NovelToon NovelToon
Air Mata Istri Pertama

Air Mata Istri Pertama

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Penyesalan Suami
Popularitas:18k
Nilai: 5
Nama Author: peony_ha

Demi rasa iba, Arhan menikahi Dira, seorang gadis yatim piatu yang baru kehilangan kedua orang tuanya. Dira mengira pernikahan itu adalah awal dari kehidupan yang penuh kasih sayang. Nyatanya, ia hanya dijadikan istri untuk mengurus rumah, melayani suami, dan merawat ibu mertuanya.

Lima tahun berlalu tanpa kehadiran buah hati. Dira terus menyalahkan dirinya karena dianggap mandul. Ia tak pernah tahu bahwa setiap hari Arhan memberinya pil KB yang dikemas sebagai obat penyubur agar ia tak pernah mengandung.

Ketika alasan "mandul" itu digunakan Arhan untuk menikahi wanita yang sejak dulu dicintainya, hati Dira hancur. Lebih menyakitkan lagi, ia tak sengaja mendengar percakapan yang mengungkap bahwa selama ini dirinya hanyalah seorang babu yang sengaja dipertahankan sampai wanita pujaan Arhan kembali.

Namun, semua kebohongan memiliki waktunya untuk terbongkar. Saat rahasia pil KB akhirnya terungkap, penyesalan mulai menghantui Arhan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon peony_ha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Mantan Suami Dira

Pagi di kediaman Winata, Arya sudah tampak rapi dengan kemeja putih dan dibalut oleh jas berwarna navy serta dasi dengan warna yang senada dengan jas. Pria dengan potongan rambut classic side part itu tampak tampan pagi ini, pahatan wajah yang sempurna, dengan rahang tegas serta hidung yang mancung.

Sepatu pentofel yang mengkilat mengg ma memenuhi setiap lorong yang ia injak, langkah yang selalu mantap penuh dengan ketegasan dan sinar percaya diri. Arya Winata seorang pengusaha muda sukses dengan pesona yang sangat memikat banyak kaum wanita.

Dari langkah yang berlawanan, dari lorong sebelah kiri. Dira keluar dari kamar dengan balutan dress yang berwarna biru muda, tampak anggun dengan hiasan beludru dibagian tangan dan bagian ujung dress bawah lutut. Dira yang sudah rapi, wajah cantiknya ia hiasi oleh riasan tipis tidak berlebihan, rambutnya ia gerai dengan ujung yang dibuat curly, wangi bunga Jasmin dan teh sudah menjadi khas Dira, wangi yang sangat menenangkan, begitu lembut tidak menyengat.

Dira melangkahkan kaki dengan posisi wajah yang menunduk, tangannya sibuk merapikan pakaiannya yang terlihat kusut pada bagian tertentu. sudah menjadi rutinitas Dira di hari kerja, ia akan pergi bekerja di butik milik Bu Mira, lambat Laun desai yang Dira buat mulai dilirik oleh beberapa pelanggan setia Bu Mira, hal itu sontak membuat Dira semakin semangat untuk bekerja dan semakin giat menekuni bidang desainnya.

Setiap langkah itu dihiasi oleh keanggunan yang sangat kontras dengan langkah tegap milik Arya yang tinggal beberapa langkah lagi keluar dari lorong kamarnya.

Dug.

Dira yang sedang menunduk tidak sengaja menubruk dada bidang Arya, tubuhnya yang lebih ringan dari Arya sontak terpental kebelakang, tapi refleks Arya menahan punggung Dira dengan tangan kirinya, sementara tangan kanannya menjadi tumpuan, tangan Dira untuk menahan bobo tubuhnya yang akan jatuh ke lantai.

Hentakan tubuh itu membuat posisi Arya dan Dira hanya berjarak beberapa senti saja, bahkan posisi wajah mereka sangat dekat, dengan hidung mungil milik Dira menyentuh hidung mancung milik Arya, sorot mata tegas itu menatap lekat binar mata pavoritnya. Mata indah milik Dira, yang selalu membuat Arya tenggelam dalam keindahan manik bercahaya itu.

