Hai readers kesayangan.
Kembali lagi bersama Author
kali ini cerita nya tentang anak sekolah ya
yang bernama Freya dan Gardan .
ikuti terus gimana kisah cinta dua pasangan muda mudi ini.
No Wa.082187884540
ig : Nr_trisyaae21
jangan lupa follow ya
and SV no WA nya Trisya
jangan lupa follow akun ig gue ya @nrtrisyaae21
jangan lupa vote ya guasy
***
jangan lupa vote dan komen ya
salken
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon nr_trisyaae 21, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Sikampret kembali
Happy reading pembaca setia 😘😘😘
Jangan lupa tinggalkan jejak ya biar author makin semangat nulisnya ❤️❤️❤️
I love you ❤️
Typo Bertebaran 🚫
🌹🌹🌹
...Nr_Trisyaae21...
Freya melangkahkan kakinya dengan riang di koridor sekolah. Sesekali menghujat para haters yang menatapnya dengan sinis. Bahkan ia tidak segan-segan menjambak dan Menghantam para perempuan tukang nyinyir.
Tujuan Freya saat ini adalah kelas Gardan. Setibanya di kelas Sana, Freya mencari keberadaan Gardan. Ternyata Gardan sudah tidak duduk di depan lagi melainkan pindah duduk di belakang. Freya pun datang menghampiri Gardan lalu menyodorkan kotak bekalnya pada Sang kekasih.
Gardan mendongakkan kepalanya. la menatap ke arah Freya yang tersenyum manis padanya.
"Dimakan ya sayang, gue ke kelas dulu," ucap Freya seraya mengacak-acak rambut pacar nya itu dengan gemas.
Freya melangkahkan kakinya keluar kelas 12 IPA 1 dengan riang . Sementara Gardan yang diperlakukan seperti tadi pun diam mematung, Mencerna apa yang diucapkan oleh Freya kekasih nya .
"Hati-hati jantungnya loncat." goda Julian menyadarkan Gardan.
Gardan pun kembali melanjutkan membaca bukunya yang sempat iya baca tadi , Sebelum Freya datang. Ia mencoba menormalkan detak jantungnya yang berdegup kencang.
Freya sampai dikelasnya, ia pun langsung duduk di kursinya. Suasana kelas tampak riuh, mereka sibuk mengerjakan tugas yang akan dikumpulkan hari ini.
Bel masuk telah berbunyi.
Tidak lama pun Pak Bobby datang bersama anggota OSIS dibelakangnya. Seketika suasana kelas tampak mencekam, Mereka mulai gelisah.
"Taruh semua tas kalian di depan!" titah Pak Bobby.
Hening. Tidak ada satu pun dari mereka yang membawa tasnya ke depan.
"CEPAT!" bentak Pak Bobby.
Mereka menjadi panik. Satu persatu dari mereka mulai menaruh tasnya di depan dengan terburu-buru, Mereka hanya pasrah bila seluruh barang mereka di razia oleh Anggota OSIS.
Para OSIS pun mulai memeriksa tas mereka Freya tampak tenang, tidak seperti teman-temannya yang gelisah. Fokus Freya saat ini adalah Kekasih nya, ia sibuk memandangi Wajah Gardan yang Sedang mengeledah tas. Freya tidak memperdulikan barangnya ada yang di razia atau tidak.
ASTAGFIRULLAH, BAPAK INI BERDOSA BANGET." pekik Rina saat bedak dan lipstik mahalnya dihancurkan begitu saja oleh pak Bobby.
Pak Bobby menatap Rina tajam lalu kembali melanjutkan aktivitasnya.
"BAPAK JANGAN SOLIMIH!" pekik Devi saat parfumnya dibuang isinya ke dalam ember tempat sampah.
"Sabun siapa ini?!" tanya Pak Bobby saat ia menemukan sabun yang bolong ditengahnya. Seluruh murid pun mencoba menahan tawanya agar tidak pecah.
kejadian ini sangat memalukan bagi seluruh siswa kelas 11 ipa 1.
"AYO NGAKU! TAS SIAPA INI?" bentak Pak Bobby seraya mengangkat tas ransel berwarna Biru navy.
Tidak lama pun Ruslan silaki-laki paling heboh mengangkat tangannya membuat tawa mereka pun pecah. Bahkan beberapa OSIS laki-laki pun ikut tertawa,Ingin rasanya Mereka memukul Ruslan saat ini , Sangat memalukan.
"Kamu sering nyabun di sekolah?"
tanya Pak Bobby , dengan Frontal.
"Kadang-kadang sih Pak, kalo lagi gabut aja "jawab Ruslan.
"Jam istirahat kamu datang ke ruangan saya!" tegas Pak Bobby.
