NovelToon NovelToon
SEPASANG MATA DEWA

SEPASANG MATA DEWA

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi / Mengubah Takdir / Dokter Genius
Popularitas:4.6k
Nilai: 5
Nama Author: Agus budianto

Tembus pandang, ahli pengobatan, dan kekuatan tiada tara adalah sepasang mata dewa.
Menjadi buta demi membangkitkan kekuatan mata dewa membuat Ivan begitu menderita.
Namun semuanya terbayar setelah Ivan mendapatkan mata dewa yang sinarnya menembus kegelapan.
Gadis-gadis cantik perlahan jatuh hati kepadanya.
Bagaimana kelanjutannya dapat di baca, semoga terhibur!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Agus budianto, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

episode 7 WANITA JODOHNYA

Esok harinya, Ivan sedang berada di rumah kontrakannya. Ivan menyewa sebuah rumah susun yang berada di dalam gedung 5 lantai. Ivan kebetulan tinggal di lantai dasar.

Kedua tangan Ivan sedang memegang sebuah kotak kayu yang tampak berdebu. Kotak kayu tersebut adalah peninggalan dari kakek tua yang menjadi gurunya.

Sayangnya setelah Ivan mengalami kebutaan, saat itu juga kakek tua entah pergi kemana meninggalkannya begitu saja. Namun Ivan sama sekali tidak merasa marah saat ini, karena berkat kakek tua tersebut dirinya kini telah membangkitkan kekuatan mata dewa.

Ivan membuka kotak kayu peninggalan kakek tua dan mendapati ada sebuah bungkusan plastik kecil dan selembar kertas. Ivan mengambil kertas tersebut dan mulai membacanya.

"Ini..." Ivan tampak terkejut mendapati isi di dalamnya.

Ternyata kertas tersebut adalah sebuah perjanjian pernikahan antara dirinya dengan cucu dari seorang yang bernama kakek Sanjaya.

Dalam kertas tersebut kakek tua juga menceritakan bahwa beberapa tahun yang lalu kakek Sanjaya hampir saja mati, kemudian kakek tua menyelamatkannya. Sebagai imbalan karena dirinya masih bisa selamat, tanpa ragu kakek Sanjaya menjodohkan cucu kesayangannya yang bernama Dania Sanjaya.

Kemudian kakek tua juga berpesan pada surat itu bahwa di dalam bungkusan plastik itu adalah mahar yang telah dia siapkan. Sebutir pil ajaib yang mampu menyembuhkan sakit kakek Sanjaya sepenuhnya.

Ivan juga mengambil bungkusan plastik dari dalam kotak kayu dan mengeluarkan isi di dalamnya. Ternyata memang ada sebutir pil berwarna emas dengan aroma yang sangat wangi.

"Tidak menyangka kakek tua itu bisa menyiapkan hal seperti ini, lebih baik aku coba temui keluarga Sanjaya ini," ucap Ivan.

Sementara itu, di tempat lain yang merupakan ibukota negara, Leo menceritakan hal yang terjadi pada dirinya kepada bosnya yang bernama Ramon.

Ramon adalah penguasa dunia bawah tanah yang ada di ibukota. Ramon memiliki seorang putri yang sangat cantik bernama Miranda. Walaupun cantik, namun Miranda adalah seorang wanita berbahaya yang mengerikan.

"Begitu tuan Ramon, aku rasa dia bukanlah pemuda sembarangan," ujar Leo.

"Tidak di sangka akhirnya ada orang yang bisa mengalahkan mu, benar-benar menarik," balas Ramon.

"Ayah, aku jadi penasaran, aku ingin jalan-jalan ke kota Neo sekaligus mencobanya," sela Miranda.

"Haha... baik, kamu hati-hati," balas Ramon.

Ivan sendiri kini telah tiba di depan sebuah rumah besar yang mewah. Rumah tersebut adalah tempat tinggal keluarga Sanjaya. Di halaman rumah terlihat begitu banyak mobil yang terparkir. Jelas sekali bahwa saat ini sedang ada acara di dalam.

"Tidak di sangka keluarga Sanjaya lumayan kaya juga," ucap Ivan.

"Entah wanita yang bernama Dania itu cantik atau tidak, aku jadi semakin penasaran," sambung Ivan.

Sementara itu, di dalam rumah kakek Sanjaya sedang berbincang dengan para tamu yang hadir. Saat ini sedang di adakan acara ulang tahun dari Dania Sanjaya yang ke 25 tahun.

"Tuan besar Sanjaya, tidak di sangka cucu anda sudah berumur 25 tahun, anda juga terlihat masih muda," ujar seorang pria yang hampir seumuran dengan kakek Sanjaya.

"Aku dengar Bastian dari keluarga Darmawan sedang mengejar nona Dania, keluarga Darmawan adalah salah satu keluarga kaya raya di kota ini, jika sampai berjodoh, kelak keluarga Sanjaya pasti akan semakin makmur," ujar pria yang lain.

"Benar, nona Dania juga sudah matang, sudah patutnya menikah, Bastian dan Dania memang sangat cocok," ujar pria yang lain.

