NovelToon NovelToon
Mencintai Kekasih Papah

Mencintai Kekasih Papah

Status: tamat
Genre:Romantis / Misteri / Nikahmuda / Tamat
Popularitas:560.6k
Nilai: 5
Nama Author: Penulis amatir

Kisah Molly Arkana yang di cintai dua pria tampan satu darah, yah, Alex kekasihnya sudah berusia 39 tahun, tapi memiliki putra berusia 23 tahun, hasil dari cinta terlarang di usia Alex yang ke 15 tahun.

Dan Farrell yang seharusnya menjadi anak tirinya, juga mencintai nya. Ini kisah Farrell yang mencintai kekasih papah nya.

Banyak bawang, jadi siap kan tissue, ada part ngakak nya juga, plus part bucin, romantis, sama geram sampe geregetan pengen gigit telinga orang, siap siap, dengan alur cerita naik turun nya. 😍♥️

Happy reading ♥️😍

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Penulis amatir, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Menculik mu..!!

...♥️Maaf reader ku terlove, biasanya aku tak memasukkan unsur agama pada cerita ku, aku berusaha senetral mungkin, karena aku yakin pembaca novel ku ada yang non muslim, bukan aku tak menghargai perbedaan ya, tapi kali ini ada yang harus aku masukkan ke cerita ini, sekedar membantu berjalannya alur dari cerita ku terima kasih yang masih setia Like dari awal novel ini di tulis, selamat datang pembaca baru.♥️...

...💛----------------💛...

"Ucapan adalah doa ternyata benar adanya Lif, dulu, saat aku terpuruk selepas kepergian Viona ku, aku terus menerus mengucapkan aku ingin menyusulnya, cabutlah nyawaku, kata kata itu yang terus menerus aku ucap setiap harinya, aku tak menyangka akan ada Viona baru dalam hidup ku, dan ketika Viona baruku menuntut kebahagiaan dari ku, aku justru harus menyusul Viona pertama ku" Alex masih melanjutkan curhatan nya.

"Jangan begitu Lex, kau belum di nyatakan meninggal, kata siapa kau harus menyusul Viona? jangan mendahului tuhan mu, lebih baik sekarang kau lamar lagi Molly, kau jelaskan duduk permasalahannya, dia pasti mau mengerti, perkara nanti dia mau menikah dengan mu atau tidak, yang penting kau sudah jujur padanya, dan menyudahi rasa sakitnya." saut Gus Alif mengusul.

Cukup lama keduanya duduk di halaman belakang, Alex menumpahkan segala rasa yang butuh pencerahan.

...----------------...

Dan siang ini Molly libur, kuliah cuti, kerjaan juga di liburkan secara terhormat sebagai bonus dari pemilik kafe karena kemarin penjualan melewati target. Ya iyalah Alex memborong semua makanan di kafenya.

Yeah akhirnya dapat libur juga meskipun bukan di hari Minggu karena kafe justru ramai di hari-hari tersebut. Hari ini masih hari Kamis, Roy masih mengajar, dan di rumah hanya ada Molly saja, Rena juga kebetulan masuk kerja, kerjaan numpuk, sekarang sampah saja harus Molly buang sendiri, karena mbak Dewi sudah di paksa lagi pulang ke rumah tuan nya.

"Ok. Buang sampah dulu deh" ucapnya.

Sambil membawa kantong plastik besar berisikan sampah. Gadis itu berjalan keluar dari rumah, langkahnya menuju tong sampah umum di ujung jalan. Karena niatnya tak kemana mana, jadi gadis itu hanya memakai celana jeans pendek dan kaos top saja.

Brugh

Molly melemparkan kantong plastik yang ia bawa ke tong besar berwarna oranye itu.

Dengan menepuk silangkan telapak tangannya gadis itu berjalan kembali ke rumah, tapi sebuah mobil sport berwarna merah mengkilap berhenti membegal jalannya. Bibir mulai mengerucut sebab gadis itu tahu siapa si pengemudi dari kendaraan beroda empat itu.

Dan benar saja, Farrell keluar kemudian berjalan menujunya sambil menyematkan kacamata hitam di wajah tampan nya. Matahari mulai menyilaukan netra oriental nya. Bibir Farrell tersenyum lebar tapi seperti di paksa kan.

"Hai.. parasit, lama gak ketemu, makin dekil saja kamu.?" sapa sombongnya pada Molly.

Tapi gadis itu tak mengindahkan nya, dengan menaikkan ujung bibirnya, Molly mencari jalan lain bermaksud melewati tubuh Farrell.

"ET.. mau kemana hm.??" Farrell merentangkan sebelah tangannya, menghalangi.

"Huuh.." dengus Molly kesal, tapi masih berusaha menahan emosi. Dan tak menyahut sepatah kata pun lalu mencari jalan lain lagi berusaha melewati pemuda menyebalkan itu.

"Ikut aku sekarang..!!" paksa Farrell menarik lengan Molly menuju pintu mobil miliknya.

