NovelToon NovelToon
Siapa Yang Harus Kupilih?

Siapa Yang Harus Kupilih?

Status: sedang berlangsung
Genre:Misteri / Komedi / Romantis
Popularitas:79
Nilai: 5
Nama Author: A Giraldin

Kegelapan dan Cinta sangat cocok untuk menggambarkan cerita ini. Karakter utamanya adalah seorang pemuda bernama Hayakawa Yugioh.

Ia bertemu dengan tiga gadis cantik di tempat yang berbeda-beda. Kuroyuki Yukino (Stasiun Kereta), Minazuki Reina (Klub Voli), dan Hanamori Airi (Hujan Badai).

Yugioh membantu semuanya untuk menyelesaikan masalah hidup masing-masing. Seiring berjalannya waktu, ketiganya mulai jatuh cinta padanya.

Dimulai dengan mengancamnya menggunakan benda tajam, menguntitnya ke manapun ia pergi, dan paling parah mengajaknya mati bersama.

Diakhir... Mereka mengajukan pertanyaan yang intinya: 'Siapa yang akan ia pilih untuk menjadi istrinya?.'

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon A Giraldin, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 1.3: Stasiun Tokyo

Oh! Ternyata benar ya! Muehehe!! Kayaknya kesempatanku semakin bertambah besar. “Nggak, bukan apa-apa. Cuman pengen nanya doang sih.”

“Lalu, biarkan aku ketemu mamamu dan ikut ke rumahmu! Bakal ku kabulkan permintaanmu jika iya, hehehe.”

Sistemnya ternyata seperti ini ya! dia merepotkan banget! Tapi, daripada harus terus duduk juga pahaku pegal karena terdapat beban cukup berat di atasnya, lebih baik menerima tawarannya saja.

“Baiklah. jadi cepat! Mama mungkin bentar lagi akan memarahiku! Masih ada sedikit harapan dia belum menyusulku. Jadi... mari secepat mungkin ke tempatnya menunggu!”

“Oke.”

Begitu berada di luar, terlihat gedung perkantoran dan hotel serta jalanannya cukup sepi. Di seberang zebra cross, terlihat wanita yang kelihatan masih muda memakai kacamata hitam.

Tubuhnya ramping dan kelihatan seperti seorang model terkenal. Ia melihat ke arah Yugioh dengan wajah ngambek.

Akhirnya dia datang juga! Lama banget! Oh! Awawawa!!! Tu-tunggu dulu!? Mataku buram kayaknya ya!

Dari perkataannya, bisa dipastikan dia adalah mama Yugioh. Lalu... pakaiannya kayak mau goda cowok. Baju dinas yang seharusnya dikeluarkan pada malam hari, malah dipakai di siang hari.

Yugioh melihat itu semua dan dia mengabaikan mamanya yang mengusap-usap terus matanya.

“...Bit*h.”

Suaranya pelan, tapi Yukino mampu mendengarnya. Dia tak membalasnya dan cuman tersenyum manis aja. “Dia mamamu kah?”

“Benar. Hayakawa Honoka, 52 tahun. masih kelihatan kayak 25 mungkin. Intinya, mamaku itu seorang bit*h. Jangan sampai tertipu oleh penampilannya! Dia suka main-main ama cowok, begitupun papaku.”

Entah kenapa... aku jadi merasa kasihan padanya. Mungkin, lebih baik sekarang mengetahui dulu seluk-beluk keluarganya.

Cowok favoritku, nggak boleh dibiarkan menderita oleh orang-orang jahat yang berada di dekatnya.

Sebisa mungkin, harus ku usahakan agar dia bisa hidup bahagia. Muehehe—hadiahku bisa menyusul nanti kan!

Pakaiannya benar-benar mencolok ya! Hahaha. Aku tahu alasan para pejalan kaki itu melihatnya. Pertama, dia cantik walau sudah tua sebenarnya, kedua, proporsi tubuhnya menggoda, dan terakhir... terlihat kaya raya.

Kalau aku boleh menjawab, itu adalah mobil yang harus ku cicil pada mantan bos papaku.

Zebra cross sepi sekali ya!. Mungkin karena jalanan sini jarang kendaraan berlalu lalang juga baru pukul enam pagi sesuai jam di lampu penyeberangan pejalan kaki.

Begitu aku sampai di tempatnya, mamaku menaruh kacamata kembali di saku rok kanannya. “Mataku nggak salah lihat kan!”

Dia masih mengusap-usap matanya. Mama Yugioh mungkin terlihat aneh, tapi seperti penjelasan Yukino sebelumnya, ia terkenal dikalangan wanita berusia 30 tahunan ke atas.

“Memangnya kenapa, tante cantik?”

Awawawa!!... Su-suaranya mirip! Ng-nggak salah lagi! Dia itu artis favoritku. Tunggu dulu!? Mereka seumuran kan!

Usianya 15, anakku juga sama, dan kedekatan ini... Awawawa!!! Sekolah di tempat yang sama juga!

Sepertinya ini takdir untuk mengubah keluargaku lebih baik tanpa mengandalkan lagi beban keluargaku, Hayakawa Yugioh.

