NovelToon NovelToon
KUJUAL PERAWANKU DEMI NENEK

KUJUAL PERAWANKU DEMI NENEK

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Perjodohan / Tamat
Popularitas:3.3M
Nilai: 4.6
Nama Author: akos

Kisah seorang cucu yang relah mengorbankan mahkotanya demi menyelamatkan nyawa sang nenek.

Rindu nama gadis itu, dia harus bertemu dengan seorang pria yang sangat kejam dan juga di takuti di kota itu.

Apa yang akan terjadi berikutnya yuk mari ikuti kisah selanjutnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon akos, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

35. PENGAKUAN DOKTER ALEX.

Sementara itu, Fathur yang sudah tiba di ruang kerjanya segera mendudukkan bokongnya diatas kursi. Sama seperti tadi, dia hanya diam tanpa melakukan apa-apa.

Ada sekitar dua kali pintu ruangan itu diketuk. Karena tidak ada balasan dari pemilik ruangan, sang pengetuk pun pelan-pelan membuka daun pintu.

David muncul dari balik pintu dan segera melangkah menghadap Fathur.

"Selamat pagi Tuan, TERATAI grup telah Saya hancurkan seperti perintah Tuan. Dan Saya juga telah mengancam para coleganya agar tidak melakukan kerja sama dengan perusahaan itu," ucap David.

"Huumm," hanya itu yang keluar dari mulut Fathur hingga seketika itu juga David mengerutkan dahinya.

"Ada apa dengan orang ini?, Apa semalam dia kesambet Nyi Blorong?," David dengan pandangan lekat kearah Fathur.

Karena merasa tidak ada lagi urusanya di sana, David segera meminta izin untuk keluar.

"Kalau sudah tidak ada lagi yang Tuan butuhkan maka, Saya undur diri dulu," David sedikit menunduk lalu kemudian memutar badan.

Belum juga dia melangkah Fathur sudah mencegahnya.

"Tunggu dulu, Apa si rata itu sudah datang?"

David kembali berbalik badan, lalu menjawab.

"Nona Rindu belum datang Tuan, Tidak seperti biasanya dia terlambat seperti ini, memang ada apa Tuan mencarinya?,"

"Aku tidak mencarinya, Aku hanya menanyakanya. David kamu tahu dengan Dokter Alex?,"

"Dokter spesialis kulit dan kelamin itu?, Ada apa Tuan menanyakan dia?,"

"Cepat bawa dia kemari. Ada hal penting yang harus Aku tanyakan padanya,"

"Baiklah kalau begitu, Saya akan segera membawanya kemari," David berbalik lalu kemudian meninggalkan Fathur sendiri di ruangan itu.

Tidak berselang lama kemudian setelah kepergian David, Kembali pintu ruangan itu di ketuk.

kali ini Fathur segera berdiri dan berlari kecil kearah pintu.

Dengan cepat Fathur memutar knop pintu dan menariknya.

"Rindu, dari mana saja kamu, Aku sudah sedari tadi menunggumu. kamu benar-benar bawahan yang kurang Profesional dalam bekerja,"

"Maaf Tuan, Saya bukan Rindu, Saya Linda," ucap Linda dengan sedikit keheran.

"Iya Aku tahu, tadi itu Aku hanya iseng mengerjaimu, cepat katakan ada apa kamu kemari?," Fathur segera membuang muka karena takut Linda melihat wajahnya yang seketika memerah kerena malu.

"Aku membawa berkas yang harus tuan tanda tangani," balas Linda.

"Simpan saja di atas meja lalu segeralah keluar," perintah Fathur tanpa memandang kearah Linda.

"Baik Tuan," Linda segera masuk kedalam dan meletakkan map diatas meja kerja Fathur.

Setelah semuanya dirasa cukup Linda permisi dan kembali ke ruanganya.

