Dicampakkan oleh kekasihnya karena miskin dan sering dihina di kampus, hidup Wang Yuxiao berubah drastis saat ia tiba-tiba mendapatkan "Sistem Cashback Pemuas Hasrat".
Sistem ini memberikannya saldo tak terbatas yang hanya bisa dibelanjakan untuk wanita-wanita cantik, terutama mereka yang sudah memiliki pasangan, di mana setiap pengeluaran akan menghasilkan cashback besar ke rekening pribadinya dan Poin Hasrat untuk berbelanja di toko sistem.
Dengan kekuatan finansial yang baru dan fitur sistem yang manipulatif, Yuxiao memulai perjalanan balas dendam yang dingin untuk menjatuhkan mereka yang meremehkannya, menjerat hati para target, dan merayap naik dari status mahasiswa termiskin menjadi pria paling berkuasa di kota.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ex, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 8
Pelayan bar itu menatap Yuxiao dengan mulut sedikit terbuka. Dia tidak menyangka pria ini akan memesan minuman seharga 30.000 Yuan.
Suasana di meja VIP itu benar-benar sunyi senyap. Semua orang masih mencerna ucapan Yuxiao barusan.
Hahaha.
Tawa keras Li Jian memecah keheningan yang canggung itu. Pria itu memegangi perutnya seolah baru saja mendengar lelucon paling lucu di dunia.
"Kamu mau membayar 50.000 Yuan malam ini?"
Li Jian menuding wajah Yuxiao dengan jari telunjuknya.
"Uang sewa kosmu saja pasti sudah menunggak 2 bulan. Jangan berlagak seperti orang kaya Wang Yuxiao."
Beberapa teman sekelas mulai ikut tersenyum mengejek. Mereka yakin Yuxiao hanya sedang membual untuk menutupi rasa malunya.
Zhao Nuan menghela napas panjang dan menatap Yuxiao dengan tatapan meremehkan.
"Sudahlah Yuxiao, jangan mempermalukan dirimu sendiri lebih jauh. Cepat pergi saja dari sini."
Yuxiao sama sekali tidak mengacuhkan ucapan Zhao Nuan. Dia menatap pelayan bar itu dengan sorot mata tajam.
"Tunggu apa lagi? Segera proses pesananku sekarang."
Pelayan itu menelan ludah dan segera mengetik pesanan di tabletnya.
"Total semuanya 50.000 Yuan, Tuan. Anda bisa membayarnya menggunakan mesin ini."
Pelayan itu menyodorkan mesin pembayaran digital ke atas meja kaca.
Li Jian menyilangkan lengannya di depan dada sambil tersenyum sinis. Dia menunggu momen saat mesin itu menolak pembayaran Yuxiao.
Yuxiao mengambil ponselnya dan menempelkan layarnya ke mesin tersebut. Dia memilih opsi pembayaran menggunakan Saldo Sistem.
Beep.
Suara mesin kasir berbunyi nyaring menandakan transaksi berhasil diproses. Struk panjang langsung keluar dari celah mesin tersebut.
Pelayan itu menatap layar tabletnya dengan mata membulat sempurna. Pembayaran sebesar 50.000 Yuan benar-benar berhasil masuk ke sistem kasir mereka.
"Pembayaran telah berhasil diterima, Tuan. Kami akan segera mengeluarkan pesanan Anda."
Pelayan itu membungkuk 90 derajat ke arah Yuxiao dengan sangat hormat. Dia langsung berlari ke arah meja bar utama.
Li Jian terdiam mematung melihat kejadian itu. Senyum mengejek di wajahnya luntur seketika.
"Ini tidak mungkin. Mesin itu pasti rusak."
Li Jian bergumam pelan dengan suara bergetar. Dia menatap Yuxiao seperti sedang melihat hantu.
Teman-teman sekelas yang lain ikut tercengang dan saling berpandangan. Tidak ada satu orang pun yang berani mengeluarkan suara ejekan lagi.
[Pengeluaran Saldo Sistem berhasil: 30.000 Yuan.]
[Target: Lin Meng.]
[Menghitung persentase cashback bonus NTR...]
[Cashback didapatkan: 50%.]
[Uang tunai sebesar 15.000 Yuan telah ditransfer ke rekening pribadi Host.]