"Haha..." Kakek Sanjaya tertawa.

"Cucuku begitu cantik, tentu saja Bastian begitu mengejarnya, jika mereka sampai menikah, aku juga tidak akan melupakan kalian," balas kakek Sanjaya.

Kemudian seorang pria dengan menggunakan kaos oblong, celana Levis dan sandal jepit muncul di acara tersebut. Pria tersebut ternyata adalah Ivan. Sontak saja Ivan langsung menarik perhatian semua orang.

"Darimana datangnya pengemis ini, bagaimana kerja para satpam, kenapa orang miskin seperti ini bisa masuk kemari?" ujar salah seorang mengatai Ivan.

"Tamu hari ini semua berasal dari keluarga kaya dan tokoh penting kota Neo, lihat pakaiannya begitu lusuh, masih berani masuk, tidak tahu malu," ujar orang yang lain.

"Aku rasa dia menyelinap ke tempat ini untuk makan gratis saja," ujar orang yang lain lagi.

Kemudian tiba-tiba saja sosok seorang wanita mulai berjalan turun dari tangga. Seketika semua orang juga langsung terpana melihatnya. Wanita tersebut adalah Dania Sanjaya.

Dania turun dengan menggunakan dress membuatnya terlihat sangat cantik. Rambutnya panjang lurus membuatnya terlihat begitu anggun. Kulitnya putih halus seperti salju. Bibirnya begitu tipis yang membuatnya sangat menawan. Di tambah lagi gigi gingsulnya yang membuatnya semakin manis jika tersenyum.

Dengan paras kecantikan yang di miliki oleh Dania ini membuat dirinya di juluki seorang dewi di kota Neo.

"Nona Dania benar-benar cantik sekali," ujar salah seorang di sana.

"Putih, tinggi, kaki jenjang, berbeda sekali dengan istriku, tidak salah di juluki sebagai dewi kota Neo," ujar orang yang lain.

"Entah siapa orang yang kelak menjadi suaminya pasti akan beruntung sekali," ujar orang yang lain lagi.

Ivan juga tidak menyangka bahwa wanita yang bernama Dania ternyata lumayan cantik. Ivan merasa tidak rugi jika harus menikah dengannya. Ivan juga langsung menghampiri dan menyodorkan tangannya hendak memperkenalkan dirinya kepada Dania.

"Kamu Dania ya, aku Ivan," ujar Ivan.

Dania seketika hanya diam saja. Dania sama sekali tidak mengenal Ivan, dan juga dirinya bukan wanita sembarangan yang mau berkenalan begitu saja.

Ivan yang menyodorkan tangannya juga mulai merasa canggung dan menarik tangannya kembali.

"Aku adalah orang yang akan menjadi suamimu," sambung Ivan.

"Apa..." sontak saja semua orang terkejut di sana.

"Sepertinya bocah ini sudah tidak waras, bisa-bisanya dia berkata seperti itu," ujar salah seorang mengatai Ivan.

"Benar kata orang, orang gila memang memiliki rasa percaya diri yang tinggi, dan tidak tahu malu," ujar orang yang lain.

Ivan yang mendapatkan perkataan tidak mengenakkan dari orang-orang juga mulai memicingkan matanya.

"Kamu siapa, kamu jangan asal bicara, aku sama sekali tidak mengenalmu, jika kamu datang hanya untuk membuat keributan di acaraku ini, lebih baik kamu segera pergi, atau aku akan panggil satpam," Dania juga tampak marah.

"Aku datang ke mari karena guruku," balas Ivan.

"Kakek tua, kamu Ardi Sanjaya bukan?" sambung Ivan kepada kakek Sanjaya.

"Benar, aku Ardi Sanjaya," jawab kakek Sanjaya.

"Memangnya ada apa?" tanya kakek Sanjaya.

"Kalau begitu mudah, kamu masih ingat beberapa tahun yang lalu, ada seorang kakek tua yang telah menyelamatkan mu dari kematian?" balas Ivan.

Seketika kakek Sanjaya juga langsung terdiam. Ingatannya mengingat kembali ke beberapa tahun yang lalu, dimana dirinya akan segera mati karena sakit aneh yang di deritanya.

Seluruh dokter dan tabib di kota Neo ini sudah menyerah dan tidak bisa berbuat apa-apa. Hingga kemudian di saat-saat terakhir ajalnya, seorang kakek tua muncul dan menyelamatkannya dengan jarum akupuntur.

Kakek tua itu mengatakan bahwa akupuntur darinya hanya bisa menahan penyakit tersebut untuk beberapa waktu saja. Kakek Sanjaya juga sangat bersyukur karena ternyata dirinya masih bisa untuk terus hidup.

Sangking berterima kasih atas pertolongannya, kakek Sanjaya sampai membuat perjanjian pernikahan untuk cucunya yaitu Diana.

"Apa mungkin dia orangnya, dan menganggapnya serius," ucap kakek Sanjaya dalam hati.

1
Agus Bautista
mana lanjutan nya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!