Felisha di tinggal oleh suaminya karena tak bisa memberikan keturunan, Felisha di tuduh mandul...
malam itu malam yang menjadikan kehidupan nya berubah 180% dia bertemu lelaki dan tidur bersama dalam keadaan mabuk...
Felisha di nyatakan hamil, bagaimana tanggapan Rey,lelaki yang menghamili Felisha sedangkan dia sedang menunggu kepulangan kekasihnya dari Paris
apakah Rey mau bertanggung jawab??
baca cerita lengkap nya di novelku yang berjudul broken heart...
tinggalkan jejak dan Vote nya...
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Zian hafiz, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
curiga
pagi ini Rey segera mendatangi beberapa rumah sakit untuk mencari Felisha...
sudah tiga rumah sakit yang mereka datangi tapi tak menemukan Felisha..
" ayo...jangan putus asa" ucap Bara
Dinda dan mama Felisha juga ikut mencari...
***
hari ini Felisha sudah di perbolehkan pulang tapi karena biaya rumah sakit yang masih kurang membuat pihak rumah sakit menahan Felisha dan bayinya...
" maaf kan saya buk,, membuat anda repot" ucap Felisha pada sang bidan,karena masih setia menemani Felisha
" tidak masalah...ini memang sudah kewajiban saya,,kalau saja saya mempunyai uang pasti akan saya bantu,saya hanya bidan desa biasa yang tak memiliki banyak uang" ucap Sang bidan
" kurang berapa lagi buk?" tanya Felisha
" masih kurang lima juta,semua biaya 20 juta di tabungan anda hanya 10 juta dan uang saya 5 juta" jawab Sang bidan
Feli memang tak berpikir biayanya akan sebanyak itu karena dia beranggapan bisa melahirkan normal,saat ini hanya Dinda harapan nya tetapi tak bisa di hubungi,di ponselnya hanya nomer Dinda yang ada...
Feli tampak berpikir sejenak,,
" buk,,,bisa membantuku menjaga anak ini,biar aku cari pinjaman" ujar Feli
" tidak...kamu baru selesai operasi,tak boleh untuk pergi,biar aku saja yang mencari bantuan" ucap Sang bidan keluar kamar
bidan itu bingung dia harus mencari bantuan kemana karena dia tak punya keluarga di kota ini...tapi dia juga tak bisa meninggalkan Felisha begitu saja..
saat Sang bidan berjalan dengan tergesa-gesa sehingga menabrak Dinda membuat tas Dinda berserakan..
" maaf saya sedang buru-buru" ucap Sang bidan
" ya...tidak masalah.. saya juga sedang buru-buru " jawab Dinda membantu bidan itu berdiri
Bara masih bertanya pada pihak rumah sakit tetapi tidak ada perempuan bernama Felisha yang melahirkan
sang bidan melihat Dinda, mama Felisha serta Rey berjalan keluar..
Bidan tersebut ingin melanjutkan perjalanan nya tetapi malah menabrak dompet di bawah kaki nya...
" dompet siapa??" batin nya
dia membuka dompet tersebut dan melihat foto Dinda,,,
" perempuan tadi...." gumam nya melihat isi dompet dinda, bertebaran kartu Atm dan uang cash sekitar 2 juta...ingin rasa nya menyimpan dan mengambil nya untuk biaya Felisha tapi dia merasa itu mencuri...
bidan tersebut berlari mencari Dinda di parkiran...
" mbak....mbak..." pekik Sang bidan
Dinda menoleh karena seperti ada yang memekik
" kenapa" ucap Dinda
" ini dompet mbak terjatuh saat saya menabrak tadi" ucap nya
" jangan-jangan dia memang sengaja menabrak dan seolah-olah menjadi pahlawan" ketus Bara
"hufs...jangan begitu... tidak baik su'uzon pada orang lain" ucap Mama Felisha
" periksa saja dulu Din,takut ada yang kurang" potong Rey
Dinda memeriksa nya tetapi semua lengkap,,
" masih utuh.." jawab Dinda
" terimakasih ya mbak, untung nggak hilang,kalau kartunya hilang saya bisa pusing ngurus lagi,mana cari Feli belum selesai di tambah pula ngurus kartu" ucap Dinda
" iya....maaf kalau mengganggu perjalanan mbak,saya permisi dulu"
" hey,,ini mbak,ucapan terimakasih saya" ucap Dinda memberikan beberapa lembar uang
" tidak... jangan mbak,, terimakasih...saya membantu ikhlas" tolak perempuan tersebut
" kamu mau kemana?" tanya mama Felisha
bidan tersebut menggelengkan kepalanya
" kenapa?? jangan-jangan dia punya komplotan untuk menipu" tuduh Bara
" jangan sembarangan.... seperti nya di wanita baik" sahut Dinda...
" ayo naik ke mobil kami,biar di antar" tawar Dinda
" Din,,aku tak punya waktu untuk mengantar dia, saat ini aku sedang mengkhawatirkan istriku" ucap Rey kesal, bisa-bisa Dinda ingin membantu orang di saat situasi nya sedang kacau.....
Dinda sedikit kesal pada Bara dan Rey yang terlalu mencurigai orang lain..