NovelToon NovelToon
Ada Negara Diantara Kita

Ada Negara Diantara Kita

Status: tamat
Genre:Romantis
Popularitas:801.2k
Nilai: 4.8
Nama Author: willyandarin

Berawal dari pertemuan pertama kali di salah satu mall di daerah Bekasi, dimana mereka yang bekerja sebagai SPG/SPB di salah satu toko HP. Pertemuan pertama tidak terduga itu ternyata berujung dengan CINTA, namun Wulandari selain bekerja menjadi SPG ia juga kuliah di salah satu kampus di daerah Jakarta dan juga bekerja sebagai Staff administrasi di daerah Jonggol. Singkat cerita Ibrahim mendaftarkan diri untuk menjadi salah satu angota Prajurit Tentara Angkatan Laut (AL). Lika liku percintaan mereka di uji oleh hadirnya banyak Wanita di sekitar Ibrahim dan membuat Wulan ragu akan keseriusannya. Jarak yang membuat mereka di pisahkan oleh Negara karena pekerjaan Ibrahim itu.

"Apakah hubungan Wulan dan Ibrahim akan bersatu di pelaminan atau Apakah Wulan dan Ibrahim akan menjadi teman saja?"

Mari kita simak saja...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon willyandarin, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

34. ANDK

Tanjuk priuk , Jakarta Utara pukul 10.00 WIB di kapal Ibrahim bekerja.

Ibrahim tiba di tempat kerja nya lalu ia mulai untuk mengirim pesan kepada Wulan bahwa ia telah sampai di Jakarta dengan selamat.

" Assalamuallaikum Lan aku sudah sampai ini di kapal."Ucap Ibrahim sambil mengirim foto selfie nya yang telad berada di kapal.

"Waalaikumsalam Mas, Oh yasudah kamu istirahat saja karena capek kan baru tiba di jakarta?" Tanya Wulan tersenyum.

"Iya ini mau istirahat kok. Hari ini kamu pulang jam berapa ?" Terus aku jemput ya , Karena aku mau kasih sesuatu buat kamu jadi kamu tidak boleh nolak ya." Ucap Ibrahim tegas.

"Hah hadiah apa Mas ?" Tanya Wulan terkejut dan penasaran. Karena baru pertama kali Ibrahim kasih hadiah buat Wulan.

" Rahasia dong, Masa aku kasih tau sama kamu apa isi hadiah nya nanti malah tidak suprise buat kamu." Ucap Ibrahim tersenyum.

" Serius kamu mau kasih hadiah Mas ?" Tanya Wulan memastikan lagi.

" Iya dong sayang aku serius, Emang pernah aku bohong sama kamu ?" Tanya Ibrahim

" Tidak sih Mas, Yasudah nanti kamu bisa jemput aku pukul 19.00 WIB di tempat kerja aku ya Mas." Ucap Wulan.

"Baik lah , Nanti aku jemput ya di sanah."Ucap Ibrahim.

"Yasudah nanti lagi ya Mas, Aku mau kerja dulu ya. Sampai ketemu nanti Mas." Ucap Wulan tersenyum

" Iya sayang." Jawab Ibrahim tersenyum.

Wulan senyam senyum sendiri melihat isi pesan dari Ibrahim yang buat Wulan karena ini pertama kali nya ia di kasih hadiah.

Wulan melanjutkan pekerjaan nya lagi dengan penuh gembira dan tersenyum.

"Cie senyum-senyum sendiri kenapa sih ? Cerita dong sama aku kenapa ? Aku penasaran tau." Tanya Diana yang menaikan satu alis nya.

"Iiissshhh Mba Diana selalu merusak mood aku saja yang lagi senang nih." Jawab Wulan yang kesal.

"Hahaha iya iya maaf deh." Ucap Diana yang mengoda Wulan.

Mereka melanjutkan pekerjaannya lagi sebelum jam pulang berbunyi.

SKIP

Di satu sisi di tempat Ibrahim

" Aku sudah sampai yang." Ucap Ibrahim mengirim pesan kepada Rahayu.

"Oh iya Mas. Terimakasih ya hadiah nya aku suka." Jawab Rahayu.

"Iya sama-sama sayang." Ucap Ibrahim.

Ibrahim pun duduk di sofa sambil senyam senyum sendiri melihat isi pesan.

"Eeehhhmmm. Ada yang lagi senang ini." Ucap Dika yang mengoda temannya.