Ponsel Yuxiao bergetar di dalam sakunya. Saldo pribadinya kini telah bertambah menjadi 56.645 Yuan.
Langkah kaki terdengar mendekat ke arah meja VIP mereka. Lin Meng berjalan menghampiri kerumunan itu dengan wajah bingung.
Gadis bergaun putih elegan itu menatap Li Jian dan Yuxiao bergantian.
"Ada keributan apa ini, Li Jian?"
Suara lembut Lin Meng membuat semua orang menoleh ke arahnya.
Li Jian segera berdiri dari kursinya dan berjalan mendekati Lin Meng. Dia berusaha meraih tangan gadis itu.
"Tidak ada apa-apa, Lin Meng. Hanya ada pengemis gila yang sedang mencari sensasi di sini."
Lin Meng menepis tangan Li Jian secara halus. Dia menatap lurus ke arah Yuxiao yang duduk bersandar dengan tenang.
Lin Meng sangat mengenali wajah pemuda itu. Pria ini adalah orang yang membelikannya tas seharga 50.000 Yuan.
'Wang Yuxiao. Jadi dia benar-benar teman sekelas Li Jian.'
Ucap Lin Meng dalam hati. Jantungnya berdetak sedikit lebih cepat dari biasanya.
Yuxiao berdiri dari kursinya dengan gerakan lambat. Dia berjalan mendekati Lin Meng dengan postur tubuh tegap.
Ting.
Suara dentingan botol kaca saling bersentuhan terdengar dari arah belakang. 5 orang pelayan berjalan beriringan membawa nampan berisi botol minuman keras kelas atas.
Mereka meletakkan semua botol mahal itu di atas meja VIP dengan sangat hati-hati.
"Ini adalah pesanan khusus senilai 30.000 Yuan dari Tuan ini untuk menyambut kedatangan Nona."
Pelayan utama menunjuk ke arah Yuxiao dengan sopan.
Semua mata di ruangan itu langsung tertuju pada Lin Meng. Mereka menatap gadis itu dengan pandangan iri sekaligus tidak percaya.
Lin Meng membelalakkan matanya menatap botol-botol minuman mahal tersebut.
"Kamu melakukan ini untukku lagi?"
Lin Meng bertanya pada Yuxiao dengan suara setengah berbisik. Wajahnya mulai memerah karena menjadi pusat perhatian semua orang.
"Aku sudah bilang sebelumnya. Aku suka memberikan hadiah perkenalan untuk wanita yang menarik."
Yuxiao membalas ucapan Lin Meng dengan senyum tipis. Aura Karisma Penindas membuat suaranya terdengar sangat maskulin dan memikat.
[Target Lin Meng merasakan kekaguman yang luar biasa terhadap tindakan dominan Host.]
[Poin Hasrat bertambah 5 poin.]
Li Jian menatap interaksi keduanya dengan rahang mengeras. Darahnya mendidih melihat pacarnya digoda oleh pria miskin yang selalu dia hina.
"Apa maksudmu dengan menggoda pacarku, Yuxiao?"
Li Jian berteriak keras dan melangkah maju menghampiri Yuxiao. Dia mengangkat kerah kemeja hitam Yuxiao dengan kasar.
Brak.
Yuxiao menepis tangan Li Jian dengan sangat kuat hingga pria itu terhuyung mundur menabrak meja kaca.
"Jaga sopan santunmu di depanku, Li Jian."
Tatapan mata Yuxiao berubah menjadi sangat mematikan. Efek dari item sistem benar-benar menekan mental Li Jian hingga ke batas maksimal.
Li Jian merasakan kakinya lemas dan sulit untuk berdiri tegak. Dia belum pernah merasa setakut ini berhadapan dengan orang lain.
"Kamu pacaran dengannya?"
Yuxiao menoleh ke arah Lin Meng dengan tatapan bertanya.
Lin Meng menelan ludah melihat keributan itu. Dia melihat sosok Li Jian yang gemetar ketakutan di depan Yuxiao.
Gadis itu mulai membandingkan kedua pria di depannya ini di dalam kepalanya.
Li Jian memang kaya, tapi dia sangat pelit dan arogan. Pria itu bahkan membawa selingkuhannya secara terang-terangan ke acara ini.
Lin Meng melirik ke arah Zhao Nuan yang masih duduk di sofa VIP dengan wajah pucat.