"Kenapa hatiku ingin sekali si rata itu ada disini. Semalaman Aku tidak bisa tidur gara-gara memikirkanya. Ada apa dengan diriku ini, kenapa hanya wajah dan namanya saja yang selalu muncul di ingatanku, Apa Aku sudah gila?"

Fathur melangkah dan duduk di tempatnya semula.

Fathur lalu mengeluarkan handpon dari dalam saku celananya.

Dengan gesit jari jemarinya mencari kontak Rindu lalu menghubunginya.

"Maaf, nomor yang Anda tuju sedang tidak aktif atau berada di luar jangkauan, Anda boleh menghubungi sesaat lagi, Terima kasih," begitulah kira-kira jawaban yang di terima Fatur dari tante veronica.

"Kenapa handphonenya tidak aktif. Apa dia marah besar atau sengaja menghindariku, Awas saja kamu rata. kamu sudah membuatku uring-uringan seperti ini,"

Fathur kembali ke beranda utama handphonenya dan membuka aplikasi galery.

Satu demi satu foto yang ada di dalam hendphone Fathur geser sampai dia berhenti pada photo Rindu yang di penuhi dengan gambar boneka harimau di setiap sisinya.

"Dia benar-benar seperti harimau betina yang selalu saja melawanku," Fathur tertawa kecil sembari membelai poto tersebut.

Kembali untuk sekali lagi pintu ruangan itu di ketuk dari luar.

Fathur segera memperbaiki posisi duduknya dan tak lupa untuk memasukkan kembali handphonya kedalam saku celananya.

"Masuklah," ujarnya.

Sedikit demi sedikit pintu ruangan itu pun terbuka lalu muncul David ditemani seorang pria parubaya berpakaian putih-putih memakai berkaca mata dari balik pintu.

"Ayo masuk Tuan Fathur sudah menunggu di dalam," ajak David pada pria parubaya itu.

"Tapi ada urusan apa Tuan Fathur memanggilku kemari,?" tanya pria parubaya itu sembari melepas kaca matanya.

"Masuk saja dulu nanti juga kamu pasti akan tahu sendiri apa sebenarnya yang di inginkan Tuan Fathur darimu,"

Keduanya pun segera masuk dan mendekat kearah Fathur.

"Permisi Tuan, Aku membawa Dokter Alex kemari seperti perintah Anda tadi,"

"Bagus,suruh dia duduk,"

"Silahkan Dok," ucap David sambil menarik kursi buat Dokter Alex.

Dokter Alex segera duduk, Tampak wajah pria parubaya itu mulai dialiri keringat dingin.

"Ternyata benar isu dikalangan para pengusaha, jika berhadapan dengan Fathur aura kematian terasa sudah mendekat," Dokter Alex mengeluarkan sapu tangan dari dalam saku celananya lalu melap dahinya yang terlihat sudah di basah oleh keringat.

"Apa kamu masih mengenalku?," Fathur sedikit menyondongkan tubuhnya ke depan.

"Ma....masih Tuan," jawab Dokter Alex terbata-bata.

"Apa kamu tahu untuk apa Aku memanggilmu kemari?,"

"Sa..Saya tidak tahu Tuan," balas Dokter Alex makin ketakutan.

"Apa kamu masih ingat peristiwa 3, 4 tahunan silam?, Saat Aku dan Tania memeriksakan kesehatan kami di klinikmu,"

Sebelum menjawab Dokter Alex mencoba mengingat kejadian 3 4 tahun silam saat Fathur dan Tania datang ke klinik tempat dia bekerja.

Setelah mengingat kejadian itu, semakin menjadilah ketakutanya pada Fathur.

"Iya Tuan, Saya masih mengingatnya!," kini Dokter Alex sudah tidak tenang pada posisi duduknya.

"Pasti kamu sudah tahu bukan!, maksud dan tujuan Aku memanggilmu ke mari," Fathur memplototkan matanya sehingga membuat Dokter Alex ingin melompat dari tempat duduknya kala itu.

