaga untuk bicara sama kamu."

1
Patrick Khan
berangkat bulan madu aja siapa tau nti kecebong hadir🤣😁
Rani: wkwkwkwk ... kayaknya gak perlu deh. cebongnya hadir gak perlu ke mana2 deh kek nya. 🤣
total 1 replies
Patrick Khan
pelakor muncul🔨🔨
Patrick Khan
aku suka😍😍😍
Patrick Khan
bikin asha cepet hamil ya kak😁
Rani: huahahahahaha... sabar atuh, nona. butuh proses ya
total 1 replies
Patrick Khan
ow gitu ternyata irza suka dr dulu tp gk berani ungkapin
Anime aikō-kā
e
Hari Dunddung
kenapa dikit banget up nya Thor 😭😭😭
Rani: uhuk, othor mu banyak kerjaan atuh akhir2 ini. mana ada acara lagi.
total 1 replies
Patrick Khan
ayo irza tunjukan km bisa dan berubah jd lebih jreng🤣🤣🤣
Rani: wkwkwkwkw.... aduhhhaiiiii
total 1 replies
Rani
mana nih yang lain. Yang udah nungguin Irza dan Asha menyatu. Mana nih mana?
Patrick Khan
akhirnya gol jg permisa🤣🤣🤣🤣
Patrick Khan: ahhh kakak tau aja yg gol di tunggu😁😁😁
total 2 replies
Patrick Khan
knp yg di bahas itu2 aja sih😭😭😭😭
Rani: apa atuh?
total 1 replies
Hari Dunddung
Author jahat banget sich.....lagi tegang²nya BERSAMBUNG 😭😭😭😭😭
Hari Dunddung: 😭😭😭😭😭
total 2 replies
Dew666
Kok kasian banget ya sama irza
Rani: anak aku ini penuh cobaan tau gak sih? k
total 1 replies
partini
aku Nambung bab dulu ya Thor gumussss Banggt ga tahan akuh 🤭
Rani: eh ... kamu ya
total 3 replies
Hari Dunddung
Sekali² bikin Irza garang Thor biar pada diam teman² nya
Rani: ada entar. saat ia belain Asha, dia akan berubah.
total 1 replies
partini
si Irza ini di lemppar kotoran ke muka pun diem Bae gumusss aku , gemulai sih gemulai za tapi ga gitu juga kali kaya ga punya harga diri Banggt kamu
partini
secara what hah ?aihhhh gemulai gitu kalian pikir gemulai si Otong juga ikut lunglai CK CK CK
ga salah juga ya Thor secara melambai 🤭🤭😂
Kar Genjreng
siap siap tempur ya Sha Jangan ngira Suami gemulai lantas tidak punya senjata Kamu salah BESAR. coba sekali Kamu Ok,, langsung di exekusi oleh si gemulai hingga loyo ,,,nnt terheran mengapa si gemulai senjatanya mirip jagung bakar jumbo hahaha

🤣🤣🤣🤣
Patrick Khan
sah sahhhhh👏👏👏👏
Kar Genjreng
suka suka kamu lah Asha. cuma jangan keseringan di perlakukan seperti itu tidak baik juga buat suami jadi ga punya harga diri karena selalu ngalah,,, begitu di masalh ada pas di rumah , tetapi bila di luar kamulah yang bisa menghargai,,,👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!