Sementara Wang Yuxiao menghabiskan total 80.000 Yuan untuknya dalam waktu kurang dari satu hari. Pria ini melakukannya tanpa meminta balasan apa pun.
"Tidak. Aku tidak punya hubungan apa pun dengan pria pengecut ini."
Lin Meng menjawab pertanyaan Yuxiao dengan suara lantang dan jelas.
Li Jian mengangkat kepalanya dengan cepat. Dia menatap Lin Meng dengan tatapan tidak percaya.
"Apa maksudmu, Lin Meng? Kita sudah pacaran selama 3 bulan."
"Itu hanya masa lalu, Li Jian."
Lin Meng menatap Li Jian dengan tatapan jijik.
"Aku sudah tahu kebiasaan burukmu bermain wanita di belakangku. Mulai detik ini, kita putus."
Ruangan VIP itu kembali dilanda keheningan yang sangat panjang. Teman-teman sekelas mereka hanya bisa menahan napas menyaksikan drama ini.
Li Jian mengepalkan tangannya kuat-kuat. Harga dirinya benar-benar diinjak-injak hingga hancur berkeping-keping malam ini.
Dia dipermalukan secara finansial oleh Wang Yuxiao. Kini dia dicampakkan oleh pacar tercantiknya di depan umum.
"Kalian berdua benar-benar pasangan yang cocok."
Li Jian mengumpat kasar sambil menunjuk Yuxiao dan Lin Meng. Dia tidak tahan lagi menanggung rasa malu ini.
Pria itu membalikkan badannya dan berlari keluar dari klub malam VVIP tersebut. Dia meninggalkan tagihan minuman 20.000 Yuan yang sudah dibayar oleh Yuxiao.
Zhao Nuan berdiri dari kursinya dengan tergesa-gesa. Dia kebingungan melihat Li Jian pergi meninggalkannya begitu saja.
Gadis itu menatap Yuxiao dengan pandangan memelas. Dia berjalan mendekati Yuxiao dengan langkah pelan.
"Yuxiao, aku bisa jelaskan semuanya. Aku sebenarnya terpaksa menerima Li Jian."
Zhao Nuan mencoba meraih tangan Yuxiao untuk mencari simpati. Dia baru sadar kalau mantan pacarnya ini ternyata menyembunyikan kekayaan yang luar biasa.
Yuxiao menarik tangannya sebelum Zhao Nuan berhasil menyentuhnya. Dia menatap mantan pacarnya itu dengan tatapan sedingin es.
"Menyingkir dari hadapanku. Kamu membuat udara di sini terasa kotor."
Kata-kata Yuxiao meluncur tanpa ampun. Tidak ada sedikit pun rasa kasihan di dalam hatinya untuk wanita ini.
Zhao Nuan membeku di tempatnya. Air mata mulai menggenang di pelupuk matanya karena penolakan kasar tersebut.
Dia berlari keluar menyusul Li Jian dengan perasaan sangat menyesal.
Yuxiao mengalihkan pandangannya kembali ke arah Lin Meng. Dia tersenyum lembut seolah kejadian barusan sama sekali tidak memengaruhinya.
"Sekarang pengganggunya sudah pergi. Mau minum segelas anggur bersamaku?"
Lin Meng membalas senyuman itu dengan wajah merona merah. Dia menganggukkan kepalanya pelan.
"Tentu saja. Akan sangat sayang jika minuman mahal ini dibiarkan begitu saja."
Mereka berdua berjalan menuju sofa VIP yang kosong dan duduk berdampingan. Teman-teman sekelas yang lain hanya bisa menunduk dan menyingkir ke sudut ruangan.
Malam ini menjadi malam yang tidak akan pernah dilupakan oleh semua orang di ruangan tersebut.
Ding.
Suara sistem berbunyi keras di dalam kepala Yuxiao.
[Target Lin Meng telah sepenuhnya memutuskan hubungan dengan musuh Host.]
[Syarat emosional terpenuhi. Poin Hasrat bertambah 10 poin.]
[Total pengeluaran akumulasi sistem telah mencapai batas. Sistem bersiap untuk naik ke Level 2.]
Yuxiao menyesap anggur merah di gelasnya dengan perasaan sangat puas. Balas dendam pertamanya berjalan dengan sangat sempurna.