Waktu terasa berjalan lambat, posisi Arya yang masih betah menahan tubuh Dira dengan posisi tubuh yang membungkuk, sementara Dira masih terhanyut dalam keindahan wajah dihadapannya, pria yang ia anggap sebagai kaka kini telah diam-diam mengusik hatinya, wanita mana yang tidak akan terbawa perasaan jika ia diperlakukan bak putri dan selalu menjadi prioritas utama.

"Ekehmmm, kalian masih betah saling pandang seperti itu?" Bu Mira muncul. Membuyarkan dua insan yang sedang terlena dalam keindahan rupa dihadapannya masing-masing.

"Ekh...Ra." Perlahan Arya menarik tubuh Dira, memposisikan tubuh mungil itu dengan baik.

"Maap mas, Dira tadi jalannya gak liat jalan, jadi nubruk bahu mas Arya." Dira berucap, ada semburat merah tersamar pada pipi putih mulusnya.

"Gapapa Ra, untung yang ditubruk bahu mas. Coba kalau bahu pria lain, bisa berabe nanti." kata yang terdengar ambigu keluar lagi dari bibir Arya, membuat degupan jantung didalam rongga dada Dira makin berdegup kencang.

"Ekehm, udah bisa gombal ini bapak satu anak ini. Ibu anggap patung disini?"

"Tante...."

"Iya, Ra. itu pipinya merah gitu kenapa? Udah punya blus on alami ya sekarang?" Bu Mira semakin gencar menggoda dua insan itu. Membuat Dira semakin melongo dan mencoba itu menekan pipinya yang terasa panas.

*

Arya benar-benar tidak bisa dibuat fokus dengan pekerjaan nya hari ini. Alasan yang pertama wajah Dira yang terus muncul di otaknya, wajah Dira yang bersemu kemerahan kala ujung hidung mereka tidak sengaja bertemu, serta pipi Dira yang semakin bersemu kala digoda Bu Mira. Alasan yang kedua tentang trek record kehidupan Arhan yang sedang ia selidiki bersama dengan asistennya Revan.

Kecurigaan Arya tentang Arhan sebagai matan suami Dira itu semakin kuat, dilihat dari tanggal sidang perceraian yang sama.

Tok tok tok.

Revan masuk dengan membawa beberapa berkas ditangannya.

"Semua bukti sudah ada didalam map ini pak, nama istri serta foto dan beberapa cerita yang bersumber dari sahabat mendiang ibu Arhan sendiri." ucap Revan mantap, Arya hanya menatap map berwarna biru itu, kemudian menegakkan tubuh lalu membukanya.

"Saya ingin mendengar cerita darimu terlebih dahulu sebelum saya membuka berkas ini."

Revan mengangguk mantap, "Nama manta istri pak Arhan adalah Nadhira Oktora pak."

Seketika Arya mengeraskan rahangnya, nama seorang wanita yang selalu ia jaga dengan sangat baik, malah disia-siakan dan dihormati oleh suaminya.

"Lanjut!" Arya dengan suara yang lebih tegas, garis uratnya amarahnya makin mengerat kala mendengar penjelasan yang dari Revan. Dira dinikahi hanya untuk dimanfaatkan saja, sebenarnya untuk hal ini Arya sudah tau karena Bu Mira sudah menceritakannya, tanpa detail nama manta suaminya Dira.

"Lebih parahnya lagi pak," ternyata Revan memiliki minat gosip yang sangat kuat dibanding dengan kerja di ruang ber AC yang sangat membuatnya suntuk.

"Bu Nadhira ini pernah keguguran karena ulah dari istri kedua, namanya Ayu pak. Ayu dengan sengaja menangkis kaki Dira saat Dira hendak turun tangga."

"Kalau bapak mau melihatnya, saya punya rekamannya. Mendiang ibu dari pak Arhan telah mengirim video rekaman cctv ini pada sahabatnya."