Ruslan mengangguk pasrah. Sepertinya nanti ia akan mendapatkan siraman qolbu dari Pak Bobby dan juga ibunya.
pak Bobby kembali mengeledah tas mereka. Kali ini ia menemukan deodorant dan juga banyaknya masker wajah. Dengan santainya ia membuangnya ke ember membuat salah satu siswi menjerit.
Hari ini menjadi hari sial bagi kelas 11 IPA 1. Seluruh barang-barang mereka musnah, tidak ada yang tersisa kecuali buku dan tas sekolah.
Saat ini Freya dan
teman-temannya sudah berada di kantin. Seperti biasa, mereka duduk di pojok. Mereka makan diselingi canda dan tawa.
"lo dibawa kemana sama Si Rb (Raja Balap) ?" tanya Elisa penasaran.
Deg deg!
"Di-dia nganterin gue pulang lah ," jawab Freya sedikit deg degan.
"Kayaknya si Rb kenal lo dh Frey." celetuk Arti seraya mengunyah permen karet.
Freya menggelengkan kepalanya. "Gue ga kenal dia ."
Freya pun mengalihkan
pembicaraannya membahas tentang SCORPIO GIRLS agar teman-temannya tidak menanyakan banyak hal tentang Rb Yang mengenal nya.
Ponsel Freya bergetar
menandakan bahwa ada pesan masuk. Freya pun langsung mengambil ponselnya yang tergeletak di atas meja.
Unknown
" Taman, jam 8"
^^^Siapa?^^^
Unknown
" Gardan"
^^^"Siap sayang"^^^
Freya terkekeh geli. Darimana Gardan mendapatkan nomor ponselnya? Mengapa juga ia menjadi alay seperti ini, mungkin Sekarang iya sudah menjadi bucin akut nya Sang Ketos Dingin.
Kini Freya menatap ke arah Gardan yang duduk tidak jauh dari tempatnya berada. la bisa menangkap bahwa
Gardan kini tersenyum tipis padanya.
"Mentang-mentang udah punya pacar, udah kayak orang gila senyum-senyum sendiri." sindir Ana.
Freya tertawa. "Dasar jomblo, sirik aja liat orang bahagia."
Sontak mereka tertawa melihat raut wajah kesal Ana. Mereka pun melanjutkan makannya yang tertunda.
Tak terasa sebentar lagi pukul 8 malam, Freya sudah bersiap-siap untuk menemui gardan di taman.
"mau ke mana "tanya David kepada Freya
"mau ke taman dad"Jawab Freya.
"nitip odading yang ada di pertigaan ya"ucap David sambil menyodorkan uang rp100.000 kepada Freya.
Freya mengangguk. Setelah berpamitan pada Daddy nya , Freya pun pergi menuju taman dengan berjalan kaki.
Waktu telah menunjukkan pukul 8 malam, tapi tidak ada. tanda-tanda kehadiran Gardan di taman. Sepertinya Freya harus mampir terlebih dahulu ke supermarket, membeli beberapa cemilan untuk dirinya dan Gardan Nanti.
Sekembalinya Freya dari
supermarket pun Gardan belum datang. Freya pikir mungkin Kekasihnya masih dijalan, saat ia mengirim pesan pada Gardan pun belum dibaca. Jadi Freya memutuskan untuk menunggu Gardan di taman seraya memakan cemilannya.
Dilain tempat, Gardan tengah bersiap-siap menuju taman. Tiba-tiba ponsel nya bergetar menandakan ada pesan masuk.
Unknown
"Gardan, jemput aku di bandara sekarang"
Gardan berjalan menuju garasi lalu naik ke atas motornya. la memakai helmnya lalu menjalankan motornya keluar rumah menuju bandara. Bahkan ia melupakan janji nya dengan Freya yang menunggunya di taman sendirian.
...🌹🌹🌹Bersambung ❣️❣️❣️...
**Jangan lupa mampir
1.Dokter Cantik milik presdir tampan
2.Twins Genius Milik Ceo
3.Menikah dengan Mantan**
******Jangan lupa tinggalkan jejak ya ,biar author makin semangat nulisnya ❤️❤️❤️
Mohon maaf jika Masih ada kekurangan kata dalam Karya saya 🙏🏻🙏🏻
Jangan lupa***
📌vote
📌Komen
📌Like
📌Rate bintang lima nya
📌Dan share
Setiap yang kalian tinggal kan adalah keberuntungan bagi Author 🎗️
i love you ❤️
Jangan lupa mampir ke karya author yang lain ya 🌹
Makasih banyak buat yang udah mau komen ,like dan vote karya author🙏🏻**.
sayang banget