NovelToon NovelToon
My Hot Kakak Ipar

My Hot Kakak Ipar

Status: tamat
Genre:Berondong / Cinta Terlarang / Masalah Pertumbuhan / Slice of Life / Romansa pedesaan / Tamat
Popularitas:3M
Nilai: 5
Nama Author: Desau

Ini cerita sederhana seorang pemuda di pedesaan. Tentang masalah pertumbuhan dan ketertarikan terlarang. Punya kakak ipar yang cantik dan seksi, itulah yang di alami Rangga. Cowok berusia 17 tahun itu sedang berada di masa puber dan tak bisa menahan diri untuk tak jatuh cinta pada sang kakak ipar. Terlebih mereka tinggal serumah.

Semuanya kacau saat ibunya Rangga meninggal. Karena semenjak itu, dia semakin sering berduaan di rumah dengan Dita. Tak jarang Rangga menyaksikan Dita berpakaian minim dan membuat jiwa kejantanannya goyah. Rangga berusaha menahan diri, sampai suatu hari Dita menghampirinya.

"Aku tahu kau tertarik padaku, Dek. Aku bisa melihatnya dari tatapanmu?" ucapnya sembari tersenyum manis. Membuat jantung Rangga berdentum keras.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Desau, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 14 - Susu Panas

"Eh, udah pulang, Dek. Tumben agak cepat," sapa Dita saat melihat kemunculan Rangga.

"Iya, ada rapat guru hari ini. Jadi pulang lebih cepat, Kak," kilah Rangga sembari melepas sepatu dan kaos kaki.

"Ganti baju gih! Biar aku siapkan makan siang," ujar Dita seraya melangkah ke dapur.

Rangga mendengus kasar. Lalu masuk ke kamar. Dia berganti pakaian dan segera pergi ke meja makan. Di sana Dita baru menyendok nasi ke piring Rangga.

"Segini cukup, atau mau ditambah lagi?" tanya Dita. Ia memperlihatkan nasi yang sudah di sendoknya di piring.

"Udah, Kak. Itu cukup!" sahut Rangga. "Harusnya Kak Dita nggak perlu repot-repot begini. Aku kan bisa nyendok sendiri," lanjutnya.

"Nggak apa-apa. Selagi aku mau rajin. Dari pada aku marah. Emang kau mau aku marahin?" balas Dita sambil berjalan menghampiri Rangga. Dia meletakkan piring berisi nasi di depan Rangga.

Saat itulah atensi Rangga tertuju ke arah belahan dada Dita yang begitu menggoda. Mulutnya sampai sedikit menganga. Posisi Dita memang tepat berada di seberang meja. Namun itu posisi cukup dekat bagi Rangga untuk memperhatikan belahan dada sang kakak ipar.

"Kau mau minum apa? Biar aku ambilkan sekalian," tawar Dita.

"Susu..." ucap Rangga. Dia sontak refleks menutup mulutnya sendiri dengan tangan.

Dita mengerutkan dahi. "Susu?" tanyanya.

"Eh, anu... I-iya. Susu. Aku mau minum susu," gagap Rangga panik. Hampir saja dia ketahuan.

Dita pun memecahkan tawa. "Kau itu ternyata masih kayak anak kecil ya. Siang bolong gini pengen minum susu," pungkasnya.

"Iya..." Rangga tersenyum malu. Wajahnya memerah bak tomat matang.

"Ya sudah, aku buatkan dulu susunya. Mau yang dingin atau panas?" tanya Dita. Dia berdiri membelakangi Rangga. Kini sang adik ipar disuguhkan dengan bokong sintalnya.

"Hot!" ucap Rangga cepat.

"Hah?" Dita berbalik dengan dahi berkerut.

"Susunya hot. Eh, maksudku panas. Yang panas susunya," ujar Rangga.

"Yang panas? Tumben. Biasanya suka yang dingin," komentar Dita.

