NovelToon NovelToon
Karang Hitam

Karang Hitam

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / Perjodohan / Menikahi tentara
Popularitas:14.6k
Nilai: 5
Nama Author: Bojone_Batman

Berawal dari petaka sebuah konser band terkenal, seorang gadis harus membuatnya menerima reward besar karena baru putus cinta. Gadis itu tidak tau bahwa dirinya sedang di kerjai teman kuliahnya hingga membuat seorang Letnan terkena imbasnya.

Disisi lain, akibat petaka tak sengaja, sang Letnan terpaksa harus menanggung akibatnya. Bukan hal mudah menaklukan hati pria yang ternyata adalah Abang dari gadis tersebut, namun pada kenyataannya, lebih sulit menaklukan gadis yang tiba-tiba masuk dalam hidupnya tanpa permisi, apalagi jejak kehidupannya kini di mulai pada wilayah dengan resiko yang cukup tinggi, wilayah yang bisa di katakan rawan, KARANG HITAM.

KONFLIK.. Harap SKIP bagi yang tidak bisa ber KONFLIK.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Bojone_Batman, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

34. Cerita tersembunyi.

Malam ini, Bang Hernando sudah berani tidur di atas ranjang bersama Phia. Beban di hatinya kini mulai terasa berkurang.

Si cantik Phia kini juga tidak ragu untuk memeluk lengan Bang Hernando. "Phia boleh kan, peluk lengan Abang??"

"Boleh. Bukannya setiap malam kamu juga peluk Abang??" Kata Bang Hernando membuat Phia terperanjat kaget.

"Abang tau????"

"Tau lah. Setiap malam kamu menyiksa hati Abang. Mau Abang sambar, takut kamu nangis. Tidak di sambar, tapi kamu buat anak buah siaga satu.. Kamu ini memang terlalu." Jawab Bang Hernando.

Phia menelan ludah, ia sama sekali tidak tau kalau Bang Hernando yang di kenal bijak dan penuh wibawa ini bisa juga mengatakan hal-hal yang ia anggap sudah vulgar.

"Abang mikirin hal yang 'begitu' juga???"

"Kalau mikir istri.. Nggak ada yang salah kan, sayang??" Ujar Bang Hernando.

Phia meremas selimutnya dan nampak begitu gelisah. Melihat tingkah istrinya, Bang Hernando pun semakin bertanya-tanya dalam hati.

'Ada apa dengan istriku? Apa dia tidak suka atau marah dengan kejadian tadi?'

Bang Hernando penasaran, ia mencoba mengecup bibir Phia. Benar saja, Phia menolaknya. Mendadak rasa cemburu menyelimuti hatinya.

'Apa Riegan lebih dari segalanya, sampai Phia menolak ku seperti ini.'

Tapi, Bang Hernando menepis rasa 'sakit' itu kali ini. Ia memilih damai, daripada melihat tangis Phia.

***

Tawa membahana terdengar di sisi gudang senjata. Bang Jan tak habis pikir dengan pertanyaan sahabatnya.

"Perempuan kalau nggak mau di cium... berarti awakmu kurang pro, Kang. Kurang jago. Memangnya awakmu ada main di belakang istrimu??? Jangan macam-macam, bisa kena masalah..!!!"

"Ya Tuhan mulutmu itu ember kali. Siapa sih yang ada main??? Kau tau sendiri lah, selain perkara tugas, saya nggak pernah berurusan saya perempuan." Kata Bang Hernando.

"Jadi maksudmu ini untuk siapa???" Tanya Bang Jan penasaran.

"Aahh sudahlah, kau ini seperti petugas sensus saja. Banyak tanyaa." Jawab Bang Hernando sambil berlalu.

Tak sengaja saat itu Bang Hernando berpapasan dengan sepupunya, Bang Rubais.

"Selamat pagi.. Ijin, Abang..!!" Sapa Bang Rubais secara formal.

"Pagii Is.. Kebetulan Abang mau tanya. Kau ada akses komunikasi dengan Riegan atau tidak??" Tanya Bang Hernando.

"Nggak ada, Bang. Kami pun kehilangan jejak. Tapi sempat saya dengar, Bang Riegan naik pesawat sipil menuju Singapura." Jawab Bang Rubais.

"Singapura??? Kenapa dia tidak melakukan pengobatan di USA?? Kamu cari data tentang semua rumah sakit di Singapura dan segera kabari Abang..!!!!" Perintah Bang Hernando.

"Bang, saya dapat kabar terbaru. Rantai hitam terus mencari data tentang Bang Riegan. Mereka tau Phia sedang mengandung anak Bang Riegan."

"Siapa saja yang tau kalau Phia hamil?? Tapi mengikuti arahan Abang, data Phia terproses tertanggung atas nama Letnan Hernando." Jawab Bang Rubais.

