NovelToon NovelToon
Lovely Maid

Lovely Maid

Status: tamat
Genre:Pembantu / Janda / Romansa / Mengubah Takdir / Tamat
Popularitas:373.8k
Nilai: 4.8
Nama Author: CHIBEL

Menceritakan tentang Naomi, seorang istri yang dijual oleh suaminya sendiri untuk membayar hutang. Dia dijual kepada seorang pria tua kaya raya yang memiliki satu anak laki-laki.

"Dia akan menjadi pelayan di sini selama 5 tahun, tanpa di bayar." ~~ Tuan Bara Maharaja.

"Bukankah lebih baik jika kita menjualnya untuk dijadikan PSK?" ~~ Gama Putra Maharaja.

Bagaimana nasib Naomi menjadi seorang pelayan di rumah mewah itu selama 5 tahun? Apa yang akan terjadi padanya setelah 5 tahun berlalu?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon CHIBEL, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 35 - Memikirkan apa yang perlu dipikirkan

Gama termenung begitu kembali dari kamar sang ayah. Ucapan dari ayahnya beberapa menit yang lalu masih terngiang-ngiang dengan jelas di otaknya.

Sepertinya selama ini dia terlalu menyepelekan tentang hal ini. Dia hanya fokus dengan keinginannnya, dia bahkan tidak pernah menempatkan diri di posisi Naomi.

Dia adalah keturunan satu-satunya Maharaja, dia bisa mendapatkan apa saja yang dia inginkan tanpa harus bersusah payah. Tidak ada yang berani mengganggu gugat apa yang sudah terucap dari bibirnya. Itulah yang selama ini dia pikirkan.

Tapi setelah mendengar ucapan sang ayah yang tidak pernah mencampuri urusannya selama ini, membuat pemikirannya berubah.

FLASHBACK ON

"Sudah ketemu?" tanya Tuan Bara saat melihat putranya masuk ke dalam kamarnya.

Gama mengangguk dan ikut duduk di sofa bersama sang ayah. "Ada apa Papa memanggilku? Apa ada masalah dengan pekerjaan?"

Tuan Bara menuangkan wine ke dalam gelas kosong di atas meja dan memberikannya kepada Gama. "Tidak ada masalah dengan pekerjaan. Ini menyangkut tentangmu," balasnya.

Gama meneguk wine yang diberikan sang ayah sebelum menjawab, "Ada apa denganku?"

"Selama ini Papa mungkin terlihat kurang memperhatikanmu, bahkan sejak Ibumu tidak ada. Papa lebih mementingkan pekerjaan daripada mengurusmu, tapi percayalah! Papa sangat menyayangimu melebihi apapun."

Gama merasa aneh mendengar ucapan ayahnya, ini adalah pertama kalinya sang ayah berbicara tentang hubungan antara ayah dan anak.

"Papa membebaskanmu tentang apapun itu, bahkan masalah wanita. Tapi, Nak! Untuk kali ini saja, Papa ingin ikut campur," ungkap Tuan Bara sembari menatap anaknya.

Gama masih mendengarkan tanpa ada rasa ingin menyela, dia cukup penasaran dengan apa yang akan diucapkan selanjutnya.

"Kau benar-benar yakin dengan pilihanmu saat ini?"

Pertanyaan itu sangat sederhana, tapi memiliki jawaban yang sangat dalam. Gama jelas paham dengan apa maksud pertanyaan itu.

Tanpa pikir panjang dia menjawab dengan penuh keyakinan. "Ya! Aku yakin!"

Tuan Bara mengangguk, "Masalah kemarin hanyalah awal dari hubungan kalian. Mungkin kau sudah menghapus semua berita, tapi kau tidak bisa menutup semua mulut orang yang membicarakan kalian."

"Papa tidak mempermasalahkan siapa Naomi, tapi orang-orang akan tetap menghakimi Naomi karena derajat kalian yang berbeda, kau paham maksud Papa kan?" tanyanya pada Gama.

