NovelToon NovelToon
SCANDAL Part II: To Cacth A Star

SCANDAL Part II: To Cacth A Star

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / Nikahmuda
Popularitas:6.1k
Nilai: 5
Nama Author: Jee Jee

SCANDAL Part II: To Catch a Star

Sinopsis:

Bagi dunia, Galasky Ardayana (35 tahun) adalah definisi kesempurnaan. Aktor papan atas yang telah merajai layar kaca selama 12 tahun, pewaris tunggal Ardayana Group yang membangkang, dan pria lajang yang paling diinginkan se-Indonesia. Namun, di balik lampu spotlight, Gala adalah pria yang "mati rasa". Pengkhianatan di masa kuliah membuatnya menutup pintu hati rapat-rapat, lebih memilih hidup sebagai "perjaka tua" daripada harus terluka lagi.

Namun, ketenangannya hancur saat Airaya Greline Pradipta (19 tahun)—putri dari sahabat karibnya sendiri, Elang Adytama—muncul kembali sebagai gadis dewasa yang luar biasa cantik... dan sangat berani.

Yaya tidak main-main. Dia tidak peduli dengan perbedaan usia 16 tahun. Dia juga tidak peduli kalau Gala adalah orang yang sering menggendongnya saat ia masih bayi. Bagi Yaya, Gala adalah satu-satunya pria yang harus ia taklukkan.

"Om Gala, jangan sok jual mahal. Daripada diledekin perjaka tua terus sama

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Jee Jee, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

34

Baru saja semalam dibuat lemas kena mental akibat kejutan cincin seharga ginjal di bawah citylight Jakarta, pagi ini Aira kembali dijatuhkan dari langit oleh kelakuan ugal-ugalan Galasky Ardayana. Begitu seluruh proyek film terbarunya resmi dinyatakan wrap alias rampung total, Gala langsung memesan dua tiket first class menuju Pulau Dewata.

Bali menjadi destinasi pelarian paling sempurna bagi pasangan tunangan rahasia ini. Di bawah langit Lembang kemarin mereka belajar jujur, di Jakarta mereka mengikat janji, dan di Bali... mereka resmi melancarkan aksi pre-honeymoon liar yang kedoknya adalah liburan kelar syuting!

"Om... ini kita beneran mau foto-foto pake gaun putih begini? Ini namanya prewedding, Om Gala! Bukan foto kenang-kenangan biasa!" seru Aira heboh di dalam kamar vila mewah berkonsep private infinity pool yang menghadap langsung ke arah tebing pantai Uluwatu.

Aira menatap pantulan dirinya di cermin besar. Dia terlihat luar biasa anggun dan seksi mengenakan backless maxi dress sutra berwarna putih bersih yang mengekspos punggung mulusnya hingga ke batas pinggang rampingnya. Rambut panjangnya ditata bergelombang alami khas beach vibes, dan tentu saja, cincin berlian mewah pemberian Gala semalam melingkar kokoh di jari manisnya.

Gala yang baru saja selesai memakai kemeja linen putih longgar dengan celana kain senada berjalan mendekat dari arah belakang. Ketampanan aktor itu pagi ini bener-bener spek dewa-dewa mitologi Yunani. Dia melingkarkan tangan besarnya yang hangat di pinggang Aira, menempelkan dada bidangnya pada punggung polos gadis itu hingga Aira refleks mendesah pelan karena sensasi hangat yang tiba-tiba.

"Gak usah banyak protes, Yaya. Mumpung Om bawa tim fotografer dan kameramen paling terpercaya yang udah sepuluh tahun kerja bareng Om di industri film. Mereka gak bakal berani bocorin satu foto pun ke media sosial atau akun gosip kalau gak mau gua tuntut bangkrut," bisik Gala dengan suara bariton rendahnya yang serak dan parau, sukses membuat bulu kuduk Yaya merinding indah. "Ini murni buat kenang-kenangan kita berdua di kamar utama. Biar gua punya alasan buat cepet-cepet seret bapak lu ke meja akad pas dia balik dari China."

Sesi prewedding dadakan itu pun berjalan dengan sangat profesional namun pekat oleh aura erotisme dan cinta yang mendalam. Mereka mengambil beberapa sudut foto di sekitar area vila—mulai dari berpose pelukan intim di tepi kolam renang yang menyatu dengan birunya lautan, hingga adegan Gala menindih lembut tubuh Yaya di atas sofa rotan luar ruangan dengan latar belakang sunset Bali yang legendaris.

