NovelToon NovelToon
Madelin Wanita Tangguh

Madelin Wanita Tangguh

Status: sedang berlangsung
Genre:Peran wanita dan peran pria sama-sama hebat / Kaya Raya / Selingkuh / Pengganti / Cerai / Penyesalan Suami
Popularitas:20.8k
Nilai: 5
Nama Author: Morie Elvina

Tolong sikapi cerita ini sebijak mungkin dan cerita ini murni fiksi.
Kisah CEO sukses bernama Sam yang mengalami kebangkrutan dan kehilangan semua hartanya. Ia menikahi seorang gadis miskin bernama Madelin yang mempunyai mimpi menjadi pengusaha.

Kehidupan mereka yang dulunya penuh keberuntungan berubah drastis setelah pernikahan mereka. Mereka berdua harus berjuang mencari nafkah setiap hari dan menemukan cara untuk memulihkan keadaan.

Tidak hanya menderita kebangkrutan, Sam dan Madelin juga harus menghadapi mertua Sam yang jahat dan manipulatif, yang merencanakan pengkhianatan dan dendam pada keduanya. Mertua Sam bernama Lily sangat tidak menyukai Madelin dan berusaha untuk menjatuhkan Madelin dan merusak hubungannya dengan Sam.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Morie Elvina, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

35. Orang-Orang Sakit

Sam terjatuh, namun dengan cepat ia langsung bangun. "Pukulan lembek seperti itu, ingin kau banggakan? Kau terlalu lemah, kau hanya terlalu merasa bangga pada dirimu," ejek Sam. Pria itu menunjuk ke arah pipinya sendiri. "Aku yakin kau masih belum puas, karena itu pukul aku lebih dari ini," ujarnya.

Jonatan tanpa perlu membalas ucapan Sam, ia langsung meninju wajah Sam kembali. Bahkan kali ini, ia langsung menendang perut laki-laki itu, sampai jatuh terpental.

"Bangun! Berdiri dengan tegak! Bagaimana aku bisa menghajarmu jika kau berbaring seperti pemalas?" sindir Jonatan. Ia melepas jaketnya, lalu melemparkannya sembarangan. Setelah itu ia menarik baju Sam, dan menatap tajam ke arah laki-laki itu. "Habislah kau hari ini! Kali ini, aku tidak akan menahan diriku sendiri," katanya dengan suara dingin.

"Sok jagoan." Sam sama sekali tidak peduli, dengan Jonatan yang sudah nyaris mengamuk. Ia masih saja terus memancing sisi amarah dari laki-laki liar tersebut. "Di mataku, kau hanya ingin terlihat sok keren di depan Madelin. Sebaiknya kau memang tidak perlu bertingkah menyebalkan seperti ini, gigolo murahan," pancing Sam dengan sengaja.

BRAK

Tubuh Sam terlempar jauh, laki-laki itu nyaris kehilangan kesadarannya. Jonatan tidak main-main.

"Harusnya aku robek saja mulutmu ini. Kau memiliki keturunan orang kaya namun, sifatmu buruk sekali. Kau sudah mempermalukan keluargamu sendiri. Ckckck ... aku kasihan denganmu." Jonatan menendang kepala Sam, dan nyaris membuat laki-laki itu kehilangan kesadarannya.

"Bangun! Aku masih belum selesai denganmu. Jangan manja!" Jonatan menampar pipi Sam keras. "Kau masih belum boleh mati, sebelum aku benar-benar menghajarmu sampai mati."

"La ... ku ... kan saja dasar orang gila!" Dengan sisa-sisa tenaganya Sam masih sempat untuk memaki Jonatan.

"Aku benar-benar tidak habis pikir denganmu. Aku yakin saat di neraka nanti, kau juga masih menyempatkan dirimu untuk mengumpat. Pantas saja orang sepertimu tidak akan berakhir, di tempat seperti surga. Kau itu temannya setan!" Jonatan menarik rambut Sam kuat-kuat, membuat Sam menjerit kesakitan.

"Bajingan kau!" Sam yang tidak mau kalah rupanya, tiba-tiba saja menjambak rambut Jonatan.

Jonatan yang terkejut langsung berusaha melepaskan tangan Sam dari rambutnya.

"AKAN KUBUAT KEPALA KAU BOTAK PRIA GIGOLO!" teriak Sam sembari menarik rambut Jonatan kuat-kuat.

"LEPAS SINTING!" Jonatan otomatis semakin menarik rambut Sam dengan kencang.

Maka dari situ, munculah pertarungan tidak terduga di antara kedua pria tersebut. Madelin yang melihat aksi jambak-menjambak rambut yang dilakukan oleh Sam dan Jonatan, merasa gatal ingin memisahkan keduanya.

