NovelToon NovelToon
My Second Life As Fire Emperor

My Second Life As Fire Emperor

Status: tamat
Genre:Reinkarnasi / Akademi Sihir / Tamat
Popularitas:7.9k
Nilai: 5
Nama Author: Panda Mentari

Seorang pekerja kantoran bernama Satoru Kamizawa yang kini berumur 32 tahunsudah menjalani hidupnya dalam pekerjaan nya selama 7 tahun lamanya,rasa bosan dan lelah mulai muncul dalam dirinya.

Akibat kekelahan karena sering lembur dalam bekerja,dirinya kemudian tertidur dalam lelapnya malam hari,namun sekaligus dia menutup hidupnya...

Kemudian saat dia membuka matanya lagi,dia terlahir di tubuh bayi yang baru saja lahir dari rahim seorang ibu,dan dirinya menjalani kehidupan keduanya sebagai seorang gadis.

Kehidupan keduanya terasa begitu indah ketika dia hidup di dunia lain dengan peradaban yang masih kuno,namun terdapat hal menakjubkan dalam dunia itu...

Benar..itu adalah sihir,keluarganya adalah keluarga miskin yang berkecukupan,dia hidup dengan dua saudara nya,yaitu seorang adik perempuan dan seorang kakak perempuan.

Hiudpnya berjalan dengan baik,hingga dirinya di berkati sihir yang membuatnya harus masuk ke dalam akademi sihir,dan memulai pengalaman hidupnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Panda Mentari, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Eps.35 Awal Mula Tiga Sahabat

dengan badan yang lemas Airi di papah oleh Diane berjalan mendekati sapu terbang nya Diane

"Diane...apa aku tidak memiliki bakat sihir?" gumam Airi dengan wajah pesimis dan tidak semangat

Diane pun mengerti apa yang di rasakan Airi,mengingat awal pertemuan mereka,Airi tampak senang karena dirinya kelainan

Secara tidka langsung Diane mengetahui kalau Airi sangat ingin bisa menggunakan sihir,tapi Airi tidak bisa mempraktekkan sihir itu sendiri yang membuatnya kini terpuruk kembali

"Airi...ini bukan masalah bakat atau jenius..tapi usaha yang kamu lakukan" hibur Diane sambil berjalan dan menatap langit malam yang penuh bintang

Airi melirik ke wajah Diane,di situlah cahaya bulan yang terang menyinari rupa Diane yang baru Airi sadari

Rambut merah panjang,dengan tubuh sempurna,mata coklat muda beserta wajah cantik yang membuat mata Airi tak beralih ke hal lain

"Airi,mungkin ini adalah hal yang bodoh...tapi aku percaya dengan satu pepatah...'Usaha tidak mengkhianati hasil' walaupun klise,tapi membuat pepatah kecil jadi alasan mu untuk terus berjuang itu tidak masalah kan?" Diane tersenyum pada Airi

Airi pun tersadar kembali setelah melihat senyuman Diane "e-eh? u-uhm..." dengan wajah yang memerah,Airi tampak sangat gugup ketika menghadapi Jane

"hm? Airi kamu kenapa?" tanya Diane yang menyadari Airi bertingkah aneh

Namun Airi mulai beralasan "maaf Diane sepertinya aku sedikit pusing" kata Airi dengan suara kecil

Diane mulai tampak khawatir karena merasa itu salahnya karena terlalu berlama lama di padang rumput yang dingin "ah! maaf Airi aku tidak peka,kalau begitu ayo kita pulang" ajak nya sambil menaiki sapu terbang lalu segera meluncur kembali ke akademi

sisa dua hari lagi sebelum Airi kembali masuk sekolah,dan pagi hari nya Airi bangun sambil mendengar kicauan burung

"ugh...hhhoooaaaammmm!?..." Airi menguap begitu lebar dengan wajah wajah baru bangun tidur dengan rambut berantakan

...kiw~ kiw~...

