NovelToon NovelToon
Mendadak Nikah

Mendadak Nikah

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Teen / Contest / Konflik Rumah Tangga- Terpaksa Nikah
Popularitas:75.6k
Nilai: 5
Nama Author: Renjana Bai Qian

Takdir tuhan tidak pernah ada yang tahu..

Meski terkadang takdir tuhan itu tidak sesuai dengan harapan hambanya...
Tapi, mereka tidak tahu bahwa takdir tuhan itu jauh lebih indah dari apa yang kita rencanakan...


Maira gadis 22 tahun yang memiliki rasa terhadap Ko Jonathan dan berharap bisa menikah dengan lelaki pujaannya itu. Namun, karena sebuah kesalahpahaman yang tidak di sengaja, ia terpaksa menikah dengan Faris 34 tahun putra sulung Mami Risa secara dadakan.
Meski awalnya Maira tidak mencintai Faris, namun karena perhatian dan kasih sayang yang tulus dari Faris hati Maira pun luluh dan mencintai Faris. Kehidupan yang mereka jalani sangat harmonis dan penuh kebahagiaan.

Namun, semua itu tidak berlangsung lama karena Seryl sepupu Faris yang juga mencintai lelaki itu sangat tidak menyukai Maira dan melakukan segala cara untuk membuat Maira menderita dan pergi jauh dari kehidupan Faris untuk selamanya.

Hingga suatu hari Seryl membius Maira dan membawa Maira keluar kota, Seryl melukai dan menghancurkan wajah Maira dengan tangannya sendiri dan menabrak tubuh Maira dengan sengaja namun Seryl dengan licik nya membuat semua itu hanyalah sebuah kecelakaan.

Beruntungnya ada sepasang suami isteri paruh baya yang menolong Maira, tapi sayang Maira hilang ingatan dan kondisinya sangat mengenaskan wajah nya penuh luka. Bram dan Yuni membiayai biaya operasi plastik untuk Maira. Mereka merawat Maira seperti layaknya anak kandung.

Setelah sembuh Maira menjalani hari hari nya seperti biasa, namun bukan sebagai Maira tapi sebagai Marcella Anastasya (Icha) putri tunggal Bram dan Yuni.

Sementara Faris sangat terpukul dengan kepergian Maira, semua orang menganggap Maira sudah meninggal. Namun Faris sangat yakin di dalam hatinya kalau isteri nya masih hidup, Faris terus mencari Maira namun sudah bertahun tahun tetap tidak menemukannya, Faris pun hilang arah.

Hingga suatu ketika Faris bertemu dengan seorang gadis pemilik toko kue yang mempunyai mata dan senyuman yang mirip dengan Maira.



Apakah yang akan terjadi selanjutnya???
Apakah Cheryl bisa mengambil hati Faris kembali????
Apakah Maira akan mengingat ingatannya kembali???
Namun, apa yang akan Maira lakukan saat ingatannya kembali tapi wajahnya berbeda dengan dirinya yang dulu????

Yuk.. simak kelanjutan kisahnya..
Mari ikutin terus.. Mendadak Nikah.. sampai selesai ya..

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Renjana Bai Qian, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Menjemput Si Kembar Kayra & Keyra

Siang ini Maira pergi ke sekolah si kembar Kayra dan Keyra untuk menjemput mereka berdua, karena Sarah tidak bisa menjemput putri kembarnya. Sarah ada sedikit urusan pekerjaan yang sangat penting dan tidak bisa di tunda, jadi Sarah meminta tolong kepada Maira untuk pergi menjemput putri kembarnya Kayra dan Keyra, dan dengan senang hati Maira langsung menerimanya.

Dan di sinilah Maira sedang berdiri di depan gerbang sekolah SD Cahaya Harapan Negeri, bersama para ibu-ibu yang lainnya yang juga tengah menunggu anak-anaknya pulang sekolah. Setelah terdengar bel tanda pulang sekolah berbunyi, tak lama setelah itu anak-anak keluar berbondong bondong dari kelas mereka dan berlari menuju orang tua mereka masing-masing. Begitu juga dengan si kembar Kayra dan Keyra yang terlihat sangat senang dan antusias saat mengetahui siapa yang menjemputnya.

"Aunty Mai... " Teriak Kayra dan Keyra, mereka berlari dan menghampiri Maira dan langsung memeluk pinggang Maira.

"Aunty Mai... kita berdua kangen banget sama Aunty." Ucap Kayra.

"Iya Aunty Mai, betul kata Kayra... kita berdua kangen banget.. banget.. banget.. sama Aunty Mai." Ucap Keyra menganggukkan kepalanya setuju dengan yang di ucapkan saudara kembarnya.

Maira mengurai pelukan keponakan kembarnya, lalu ia berjongkok mensejajarkan tubuh nya dengan si kembar Kayra dan Keyra.

Maira tersenyum menatap si kembar, lalu mengusap pelan pucuk kepala Kayra dan Keyra dengan kedua tangannya. "Sekarang kan Aunty Mai bersama kalian, jadi Kayra dan Keyra boleh bermain bersama Aunty Mai sepuasnya melampiaskan rasa kangen kalian sama Aunty." Ucap Maira.