"Aaaakkk...!!" keluh pemuda itu meringis sambil mengibaskan tangannya, saat Molly menggigit nya frontal. Dan berlari menghindar.

"Sial..!!" teriaknya.

Tentu saja Farrell tak kan membiarkannya begitu saja, dengan langkah cepat pemuda itu mengejar Molly yang berlari, sayangnya langkah panjang Farrell membuatnya lebih mudah menggapai tubuh mungil gadis itu.

"Jangan lari kamu, ikut aku sekarang.!!" pekik Farrell melingkarkan tangannya ke perut Molly kemudian mengangkatnya tanpa seizin pemiliknya.

"Lepas Rell.!! jangan kurang ajar kamu.!! Lepas.!! Lepaskan aku.!!" racau Molly meronta-ronta saat tubuhnya di boyong paksa menuju pintu mobil. kakinya mengayun ayun ke depan berusaha melepaskan diri dari jeratan pemuda tampan itu.

Tapi Farrell tetap dengan keras kepala nya melanjutkan kemauannya Brugh dengan ujung bibir yang menyeringai pemuda itu menghentakkan pintu mobil miliknya setelah berhasil mendudukkan Molly di jok secara paksa.

Terlihat gadis itu menggebrak gebrak jendela kaca mobilnya memohon padanya agar segera di bukakan pintu, tapi Farrell tetap menuju pintu bagian kemudi berniat membawanya lari.

Dan kini keduanya sudah duduk berdampingan di dalam sebuah mobil sport yang sempit.

"Rell, buka pintunya, aku mau keluar, aku harus keluar..!!" pinta Molly gusar sambil menarik-narik lengan baju milik Farrell.

"Ikut aku, kau harus menurut, atau aku tidak akan melepaskan mu.!!" saut Farrell mengancam dengan mata yang melirik jahat pada gadis itu.

"Sebenarnya mau apa kau hh?" tanya Molly.

"Menculik mu..!!" Farrell mulai menjalankan mobilnya melaju sesuka hatinya keluar dari gang rumah sederhana Roy.

"Kau gila hh? turun kan aku, hentikan mobilnya, atau aku teriak..!!" racau Molly mengancam.

"Teriak saja, kita lihat apa ada yang akan mendengar mu hum?" ledek Farrell tersenyum penuh kemenangan.

"Kenapa keluarga kalian terus menerus mengganggu ku, tolong biarkan aku tenang, jangan ganggu aku lagi, turunkan aku di sini.!!" Molly menggertak geram sambil menyatukan kedua tangannya kasar seakan memohon tapi memaksa.

"Hmm? turunkan kamu di sini? dengan pakaian seperti itu? yang ada kau di sangka orang gila.." cibir Farrell.

"Biar saja, apa urusan mu? cepat hentikan mobilnya, aku harus turun.!!" gadis itu masih belum menyerah. Di sepanjang perjalanan Molly terus menerus memohon agar Farrell mau menurunkan nya, tapi itu mustahil.

Farrell justru memutar musik keras-keras agar tak mendengar racauan dari mulut manis Molly, bibirnya tersenyum dengan kepala yang mengangguk angguk mengikuti tempo lagu seakan meledek.

Hingga tibalah mobil itu di hamparan tanah lapang, sepertinya jauh dari perkotaan, entah apa tujuan Farrell membawa Molly ketempat itu, mungkin serampangan pemuda itu memilih jalan.

Dan Molly mulai mengedarkan pandangannya ke segala arah "Kenapa kita berhenti di sini hh.?" tanyanya curiga.

"Tenang saja, aku tidak akan berbuat macam-macam padamu, lagi pula aku takkan tergoda gadis dekil seperti mu.." sanggah Farrell yang berlawanan dengan hatinya.

Mesin mobil Farrell matikan, begitu juga dengan musiknya, kacamata hitam ia lepas kemudian mulai menghadap ke arah Molly yang kini memalingkan wajahnya ke luar jendela, tapi tatapan mata Farrell justru fokus mengarah ke paha mulus Molly, kelakuan gadis itu memang suka sembarangan memakai celana.

"Kenapa kau ini selalu memakai celana pendek seperti itu hh? kenapa tidak sekalian saja telanjang..!!" sindir Farrell ketus.

Membuat Molly menoleh padanya "Bukan urusan mu.!!" sautnya yang juga tak kalah ketus. Tapi keningnya mengerut saat melihat Farrell melepaskan satu persatu kancing bajunya.

"K-kau, mau apa hh.? jangan kurang ajar kamu..!!" tolaknya sembari menutup tubuhnya dengan kedua tangan yang takkan mungkin bisa tertutup.

Dan Farrell melemparkan bajunya ke pangkuan Molly "Jangan GR kamu. Pakai itu, tutupi paha mu, polusi mata.!! kau pikir paha mu itu mulus hh? di pamerkan begitu.!!" ucapnya yang lagi-lagi berlawanan dengan hatinya.