"Aaahhh kamu merusak mood aku saja sih." Jawab Ibrahim yang kesal.

"Jadi gimana ini kita mau lanjutin rencana kedua kita untuk menilai mana yang lebih baik dari kedua calon kamu ?" Tanya Dika menaikan satu alis nya.

"Aku ragu Dik , Apa sebaik nya tidak usah saja ya ?" Jawab Ibrahim Ragu.

"Terus maksud kamu semua berjalan dengan begitu saja ?" Tanya Dika yang heran.

" Iya seperti nya begitu." Jawab Ibrahim tersenyum.

"Tidak boleh seperti itu bro, Kita sebagai salah satu Abdinegara itu harus menghormati wanita ingat dengan nilai-nilai yang terkandung di dalam seorang prajurit tidak boleh menyakiti perasaan wanita dan tidak boleh membuat wanita bersedih. Jadi kalau emang kita sayang harus perjuangkan dan kalau kita tidak ada perasaan lebih baik mundur saja. Kita boleh memilih yang terbaik tapi tidak menyakiti." Ucap Dika.

Kurang lebih seperti itu ucapan Dika mohon maaf Author lupa.

"Iya aku tau kok itu. Aku juga sadar tidak bisa memilih ke dua nya." Jawab Ibrahim.

"Yasudah lebih baik kamu shalat istikharah sanah supaya dapat ketenangan dan gambaran yang terbaik." Ucap Dika.

Ibrahim hanya mengaguk dengan ucapan Dika.

Akhir nya mereka beristirahat sebelum turun piket jaga di kapal.

"Ada benar nya juga ucapan nya tadi apa aku harus memperkenalkan Wulan kepada mereka ya?" Gumam Ibrahim.

Tidak lama kemudian mereka tertidur dengan lelapnya.

Pukul 17.00 WIB di kantor Wulan pun mengirim pesan kepada Ibrahim dan memastikan kalau nanti jadi jemput atau tidak.

" Assalamuallaikum mas, Kamu jadi aku jemput aku tidak ?" Tanya Wulan.

" Mas aku sudah selesai bekerja ini." Ucap Wulan.

"Mas ih bales kamu jadi apa tidak ?" Tanya Wulan kesal.

"Apa aku telpon saja ya ?" Tapi kalau aku telpon ganggu tidak ya ?" Tapi kalau tidak telpon aku harus nunggu berapa lama ?" Gumam Wulan yang bertanya - tanya di dalam hati nya.

"Yasudah deh aku telpon saja dari pada aku penasaran."Batin Wulan.

Tidak lama kemudian Wulan menelpon Ibrahim.

Kring...Kring...Kring...

Namun tidak di angkat oleh Ibrahim.

"Ah kamu kemana sih Mas ?" Tanya Wulan di dalam hati yang kesal

"Yasudah lah aku tunggu saja mungkin dia sedang di jalan menuju ke sinih." Ucap Wulan yang berpikir positif

Jam sudah menunjukan pukul 18.00 WIB suara adzan berkumandang dan Wulan menunaikan shalat magrib dahulu di masjid sebelum Ibrahim tiba. Setelah Wulan selesai shalat dan di cek ponsel nya tidak ada jawaban dari Ibrahim. Akhirnya Wulan menelpon kembali kepada Ibrahim.

Kring...Kring...Kring

Berkali-kali Wulan telpon namun tidak ada jawaban dari Ibrahim

"Aaahhh kamu kemana sih Mas!" Teriak Wulan yang kesal dan di dengar oleh jamaah yang sedang keluar untuk pulang ke rumah

Suara desas desus warga yang habis shalat tersebut terdengar oleh Wulan namun tidak di hiraukan oleh Wulan karena di hatinya sedang gelisah dan moodnya berantakan.

Tiba-tiba pak Ustad menghampiri Wulan yang sedang duduk di samping mushalah yang sedang kesal.

" Assalamuallaikum Mba, Ada apa Mba kok muka nya seperti itu ?" Apa ada masalah ?" Tanya Pak Ustad tersebut kepada Wulan.

" Waalaikumsalam Pak, Tidak ada apa-apa kok Pak."Jawab Wulan tersenyum.

"Yasudah kalau tidak ada apa-apa. Lalu saya lihat mba bukan warga di sinih ya ?" Jawab Pak Ustadz.