Kedua mata Keyra dan Kayra berbinar terang, "Wah.. benar yaa Aunty.. pokok nya kita mau main sama Aunty Mai terus, iya kan Kay."

Kayra mengerjapkan kedua matanya lucu, "Iya betul.. betul.. betul."

"Jadi, bagaimana sekolahnya hari ini ???" Tanya Maira.

"Seperti biasa Aunty, kita berdua mendapat nilai melukisnya sangat bagus tapi.. nilai matematika Kay kecil." Ucap Kayra semangat, namun saat mengatakan kaliamat terakhirnya ia terlihat murung.

"Iya Aunty, dari tadi di kelas Kay sedih karena nilai matematika nya lebih rendah dari Key. Padahal sedari tadi udah bilang kalo Kay harus semangat dan harus lebih giat belajar lagi supaya nilai matematika Kay bisa lebih bagus dari Key." Ucap Keyra.

Maira tersenyum menatap Keyra, sungguh di usianya yang masih belia gadis kecil itu sudah bisa berfikir bijak dan dewasa, "Iya Kay sayang, benar apa yang di katakan Key. Kay harus semangat yaa jangan sedih, nanti biar Aunty yang menemani Kay belajar ya sayang. Aunty akan menemani kalian belajar dan bermain, apa kalian senang???"

Kayra tersenyum cerah, "Benar ya Aunty Mai, Aunty jangan boong yaa."

"Iya sayang.. kapan sih Aunty bohong sama kalian." Ucap Maira.

"Yeye.. kita berdua senang Aunty, terima kasih." Ucap Keyra lalu mencium pipi kiri Maira, dan di ikuti Kayra yang mencium pipi kanan Maira.

"Kita sayang banget sama Aunty." Ucap Kayra dan Keyra bersamaan.

Maira tersenyum menatap teduh si kembar, lalu Maira pun mencium pipi Keyra dan Keyra bergantian, "Aunty juga sayang kalian."

"Ya udah yuk, kita pulang." Ajak Maira.

"Ayo.. " Ucap mereka semangat.

Mereka pun berjalan pergi meninggalkan gerbang, menuju mobil yang di supiri oleh pak Manaf. Saat akan masuk ke dalam mobil, netra Maira tidak sengaja melihat penjual bakso tusuk yang sudah di kelilingi oleh beberapa siswa yang sedang mengantri membeli bakso tusuk itu.

Melihat itu Maira tersenyum, rasanya enak sekali di siang hari yang sangat panas ini makan bakso tusuk dengan kuah yang sedikit pedas, lalu minumnya es cincau mang Jajang, uhh rasanya seger enak sekali pikir Maira. Iya, Maira sudah berlangganan beli es cincau Mang Jajang karena es cincau mang jajang ini sangat berbeda dari penjual es cincau lainnya, Mang Jajang menjual es cincau zaman now yang tersedia beberapa varian rasa seperti, Chocolate, cappuccino, taro, caramel, red velvet, dan berbagai varian rasa lainnya.

"Mmm.. Kayra, Keyra sayang kalian berdua masuk ke dalam mobil dulu yaa, Aunty Mai mau beli bakso tusuk dulu." Ucap Maira sembari menunjuk ke arah tukang bakso tusuk itu.

Lalu Maira menatap keponakan kembarnya, "Apa kalian juga mau?? nanti biar Aunty beli sekalian."

Kayra dan Keyra saling berpandangan, lalu mengangguk, "Iyaa Aunty kita mau." Ucap mereka.

"Kay, mau bakso tusuknya pake kecap aja yaa jangan kasih kuah." Ucap Kayra.

"Kalo Key, mau bakso tusuknya pake kuah bening aja, jangan kasih kecap sama saos." Ucap Keyra.

"Siap bos!!" Ucap Maira memberi hormat kepada keponakan kembarnya. "Ya udah, Aunty beli dulu yaa. Kalian tunggu di mobil aja." Lanjut Maira lagi.

Kayra dan Keyra mengangguk patuh mereka berdua langsung masuk ke dalam mobil. Setelah Maira menutup pintu mobil bagian belakang, Maira pun pergi berjalan menuju tukang bakso tusuk itu. Namun, baru setengah jalan langkah Maira terhenti karena ada seseorang yang mencegat dan menghentikan langkahnya.

"Maira... " Ucap Seseorang itu yang tak lain adalah Alena.

"Kak Alena??" Ucap Maira sedikit terkejut, bagaimana bisa Alena ada di sini apakah mungkin Alena mengikuti dirinya lagi, fikir Maira.

"Kenapa ??? terkejut sekarang Ai ada di sini??? bukankah sudah Ai katakan kepada you, bahwa sangat mudah bagi Ai menemukan keberadaan you Maira." Ucap Alena menatap tajam Maira.

"Apa mau kak Ale??" Tanya Maira.