Suara kicauan burung yang terdengar menyebalkan hingga membuat emoji emosi muncul di kepala Airi "kenapa suara burung nya aneh sih?" batin nya dengan wajah kesal

kemudian sambil beranjak dari tempat tidur nya,Airi mengambil bando kayu yang di beri Rose kemarin lalu pergi ke kamar mandi

...byurr...

setelah mencuci wajahnya,Airi melihat cerminan dirinya di cermin,dengan rambut yang tertangkap oleh bando,Airi bisa melihat jelas seluruh wajah nya di cermin

"hm...wajahku cantik juga ya" batin nya sambil mengusap kedua pipinya "oh!,ini pertama kalinya aku pegang wajahku sendiri,ternyata tekstur nya lembut banget" batin nya dengan semangat karena pertama kali merasakan sensasi itu

"tapi..." dengan tatapan mata malas,Airi perlahan menoleh ke arah laci dimana semua pakaian dalam nya tersimpan "apa aku beneran harus pake kayak gini?" batin nya yang merasa ini adalah suatu kesalahan

beberapa detik Airi terdiam dalam kebimbangan melihat laci yang berisi pakaian dalam "aaahhh! terserahlah!?" teriaknya kesal karena harus bingung karena hal konyol

Beberapa saat kemudian,setelah bertahun tahun menjalani di tubuh wanita,Airi sudha terbiasa bagaimana merawat tubuh wanita

sehabis mandi...

"ugh!..sekarang ngapain ya?" gumam nya sambil melompat ke kasurnya dengan wajah bosan

Airi kemudian mengayunkan kakinya untuk mengisi kebosanan nya...

...BLAM!?...

"UUAAAGGGHHHH!??" Airi menjerit keras ketika pintunya tiba tiba di dobrak dengan sangat keras

dan di pintu,Diane berdiri dengan nafas terengah entah seperti habis berlari

"Airi!, kita jalan jalan lagi yuk" ajak nya dengan senyuman lebar

Airi terdiam karena masih memproses apa yang terjadi "hah?"

singkat cerita Airi dan Diane pergi keluar akademi lagi "Diane...memang nya kita mau kemana?" tanya Airi dengan wajah penasaran sambil memeluk Diane dari belakang,agar tidak jatuh dari sapu terbang

"sebenarnya aku teringat tadi malam,karena Airi masih belum paham soal memakai sihir,nah aku jadi teringat sepertinya ada satu orang yang cocok untukmu" kata Diane

"siapa itu!" tanya Airi dengan wajah sangat antusias

Diane tertawa kecil melihat wajah Airi "kamu akan tau sendiri nanti" ujar nya yang membuat AiAi cemberut "Diane pelit" katanya dengan pipi mengembang dan dahi mengkerut

"hehehe" Diane tertawa kecil melihat wajah marah Airi yang menggemaskan

beberapa saat kemudian,Airi menatap sebuah bangunan dengan mata bingung "Diane...jangan jangan orang yang kamu maksud itu..." Airi sudah menduga siapa orang yang di maksud Diane ketika dirinya dan Diane berdiri di depan katedral yang pernah mereka kunjungi

"haha begitulah,sebenarnya aku juga tidak mau ke tempat ini Airi" jawab Diane dengan senyuman dan wajah seakan enggan

Namun Diane kembali tersenyum pada Airi "tapi nanti kamu akan tau sendiri kenapa aku mengajak mu kesini" ujar nya

"ayo masuk"

Setelah berjalan beberapa waktu,dan benar saja Airi dan Diane menghampiri ruangan Erestera "beneran dong" batin Airi

kemudian Airi mencium aroma yang tidka sedap dari dalam ruangan "ugh...bahkan dari sini bau alkohol nya kuat banget" batin nya sambil memasang wajah tidak nyaman dan menutup hidung nya dengan tangan nya

"hahaha Airi nanti kamu pasti terbiasa kok" kata Diane dengan wajah yang sepertinya terlihat memiliki kenangan buruk dengan ruangan Erestera

Airi pun tampak prihatin "sebenernya separah apa Erestera dulu" batin Airi dengan wajah sedikit takut

"huh~hup!" Diane membuang nafasnya lalu menarik nafas dalam dalam

"ERESTER-"

...Ctang !?...

"akh!" tiba tiba dahi Diane terkena semacam cawan besi yang sepertinya habis di lempar

"KAU PIKIR AKU GAK DENGER APA KALIAN NGOBROL DI LUAR!?" teriak Erestera dengan raut wajah marah dengan satu kaki berdiri di meja sambil ancang ancang melempar barang lagi

Dengan dahi yang merah dan wajah yang masih bingung,Diane mulai mengepalkan tangan nya erat erat

di sisi lain Airi menutup telinga nya dan menyingkir ke samping pintu "mulai lagi deh ini" batin Airi dengan wajah pasrah dan meringkuk agar tidak terkena dampak nya

"L*NTE BANGS*T SINI LO,KAYAK NYA UDAH LAMA GAK DI B*GEM JADI GINI YA!?"

"BERISIK PENYIHIR SOK BAIK,KALO MAU B*GEM B*GEMAN SINI LAH!?"