"Iya pak saya bukan Warga di sinih. Saya di sinih hanya sedang menunggu di jemput oleh pacar saya terus saya coba hubungi pacar saya tidak di angkat dan tidak ada jawaban nya." Ucap Wulan bersedih.

"Oh jadi seperti itu mba. Saya rasa sepertinya pacar mba tidak jadi menjemput karena hari sudah semakin malam." Jawab Pak Ustadz tersenyum.

"Tapi saya yakin pak dia pasti akan jemput." Jawab Wulan yakin.

"Yasudah Mba kalau begitu kita tunggu saja ya. Jika memang tidak jemput mba lebih baik pulang saja karena seorang wanita tidak baik menunggu sendirian seperti ini dan saya temanin ya mba takut nanti terjadi sesuatu sama mba." Ucap Pak Ustadz.

"Tidak usah pak takut ngerepotin saya tidak apa-apa nunggu sendiri saja di sinih." Ucap Wulan.

"Tapi mba kan tidak tau daerah sinih aman atau tidak nya." Jawab Ustadz.

"Benar juga yang di katakan oleh pak Ustad ."Batin Wulan.

"Apa iya aku harus di temanin oleh beliau ?" Tapi aku takut kalau di temanin oleh pria asing yang tidak aku kenal." Batin Wulan

"Mba...Mba...Mba kok melamun."Jawab Pak Ustadz menyadarkan Wulan.

"Eh maaf pak, Yasudah deh pak saya boleh minta bapak temanin saya saja sampai saya di jemput oleh pacar saya." Jawab Wulan ragu.

"Yasudah mba saya temanin, Lebih baik kita masuk saja ke dalam masjid tidak baik duduk di luar masjid di lihatin oleh warga dan sekalian saja mba ambil air wudhu sambil kita tadarusan." Ucap Pak Ustad.

"Baik pak saya akan ambil air wudhu dahulu." Ucap Wulan meningalkan pak Ustadz dan ambil air wudhu

Setelah selesai Wulan kembali ke dalam masjid untuk tadarusan sama pak Ustadz.

"Mba mari kita memulai tadarus nya." Ucap Pak Ustadz.

"Baik Pak."Ucap Wulan membuka lembaran Al-Quran.

Setelah selesai dari tadarus dan di lihat hari sudah semakin malam namun Ibrahim tidak kunjung datang untuk menjemput Wulan.

"Pak saya izin pamit pulang saja, Seperti nya pacar saya tidak jemput saya." Ucap Wulan berpamitan kepada Pak Ustadz.

"Baik lah mba, Hati-hati ya di jalan." Ucap Pak Ustadz tersenyum.

" Baik Pak. Terimakasih ya pak sudah mau tadarusan sama saya dan mohon maaf kalau saya mengaji tadi masih banyak yang salah dalam mengucap kata nya." Jawab Wulan.

"Tidak apa mba itu sudah lebih bagus mba. Lebih di lancari lagi bacanya dan sering-sering membaca Al-Quran saja mba." Ucap Pak Ustadz.

"Iya Pak insyaallah nanti saya akan lancarin di rumah. Saya pamit dan permisi dahulu pak. Assalamuallaikum." Jawab Wulan.

Pak Ustad pun hanya menganguk saja. Tidak lama kemudian Wulan sampai di rumahnya.

Di rumah Wulan pukul 22.00 WIB

Tok...Tok...Tok... pintu di ketuk

"Assalamuallaikum Ma!!!" Seru Wulan.

"Waalaikumsalam Kak. Kok baru pulang nak ?" Tanya Mama.

"Iya tadi ada pengajian ma di kantor jadi pulang nya malam, Maaf tidak kasih kabar sama Mama." Ucap Wulan.

"Yasudah kamu istirahat saja di kamar ya." Ucap Mama.

"Baik Ma." Jawab Wulan.

Wulan menuju ke kamarnya. Kini Wulan sampai di kamar tersebut. Wulan merebahkan badannya ke kasur dan sambil mengecek ponsel nya takut ada balasan dari Ibrahim namu setelah di cek tidak ada balasan.

"Aaahhh kamu kemana sih mas seharian tidak kasih kabar sama aku ?" Batin Wulan yang kesal.

Wulan pun akhir nya tertidur dengan lelap.

SKIP

Di tempat Ibrahim pukul 22.00 WIB.

"Astagfirullohalazim yaallah aku ketiduran. Gimana ini hari ini aku sudah janji sama Wulan untuk menjemput nya."Batin Ibrahim.

