NovelToon NovelToon
DUSTAMU...Berkah Bagiku!!

DUSTAMU...Berkah Bagiku!!

Status: tamat
Genre:Selingkuh / Pelakor / POV Pelakor / Tamat
Popularitas:91.6k
Nilai: 5
Nama Author: KARIANGAU

Pengkhianatan Suaminya disaat yang Laras hamil, merupakan langkah awal kehidupan bahagia Laras yang sesungguhnya karena setlah Suaminya menceraikan Laras, dia menikah dengan Pengusaha Sukses yang merupakan Boss dari mantan suaminya dikantor.

Kehancuran rumah tangga Laras berawal dari Kegatelan seorang wanita muda bernama Sandra yang sangat licik dan penggoda dari laki-laki yang ada di sekeliling keluarga Laras.

Setelah mereka bercerai, suami Laras, Bobby akhirnya menikah dengan sang pelakor, Sandra yang ternyata mencari keuntungan dari beberapa pria yang lain, termasuk dengan kakak ipar Boobby.

Bagaimana kisah mereka? Banyak yang terjadi diantara mereka bertiga, dan kisah Sandra yang membagi tubuhnya dengan laki-laki lain selain Bobby!
Ikuti Kisah "DUSTAMU...Berkah Bagiku!!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon KARIANGAU, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

RENCANA HENDRI DENGAN ALICIA

BAB 34.

"Sayang, kita kembali ke kamar, yuk," ajak Satria.

"Iya bang, yuk." Mereka berdua langsung ke kamar dan istirahat.

"Sayang, sudah minum vitaminnya?" tanya Satria.

"Sudah, bang."

Besok paginya, Satria sudah bangun lebih dulu dan menyiapkan sarapan buat mereka di kamar. Satria sudah mambuat sandwich dan telur mata sapi untuk dimakan bersama.

"Sayang, makasih ya, kamu begitu perhatiannya ke aku."

"Kamukan istriku sayang, aku sangat sayang kamu," Jawab Satria.

"Aku juga sayang sama kamu, bang. Kamu jangan berubah mencintaiku." Laras memeluk Satria.

"Sayang,kamu mau kemana hari ini?"tanya Satria.

"Aku mau jalan ke mall terus mau ke rumah mas Mahendra, boleh? akumau cari baju-baju bayi bang."

"Oh iya, kita belum beli ya, besok kan libur, kita ke mall saja sama aku, nanti kita borong buat persiapan anak kita lahir." Laras menitikkan air mata, hatinya bahagia karena Satria menyebut anak yang dalam kandunganku adalah anaknya juga. Malahan Laras sangat takut kalau Satria berubah.

*

Di rumah lain, Bobby yang masih merasa kesal dengan pemecatan terhadap dirinya membuat dia frustasi dan marah-marah terus di rumahnya.

"Satria sialan,Laras monyet! Awas nanti, kalau aku sudah kerja lagi, aku akan membuat perhitungan dengan nya lagi, Semua akan aku habiskan!" Bobby marah dengan kondisinya.

"Mas, mau ke dokter lagi nggak hari ini?" rengek Sandra yang duduk disamping Bobby.

"Nggak bisa, nanti saja dulu. Aku sudah dipecat dari kantor!" Akhirnya Satria membeberkan semuanya kepada Sandra tapi dengan cerita yang dikarangnya supaya tidak malu dan Sandra minta cerai. Sandra yang sudah curiga karena sejak kemarin Bobby pulang tidak dengan mobilnya malahan naik taxi online. Selain itu Bobby selalu marah-marah kalau ditanya mengenai mobilnya.

"Oh, jadi kamu sekarang nganggur? Cari kerjaan mas, jangan nganggur terlalu lama! Nanti keburu aku melahirkan, kita tidak punya uang untuk membeli barang buat anak kita. Mana sekarang melahirkan juga mahal kalau dirumah sakit!"

Bobby makin pusing mendengar tuntutan dari Sandra.

Tiba-tiba ada telpon dari pak Hendri.

["Halo, ya pak."] Bobby

["Halo, Bobby, kamu dimana sekarang?"] Hendri

["Di rumah pak, saya sudah dipecat oleh Satria!"] Bobby

["Ya saya sudah tau dari Satria kemarin. Saya juga kesal dengan Satria. Bagaimana kalau kita ketemu di apartemen saya?"] Hendri

["Baik pak, saya meluncur ke sana." ] Bobby

"Siapa mas?" tanya Sandra.

"Pak Hendri, mau ketemu aku. Dia itu papinya Satria. Aku mandi dulu, mau ke sana."

"Ya sudah," jawab Sandra yang masih kesal ditinggal oleh Bobby.

"Sandra, kamu sudah makan belum?" tanya Ibu.

"Belum bu, nggak nafsu makan."