Amarah Arya semakin naik ke ubun-ubun, ini tidak bisa ditolerir lagi. Dira wanita yang sangat ia sayangi hampir kehilangan nyawa yang diakibatkan oleh istri kedua Arhan, dan Arhan tidak bertindak tegas akan hal ini.

Revan sadar, kini bosnya tangan mengepalkan tangan dengan urat yang timbul, sorot matanya dipenuhi oleh kilatan amarah yang sangat terlihat jelas.

Membuat benak Revan bertanya-tanya. Mengapa bosnya bisa semarah itu.

"Besok saya akan memanggil Arhan." suara Arya jauh lebih tenang.

"Sebelum kamu pergi dari ruangan saya, tolong urus pembelian perhiasan yang sudah saya pesan."

"baik pak."

Kemudian Revan dengan tangan yang bergerak lincah pada tab mulai melakukan transaksi dengan apa yang sudah dipesan oleh bos nya itu.

Seketika kedua matanya melebar sempurna.

"Perhiasan seharga tujuh ratus juta?"

Bersambung.

1
Ma Em
Semoga Dira dan Arya selalu bahagia 🤲🤲.
Lembayung: aamiin makasih ya kak...🙏
total 1 replies
cinta semu 2
attow 🤣🤣g kuuuuaaaaaattttttt
Lembayung: tahan kak tahannn😭
total 1 replies
cinta semu 2
suka banget
cinta semu 2
kok pas banget baca episode bulan madu mana malam Jum'at lagi 🤣🤣🤣mana suami ....suami mana ya🤣🤣😄😄
cinta semu 2: di maafkan 😄😄 terima kasih sungguh karya u bikin candu ... love sekebon..❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️
total 2 replies
Ma Em
Semoga Dira dan Arya selalu bahagia dan segera diberi momongan .
Ma Em
Arhan penyesalanmu sdh terlambat dan tdk ada gunanya silahkan nikmati penderitaan taan yg kamu alami bersama istri pilihanmu dan cinta pertamamu , selamat untuk Dira dan Arya semoga selalu bahagia dan segera diberi momongan 🤲🤲🤲.
Ma Em
Selamat untuk Dira dan Arya karena skrg sdh sah menjadi suami istri , semoga pernikahan Dira dgn Arya langgeng sakinah mawadah warohmah hanya maut yg memisahkan , untuk Arhan selamat menyesal karena sdh membuang Dira
Ma Em
Arhan sekarang mantan istrimu jadi istri atasan mu terima dan ikhlaskan Dira bahagia bersama suami yg sangat mencintai Dira , si Ayu sdh kalah dari Dira .
Ma Em
Ditunggu pernikahan Dira dgn Arya , juga ditunggu kehancuran dan penyesalan Arhan yg sdh membuang berlian hanya untuk memilih batu kali yg tdk berharga .
cinta semu 2
heran segitu polos ny sampai di tipu mentah2 masih g peka...biasa ny feeling istri tu tajam nah ni kok kayak aneh 🤔
Dibalik Senja
Sombongnya arhan,tabur tuai iku nyata loe arhan
Dibalik Senja
Secepatnya cerai dan biarkan dira bahagia
Dibalik Senja
Mereka sama2 jht
Dibalik Senja
Semoga keguguran biar dira tdk terikat dngn laki2 bejat itu
Dibalik Senja
Arhan smpah menjijikan tdk tau malu
Dibalik Senja
Minta cerai dira
Dibalik Senja
Awak binggung mau ngomong apa krn klu sdh cinta memang susah untuk diingtkan
Dibalik Senja
Yg sbr dira pkoknya jngn buang2 tenaga untuk lk2 bejat dan jht kyk itu
Dibalik Senja
Lebih baik gk usah pny anak dngn laki2 bjt iku dira ,pergilah cari bahagiamu
Dibalik Senja
Jngn2 dira adeknya yg hilang,ayo dira sadar suamimu iku jht
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!