"Sial apa jenis kelamin mereka tertukar dalam sekejap?" gumam Madelin tidak habis pikir.

"CEPAT LEPAS!" seru Sam muak.

"KAU YANG LEBIH DULU LEPAS!" Jonatan tidak mau kalah masih berusaha melepaskan diri dari Sam.

"Akan kuhitung dari satu sampai tiga, setelah itu kita akan melepaskannya bersamaan. Paham?" Sam memberi aba-aba.

"Ya cepat lakukan itu keparat!" sahut Jonatan cepat.

Sam hendak melepaskan tangannya dari rambut Jonatan, begitu juga dengan sebaliknya. Namun tidak lama kemudian, keduanya sudah kembali menarik rambut satu sama lain, masing-masing.

"BAJINGAN TADI SUDAH KUBILANG UNTUK LEPAS! KENAPA MASIH KAU TARIK RAMBUTKU?!" umpat Sam.

"TAHI KAU JUGA SAMA SAJA, KAU SEHARUSNYA MENJAUHKAN TANGAN BUSUKMU DARI RAMBUTKU!" sahut Jonatan kesal.

Pertengkaran aneh yang dilakukan oleh kedua pria tersebut, benar-benar membuat Madelin sudah tidak tahan lagi. Madelin kemudian maju dan melerai kedua pria gila tersebut. Bahkan Madelin menampar masing-masing pipi kedua pria tersebut dengan sangat kuat.

"Jika kalian masih bangga menyebut diri kalian sebagai laki-laki. Aku sarankan untuk berhenti bertingkah feminin seperti ini. Kalian berdua benar-benar patut untuk dijadikan penghibur," sarkas Madelin.

Setelah memisahkan Sam dan Jonatan yang saling beradu jambak. Madelin kemudian menarik tangan Jonatan menjauh dari Sam.

"Seharusnya kau membawaku Madelin. Kau istriku, ini sungguh tidak adil. Mengapa kau berpihak pada bedebah seperti dirinya!" protes Sam.

"Daripada kau memikirkan hal itu. Sebaikya kau mengkhawatirkan dirimu sendiri. Kau tidak sadar, masih bisa protes dengan tubuh dan wajah dipenuhi darah seperti itu?" Madelin menatap Sam datar.

Sam bertindak seolah-olah tidak mendengar kata-kata Madelin, ia justru berusaha menarik Madelin dari Jonatan.

"MENJAUH KAU KEPARAT!" Jonatan sudah lebih dahulu menghadang Sam.

Sam terpaksa mundur. Namun masih terlihat dengan jelas ia masih berusaha untuk membawa Madelin.

"Sam sebaiknya, kau pergi. Aku rasa tidak ada gunanya kau banyak bertingkah di sini." Madelin mengusir Sam.

"Tapi Madelin ... aku masih belum menjelaskannya padamu. Tolong beri aku kesempatan. Aku tidak akan pergi, sampai kau mau mendengarkan penjelasan dariku." Sam masih keras kepala dan tidak ingin pergi.

"Keras kepala sekali," gumam Madelin kesal. "Lihatlah ke sana Sam. Jujur saja aku tidak ingin berurusan dengan majikanmu. Apa kau memang senang membuatku menderita?" Madelin menyuruh Sam untuk melihat ke arah yang ia tunjuk.

"Apa maksudmu?" Namun tidak lama Sam, kemudian mengikuti ke arah Madelin tunjuk. Dan di sana ia mendapati Flora berdiri di depan pintu mobilnya dan terlihat wajahnya sangat marah.

"Sebaiknya kau segera pergi ke sana. Aku sedang tidak ingin berurusan dengan jalangmu." Madelin kemudian melewati Sam bersama dengan Jonatan.

"Tunggu!" cegat Sam ia masih berupaya menahan tangan Madelin.

"Lepas." Madelin menatap Sam dingin. Sementara Jonatan sudah melepaskan tangan Sam dari tangan Madelin. "Sebelum kau menghadapiku, kau harus lebih dahulu menyelesaikan urusamnu dengan wanita itu." Setelah itu Madelin benar-benar mengabaikan Sam dan pergi bersama dengan Jonatan.

Sepeninggalan Madelin dan Jonatan. Sam jatuh duduk lemas ke tanah. Wajahnya pucat pasi. Di situ ia tidak menyadari, bahwa Flora sudah berjalan ke arahnya.

"Apa yang kau lakukan di sini? Apa kau mencoba kabur dariku?" tanya Flora dingin.