"Jangan begitulah, makan, itu kan sudah ibu masakin."

"Iya bu, nanti saja. Aku masih kesal dengan mas Bobby. Dia ternyata sudah dipecat dari kantornya!" jawab Sandra.

"Hah dipecat???!! Kapan? Kenapa bisa dipecat?" tanya Ibu heran.

"Tanya saja dengan orangnya bu, mana aku ajakin ke dokter dia nggak mau, katanya mau pergi menemui pak Hendri!" jawab Sandra dengan kesal.

"Oh, pak Hendri kan dekat dengan Bobby, Mudah-mudahan dia dibantu oleh pak Hendri, untuk kerja lagi di kantornya. Memang masalah apa, Bobby dipecat?" tanya Ibu.

"Nggak tau bu, dia cerita tadi cepet-cepet, dan kayaknya juga dia nggak bisa balik kerja di perusahaannya, karena sekarang Satria dan Laras yang jadi pemegang saham!" Sandra merajuk.

"Hah?? Laras jadi pemegang saham? Pantas, Bobby dipecat, pasti karena ada masalah dengan mereka berdua! Julid banget sih Laras dan Satria. Harusnya mereka tak mencampuri urusan pribadi dengan urusan kantor!" geram Ibu.

"Nah itu dia, kalau masalah itu, ya nggak mungkin mereka berdua mau mempertahankan Bobby di perusahannya. Secara gitu, mereka berdua sudah menjadi pemegang saham!" sahut Sandra.

"Iya juga, ya? Terus pak Hendri gimana sekarang? Kan dia pemegang sahamnya sebelumnya." Belum selesai bicara, Bobby sudah keluar dengan baju yang rapi, dia duduk dan memesan taksi online.

"Mas, mana duit buat beli pakaian bayi?" tanya Sandra memelas.

"Nanti saja, aku masih belum ditransfers gaji dan pesangonku. Eh, nggak tau deh, pesangonku dibayar tidak, aku juga bingung!" jawab Bobby.

"Kamu gimana sih mas, kerja sudah lama kok pesangon nggak dibayar! Kamu kan dipecat, bukan mengundurkan diri. Pastilah akan dibayar pesangonmu!" Sahut Sandra yang makin kesal.

"Ya, tunggulah beberapa hari ini. Sekarang kan belum gajian, tanggal gajian tinggal beberapa hari lagi kok!" jawab Bobby santai. Tak lama, Bobby pergi dengan taxi online menuju ke apartment pak Hendri. Mereka janjian di kolam renang apartment. Mereka bertemu, Pak Hendri tak bersama dengan istrinya.

"Gimana pak dengan langkah selanjutnya. Mohon maaf, kalau kelakuan saya diluar batas dengan sekretaris di kantor!" Bobby menunduk.

"Ya bagaimana lagi, semua sudah menjadi tanggungjawabmu. Memang, apa yang kamu dapatkan kabar dari pak Bayu? apakah dia sudah menyudutkan saya?" tanya Pak Hendri sambil meminum jusnya.

"Iya pak, kata dia, bapak sahamnya hanya 5% saja. Berarti bapak juga masih punya hak atas beberapa properti dari perusahaan dong?" tanya Bobby berharap.

"Iya, kamu pegang sajalah salah satunya, saya akan minta hotel Bantana buat saya, tapi saya harus negosiasi dulu dengan Satria. Kalau Mall saya tidak tertarik!" ucap pak Hendri.

"Loh, Hotel Bantana punya perusahaan kita juga, pak?" tanya Bobby baru tahu.

"Iya, memang kamu belum tahu?" tanya pak Hendri.

"Belum tau saya pak, baru tau dari bapak tadi. Kirain hanya Dimrock kafe saja?"

"Ya sudah, kalau memang boleh oleh Satria, saya akan minta hotel Bantana saja, dan kamu bisa kelola disana. Sambil kita memikirkan rencana untuk mengambil alih beberapa asset lagi, termasuk rumah saya yang ditinggali Satria dan istrinya!"

"Oh, rumah itu juga menjadi milik Satria, pak?" tanya Bobby heran.

"Iya, sekarang sudah menjadi milik Satria. Jadi saya sekarang tidak boleh tinggal disana lagi. Kecuali.." ucap Pak Hendri.

"Kecuali apa pak?" Bobby penasaran

"Kecuali saya minta bantuan Alicia pulang ke Indonesia."

"Siapa Alicia pak?" Bobby merasa baru dengar nama Alicia.

"Alicia itu pacarnya Satria, waktu kuliah di Perancis. Mereka pacaran dan Alicia hamil,kalau anaknya itu anak Satria, saya bisa membuat perjanjian dengannya untuk mengambil alih rumah itu." Pak Hendri seperti punya jalan keluar dan dia senang.