"Bukankah sudah sangat jelas!! kalo Ai mau you kembali bersama koko Ai lagi, you harus meninggalkan Faris. Ai mau koko bahagia, dan Ai akan melakukan cara apa saja agar membuatnya selalu bahagia, jika you adalah kebahagiaannya. Maka Ai akan membuat you kembali lagi bersamanya, tidak perduli you sudah menikah dengan Faris dan Ai tidak perduli cara Ai ini salah atau tidak. Ai akan memisahkan you dengan Faris, Ai akan membawa you pergi meninggalkan Faris." Ucap Alena.

Maira menggeleng, menatap Alena dengan perasaan sedikit takut. "Kak Ale, Mai mohon jangan lakuin itu. Mai ngga ingin berpisah dari abang Faris, Mai menyayangi abang Faris. Mai memang memiliki perasaan pada koh Joe, tapi itu dulu. Sekarang rasa sayang dan rasa cinta Mai sudah sepenuhnya milik abang Faris, Mai mencintainya Kak. Jadi tolong berhenti Kak Ale, karena semua upaya yang kakak lakukan itu pada akhirnya hanya akan sia-sia." Ucap Maira, berharap gadis Chinese yang ada di depannya itu mengerti dan tidak melakukan suatu kesalahan lagi.

Alena tersenyum sinis, ia membuang mukanya melihat ke arah lain. "Heh.. sia-sia itu hanya menurut pemikiran you saja Maira, karena Ai akan membuat sesuatu yang tidak mungkin menjadi sebuah kemungkinan yang nyata." Ucap Alena menatap Maira licik, lalu Alena segera menggenggam lengan kiri Maira dan dengan paksa Alena mengambil cincin pernikahan Maira yang tersemat indah di jari manis gadis berhijab Cream itu.

"Awww... "Rintih Maira kesakitan karena tadi Alena mencengkeram lengannya dengan sangat kuat hingga meninggalkan bekas kemarahan di pergelangan tangannya dan di jari manisnya.

"Kak Alena, jangan!! tolong kembalikan cincin itu, Mai mohon." Ucap Maira sembari mencoba mengambil dan merebut cincin pernikahannya kembali.

"Tidak akan Maira, karena Ai akan buang cincin pernikahan you yang sangat jelek ini." Ucap Alena sambil terus berusaha mengamankan cincin itu dari rengkuhan tangan Maira.

"Jangan Kak Ale... jangan lakukan itu, cincin itu sangat berharga bagi Mai." Ucap Maira masih tidak menyerah untuk mengambil cincinnya dari Alena, dan Hap!! akhirnya Maira dapat merebut cincin pernikahannya kembali. Namun, Alena dengan cepat mencoba merebutnya kembali. Sehingga terjadilah adegan saling tarik menarik, Alena yang licik tidak ingin mengalah pada Maira. Saat Alena sudah mendapatkan cincin pernikahan milik Maira kembali, Alena langsung mendorong dengan kuat dan kasar tubuh Maira agar menjauh darinya. Maira yang tidak memperhatikan keseimbangan tubuhnya langsung terhuyung ke jalan raya, dan tidak jauh dari Maira ada sebuah truk yang membawa barang-barang interior rumah yang akan melintas.

"AAaaa... " Teriak Maira , apakah ia akan tertabrak oleh truk itu Maira memejamkan kedua matanya.

"Tidak.. " Ucap Alena saat melihat itu.

Bersambung....

1
dewi_nie
mampir lagi Disni lagi kangen baca ceritanya..🤗🤗🤗
dewi_nie
mamir lagi Disni lagi kangen baca ceritanya..🤗🤗🤗
Lavinka
luar biasa 👍
💟노르 아스마💟
gk sabar nunggu karmax sheryl
dewi_nie
ditunggu up nya Thor...
💟노르 아스마💟
turu sulu lah ...beaok lanjut mak
💟노르 아스마💟
mantap
💟노르 아스마💟
daebakkkkkk....koh bayikk padamu
💟노르 아스마💟
second problem inthe begining...hihihi
💟노르 아스마💟
jgn buat sheryl jdi baik ...biar dia hncur makk
💟노르 아스마💟
konflik in the begining
💟노르 아스마💟
marathon dulu...lok ngantuk lanjut besok
keqx seru nih ...
Yulie Kalle
lama bener upnya thooorrrr
Dee
Assalamualaikum kak.
Aku suka ceritanya..
Mampir juga di novelku
-PEREMPUAN DAN LANGIT
-LUCA

Mari saling mendukung dalam berkarya.
Hiatus
good bgt
Hiatus
hi thor, aku hadir ya
yuk kita saling support. aku rate dan fav karya hebatmu.
salam dari Cinta Anya utk X^^
Atmiyatun Atmy
kenapa Alena malah jd punya sifat obsesif 🤔🤔
Yulie Kalle
cepet d pertemukan biarcmereka melalu masa " indahnya berpacaran
Renjana Bai Qian: Siap kakak 😊👍... tungguin aja yaa episode selanjutnya.. tetap stay reading di kisahnya Maira & abang Faris...🤗🤗
total 1 replies
Ika Sartika
😭😭😭😭😭😭😭
Ingka
Duh..nyesek Thor...😥
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!