"Apa dia sudah pulang ke rumah belum ya ?" Atau jangan-jangan dia masih nunggu aku lagi di kantor nya ?" Atau terjadi sesuatu sama dia ?" Gumam Ibrahim yang gelisah.

Tidak lama kemudian Ibrahim mengecek ponse nya dan ada 50 kali pangilan dari Wulan dan pesan dari Wulan yang Ibrahim tidak menjawab dan tidak ke angkat.

"Yaallah sayang maafkan aku, Karena aku ketiduran dan ponsel aku di getar kan jadi tidak kedengaran kamu pangil." Gumam Ibrahim yang gelisah.

"Ada apa bro kok gelisah kaya gitu ?" Jawab Diki.

"Itu aku lupa jemput pacar aku tadi dan aku baru saja bangun tidur lalu cek ponsel ternyata dia sudah kasih kabar ke aku namun aku tidak tau karena ponsel aku di getarin." Ucap Ibrahim panik.

"Yasudah lebih baik kamu susul dia saja ke sanah siapa tau dia masih nunggu kamu di sanah dan kamu segera minta maaf takut nanti ada salah paham antar kalian." Ucap Diki.

"Baik lah kalau begitu aku berangkat dahulu." Jawab Ibrahim tergesa-gesa.

Ibrahim meningalkan kapal dan langsung menuju kantor Wulan dengan kecepatan parah.

"Itu kenapa sama Ibrahim mukanya panik gitu ?" Tanya Dika heran.

"Itu dia ketiduran sudah janji sama pacar nya mau jemput namun dia belum jemput, Terus pacar sudah hubungi dia berkali-kali namun dia tidak ada jawaban maka nya dia langsung ke sanah." Jawab Diki.

"Waduh bisa jadi perang dunia kedua ini mah. Kamu tau sendiri kalau cewe itu marah seperti apa kalau sudah di janjikan." Jawab Dika.

"Hhhuuusshhh tidak baik bilang seperti itu lebih baik kita berdoa saja semoga mereka baik-baik saja. Aamiin." Jawab Diki.

"Aamiin. Tapi menurut kamu pacar Ibrahim yang ini sifat nya seperi apa ya penasaran ?" Tidak seperti biasa nya teman kita sampai panik dan khawatir seperi itu ?" Tanya Dika yang heran.

"Yang aku tau dari Ibrahim mereka kenal waktu masih sekolah dan duduk di bangku SMP dan mereka saling suka namun mereka tidak di restui oleh ibu nya Ibrahim." Jawab Diki.

"Waduh kasihan sekali itu anak ya. Tidak dapat restu dari calon mertua nya. Jadi penasaran aku sama itu cewe seperti apa sampai teman kita bisa sepanik dan kbawatir seperti ini." Ucap Dika.

"Iya sama aku juga penasaran sama dia kok."Ucap Diki.

"Gimana kalau kita bujuk saja untuk di kenalkan kepada kita supaya penasaran kita tidak besar." Ucap Dika menaikan satu alisnya.

"Oke aku setuju ide kamu. Nanti kita sama-sama memikir kan buat ketemu ya." Ucap Diki

"Oke deal aku." Jawab Dika

Setelah mereka berbincang-bincang di sofa lalu mereka pun bersiap-siap untuk piket jaga di kapal sambil menunggu Ibrahim tiba.

SKIP

Ibrahim pun sampai di kantor Wulan dan langsung mencari Wulan.

"Loh kamu kok tidak ada sih Lan." Ucap Ibrahim heran sambil melihat ke kanan dan ke kiri.

"Apa kamu sudah pulang ya?" Tanya Ibrahim dalam hati.

"Yasudah aku coba hubungi kamu saja deh untuk memastikan lagi." Ucap Ibrahim.

Nomor yang anda tuju sedang tidak aktif atau berada di luar jangkauan.

"Aaahhh kamu kemana sih sayang. Jangan buat mas khawatir kaya ginih. Maaf mas yang ketiduran Lan."Ucap Ibrahim kesal serta khawatir.

Tidak lama kemudian Pak Ustad menghampiri Ibrahim.

"Assalamuallaikum Mas sedang mencari siapa ?" Tanya Pak Ustadz memukul bahu Ibrahim.

"Waalaikumsalam pak, Saya sedang mencari pacar saya di daerah sinih namun sedari tadi saya tidak melihat nya pak."Jawab Ibrahim sedih dan kecewa.