"Terus sekarang mereka ada dimana, pak?" Bobby penasaran.

"Mereka ada di Australia, di rumah orangtua Alicia. Anaknya namanya Brandon, kalau dia bisa meminta hak warisan untuk anaknya, saya bisa minta sebagian asset ke dia!" Ucap Pak Hendri.

"Oh begitu, jadi sebenernya Satria juga sudah punya anak juga ya dari Alicia. Tapi kenapa dia tidak dibawa kesini pak?" tanya Bobby lagi.

"Karena Satria menolaknya. Dia merasa Brandon bukan anaknya. Sejak dia putus mereka tidak berhubungan lagi. Setahun yang lalu saya dapat kabar dari Alicia, kalau anaknya dengan Satria sudah berusia dua tahun. Kalau saya lihat wajah anak itu, hampir sama dan mirip sekali dengan Satria, tapi Satria tetap tak mengakuinya!"

"Sialan banget Satria, aku aja mau punya anak susah. Sampe harus selingkuh segala, eh dia yang sudah punya anak, malah nggak mau mengakui anaknya!" Bobby curhat kepada pak Hendri.

"Memang kenapa istrimu? Katanya dia sudah hamil?" tanya pak Hendri heran.

"Eh, iya pak. Iya, dia sudah hamil."

"Jadi, kapan saya bisa kerja di hotel Bantana, pak?" tanya Bobby lagi.

"Sabarlah, aku rasa manajemen hotel masih kurang bagus, jadi memang perlu dirombak. Kamu boleh kerja disana, asal dengan satu catatan. Kamu tak boleh bikin ulah dengan keuangan dan Wanita. Kamu harus mengelolanya dengan baik, dan kamu juga harus bener kerjanya. jangan selingkuh terus. Semua wanita rasanya sama kok. Aku saja menyesal sudah tergoda oleh Irina!"

"Iya pak, saya akan ingat itu. Terima kasih atas kepercayaannya!" Bobby  merasa senang bisa kerja lagi.

"Kalau begitu, saya akan atur dengan Satria dulu besok, nanti saya kabarin lagi mengenai pekerjaan kamu. Kamu harus bisa menjadi panutan dari semua hotel yang ada di kota ini, dan kamu harus tunjukan kinerja yang baik!" Pak Hendri memberikan nasihatnya.

"Baik pak, akan saya pegang amanah bapak!"

....

....

BERSAMBUNG

1
angel
kenapa hrs sopan ama suami gt ya?? apa lagi mertua dah keliatan jutek....amit2 deh
Sulati Cus
astaga 😂😂😂dasar muka tembok 😂sundel teriak sundel😂
Sulati Cus
bener tu sekali selingkuh pasti tar kecanduan
Sulati Cus
🤪kwajiban suami donk mamer tuk ngebahagiain istri😂
Kariangau
terima kasih kakak...baca juga buku author lainnya : KARENAMU..Ibu MERTUA
Dewi Astuti
hebat thor
Dewi Astuti
thor cerita mu bnr2 dahsyat buat, ini akibat tdk bsa menahan nafsu jga emank penyakit selingkuh, ini bnr2 pelajaran berharga thor
~AruN~
ceritanya bagus, konflik menarik...sayang, banyak sekali typo.
mngkin bisa direvisi kembali atau untuk novel selanjutnya bisa lebih diperhatikan kembali untuk penulisannya supaya pembacs lebih nyaman 🙏🏻
terima kasih & tetap semangat menulisnya 💪🏻💪🏻💪🏻🌹🌹🌹
STARLA my journey
bagus
⁽⁽ଘ[🐾©️le🅾️🦋]ଓ⁾⁾
Karya yg bagus,tetap semangat berkarya kak 💪💪💪👍👍👍
⁽⁽ଘ[🐾©️le🅾️🦋]ଓ⁾⁾
Padahal AQ berharap Sandra metong..enak banget dong Kalau dia masih hidup.Semoga aja dia lumpuh selama lamanya🤭🤭
⁽⁽ଘ[🐾©️le🅾️🦋]ଓ⁾⁾
Kok gak langsung pecat aja Boby....gregeten AQ 😈😈😈
Triee Wulandari
sungguh sandra tdk tahu malu dirinya yg sundel teriak sundel...
Erik Ganteng
kok udh mlam prtma aja, kn ktanya lgi hamil
Aira
masa iddah bukannya habis melahirkan ya Thor. Walau dlm berkas perceraian mrk status Laras hamil tdk diketahui
Nur Siti
mestinya jangan di kasih satria...pasti nanti minta lagi...
AZ & AR
panggilan untuk satria bang atau mas nih?
atau bang mas? hehe
langit
keran dan mengharukan
Tika UNTRI
luar biasa ceritanya
Indah cinta
jangan takut gitu dong Laras..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!