" A...ku tidak tahu maksud Tuan sebenarnya apa?,"

"Baiklah kalau kamu masih tidak mau mengaku," David bawa dia ke penjara bawah tanah dan pastikan dia tidak akan bisa melihat matahari pagi setelah ini.

"Baik Tuan," David memegangi lengan Alex dan sedikit mengangkatnya.

"Ja..ngan Tuan. Semua ini atas perintah Nyonya Tania. Dia yang mengancamku dan menyuruku untuk memberi keterangan palsu bahwa Anda itu mandul,

Aku mohon Tuan, jangan lakukan ini padaku," Dokter Alex mengatupkan kedua telapak tanganya di depan dada sembari menangis.

"'Apa !, Jadi perempuan gila itu pelakunya dan kamu menyimpan rahasia ini dariku selama bertahun-tahun lamanya. Hah!, Apa kamu sadar, dengan kebohonganmu bersama Tania itu, ada hati yang telah tersakiti," Fathur memukul daun meja dengan sangat keras sehingga kaca yang ada diatas meja itu pecah menjadi dua bagian.

"Saya terpaksa melakukan itu Tuan karena Nyonya Tania mengancam Saya dan keluarga Saya. Jika sampai Saya tidak mengikuti perintahnya maka, klinik Saya dan juga keluarga Saya akan dia hancurkan. Saya mohon, Ampuni Saya Tuan?," Kembali Dokter Alex menangis tapi kali ini lebih keras dari sebelumnya.

Bagi teman-teman yang masih merasa gantung dengan cerita ini Author minta maaf. Menulis 1000 kata dalam satu babnya sangat menguras pikiran jadi, mohon untuk bersabar . Author akan usahakan untuk upload tiap hari. Maka dari itu terus dukung karya Author ini dengan cara favorite, like, coment dan vote. Terimah kasih.

1
Nurjana Bakir
lanjut
ollyooliver
gak masuk akal, jelas" rindu masih perawan tapi dibilang jalang,perempuan hina lah..trus nih pesona rindu sebagai pemeean utama gak kuat. bahkan setelah kejadian itu fathur tdk memikirkan rindu maksudnya ada daya tarik dari rindu untuk membuat fathur terus mengingat rindu..

gak cocoklah jadi pemeran utama wanita
ollyooliver
bukannya perjodohan mereka batal? trus knp tingkah rany seperti ini seolah fathur menerima kehadiran rany yg jelas tdk disukanya begitupun akos
siska@ggrei85
athor.. kok gak ada cerita rindu yang ke makan anak cowok nya sih.. penasaran deh di makam kan dmn..
RatuElla11: halo kak, mampir juga yuk kekaryaku, "Istri Simpanan Pemuas Tuan Eden."
total 1 replies
Ratna Ningsih
aaah jadi rindu serindu rindunyakaaaaaaan...sampek sampek mggak sabar mau nengok dedek bayi🤣🤣🤣
Ratna Ningsih
is abang abangan...hilamh sudah tuuuh gelar presidennya
Ratna Ningsih
🤣🤣🤣🤣🤣
Ratna Ningsih
/Facepalm/sakit perutku gigiku kering..gara gara fatur..lagaian bunga juga tidak minta di.bantu..
Heny
Rindu jng lebay km punya anak
Heny
Alhamdulillah smg mrk bahagia
Heny
Klau sdh mengakui halal kan biar sah
Heny
Rindu pergilah yg jauh biar Fathur menyesal
Heny
Akos anak siapa thor
Heny
Panti asuhan F dan R Fathur dan Rindu
Heny
Duh tuan Fathur jng galak2 ntar bucin
Heny
Cerita nya bagus thor
Heny
Akos ngomong nya jng cadel
Heny
Akos sdh tk knp ngomong msh pelat
Heny
Thor buat Rindu pergi yg jauh kasian selalu dihina
Heny
Rindu pergilah menjauh
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!