NovelToon NovelToon
Pernikahan Tanpa Cinta

Pernikahan Tanpa Cinta

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Selingkuh / Cinta Terlarang / Anak Yatim Piatu / Tamat
Popularitas:105.7k
Nilai: 5
Nama Author: Rini Antika

Nadia, gadis cantik yang malang karena harus terjebak Pernikahan Tanpa Cinta dengan seorang lelaki bernama Devan.

Devan terpaksa menikahi Nadia untuk menebus kesalahannya yang telah menabrak orangtua Nadia sehingga menyebabkan mereka meninggal.

Akankah Nadia bertahan dengan Pernikahannya? karena akan ada orang ketiga yang hadir dalam pernikahan mereka berdua.

Baca Kisah selengkapnya dalam 'Pernikahan Tanpa Cinta'

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rini Antika, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 33 ( Lagi lagi keceplosan )

Revan akhirnya pura-pura masuk ke dalam kamarnya yang berada di sebelah kamar Nadia, kemudian dia langsung saja kembali ke kamar Nadia lewat pintu balkon setelah sebelumnya terlebih dahulu mengunci kamarnya. Nadia begitu terkejut pada saat ada yang memeluk tubuhnya dari belakang ketika dia sedang menutup pintu.

"Sayang, kenapa kamu hanya diam mematung? apa kamu pikir aku hantu?" tanya Revan yang saat ini mengunci pintu kamar Nadia.

"Kak Revan kenapa bisa ada di sini lagi?" tanya Nadia dengan membalikan tubuhnya.

"Mana bisa aku berjauhan denganmu sayang, kamu lupa kalau kamar kita mempunyai dua pintu terhubung lewat balkon? jadi kapan saja aku bisa masuk lewat sana," ujar Revan yang terlihat enggan melepas pelukannya.

"Nanti bagaimana kalau Mama tau Kakak masih berada di sini?" tanya Nadia.

"Kamu tenang saja, Kakak udah mengunci pintu kamar Kakak, jadi Mama pasti mengira jika Kakak berada di dalam kamar. Sekarang kita terusin lagi tidurnya yuk, Kakak masih mengantuk," ujar Revan dengan membawa Nadia untuk tidur, kemudian dia juga ikut merebahkan dirinya di samping Nadia.

Pada saat Devan mengobrol dengan Papa Agung, Mama Mayang yang baru datang setelah mengantarkan Emily ke kamar Devan, langsung menghampiri Devan dan Papa Agung.

"Mama gak habis pikir sama Revan, bisa-bisanya dia ikut tidur di kamar kamu dan Nadia, apa selama dua bulan di Amsterdam dia sampai lupa letak kamarnya sendiri? kamu juga aneh sekali, datang-datang malah gandeng calon Kakak ipar kamu, sedangkan istri sendiri kamu biarin Revan yang menggendongnya," cerocos Mama Mayang.

Duh, gara-gara kebiasaan selama tinggal di Amsterdam, kenapa kita semua jadi ceroboh, Mama sama Papa pasti curiga kan? ucap Devan dalam hati.

"Kenapa sih Mama nyerocos aja, sebenernya Devan sengaja menyuruh Revan menggendong Nadia, karena saat ini pinggang Devan sedang sakit, nanti bagaimana kalau Nadia sampai terjatuh, Mama gak mau kan kalau sampai Cucu Mama kenapa-napa, dan tadi Emily sengaja menggandeng Devan supaya Devan tidak terlalu kesakitan," ujar Devan mencari alasan supaya Mama Mayang dan Papa Agung tidak curiga.

"Aduh, maaf Mama gak tau sayang, tapi bagaimana keadaan pinggang kamu sekarang? sudah baik-baik saja kan?" tanya Mama Mayang yang terlihat cemas.

"Lumayan sudah mendingan Ma. Mama gak perlu khawatir dengan kedekatan Revan dan Nadia, sebelum menikah dengan Devan juga Nadia dan Revan kan sudah seperti Kakak adik, apalagi saat ini Revan sudah mau menikah dengan Emily. Ma, Pa, kalau begitu Devan ke kamar dulu ya," ujar Devan yang kini menuju ke lantai atas.