"Oke.. Terima kasih kerja samanya."

"Sebenarnya ada masalah apa, Bang? Kenapa semua jadi nampak rumit begini. Abang mencabut surat pengajuan nikah Bang Riegan dan nama Abang yang naik dengan dalih salah penulisan nama." Tanya Bang Rubais.

Bang Hernando menyulut rokoknya, menghisapnya dalam-dalam lalu menguarkannya asal. "Suatu saat kau pasti akan paham permasalahannya. Tapi untuk saat ini, lebih sedikit orang yang tau tentang permasalahan ini.. Akan semakin baik jadinya."

"Siap."

...

Bang Rubais terus memikirkan Phia. Gadis cantik itu kini bersama Abang sepupunya, Abang yang luar biasa galak tanpa ampunan.

"Bang Hernand bukan orang yang ceroboh. Kalau Bang Hernand sampai turun tangan sendiri tanpa mengarahkan anggotanya, berarti sudah ada hal darurat yang terjadi." Gumam Bang Rubais.

'Aku akan selidiki sendiri.'

//

Bang Riegan menahan kuat rasa sakitnya, ia mual, tubuhnya lemah tapi tetap mencoba bertahan.

'Apa kamu baik-baik saja bersama anak kita? Tunggu Abang sehat ya, dek..!!'

Beberapa detik kemudian, pandangannya mulai kabur. Ia tidak mengingat apapun lagi. Namun.. Di dalam hatinya masih tersimpan rapat satu nama, Phia.

//

Aroma masakan tercium dari dapur rumah dinas Letnan Hernando.

"Assalamu'alaikum." Suara Bang Hernando sudah terdengar.

Phia pun menoleh mendengar suara suaminya.

"Masak apa, dek?" Tanya Bang Hernando. Ekor matanya melirik satu kuali besar daging yang masih dalam proses pematangan.

"Masak dendeng daging rusa sama sambal. Abang cicipi ya..!!" Pinta Phia dengan semangat.

Melihat antusias sang istri, Bang Hernando tidak tega untuk menolak meskipun hati kecilnya mulai tidak yakin.

Dengan mata yang tajam, ia sengaja membidik ukuran potongan daging yang paling kecil dan menusuknua dengan garpu lalu menggigitnya.

Susah payah Bang Hernando mengunyah, apalagi Phia terus mengawasinya seakan Bang Hernando bagai komentator handal.

'Astaghfirullah.. Apa ini??? The real karet ban dalam.'

"Bagaimana rasanya???"

"Enak.. Enak banget. Tapi lebih baik kamu tunggu di kamar saja. Proses memasak daging juga bisa di tinggal salto, dek." Kata Bang Hernando.

"Oohh.. Kalau begitu Phia mau siram tanaman di halaman depan ya, Bang."

"Naahh.. Baguss tuh, ya sudah siram dulu." Ujar Bang Hernando.

Setelah Phia pergi, dengan cepat Bang Hernando menambah bumbu lebih banyak, garam dan penyedap.

"Yang begini mau masuk tata boga. Bisa-bisa foto saya terpajang di buku yasin." Gumam Bang Hernando cemas.

.

.

.

.

1
Bunda Idza
semoga selalu sehat dan bahagia kak Nara 💪💪💪
Maysuri
y allah pulihkanlah bang her....biar ingat dngan anak dan istri....
dyah EkaPratiwi
ayo cepat ingat bang her
Maysuri
walaupun lg oleng bang her....tp ttp kocak y....😁😁
Elly Maryani
😅😂😂lanjut Thor,,, AQ kok suka bang hernand mode tengil gini ya🤭
Tanti
kocak ni bang ambon🤣🤣🤣
Maysuri
🤣🤣🤣🤣 alasannya engk lucu bang...
dyah EkaPratiwi
🤣🤣🤣
dyah EkaPratiwi
semoga bang riegan iklas ya
dyah EkaPratiwi
🤣🤣🤣 bang her bang her
Maysuri
sabar dan iklas,mudah"han d kemudian hr tuhan akan Menggantikan dngn yg lebih baik lg...💪💪
Maysuri
seng sabar yo phia. .
Tanti
julukannya sangar benerrr.... ngeriii ngeri sedap mba nara🤭
dyah EkaPratiwi
ayo semangat bang Phia mau lahiran
dyah EkaPratiwi
semoga bang her selamat
dyah EkaPratiwi
apalagi ini😭
Tanti
Tau dari mana Phia??🥹🥹
dyah EkaPratiwi
semoga bang riegan bisa legowo ya karena semua berawal dr kesalanmu bang
Tanti
ya Alloh....mba Nara, aq baca sampe ikut tegang...sepaneng...
juosss tenan mba
Tanti
bener² surprise dari mba Nara.... readers ikut terkejoott🤭🤭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!