"Aku tidak peduli dengan omongan orang lain! Mereka tidak berhak menghakimi siapa yang akan menjadi pendampingku kelak."

Tuan Bara menghela napas, anaknya masih belum paham arah pembicaraan ini. "Kau memang tidak peduli karena kau tidak pernah merasa di bawah. Tapi coba pikirkan kau berada di posisi Naomi, apa yang akan kau rasakan saat semua orang menghakimimu hanya karena kau seorang pelayan yang menjalin hubungan dengan pewaris tunggal?"

Gama masih diam, dia memang tidak pernah memikirkannya. Saat beritanya dengan Naomi menjadi trending topik, dia hanya fokus untuk mengilangkan jejak berita itu dan menghukum orang yang sudah menyebarkan videonya.

Dia tidak menanyakan apa yang di rasakan Naomi saat di posisi itu, karena itu adalah pertama kalinya dia keluar ke ruang publik. Dia pikir, saat melihat Naomi sudah tersenyum, masalah selesai. Tapi sepertinya tidak sesederhana itu.

Dulu Tuan Bara menerima Naomi karena kasihan, dia tidak pernah menyangka jika sang anak akan tertarik dengan wanita itu. "Pikirkan baik-baik apa yang sudah Papa ucapkan. Pikirkan langkah apa yang akan kau gunakan untuk melindungi Naomi, Papa percaya padamu."

Sekarang adalah tugas anaknya untuk membuktikan jika dia sudah berubah dan seorang pria sejati.

FLASHBACK OFF

...****************...

Pagi kembali menyapa, Naomi sudah siap untuk menyambut hari. Dia mencoba melupakan apa yang yang terjadi padanya kemarin, tentang ucapan-ucapan tidak suka dari ke empat teman kerjannya, begitupun dengan video yang dia lihat kemarin.

Seperti biasa dia akan ke kamar Gama untuk menyiapkan pakaian kerjanya, dia harus tetap profesional meskipun ada rasa kecewa terhadap pria itu. Kecewa karena menyembunyikan hal ini darinya.

Kamar Gama terlihat sepi, tidak ada suara air mengalir dari kamar mandi. Bahkan kasurnya masih tertata dengan rapi. Naomi tidak ingin penasaran, ini hal baik untuknya karena tidak perlu bertemu pria itu.

Tapi sepertinya dewi fortuna tidak berada di pihaknya, karena saat dia keluar dari walk in closet, Gama masuk ke dalam kamarnya dengan penampilan kacau. Pria itu masih mengenakan kemeja yang dia kenakan kemarin.

Pria itu belum mandi maupun berganti baju dari semalam, dia bahkan tertidur meja ruang kerjanya.

"Dek?" panggil Gama dengan senyum kecil saat melihat Naomi. Meskipun di dalam hatinya masih mengganjal ucapan sang ayah.

"Mandi dulu, udah aku siapain bajunya. Aku mau nemui Bibi Sarah di bawah," ucap Naomi tanpa menatap mata Gama.

Naomi melewati Gama tanpa melakukan kontak mata sedikitpun. Gama yang merasakan keanehan mencekal lengan Naomi yang sudah memegang gagang pintu.

"Emang aku ngijinin kamu keluar?" ucap pria itu.

"Lepas, aku udah di tunggu Bibi dari tadi," elak Naomi dan berusaha melepaskan tangan Gama.

Tidak ada panggilan "Mas" di dalam kalimat Naomi, hal itu justru semakin membuat Gama curiga. "Kamu kenapa? Ada masalah? Atau Mas buat salah?"

Naomi menggeleng, "Gak ada yang salah. Aku cuma mau nemuin Bibi Sarah, kasian udah nunggu dari tadi."

Jelas-jelas itu hanya alibi dari Naomi untuk menghindari Gama.

Gama lantas melepaskan tangannya, "Kalau aku buat salah langsung ngomong aja, dengan kamu yang mencoba menghindari Mas kayak gini, malah buat Mas semakin tertarik buat cari tau sendiri."