Setiap kali kameramen mengarahkan lensa, akting romantis Gala bener-bener natural tanpa perlu arahan sutradara. Tatapan mata Gala begitu lembut memuja dan dipenuhi kabut kepemilikan pada tubuh ramping Aira.

"Oke, Bang Gala, Yaya... tahan posisi itu! Bagus banget! dapet parah!" seru si fotografer bersemangat dari balik kameranya, bener-bener takjub melihat bosnya yang biasanya sedingin semen cor-coran sekarang berubah jadi budak cinta akut di depan anak gadis Elang Adytama.

Begitu malam pertama mereka di Bali tiba dan tim fotografer sudah pamit kembali ke tempat mereka sendiri, suasana vila VVIP Uluwatu itu mendadak berganti menjadi sangat panas sekaligus sunyi. Hembusan angin laut yang kencang di luar berpadu kontras dengan kehangatan intens di dalam kamar utama.

Aira sedang berdiri di balkon, menikmati suara deburan ombak di bawah tebing. Namun, tubuhnya langsung menegang kaku saat merasakan sepasang lengan kekar Gala kembali menyergapnya dari belakang, menariknya masuk ke dalam kamar tidur luas yang wangi aromaterapi stroberi dan melati.

"Om... ih, Yaya capek tahu seharian senyum depan kamera..." rengek Aira manja, mengerucutkan bibirnya judes mencoba mencari celah aman.

Gala tertawa rendah—suara tawa berat yang seksinya gak masuk akal di kuping Aira. Pria dewasa itu langsung menendang pintu kaca balkon hingga menutup dan mengunci otomatis, mengisolasi mereka berdua dalam dunia pre-honeymoon yang sesungguhnya.

Tanpa banyak kata, Gala mengangkat tubuh lemas Yaya dalam gendongan bridal style, membawanya langsung menuju atas seprai kasur mewah yang masih rapi. "Tadi katanya ini sesi pre-honeymoon, Tuan Putri? Jadi jangan harap Om bakal kasih kamu rem buat istirahat malam ini," bisik Gala berat tepat di depan bibir merah merona Yaya.

Malam itu, di bawah pendar lampu tidur Bali yang kuning eksotis, pakaian linen putih mereka satu per satu terlepas asal ke lantai marmer. Kebrutalan hasrat pria dewasa Gala kembali dieksekusi dengan ritme yang panjang, dalam, dan penuh tuntutan gairah cinta yang bergejolak hebat

Aira yang awalnya selalu sok suhu menggoda, malam ini bener-bener dibuat menangis manja, meremas kuat pundak tegap Gala yang dipenuhi keringat tipis penyatuan mereka di atas kasur yang kini sudah berubah berantakan bak kapal pecah.

"Om Gala... ahh... perih, ampun... Om pelan-pelan huaaa..." isak Aira pasrah di bawah kendali posesif sang aktor terbaik.

Gala seolah tuli oleh kabut nafsu dan cintanya, dia terus memimpin permainan dengan dominasi, mengunci takdir sang Tuan Putri Adytama semakin erat dan dalam di bawah romantisnya malam Pulau Dewata, meninggalkan sejarah baru bahwa bujang lapuk itu bener-bener sudah hanyut tanpa sisa di dalam pesona wanitanya.

1
Ana Wahyu Fajri
sukaa,,sukaaa😍
Ana Wahyu Fajri
malu banget om Gala🤣
jhiee: 🤣🤣🤣 wkwkwk
total 1 replies
Ana Wahyu Fajri
ayo Yaya,,lanjutkan godaanmu🤭
jhiee: berat ini mah godaan gala😭
total 1 replies
Desy Bengkulu
wala mak posesifnyoooo
langsung di kurung yeeee
🤣🤣🤣🤣🤣🤣om om mateng satu ini emang beda
jhiee: wkwkwk iya dong🤣 tapi maklum aja si Aira emang segenit itu🤣🤣
total 1 replies
Desy Bengkulu
wah si gala lebih serem dari elang ternyata yee gila🤣🤣🤣
jhiee: hahahah🤣🤣 salahin aja tuh om om yang lain, eh salahin aja si elang yang bilang dia gak ada nafsunya sama anak kecil🤣
total 3 replies
jhiee
ya bingung juga beb😭 masa gala jadi penjahat sih.. yang rubah licik kan si yaya🤧
Desy Bengkulu
aku komen satu rangkap aja ya beb
di sini kesannya gala jadi tersangka yang paling jahat ya ?!
Desy Bengkulu
hihihihi kayk mbak kunti aku beb cekikikan sendiri seneng banget up cerita yang ini
semngat beb , aku selalu menanti karya2 mu love you😘😘😘😘😘
jhiee: love you to🥺
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!