NovelToon NovelToon
Sayap Pelindung

Sayap Pelindung

Status: tamat
Genre:Teen / Cintamanis / Contest / Perjodohan / Nikahmuda / Tamat
Popularitas:1.1M
Nilai: 4.7
Nama Author: Myhani

Nikah SMA

˚✧₊⁎❝᷀ົ≀ˍ̮ ❝᷀ົ⁎⁺˳✧˚✧₊⁎❝᷀ົ≀ˍ

Taksa Liam. Ketua OSIS tampan, berkarisma. Namun dingin dan cuek, tak tersentuh.

Iva Kayra. Supel, cerewet, cenderung pemalas, dan bukan gadis populer.

Mereka harus menikah di usia muda demi memperluas wilayah kekuasaan kedua orang tuanya, di dalam dunia bisnis.

Bagaimana kisah pernikahan mereka? Dengan sifat yang bertolak belakang, akankah keduanya bahagia dengan pernikahan ini?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Myhani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Makan

"Taksa itu anaknya manja, apalagi kalau sedang sakit. Ugh.. kadang Mama juga heran, dia nggak mau Mama tinggal sedikitpun kalau lagi demam."

Iva mengangguk mendengar ucapan mama Fenita. Ia yang sudah mengalaminya sendiri bagaimana manjanya Taksa waktu sakit, membenarkan apa yang dikatakan mama Fenita.

"Nah ini wotelnya di iris tipis tapi sedikit menyerong, sini Mama contohin!" mama Fenita mengambil pisau serta wortel di tangan Iva, ia mengerti kebingungan menantunya itu dalam mengolah masakan.

Mama Fenita sebelumnya sudah diberi tahu Bunda Mia bahwa Iva sama sekali tidak pernah turun ke dapur dan itu bukan masalah untuknya.

"Ini makanan kesukaan Taksa, nanti Mama kasih resepnya ya. Biar kamu bisa belajar. sebenarnya nggak penting juga sih, kamu bisa masak atau tidak. Buat Mama kamu itu tetap menantu kesayangan Mama."

Iva tersenyum mendengar itu, ia bersyukur punya mertua yang sangat baik. Dan menganggapnya seperti anaknya sendiri.

"Taksa kalau sakit suka mimpi buruk ya, Ma?" tanya Iva. Mama Fenita menoleh, kedua matanya memicing.

"Taksa pernah sakit?" sekali lagi Iva mengangguk.

"Tapi dia tidak merepotkan kamu kan, Nak?" kali ini Iva menggeleng.

"Hanya tidak mau jauh dari Iva saja." jawab Iva jujur. Mama Fenita menghela napas lega.

"Dan ngigo, teriak-teriak minta jangan ditinggalin." lanjut Iva.

"Iya memang Taksa tuh seperti itu, mungkin karena rasa kecewa yang amat mendalam pada papanya." sahut mama kali ini terdengar lirih.

Iva mengusap lengan mertuanya, "yang sabar ya, Ma. Iva tahu Taksa seperti itu karena dia sangat sayang sama papa. Mungkin Taksa tidak ingin kasih sayang papa terbagi dengan orang lain."

Mama mengusap sudut matanya yang sudah berair. Matanya menatap haru pada gadis di sampingnya. Mama juga bersyukur karena gadis baik itu menjadi menantunya.

"Ngapain?"

Tiba-tiba Taksa muncul dari samping Iva, membuat kedua perempuan berbeda usia itu terkejut.

"Kok masak pakai acara nangis bareng? Keiris bareng ya?"

Tuk

"Aw, Mama kok Liam dipukul?"

Taksa mengusap keningnya yang digetok sendok sayur oleh mamanya sendiri.

"Habis kamu, kenapa malah nyumpahin kita keiris?" jawab Mama Fenita kemudian berlalu menuju wastafel mencuci tangan.

Iva mencebikkan bibirnya pada suaminya. Ia ikut meninggalkan Taksa menuju meja makan. Menaruh masakan yang sudah jadi.

"Ini siapa yang masak?" Taksa mengambil sendok dan mencicipi sayur sop itu, "kok enak? Pasti bukan kamu ya yang masak?"

"Dih, ya aku lah yang masak. Kan, dibantuin Mama."

Taksa mendengus tapi bibirnya tersenyum lebar, melihat betapa percaya dirinya istrinya itu.

"Wah sudah pada ngumpul. Papa ketinggalan ya?" Anggara datang yang langsung disambut mama Fenita dengan senyuman hangat, begitu juga dengan Iva.

"Nah, karena Papa sudah datang ayo kita makan!" mama mulai menyendokan nasi untuk suaminya.

Iva juga berniat ikut duduk, namun urung ketika melihat Taksa yang sedari tadi hanya terdiam dengan ekspresi wajah dingin. Berbanding terbalik dengan ekspresi sebelum papa Anggara datang.

"Liam tidak lapar." ia menaruh sendok yang ia pegang begitu saja dan berlari menaiki tangga menuju kamarnya.

Gerakan semua orang terhenti melihat kepergian Taksa. Bahkan mama sudah menampilkan wajah sedih, karena Taksa masih saja bersikap seperti itu pada papanya. Padahal sudah berulang kali Anggara meminta maaf dan berniat memperbaiki hubungan mereka. Tapi, Taksa selalu saja menolak.