"BAC*T PENDETA SOK BAIK,MANA ADA PENDETA KERJAAN NYA CUMA MINUM ALKOHOL"

"MATA PAKE DEPAN MU ITU ADA BEG*,MAKANYA PUNYA OTAK DI PAKE JANGAN DI PAJANG"

Airi yang di pojokan tampak tersiksa dengan kondisi yang meresahkan telinga itu

Tiba tiba ada suster yang berjalan mendekati sumber suara bising itu "huh lagi lagi aku harus membereskan kekacauan ini lagi" gumam nya sambil menggelengkan kepala dengan senyuman sinis yang terarah pada Erestera dan Diane

"siapa itu?" batin Airi yang melihat suster itu berjalan ke arah menang pertempuran tanpa rasa takut "eh! serius suster itu mau lewat ke tempat itu?" batin Airi yang tidak percaya dengan keberanian suster itu

"nona Diane,dan juga nona Prioress....bisakah kalian Tenang?" ucap nya dengan senyuman dan mata sipit yang menyeramkan

Seketika Diane dan Erestera membeku ketika mendengar suara suster itu,dan bersamaan mereka berkata dalam ketakutan "baik..."

Airi sangat terkejut melihat Airi dan Erestera yang terlihat sangat mematuhi perkataan suster itu "s-suster ini...menundukan Diane dan Erestera yang sedang bertengkar" batin Airi dengan wajah terkejut setengah mati

"Syria i-itu k-kami minta maaf" ucap Diane dan Erestera berbarengan sambil berlutut ketakutan di depan suster yang bernama Syria itu

suster itu kemudian menepuk dahinya dengan wajah kesal "huh!,kalian ini kenapa selalu bertengkar setiap bertemu sih?" keluh nya dengan emoji emosi di atas kepala nya

"m-maaf..."

Walaupun saat itu suster bernama Syria sedang mengomeli Diane dan Erestera,tapi di mata Airi

Wanita berambut pink dengan pupil mata yang juga berwarna pink,dan tubuh wanita sederhana yang memiliki kesan tenang dan menggemaskan

"ngomong ngomong ada wajah asing di sini,halo nama mu siapa?" anya Syria sambil mengulurkan tangan pada Airi yang tampak tersiksa sebelumnya dan kini sedang meringkuk di pojokan

"ah!, n-namaku Airi" Airi kemudian tersadar setelah Syria mengajaknya mengobrol dan memperkenalkan dirinya

Syria kemudian menarik Airi berisik lagi dan tersenyum padanya "Airi ya?,kalau begitu perkenalkan namaku Syria Erinfald,aku teman mereka berdua sekaligus asisten Erestera,salam kenal" ucap Syria dengan ramah

kemudian Syria menoleh ke belakang dengan sorot mata tajam pada Diane dan Erestera "untuk kalian berdua,sebagai hukuman cepat bersihkan ruangan Erestera, dan jangan sampai ada noda,ingat itu!" kemudian Diane tiba tiba memasang wajah tidka setuju

"tunggu,ini ruangan nya Erestera kenapa aku jug-" sebelum Diane selesai bicara tiba tiba Syria mengancam Diane dengan tatapan mengancam yang membuat Diane terdiam dan mengikuti perintah Syria

"maaf ya mereka sepertinya sudah merepotkan mu" kata Syria dengan sedikit perasaan tidak enak pada Airi karena sudah tersiksa dengan perilaku Diane dan Erestera

"gak apa apa kok,ngomong ngomong sekarang aku jadi penasaran,kenapa Erestera dan Diane selalu bertengkar terus kenapa mereka sepertinya takut padamu?" tanya Airi

"apa kamu lebih kuat dari mereka? makanya mereka jadi takut padamu?" lanjut Airi

Syria pun tertawa kecil karena teringat dengan masa lalu mereka bertiga "sepertinya aku memang harus menceritakan nya ya"

Airi kemudian memiringkan kepalanya bingung dengan apa yang sedang Syria maksudkan

Syria kemudian tersenyum,dia tampak senang seperti mengingat suatu kenangan yang indah "jadi sebenarnya aku dan mereka berdua adalah teman semasa akademi,dan bisa di bilang kami bertiga itu sahabat yang sangat dekat" kata nya