"Devan, awas jangan sampai salah kamar ya, kamar kamu sekarang ditempati Emily, jadi kamu tidur di kamar Nadia," teriak Mama Mayang.

"Iya Ma," jawab Devan.

Pada saat Devan hendak menaiki tangga, Bi Surti yang melihat Devan pun langsung berhambur memeluk Devan.

"Nak, kamu baik-baik saja kan?" tanya Bi Surti.

"Alhamdulillah Bi, kalau begitu Devan ke kamar dulu ya," ujar Devan dengan melepas pelukan Bi Surti.

Ibu bahagia bisa melihat kamu lagi Nak, batin Bi Surti.

Pada saat Devan hendak membuka pintu kamar Nadia, karena Mama Mayang sudah mewanti-wanti nya, pintu Nadia ternyata dikunci.

"Apa Revan juga ada di dalam? kenapa pintu kamarnya di kunci?" gumam Devan, kemudian dia mencoba membuka pintu kamar Revan, dan ternyata di kunci juga.

"Kalau pintu kamar Revan dikunci juga berarti Revan ada di kamarnya, ya sudah kalau begitu aku masuk kamarku saja, mungpung Mama gak lihat," ujar Devan kemudian membuka pintu kamarnya yang ternyata tidak dikunci.

Devan langsung membulatkan matanya pada saat melihat Emily yang selesai mandi dan saat ini hendak memakai baju.

Emily hampir saja berteriak, tapi Devan langsung membungkamnya dengan ciuman.

Setelah beberapa saat Devan melepas ciumannya.

"Sayang, kenapa kamu tidak mengunci pintu? nanti bagaimana kalau Revan yang masuk," ujar Devan dengan cemberut.

"Maaf sayang, aku terbiasa tinggal di apartemen, jadi tidak pernah mengunci pintu kamar. Revan juga gak mungkin berani masuk ke sini, dia kan belum sah menjadi Suamiku," ujar Emily dengan mencium Devan.

"Ya sudah sebaiknya kita tidur saja, kalau kamu tidak mau aku makan," ujar Devan dengan terkekeh, kemudian memutuskan untuk tidur di dalam kamarnya bersama Emily.

......................

Setelah malam tiba, keempat orang yang saat ini berada dalam sebuah hubungan yang rumit pun akhirnya turun untuk makan malam sebelum Mama Mayang memanggil mereka.

Saat ini Devan dan Nadia sudah kembali berpura-pura menjadi sepasang Suami istri, dan Revan meminta Devan untuk memegangi tangan Nadia pada saat turun dari tangga, begitu juga dengan Revan yang diminta untuk menjaga Emily oleh Devan.

Mama Mayang dan Papa Agung tersenyum pada saat melihat kedua Putra mereka yang turun bersama pasangannya.

"Nah ini baru betul, kalau tadi pasangan kalian tertukar," ujar Mama Mayang dengan tersenyum.

Nadia kini duduk di antara Revan dan Devan, dan secara replek Revan mengambilkan nasi serta lauk untuk Nadia.

"Silahkan dimakan Ra_" ucapan Revan terhenti pada saat mendapat pelototan dari Devan.

Mama Mayang dan Papa Agung menatap heran kepada Revan.

"Revan sayang, kenapa kamu ngambilin nasi buat Nadia? terus kamu mau bilang Ra apa?" tanya Mama Mayang.

"Revan kan sudah menganggap Nadia seperti adik Revan sendiri Ma, jadi wajar kan jika Revan memperlakukan Nadia spesial seperti seorang Ratu," ujar Revan mencari alasan.

"Kamu itu ada-ada aja, nanti kalau kamu bersikap seperti itu kepada Nadia, Devan dan Emily pasti akan cemburu," ujar Mama Mayang.

"Gak apa-apa kok Ma, Devan malah seneng kalau Revan memperlakukan Nadia dengan baik," ujar Devan.

Kenapa Devan tidak seperti biasanya? padahal Devan selalu sewot apabila Revan dekat dengan Nadia, batin Mama Mayang kini bertanya-tanya.