"Liam!" seru Anggara, ia sedih kenapa Taksa begitu berkeras hati tidak mau memaafkannya.

"Biar Iva yang kejar, Pa."

Kedua orangtua itu mengangguk, mereka membiarkan Iva yang berbicara dengan Taksa. Siapa tahu Taksa mau berubah pikiran.

Iva berlari menaiki tangga. Perlahan ia membuka pintu kamar. Saketika senyum di bibirnya terbit melihat Taksa sudah terbaring dengan kedua mata terpejam.

"Taksa, makan yuk!"

Bagai merayu anak kecil. Iva duduk di pinggir tempat tidur. Tangannya mengusap lembut rambut Taksa.

"Eh beneran udah tidur, ya?"

Ia mendekatkan wajahnya pada wajah Taksa. Bibirnya mengerucut karena lelaki itu tak kunjung merespon ucapannya.

Tiba-tiba Taksa menarik tubuh Iva samoai terjatuh ke dalam pelukannya.

"Makan yuk." Taksa mengulang ucapan Iva. Gadis itu mengangguk polos.

"Ya udah sana matiin dulu lampunya."

"Hah?"

"Katanya ngajakin makan, ya ayo."

Mata Iva mengerjap tidak mengerti. Tapi detik selanjutnya.

"Ih Taksa, makan nasi bukan makan..."

"Apa hayoo.."

Wajah Iva merona, ia malah menenggelamkan wajahnya ke dalam dada Taksa. Sementara Taksa sudah terbahak, puas karena berhasil mengerjai istrinya.

1
Siti Nina
oke
Qaisaa Nazarudin
Lho ko udah tamat aja thor,,Huaaaaa...Tapi aku suka karya mu thor,alurnya gak berat2 amat,tq ya thor,Semoga sehat selalu dan Sukses selalu,Teruskan berkarya ya..⭐⭐⭐⭐⭐⭐⭐⭐⭐⭐⭐🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🥰🥰🥰🥰🥰
Qaisaa Nazarudin
Pasti kejutan ultah nya Taksa ya pasti..😄
Qaisaa Nazarudin
Waah 23 tahun aja umur mereka, Berarti udah 6 tahun kemuadian ya..Kepo aku nya thor..😂😂😜😜
Qaisaa Nazarudin
Lho kok udah punya anak aja,Gak ada rinciannya atau kejelasan gitu atau di beritahu sama outhor, 2 atau 3 tahun kemudian gitu..baca2 langsung udah ada baby aja mereka..😂kan jadi bingung aku,aku pikir mereka adopsi anak..
Qaisaa Nazarudin
Ckk Bilang aja loe nangis karna kecewa,karna tdk bisa merebut harta laki loe lg,niat yg buruk maka Allah akan mematahkan niat loe..
Qaisaa Nazarudin
Cih Niatnya aja udah gak bener,Emang Pantes anak nya mati,..Taksa juga ngapain sih sanggup berkorban segitunya,Pengorbanan mung akan di pandang sama duo benalu itu,Ckk keselnaku sama Taksa..🤦🤦
Qaisaa Nazarudin
Kok anak SMP bisa masuk ke sini??
Qaisaa Nazarudin
Udah namanya abe geh..iya ini nih,sifatnya masih kekanak kanakan..Masalah itu di selesaikan dgn vara baik2, Bukan nya dgn diem2 begitu..🤦🤦
Qaisaa Nazarudin
Kan ku bilang juga apa Taksa,mending kamu cerita dari awal,biar Iva gak salah paham,Dari Iva mendengarnya dr mulut org lain,gini kan jd nya..
Qaisaa Nazarudin
Waah siapa tuh?? Ternyata Taksa diam2 punya rival??🤔🤔😄
Qaisaa Nazarudin
Kalo cewek lain mah suka banget di kenalin sebagai pacar,Kalo mau di kenalin sebagai calon isteri..😄😄😜
Qaisaa Nazarudin
Nah kan Iva,Taksa salah paham lagi jadinya..
Qaisaa Nazarudin
Awal pertemuan Taksa dan Iva ya..👏👏👍👍
Qaisaa Nazarudin
Dasar isteri yg g peka,,Lagian ngapain sih masih aja blom move on,Miko udah lama g ada, Sekarang ini Liam itu masa depan kamu,Jgn sampai kamu kehilangan kedua-dua nya..
Qaisaa Nazarudin
Bukan kah sebaiknya Taksa mencerita kan semuanya dgn jujur,Udah saat ya Iva tau apa yg tlah berlaku,Kecuali Taksa ada niat utk mengakhiri hubungan mereka..
Qaisaa Nazarudin
KARMA IS REAL.. Rasain tuh tukang selingkuh..😡😡😡
Qaisaa Nazarudin
Lha ku pikir udah cerai sama selingkuhannya,Terus malam itu dtg gabung makan sok baik itu apa?? Ckk pantesan Taksa masih marah,Mama nya aja yg mau2 nya mengalah..😡😡
Qaisaa Nazarudin
🙄🙄🙄 Ckk ganggu aja..🤦
Qaisaa Nazarudin
Yang sampai masuk ke telinga nya Taksa itu vuman perkataan DIBELAI doang..Modus banget nih Misua..🤣🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!