"Kalau boleh tau ciri-ciri pacar mas seperti apa ya ?" Mungkin saya bisa bantu untuk mencarikan." Jawab Pak Ustadz tersenyum.

Lalu Ibrahim menunjukan ponselnya yang di kasih lihat foto Wulan.

Pak Ustadz menganguk dan berkata.

"Tadi saya melihat wanita ini mas, Dia kelihatan bersedih dan kesal menunggu mas setelah selesai shalat di sinih dan saya langsung mengajak nya untuk tadarus mas."

"Lalu pacar saya kemana pak ?" Tanya Ibrahim panik.

"Oh kalau itu tadi pacar mas sudah pulang ke rumah pamit sama saya, Mungkin sekarang sudah sampai di rumah mas. Coba mas hubungi saja pacar nya." Jawab Pak Ustad tersenyum.

"Saya sudah hubungi dia pak, Namun tidak aktif nomor nya pak." Ucap Ibrahim sedih.

"Yasudah mas lebih baik pulang saja ke rumah mas hari sudah semakin malam. Siapa tau pacar mas sudah pulang ke rumahnya."Jawab Pak Ustadz.

"Tapi pak saya takut kalau terjadi sesuatu sama dia pak." Ucap Ibrahim khawatir.

"Kita serahin sama allah saja ya mas dan berdoa semoga tidak akan terjadi sesuatu sama pacar mas, Soal nya beliau wanita baik dan sholeha mas dan mas beruntung sekali mendapat kan nya seperti beliau."Ucap Pak Ustadz tersenyum.

"Maksud bapak gimana ?" Tanya Ibrahim heran.

Pak Ustadz pun mencerita kan semua kejadian yang di alami oleh Wulan tadi dan Ibrahim pun tersenyum.

"Masyaallah Lan aku semakin kagun saja sama kamu dan semakin sayang saja sama kamu sayang." Batin Ibrahim.

"Yasudah pak kalau begitu saya pamit pulang ya dan terimakasih sudah mau berbagi cerita sama saya." Ucap Ibrahim.

"Iya mas sama-sama. Hati-hati ya di jalan." Jawab Pak Ustadz.

Ibrahim meningalkan mushallah dan kembali ke kapal nya.

"Dasar anak muda zaman sekarang masih saja menyia-nyiakan wanita baik sebaik mbanya. Saya berdoa semoga mba bahagia selalu karena saya melihat mba wanita baik dan pantas mendapatkan suami yang baik melebihi mas nya yang tadi telah mengecewakan mba." Ucap Pak Ustadz di dalam hati.

1
Fariz A
cerita seru ada sedih, canda dan tawa/Whimper/
Winny Willyandarin
novel yg bagus sama seperti pengalaman cerita saya, terus semangat dan berkarya ya Thor ☺
Ummu Sakha Khalifatul Ulum
lanjut
Mariamah Mariamah
kata2nya monoton..kesel..pegel yang mbacanya
W.Willyandarin
bagus banget dan sangat inspirasi
Indah Nihayati
kerwn thorr
Indah Nihayati
bagus semangat
ikaratna ikaratna
Wulan sama Dika ja kak
Rini Haryati
bagus ceritanya
sukses...semangat
Merry Adha
Semangattt, kk. Aku mampir
Alexa🌻
yok saling mendukung
mamayot
judul novel ku:

-jatuh cinta dengan ardan

-my bodyguard panji
mamayot
sudah mendarat jempol untuk author...semoga berkenan mampir di novel ku juga ya thor
Lynn💚
Semangat, Cemungut, Jiayo, Fighting, Keep Spirit Thor~ ❀!
Ditunggu kedatangannya di Chapter Our Love🍀
Ishiba Aoi
semangat thor..
Rinny
Thor kapan season 2 di rillis ?
W.Willyandarin: Baca juga novel saya yang kedua kak judulnya MENIKAHI CEO JUTEK 🙏
total 1 replies
Yuhaweni
yang baru judul nya apa tor
W.Willyandarin: Baca juga novel saya yang kedua kak judulnya MENIKAHI CEO JUTEK 🙏
total 1 replies
Friska Petra
Misteri Bola Kaca balik lagi thor..
3 like mendarat.

semangat yahh 🥰
Friska Petra
like mendarat akak.. semangattt
Idh@Liestya
eh bukannya mereka gak satu jurusan ya..koq absennya barengan gitu
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!