"Sudahlah Ma, jangan terlalu banyak pikiran, sebaiknya sekarang kita mulai makan saja, supaya kita nanti bisa membicarakan rencana pernikahan Revan dan Emily," ujar Papa Agung.

Saat ini semuanya makan dengan tenang, padahal biasanya Devan dan Nadia akan selalu ribut.

"Sepertinya Devan dan Nadia sekarang sudah mulai dewasa ya, mungkin karena kalian akan segera memiliki bayi," ujar Mama Mayang, sehingga membuat Revan yang sedang minum pun tersedak.

"Kak, pelan-pelan dong minumnya," ujar Nadia dengan menepuk tengkuk leher Revan.

"Makasih sayang," ucap Revan yang lagi-lagi keceplosan sehingga membuat semua mata kini tertuju padanya.

"Kenapa kalian semua menatapku seperti itu? apa ada yang salah? wajar kan kalau seorang Kakak sayang sama Adiknya. Kamu juga gak masalah kan Emily jika aku memanggil Nadia dengan kata sayang?" tanya Revan.

"Eh, iya, gak apa-apa kok, Nadia juga kan sebentar lagi jadi Adik iparku, jadi aku gak cemburu sama sekali sama dia," ujar Emily berusaha bersikap setenang mungkin.

1
falea sezi
gk bs nikah lah wong sepupu dket bgt lo kakak adek lo ortu mereka hadeh belajar lagi deh Thor satu kakek apalagi sepupu dr ayah yg sama2 laki laki g boleh woy kecuali sepupu yg kakak adeknya cwek cwok baru boleh hadeh
Rini Antika: oke, makasih 🤭
total 1 replies
falea sezi
tua bangka g sadar umur
falea sezi
semoga mayang tau kelakuan suaminya
falea sezi
bner ortu biarin pasangan kumpul kebo mending cerai dulu lahh bodoh
Patrick Khan
kan mereka sedara kak..tasya sm rendra
Patrick Khan: ok lah kak
total 2 replies
Patrick Khan
..wes kiamat kiamat .ajorrrrr😆😆😆😆😂
Patrick Khan
.wahhhh ada yg gk beres sm si bik surti
Rini Antika: makasih banyak, maaf kalau ceritanya tidak sebagus karya teman teman lain. aku masih harus banyak belajar lagi 🙏
total 3 replies
Jane
jangan2 bi surti mak nya devan lagi? hmmm /Sly/
Jane: siap 🫡😁
total 2 replies
Euis Kindar Wulan
up
Rini Antika: makasih banyak dukungannya Kakak 🙏
total 1 replies
༄㉿ᶻ⋆𝓥𝓲𝓭𝔂𝓪
klo jodh pasti bersatu
༄㉿ᶻ⋆𝓥𝓲𝓭𝔂𝓪
10 vidio untuk novel ini🥰🥰🥰
Rini Antika: makasih banyak say, 🙏
total 1 replies
༄㉿ᶻ⋆𝓥𝓲𝓭𝔂𝓪
kasian🤧🤧🤧🤧
༄㉿ᶻ⋆𝓥𝓲𝓭𝔂𝓪
kasian
༄㉿ᶻ⋆𝓥𝓲𝓭𝔂𝓪
mata gk liat liat
Rini Antika: makasih banyak dukungannya, 🤭
total 1 replies
༄㉿ᶻ⋆𝓥𝓲𝓭𝔂𝓪
kasian tapi dia masih muda banget masa nikah sih
Rini Antika: kirain km mau nikah muda juga, 🤭
total 1 replies
༄㉿ᶻ⋆𝓥𝓲𝓭𝔂𝓪
hiks kasian
༄㉿ᶻ⋆𝓥𝓲𝓭𝔂𝓪
tau rasa gk tuh
Bunbun Oke
Alhamdulillah MM Mayang menyayangi 2 anak lelakinya walupunsdh tehu kebenarannya
Rini Antika: iya Kak. Makasih banyak Kak, sudah berkenan baca karya receh saya 🙏
total 1 replies
Bunbun Oke
Yesss buat mm Mayang
Yani Mulyani
lanjut tour,,kayak nya seru ni😘🥰
Rini Antika: makasih banyak Kak, Selamat membaca, Karya nya udah tamat ya..🙏
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!