NovelToon NovelToon
Kau Pura-pura Sekarat, Aku Pura-pura Mati

Kau Pura-pura Sekarat, Aku Pura-pura Mati

Status: sedang berlangsung
Genre:Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Percintaan Konglomerat / Identitas Tersembunyi / Bullying dan Balas Dendam
Popularitas:46.9k
Nilai: 5
Nama Author: KOHAPU

"Aku melakukan semua ini hanya untuk menguji cintanya. Apa dia dapat bertahan dengan aku yang penderita kanker dan miskin. Kalau tidak dapat bertahan, itu artinya dia tidak tulus. Dan tidak pantas memasuki keluarga Wiguna."

Felicia tertegun mendengar percakapan kekasihnya dengan teman-temannya. Dirinya melakukan dua pekerjaan sekaligus, hanya untuk mengobati kekasihnya yang menderita kanker. Hampir setiap hari memakan mie instan hingga sempat mengalami radang usus.

Tapi dua tahun itu hanya pengujian cinta?

Nona muda yang kabur dari perjodohan hanya untuk kekasihnya ini. Ternyata cintanya dianggap begitu murahan.

Dalam keputusasaan, Felicia mengemasi barang-barangnya. Memalsukan kematiannya agar tuan muda keluarga Wiguna tidak mencarinya lagi.

Dirinya menghubungi keluarganya, untuk pertama kalinya setelah 2 tahun.

"Ayah, aku bersedia menikah dengan Gabriel."

Wanita yang berkemas, akan ada saatnya meninggalkan segalanya.

"A...aku tidak akan mencintainya lagi..."

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon KOHAPU, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Asumsi

Tidak membutuhkan waktu yang lama kedua orang tua Romi tiba. Mata mereka menatap keadaan putranya yang masih tidak sadarkan diri dalam pengaruh obat penenang.

"Sebenarnya apa yang terjadi pada Romi?" Tanya Tia Wiguna kepada kedua sahabat putranya.

"Kami ingin pergi menemui Felicia, tapi dia tidak ada di tempat tinggalnya. Tetangganya mengatakan dia pergi ke danau mentari, di sana kami bertemu dengan pihak kepolisian dan tim SAR. Mereka menyatakan bahwa Felicia melakukan bunuh diri, dengan menenggelamkan dirinya di dalam air. Ini adalah fotocopy surat wasiatnya. Surat wasiat yang asli masih ada di tangan pihak kepolisian." Rio memberikan fotokopi selembar surat yang sebelumnya ditemukan bersama dengan alas kaki dan handphone Felicia.

Tia meraihnya, matanya menatap isi surat tersebut. Tidak mungkin Felicia meninggal, wanita itu selalu terlihat tegar dan tersenyum. Selalu berusaha dan berjuang untuk Romi. Tapi sekarang alasannya memutuskan untuk bunuh diri adalah karena tidak tahan memiliki kekasih yang penyakitan dan miskin, serta terlalu malu untuk pulang kepada orang tuanya.

Semuanya sama sekali tidak masuk akal bagi Tia Wiguna.

"Bagaimana bisa..." Entah kenapa air matanya mengalir, mungkin karena dirinya sudah menganggap Felicia bagaikan putrinya sendiri. Tangannya gemetar, seperti tidak menerima kenyataan yang terpampang di hadapannya.

Tidak mungkin rasanya Felicia yang begitu ceria mengakhiri hidupnya. Apa ini karena tamparannya di pesta topeng? Atau ini karena Romi yang keterlaluan berkali-kali menyakitinya.

"Dia orang baik... ini kesalahanku. Seharusnya aku tidak begitu keras padanya..." Tia memeluk fotokopi dari surat wasiat penuh rasa bersalah, air matanya mengalir tidak dapat dihentikan olehnya. Rasa sakit yang mendalam, Kenapa dirinya harus menguji wanita itu? Wanita yang selalu melakukan segalanya dengan senyuman dan ceria. Walaupun ternyata hidupnya begitu sulit…

“2 tahun kalian mengujinya. Walaupun aku pertama kali bertemu dengannya, tapi rata-rasanya dia memang bukan orang yang jahat.” Sanjaya Wiguna menghela nafas kasar menetap ke arah istrinya. Pria yang juga terlihat penuh rasa bersalah.