Sam tidak menjawab ia terlihat masih sibuk meratapi nasibnya yang malang.

Flora yang tidak sabar langsung mencekik leher Sam. "Jika kau tidak menjawab, aku akan mengahabisi nyawamu di sini," ucapnya tidak main-main.

"Uhuk ... uhuk ... tentu ... saja ... melarikan ... diri ... darimu ...." Sam berusaha melepaskan tangan Flora dari lehernya.

Raut wajah Flora seketika berubah menjadi sedih. "Kenapa kau mencoba untuk pergi dariku?" tanyanya dengan suara kecewa.

"Karena aku tidak menyukaimu," jawab Sam lemah.

Flora terdiam. Tangannya langsung melorot begitu saja. Ia terlihat sangat kecewa. "Bangun. Ayo pulang," katanya memberi perintah pada Sam.

Sam tidak bergeming. Flora langsung menampar laki-laki itu, namun tetap saja Sam masih tidak mau bergeming. Maka akhirnya Flora terpaksa menyuntikkan Sam paksa dengan obat penenang yang selalu ia bawa ke mana-mana. Sampai akhirnya Sam tidak sadarkan diri, dan ia membawanya masuk ke dalam mobil.

***

Rave menggigit bibirnya sendiri keras. Pemuda itu bahkan tidak menyadari bagaimana darah segar muncul akibat ulahnya tersebut.

Dia tahu, dia seharusnya membantu Tuan Fred yang sekarat. Namun karena perjanjian yang sudah ia lakukan, bersama dengan Nyonya Lily membuatnya tidak bisa berkutik.

"Rave ... kau ... Rave bukan?" Dengan lemahnya Tuan Fred memastikan bahwa pemuda, yang membawanya masuk ke dalam mobil merupakan Rave.

Rave diam tidak menjawab. Ia justru mempercepat laju mobilnya. Saat ini, ia benar-benar merasa kacau. Sudah tidak ada pilihan lain untuknya.

***

1
Elisabeth Ratna Susanti
mampir 👍
Feby RA
aku mampir ka...

izin promot yah

Ayo dukung karya favorit mu, di event pembuatan topik!!
#Si pendatang baru

Jangan lupa mampir di novel ku
Malaikat pelindung (best secret of my life)

ayo mampir, jangan lupa tinggalkan jejak, like komen n subscribe yah

di jamin cerita nya seru dan menarik, banyak hal tak terduga yang akan kalian temui

Salam hangat dari Author
rintaanastasia41
hadeh... mertua macam apa itu...
Agatha Johan Yerevan: mertua busyuk
total 1 replies
Maria_dwi90
hallo kk, udah mampir ya..tetep semangat
Kak Cindy
hadir
Dewi Payang
5 🌹 dan subscribe buat kak author. semangat
Dewi Payang: Amin... sama2 kakak😊👍
total 2 replies
Dewi Payang
harusnya nyonya Lily bangga punya mantu kya Madelin yg ga mau bergantung pd kekayaan mertua.
Agatha Johan Yerevan: hatinya dipenuhi dengki susah
total 1 replies
Dewi Payang
syukurlah ada si Madelin yg mengggagalkan niat buruk Sam.
Semangat Sam-Madelin, jgn mudah menyerah
Agatha Johan Yerevan: sayangnya sam dan madelin bukan couple utama di sini, ini areanya semua🚩
total 1 replies
Mawar_Jingga
hallo aku SDH mampir nih ☺️
Megisa Grencera putri
sudah mampir saya kak💪💪
Reycaryuca
makasih udah mampir "transmigrasi Belvia" thor /Determined//Joyful/....semangka kakak /Determined//Proud/
Azizah Azzahra
hai kak,,, aku hadir dengan membawa boomlike untuk karyamu. aku bacanya nyicil yah 😁
semangat terus nulis nya 💪
salam hangat dari Novel " LOVE AND REVENGE " 🤗
Sewindu
Halo kak👋👋👋😊
Agatha Johan Yerevan: 😊halo juga
total 1 replies
shinci can
bagus kak ceritanya... lanjutt
putrijawa
Semangat terus nulisnya... Semangt kayak madelin 💪
Syava Navalena
keren Thor.Mari saling support...
Elisabeth Ratna Susanti
like, komen, and favorit ❤️👍
Ritasaff
Semangat ya thor
Gigi Kelinci
Wah. Aku mau baca sampai ending, sepertinya cocok untuk pecinta genre Romance. Jan lupa like, subscribe dan komentar ya teman-teman.
Agatha Johan Yerevan: ya kak baca soalnya genrenya 💏 banget
total 1 replies
Ibu Wawa
semangat terus thorr.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!