Bersambung

1
Eldi Syaputra13
gak bosen bosen kah thor dengan genre gender swap? rilis genre lain coba dong thor kalau tmat,ehehe

gw ada ide cerita si,males nulis aja. mau denger gak?👍
꧁⁣༒𓆩ꝀȺɨ꧂◤: bisa,tapi mungkin masih agak lama😅
total 12 replies
Chiyaa
padahal orang" kelas A bikin airi sekarat, dan kakaknya ingin airi bergabung dengan kelompok mereka untuk pertandingan persahabatan. Ego mereka terlalu tinggi, mungkin belum tentu diajak kerja sama dengan airi, apa lagi mereka yg memandang lemah itu seperti batu kerikil.. jika dilihat dari sekolah lain itu unggul dari mereka kelas A..😅
jeyaaka
hmm
Chiyaa
ok, ngak apa kok, selama belum menjadi penulis kontrak. klo sudah menjadi penulis kontrak pasti bakal dikejar deadline.
꧁⁣༒𓆩ꝀȺɨ꧂◤: mati sih kalau itu 💀
total 1 replies
Chiyaa
Tindakan kelas A berlebihan, sampai airi hampir koma, apakah ada unsur disegaja, seharusnya sekolah ada hukum bila tidak, citra sekolah bisa rusak. paling tidak teman airi, menbatu agar tidak ada kekerasan lagi. 🥺🤧
Chiyaa
kelas A parah sih, padahal rose lagi duel 1 vs 1 dengan airi, tapi entah kenapa mereka ikut campur. apa lagi itu ujian peringkat, bukan ujian hidup dan mati, tapi mereka tak peduli jika murid yang mereka kalahkan itu mati. lagian kasihan airi harus dalam keadaan sekarat tiap kali duel, seharusnya airi belajar sihir perlindungan sih, bukan hanya sihir penyerangan. jadi kejadian itu tak terulang kembali. 🤔🥺🤧
꧁⁣༒𓆩ꝀȺɨ꧂◤: tapi makasih ya kak buat antusiasme nya,silahkan terus berteori,karena kemungkinan besar bisa jadi buat referensi eps ke depan nya
total 2 replies
Chiyaa
next post min ☺️
꧁⁣༒𓆩ꝀȺɨ꧂◤: yes sir🫡
total 1 replies
꧁⁣༒𓆩ꝀȺɨ꧂◤
yes sir🫡
Chiyaa
lanjut lagi thor ☺️☺️
Chiyaa
Semangat min.. semoga bisa selesai-in ujian dan lulus dari sekolah ☺️☺️
꧁⁣༒𓆩ꝀȺɨ꧂◤: terimakasih buat dukungan nya ya,aku selalu mengapresiasi itu,dan sebenarnya mulai senin besok sudah mulai ujian,jadi mungkin akan berhenti sementara untuk up nya,karena Author mau serius buat lanjut ke sekolah impian nya Author juga😅,jadi maaf ya kalau akan hiatus selama 1-2 minggu
total 1 replies
Chiyaa
itu sungguh pertemuan yg haru, akhirnya adik dan kakak tiri reuni lagi ☺️☺️, tinggal berapa chapter thor klo ketemu sama kakak kandungnya?
꧁⁣༒𓆩ꝀȺɨ꧂◤: oh ya btw aku lupa ngingetin,Eru itu temen masa kecilnya Airi yang ada di awal awal eps,kalau kakak tirinya itu namanya Eldrick,ingin membenarkan😅🙏
total 2 replies
Chiyaa
alurnya makin menariik, jadii ngak bosen bacanya 😊😊😊
꧁⁣༒𓆩ꝀȺɨ꧂◤: beneran?,arigatou🥰
total 1 replies
よぎり
Oh tidak! Dia akan berubah menjadi panda
Sean71
lanjut thor/Chuckle//Chuckle/
Sean71
lanjut thor,..
꧁⁣༒𓆩ꝀȺɨ꧂◤: siap!?🫡
total 1 replies
Sean71
lanjut thor
Gusman Kids: lanjut thor seru semangat
total 1 replies
Sean71
lanjut
Sean71: oh gitu, oke thor
total 2 replies
Sean71
thor jangan lama lama up nya dong🥺🥺
꧁⁣༒𓆩ꝀȺɨ꧂◤: amin☺
total 3 replies
Yunian Berkakap
bisa selamat dong siapa dulu yang latih Airi, darf gitu
Yunian Berkakap
umur 3 time skip 7thn + 3 = 10thn. powerya udah segitu, gak tau lah thor anak sekecil itu
꧁⁣༒𓆩ꝀȺɨ꧂◤: nanti ada penjelasan nya alasan kenapa manusia di dunia itu punya kekuatan fisik yang gak ngotak,kalau ada pertanyaan lagi silahkan di tanyakan
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!