⚠️ Area Penggemar Duda Tampan⚠️
Simpanan sugar daddy sudah biasa.
Simpanan hot daddy juga sudah biasa.
Nah, yang enggak biasa adalah simpanan duda daddy.
Lho kalau duda kenapa enggak langsung dinikahi saja?
Ada banyak alasan yang menjadi hambatan Rangga Purnama menikahi selingkuhannya Nayara Adisty. Salah satunya karena Nayara memiliki pria idaman lain. Siapakah yang akan menjadi pelabuhan cinta Nayara?
Ini adalah kisah seorang duda yang sangat menghormati perempuan yang dia cintai.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Viviane, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Awal Baru
Awalnya memang sedikit kecewa dengan Nayara. Tetapi setelah dipikir-pikir dia sudah terlanjur jatuh cinta kepada kekasihnya itu. Pertama, karena selama enam bulan belakangan ini Nayara sudah menjadi kekasihnya dan hidup bersama dengannya. Tak memungkiri Rangga juga merasa nyaman saat menjadi kekasih Nayara.
"Sayang aku beruntung dapat menjadi pemilik pertama mahkota berhargamu," ucap Rangga saat teringat malam pertaama dirinya memecah mahkota kep3rawanan milik Nayara.
Kedua, karena merasa dialah yang sudah memecahkan kegadisan Nayara. Maka dia harus bertanggung jawab terhadap Nayara. Intinya dia tetap mau bersama dengan Nayara, perempuan dibawah umur yang sudah dia miliki secara utuh.
"Sayang kau benar-benar tidak marah kepadaku kan?" tanya Nayara yang saat ini berjalan di belakang Rangga.
Pria itu menggelengkan kepalanya dengan terus melangkahkan kakinya menuju salah satu unit apatermen. Ya, Rangga membawa Nayara ke sebuah apatermen yang baru saja dia beli untuk Nayara. Lokasinya jauh dari apateremen sebelumnya. Tetapi justru apatermen inilah jaraknya lebih dekat dengan rumah utama Rangga.
"Kalau kau tidak marah kenapa diam saja sejak tadi?" tanya Nayara sembari mengerucutkan bibirnya.
"Lihatlah Sayang apakah kau tidak melihatku yang sedang sibuk membawa barang-barangmu ini?" keluh Rangga seraya mengalihkan matanya menuju koper yang dia tarik serta tas yang menempel di punggungnya.
Nayara hanya cengengesan mendapat sahutan dari Rangga. Rupanya kekasihnya itu sedang kesusahan membawa semua barang-barangnya. Jadinya irit bicara dan berjalan dengan cepat agar segera sampai ke apatermennya.
"Ini adalah tempat tinggal baru kamu," ucapnya setelah membuka kunci apatermen.
"Dan besok aku akan mengajakmu ke sekolahan baru kamu," imbuhnya.
Dengan telaten Rangga membuka koper pakaian Nayara dan menata pakaian tersebut ke dalam lemari. Nayara takjub dengan tingkah Rangga yang sangat perhatian. Mungkin jiwa bapak-bapaknya sudah menempel kuat pada diri duda tampan itu.
"Ingatlah di sekolah baru kau harus pandai-pandai memilih teman," pesan Rangga yang masih sibuk dengan kegiatannya.
"Jangan salah memilih seperti sebelum-sebelumnya," imbuhnya.
"Apalagi kalau sampai kau dekat dengan cowok lain."
"Awas saja ya!"
Nayara nyengir kuda hingga menunjukkan deretan gigi putih dan rapihnya. Teringat akan kesalahannya saat dirinya berselingkuh dengan Kevin. Dan akhirnya ketahuan oleh Rangga, namun hebatnya kekasihnya itu tidak marah dengan perselingkuhan yang telah Nayara lakukan.
"Maafkan aku soal cowok br3ngs3k itu Sayang," ucap Nayara seraya memeluk Rangga dari belakang.
"Kau tidak marah kan karena dia?" lanjutnya.
"Tentu saja aku marah!" tegas Rangga.
Pria itu memutar tubuhnya agar berhadapan dengan Nayara. Kemudian berkata, "Tentu saja aku marah. Tetapi selama yang memecah kegadisan kamu adalah aku. Aku bisa menerimanya."
"Tetapi ingat! Jangan coba-coba selingkuh lagi dariku!" tegas Rangga.
"Siap Sayang! Aku tidak akan mengkhianatimu lagi," janji Nayara seraya mengencangkan pelukannya.
Keesokan harinya.
Sesuai janji hari ini Nayara diantarkan ke sekolah barunya. Sekolah biasa yang jauh dari kata mewah. Rangga sengaja memilihkan sekolah yang biasa saja. Agar Nayara tidak salah bergaul lagi.
"Na-nayara!" panggil seseorang saat Nayar berjalan masuk kearah sekolahan.
Sontak Nayara menoleh ke seumber suara seseorang yang memanggilnya. Betapa terkejutnya Nayara saat mendapati seorang yang dia kenal berada di sekolah itu.
"Benar kan ini Nayara?" ucap orang itu menelisik wajah Nayara untuk memastikan.
"Astaga! Ternyata benar Nayara," ucap orang itu dengan senang hati dan langsung memeluk Nayara.
Nayara hanya termenung layaknya sebuah patung. Dia sedang meresapi a yang saat ini terjadi kepadanya.
###
Eh eh eh siapa dia? Kok main peluk-peluk aja sih?