"Lagi pengen, Kak... Pengen banget," sahut Rangga sembari menenggak ludahnya sendiri. Ia kali ini sadar kalau dirinya memang menyukai Dita. Jadi tidak heran sangat mudah sekali Rangga terpesona pada kakak iparnya tersebut.

Rangga menghela nafas panjang dan makan siang. Ia akan berusaha menahan diri untuk tidak menatap Dita. Entah sampai kapan nanti dia mampu menahan itu semua.

Susu panas Rangga sudah jadi. Dita meletakkannya ke hadapan Rangga.

"Makasih, Kak..." ungkap Rangga tanpa menatap.

"Habiskan makanannya ya," ujar Dita seraya duduk di seberang meja. Dia menyipitkan mata, memperhatikan Rangga dengan serius.

Tanpa diduga, Dita berdiri dan meraih dagu Rangga. Ia memaksa Rangga mendongak menatapnya.

Mata Rangga membulat sempurna. Jantungnya berdetak lebih cepat. Apalagi saat Dita mendekatkan wajahnya ke hadapan Rangga. Jujur saja, Rangga jadi tambah gugup sekali. Parahnya celananya jadi sesak, pertanda benda di dalamnya sedang bereaksi.

"Ke-kenapa, Kak?..." tanya Rangga terbata.

"Bintitan di matamu kayaknya tambah gede. Aku kompreskan air hangat ya, biar sembuh," kata Dita.

Rangga tak langsung menjawab. Dia fokus menatap wajah cantik kakak iparnya yang berada lebih dekat dari biasanya. 'Sempurna...' batinnya.

"Sakit nggak?" tanya Dita lagi.

Rangga langsung menyadarkan diri dan sigap menjauh dari Dita. Ia juga melepaskan tangan Dita dari dagunya.

"Aku bisa sendiri, Kak. Makasih!" ucap Rangga.

"Yakin? Ya sudah kalau begitu. Biar aku siapkan kompresnya saja," balas Dita sembari mengambil ember kecil dan handuk bersih. Dia benar-benar tenang sekali. Seakan tidak sadar dengan betapa tertariknya Rangga kepadanya.

1
Mas Aang
kalau dita nolak....dia gak ngehargain usahanya rangga....gak usah diperdulikan omongan orang atau umur....yang penting bahagia.....gak usah bnyak mikir dalam hubungan, jngan egois gak usah sok tau kebaikan masa depan rangga, yang penting bahagia bersama 👍👍👍👍😄🤭
Mas Aang
A. Dita lah

hot banget gtu
Mas Aang
alun di tempatku mlijo, jualan keliling...baik orangnya
Mas Aang
mbk mbk yang comen disini paling suka gtu juga ya 🤭🤭🤭 yang hoooot hooot
Mas Aang
ah, cari yang indo mestinya yang hot gambarnya 😄😄😄🤭🤭 lebih hot yang indo 🤭🤭
harry hartoyo
Bagus cerita dewasa ini
Mas Aang
mestinya habjs ambil sertifikat, firza tabrakan ...... lanjut ceritanya adiknya aja sampai sukses banyak ceweknya kayak dracin 🤣🤣🤣🤣🤭🤭🤭
Mas Aang
kalau kayak gini mestinya jngan ceeita ke teman thor, jadi kayak kurang bebas ya 😄😄😄 orang tau semua jadi kurang pifasi kayaknya 🤭
Mas Aang
bagus ceritanya, kalau ada gambar apa gak tambah mantap hehehr
Mas Aang
wah....mestinya gak usah bilang...🤣🤣🤣🤣 dasar bociil 🤭🤭
Mas Aang
uhuk uhuk.....minum jadi muncrat kan 🤭🤭
Mas Aang
ah sudah lah /Smug//Smug//Smug//Smug/
Wahyudin Saputra
B. Astrid
ADjunaedi Rahtiawan
Benerkan kata Rangga ?
Noldy 4122
lanjut 👍
Ahmad Mulki
astrid
Sugiyanto Yanto
dita
Ibnul Huda
Dita
Muhammad Hayat
gas
Susi Setiawati
astrid
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!