“Aku juga tidak tahu, aku hanya mengikuti saran dari Citra. Aku pikir semuanya juga masuk akal, melakukan uji coba seperti ini agar mendapatkan calon menantu yang baik. Tapi aku tidak menyangka Felicia akan putus asa hingga mengakhiri hidupnya sendiri. 2 tahun aku membuatnya dalam kesulitan, ini salahku…salahku sudah membunuh…” wanita yang menjambak rambutnya sendiri, terduduk di lantai. 

Dirinya benar-benar ketakutan, bukan ketakutan lebih tepatnya tapi terjebak dalam rasa bersalahnya. Bagaimana bisa dirinya membunuh orang sebaik Felicia. Bagaimana bisa dirinya mencurigai Felicia. 

“Jika dikatakan ini salah siapa, aku juga bersalah atas kematiannya. Saat pesta bertopeng aku ikut menuduhnya bahwa dia yang mencuri. Padahal aku baru pertama kali bertemu dengan calon menantu kita. Tidak seharusnya aku seperti itu…” Pria yang menghela nafas kasar, memeluk istrinya yang masih terduduk di lantai. 

Semua orang bagaikan penuh rasa duka dan rasa bersalah. Tommy melirik ke arah Rio, menghela nafas kasar.”Bukankah kita juga bersalah dalam hal ini? Terkadang pengujian cinta yang kita lakukan keterlaluan. Membully seseorang hingga mengakhiri hidupnya. Aku selalu mencurigai Felicia. Tidak pernah mendengarkan penjelasannya, hanya mendengarkan penjelasan Citra.”

Tommy hanya dapat menunduk, duduk di atas sofa, pria itu terdiam tidak bergerak sama sekali. Jelas Rio dapat melihat rasa bersalah ada dalam diri sahabatnya. Semua orang bagaikan diliputi rasa duka dan tidak dapat berpikiran jernih. 

Suara ketukan pintu terdengar, Kimi berada di sana. Wanita itu memasuki kamar rawat tanpa permisi. 

“Aku sudah mendengar tentang berita kematian Felicia. Aku turut berduka…” wanita itu menunduk menggunakan pakaian serba hitam. 

“Kamu tahu dari mana Felicia sudah meninggal?” Rio mengerutkan keningnya. 

Kimi menitikan air matanya, meraih sapu tangan kemudian menghapus air matanya yang sedikit mengalir.”Belakangan ini aku lumayan dekat dengan Felicia. Dia sebenarnya bukan orang jahat. Aku sendiri tidak mengerti kenapa kalian mengujinya. Seorang gadis yang rela meninggalkan keluarganya hanya untuk pria yang dicintainya. Rela hidup susah selama beberapa bulan saja sudah cukup. Tapi kalian melakukan pengujian selama 2 tahun. Bukan hanya itu, kalian benar-benar membuat hidupnya begitu susah…”

Wanita itu menangis sesegukan, pakaian hitam yang digunakannya membuatnya terlihat lebih menyedihkan. 

“Kalau kamu cuma mau membuat suasana menjadi lebih suram lebih baik tinggalkan tempat ini.” Rio mengangkat sebelah alisnya. Tidak mengerti apa sebenarnya tujuan Kimi.

Kimi mengalah nafas kasar. Kemudian melangkah mendekati mereka.”Coba kalian ingat sekali lagi. Apa alasan kalian semua membully Felicia hingga dia mati. Apa alasan kalian melakukan semua ini. Termasuk kamu…Rio…dengan alasan keadilan dan kesetiakawanan, kamu melakukan semuanya. Sedangkan aku, Aku berteman dengan Citra, karena ingin memanjat status sosial. Jujur saja karena itu aku ikut membully Felicia. Tapi aku tidak pernah membullynya secara langsung. Atau melakukan hal-hal yang menyakitkan, paling aku hanya mengatainya miskin.”

Kimi mulai duduk di tepi tempat tidur, lebih tepatnya di tempat tidur di mana Romi tengah berbaring saat ini. 

“Pada kenyataannya wanita itu sudah mati. Satu-satunya orang yang paling diuntungkan saat ini adalah Citra.” Kimi terlihat tersenyum, perlahan membelai pipi Romi yang tengah tertidur akibat pengaruh obat penenang. 

“Apa maksudmu!? Kamu menuduh Citra yang melakukan semuanya!? Citra tidak begitu buruk, dia memang membenci Felicia tetapi—” kalimat dari Tommy di sela. 