Akhirnya sampai pembahasan ini, sekalian saja dia bahas. Naomi yang awalnya tidak ingin menatap Gama, kini dia mendongakkan kepalanya dengan datar. "Coba Mas pikir apa yang udah Mas sembunyikan dari aku hingga Mas rusak ponselku!"

Setelah mengatakan itu, Naomi membuka pintu dan keluar dari kamar Gama. Meninggalkan pria itu untuk memikirkan dan meresapi ucapannya.

Sedangkan Gama mematung di tempatnya, sepertinya wanita itu sudah tau. Melihat bagaimana ekspresi Naomi saat melihatnya tadi, membuatnya yakin jika wanita itu sedang marah padanya.

Bersambung

Terima kasih sudah membaca 🤗 sekarang sudah mulai masuk konflik agak berat ya, tapi tenang aja, gak berat-berat amat kok.

Terima kasih sudah membaca dan memberikan dukungan🙏👍

1
Diaz Nayla Az Zahra
pelayan nya pada ngelunjak ya,berani membantah dan menunjukkan ketidsukaan di depan tuan nya
Triana Mustafa
kemarin Jerman... sekarang londen
Alif
jalang teriak jalang
Alif
bnyak cing cong klo sdh gk di perlukan knpa gk di pecat saja dr dl cm ngancam doang
𝓹𝓮𝓷𝓪𝓹𝓲𝓪𝓷𝓸𝓱: halo kak baca juga d novel ku 𝙖𝙙𝙯𝙖𝙙𝙞𝙣𝙖 𝙞𝙨𝙩𝙧𝙞 𝙨𝙖𝙣𝙜 𝙂𝙪𝙨 𝙧𝙖𝙝𝙖𝙨𝙞𝙖 atau klik akun profil ku ya😌
total 1 replies
deka
bagus bagus nama pelayannya
Yhunie Andrianie
jalang teriak jalang..hiiihhh ngk sadar diriii
ayu cantik
suka
rahmawaty
suka sma bau nya , hrusnya sama wangi nya lah
rahmawaty
oala trnyta si hana . dihh najong alah
Lies Atikah
suka di tunggu cerita yang lain nya thor
Lies Atikah
ih Gama sampai segitunya sih so seet banget jalani aja dulu Naomi hidup mu adaah milik mu hargailah orang yang mencintai mu denga tulus yang penting gama menermamu apa ada nya dirimu
Lies Atikah
au ah jadi kesel banget jangan lemah nao jadlah wanita kuat percaya diri jangan mau di buli lawan
Lies Atikah
janan terlalu jual mahal Nao kayanya si Sari lebih pintar kamu harus tegas jangan terlalu di kasih hati nanti ngelunjak si sari ngincar si Gama
Lies Atikah
menyedih kan jadi kesan nya kaya mempermalukan diri sendiri pintet dikit napa
Lies Atikah
kirain udah insyaf masih nyelup toh
Lies Atikah
kayanya si Gama juga suka sama si hana nama nya juga tukang celap celup
rahmawaty: cuma suka sbgai partner sex doangan.. lg pula yg menawarkan lebih dlu kn si hana . kucing di ksih ikan asin ga mungkin nolak kn . jd ya gass aja mumpung gratissss wkwk
total 1 replies
Syamsiar Samude
gimana kabarnya Hana cs mau tahu imbasx spy bikin lega para readerx
Syamsiar Samude
semoga rencana busuk Hana & Heru imbasx kembali pada mereka berdua & pastix Gama tidak akan tinggal diam & hax sisa penyesalan & keburukan yg lebih sadis mereka dpt
Syamsiar Samude
iya ya tunggu semua konsekwensinya dari gama atas imbas perbuatanmu Hana Heru & Sari siap2 saja ..
Syamsiar Samude
mungkin saran tuan Bara yg terbaik untuk menjalani sisa tangguhan dr perjanjian masalah hutang mantan suami Naomi bisa untuk kuliah at kerja tapiaimana dgn Gama Krn hrs tanpa sepengetahuannya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!