"Aku tidak mau memakai bajumu.!!" Molly melempar kembali baju mahal bermotif kotak-kotak itu ke wajah Farrell. Membuat pemuda itu menggertakan giginya geram.

"Menurut lah, atau aku tinggal kau di kebun ini, kau tahu, di sini banyak perampok yang suka memutilasi korbannya, lalu menjual organ tubuh korbannya, kau mau ku tinggal hh?" ancamnya.

Molly menciut dengan mengedarkan pandangannya kembali memastikan tempat yang benar-benar sepi itu dan sepertinya gadis itu mulai ketakutan. Terlihat tangannya meraih kembali baju Farrell dan menutupi paha mulusnya.

Tenang lah sudah pemuda itu sekarang, sorot matanya lumayan bisa fokus mengarah ke wajah lawan bicaranya.

"Sekarang dengarkan aku.." ucapnya mulai menyampaikan maksud dari tujuannya.

"Aku tidak mau.!!" tolak Molly sambil menutup telinga dengan kedua tangan.

Farrell mengernyit "Dengarkan.!!" pekiknya.

"Tidak.!! aku tidak mau mendengar mu.!!" Molly masih terus menutup kedua telinganya rapat-rapat.

"Dengarkan parasit.!!"

"Aaaaaaaaaaaaa..." teriak Molly berusaha tak mendengar ucapan Farrell.

Dan kini Farrell yang menutup telinganya "Astaghfirullah, kenapa ada gadis bersuara cempreng seperti mu.!!" gerutunya berteriak.

Entah seperti apa mobil mereka, mungkin sebentar lagi kaca mobil mahal itu pecah karena suara luar biasa mereka memekik ruang sempit itu.

HAP

Farrell berhasil menutup paksa mulut Molly dengan tangan besarnya "Emmmmm...!!" seru gadis itu meronta kecil.

"Dengarkan aku..!!" pekiknya. Tapi Molly masih terus meronta berusaha melepaskan diri dari bekapan pemuda itu "Emmmmm.. tak mauuu.!!"

"Papah sakit..!!" ceplos Farrell geram. Membuat gadis itu terdiam tak bergerak, bahkan tak bersuara sedikit pun.

Mobil yang tadinya berisik menjadi hening seketika itu juga, mata Molly mulai mengedip ngedip kecil menatap wajah Farrell yang masih membekap mulutnya.

"Kau puas sekarang hh? papah ku sakit dan itu karena mu.!!" tukas Farrell kemudian.

...----------------...

Bersambung.. Tinggal kan jejak Like nya Kaka 🤗

1
Sifa Fatimah
ya Allah aku mewek lagi 😭😭😭😭
Sifa Fatimah
ya Allah 😭😭😭😭
Curly kesayangan
Luar biasa
ummah intan
bagus
Yushfi 853
Luar biasa
Masyitah Bkt
aku penasaran berapa umur farrel klu papanya umur 39 th🤔🤔
Basmiati Bakkang
ceritanya bikin mewek😥😭😭
chaaa
lucu bgt pasangan ini 🤭
chaaa
makanya Rel kalau cinta itu bilang.. biar Molly tau dan dia jg ada usaha utk balas perasaan Lo. kalau Lo gak ngaku ya Molly bakal terus mikir kalau Lo nikahin dia hanya krna wasiat Alex..
chaaa
bukan nya bikin Molly cemburu, malahan Lo nya yg kesel rel..🤣🤣
chaaa
nambah lg 1 novel fav gw yg alurnya sedih bgt (yg 1 lg judulnya memaksa cinta sang CEO). biarpun ntar happy ending sama Farel, tp ttap aja om Alex tak tergantikan. biasanya yg meninggal yg antagonis, ini malah yg baik. sedih bgt gw Thor 😥
chaaa
iya bener..emak gw aja stroke udah 13 th sampe skrg Alhamdulillah masih hidup, walaupun stroke nya gtu2 aja gak sembuh2. malahan tmn2nya yg dlu pernah jengukin pas awal sakit ada bbrapa org yg skrg udah meninggal.. umur gak ada yg tau..
chaaa
keren Molly 👍
chaaa
kasar bgt. gak suka lah kalau Farel sama Molly.
chaaa
yaiyalah Rel.. baru nyadar?
chaaa
lebih suka Molly sama om Alex. kayaknya cinta nya tulus utk Molly. gak kayak si Farel kasar bgt. walaupun blm tau fakta ttg Molly, apa harus ngomong kasar? trus ntar setelah tau, baru deh sadar jadi baik k Molly, dan jatuh cinta. itu cintanya gak tulus!
Siti Maryam
gas terus moly..jangan kasih kendor..pepet terus om dudanya
Siti Maryam
dAleek ni aneh..pa dk tersiksa hatinya...menikahkah dengan moly
Siti Maryam
bagus rel..biarkan alek bahagia
Siti Maryam
dak terima klu moly sama fareel
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!