“Citra berakting di depan kalian, tapi tidak pernah berakting di depanku. Itu karena aku membutuhkan pergaulan kelas atas. Sedangkan kalian adalah teman-teman masa kecilnya. Dia mengatakan terus terang padaku, menyuruhku untuk ikut membully Felicia agar Felicia menyerah. Kemudian meninggalkan Romi untuknya!” Suara bentakan Kimi terdengar.

Wanita yang memang tidak tanggung-tanggung, uang sudah masuk ke rekeningnya. Tidak disangka semalam Felicia mentransfer uang lebih, sekitar 75 juta. Felicia menyebutnya pemberian kepada teman. Karena itu Kimi juga akan melakukan pembalasan yang sepadan, walaupun tidak disuruh sama sekali. 

“Tidak mungkin Citra berbuat seperti itu!” Lagi lagi Tommy membentak tidak percaya. 

Tia yang pada awalnya terisak, menitikan air matanya. Kembali diam tertegun sesaat, matanya menoleh ke arah Kimi.

“Citra memang yang menyuruhku. Citra yang mempengaruhi ku untuk membunuh Felicia. Setiap kali aku mengatakan pengujian ini sudah cukup. Citra selalu mengatakan bahwa Felicia terkadang merayu pelanggan ketika mengantarkan pesanan. Citra yang suka memberikan bukti ambigu. Menyuruhku melanjutkan pengujian, bahkan mempersulit Felicia. A…aku ingat…Citra yang menghasutku melakukan semuanya.” Tangan Tia gemetar, wanita yang bagaikan baru mengingat segalanya. Logikanya baru berjalan. 

“Jadi…Felicia memang bunuh diri. Tapi aslinya dibunuh oleh opini opini yang diciptakan oleh Citra kepada kalian. Kalian yang termakan oleh kata-kata Citra, menunjuk begitu kejam ke arah Felicia.” Kimi masih berdiri di saat ini, bagaikan seorang jaksa penuntut umum. Wajahnya tersenyum menyeringai, ini akan menjadi hal yang menarik. 

“Kimi stop! Jangan membuat mereka menyalahkan Citra! Daripada menyalahkan Citra lebih baik kita menyelidiki dengan benar penyebab kematian Felicia! Aku yakin ini bukan kasus bunuh diri. Tapi kemungkinan besar pembunuhan.” Rio menghentikan kata-kata Kimi, tidak ingin kimi memperkeruh keadaan.

Sedangkan Kimi diam-diam tersenyum mendengar asumsi Rio.

1
Biyan Narendra
next thoor
ryuka
wkwkwwk.. kimi jgn ampe serangan jantung 🤣🤣🤣🤣🤣
Biyan Narendra
kimi yg nerima pakwt
saya yg tegang
Nur Halida
mampus beneran kalian ... hahahaha aku tertawa jahat😁
Ufiyyyy
trnyata dwika blm tau ttg kbr trbaru dr felicia.
Ufiyyyy
kimi trkejoooottt🤣🤣🤣
yula
💪💪💪💪💪thor
yesi yuniar
hanya kimi yang paling bahagia diantara teman2 romi dan citra lainnya 😆
Nur Wahyuni
memang benar dwika dan citra mati aja sekalian 😄😄😄
Lina Sofi
hancur kan citra busuk ganggu orang pacaran aja pdhl dia sendiri penyakitan
Fa'iqoh Siti Elok
memang mampus kalian,
Indar
skr tahu kan Kimi seberapa kayanya Felicia dan kamu tdk akan rugi dan direndahkan kl berpihak pada Felicia ☺️☺️
Fa'iqoh Siti Elok
syiok kimi, wkwkkwkkwkk kejutan yang luar biasa
Lina Sofi
shock berat banget Kimi tau nama asli y keluarga kaya tp d permainan kan betapa bodoh y pasti mikirin y 🤣🤣🤣🤣
🍁 Fidh 🍁☘☘☘☘☘
merdekaaaaaaaaa💪💪💪💪💪💪💪💪😍😍😍😍😍😍😍😍😍😍😍😍😍
🍁 Fidh 🍁☘☘☘☘☘
😍😍😍😍😍👍👍👍💪💪💪💪💪
Nur Wahyuni
kimi ketiban rejeki nomplok... dapat temen super kaya dan barang2 mewah juga😄😄..
yula
💪💪💪💪💪thor
Iam Just
aw 🥰 smga aja pernikahan nya berjalan lancarr
yesi yuniar
awas pingsan kim....
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!