Tapi... mungkin dia bukan lagi beban kali ya! Harusnya dapat banyak uang selama setahun sekolah.

Hehehe, coba ku tanyakan dulu deh. “Se-sebelum menjawab pertanyaanmu, Yugioh! Berapa banyak uang kau punya sekarang? Mama kebetulan lagi bokek, ahaha. Bi-bisa transfer lagi kayak sebulan lalu kan! Ta-tapi... ju-jumlahnya agak perbanyak oke!”

Ada alasan lain kenapa aku benci kedua orang tuaku. Mereka sama-sama seorang penghibur di satu agensi.

Oh iya! Mau dalam keadaan apapun, konsol gameku bakal selalu ada di tanganku. jika terlepas bakal nangis serta membuatku pengen main terus.

Lari, jalan atau apapun selama masih ingin memegang konsol game, bakal terus berjalan. ‘Game Over’, tamat babak, lainnya terus dimainkan.

Ya, kurang lebih seperti itu. Lalu, kedua orang tuaku menggoda cowok/cewek sesuai kemauan mereka.

Seringnya malam hari yang di mana masih kerja di agensi tersebut. Mungkin tak menghasilkan uang, tapi bagi masing-masing itu adalah hiburan sesungguhnya.

Hiburan yang tak pernah didapatkan oleh keduanya walau dalam keadaan apapun. Aku tidak ingin mengatakan beberapa hal lebih lanjut, karena topiknya ke hal sensitif nantinya.

Lalu, permintaan mama aku nggak tahu harus disebut keterlaluan atau tidak. Tapi... karena dia masih sedikit bertanggung jawab dalam membesarkanku, sudah tugas anak baik menafkahinya.

“Kalau sudah sampai rumah bakal ku kasih kok, mama.”

Aku tersenyum manis dan... kenapa dengannya? Melihatku sedekat itu sangatlah mengganggu.

Muehehe. Ternyata, dia bisa senyum juga ya! Ah! Tentu saja sih. Soalnya, Hayakawa-kun masih normal.

Mungkin aku kelihatan Deredere dan itu benar banget. Yahh... nggak tahu juga sih. Lalu, mamanya gampangan banget!

Kayaknya mamanya ini cuman mikiran uang darinya saja. “Serius! Baiklah. Ah! Benar juga!”

Dengan cepat, mamanya langsung mengepal kedua tangan Yukino dengan sangat erat. “Awawawa...!! A-artis favoritku ada di de-depanku se-sekarang...!!!”

“Hehehe. Sungguh membahagiakan. Ah!” dari bahagia menjadi teringat sesuatu. “Benar juga! Kuroyuki-sama, kemana tujuanmu? Bertemu dengan anakku pasti kebahagiaan bukan! tentu saja, fufufu. Dia ini dari dulu anaknya riang banget, ganteng, dan baik pastinya.”

Mama malah mempromosikanku ya!. “Aku pengen ke rumah tante. Kebetulan, habis syuting beberapa minggu lalu, berkunjung ke tempat kelahiran bentar.”

“Begitu ya! A-ah, si-silakan naik ke dalam mobil! Y-yugioh, terus bersikap baik padanya oke!”

Dia dengan cepat melesat ke dalam mobil merah mungilnya. “...” keduanya saling terdiam untuk beberapa saat.

Sang ibu yang berada di tempat menyetir, membuka kaca sebelah kiri sambil berkata: “Cepat masuk!”

“Ba-baikk!”

Mereka menjawab dengan ekspresi berbeda. Yang satu ceria, lainnya datar. Begitu berada di dalam, Yukino duduk di sebelah kanan, dan kirinya Yugioh.

Yugioh dari buka pintu mobil, duduk, pasang sabuk pengaman, tak pernah melepaskan konsol gamenya itu. bisa melakukan hal-hal ribet hanya menggunakan beberapa jari bagian depannya sangatlah hebat.

Kalau aku nggak salah, total kekayaannya akhir-akhir ini triliunan yen kan! ribuan yen dari anak paling kecilku nggak guna, jika dibandingkan dengannya. Fufufu, jika dia beneran dekat sama Yugioh, bisa ku manfaatkan sepuasnya.

Hehehe, ideku masih bagus aja ya!. “Jangan memikirkan hal aneh terus mama! Cepat jalankan mobilnya!”

“Ba-baikk...!”

Yugioh bagiku sangat menyebalkan, anak sepertinya kenapa nggak bisa ngasih uang banyak kayak kakak-kakak perempuannya ya?

Padahal di usia yang sama, jutaan yen bisa didapatkan mereka dengan mudah. Kenapa juga dia nggak kayak kami? Jadi penghibur maksudku.

Mungkin karena nggak mau kali ya! Ahh...!!! Kuroyuki Yukino cantik banget...!!! Yugioh harus ku tawari untuk menghiburnya.

Hehehe, dia harusnya bakal menerimanya kan! Walau tak pernah menunjukkan ketertarikan pada cewek, mana mungkin menolak bibit unggul seperti Kuroyuki Yukino. Sudah cantik, baik, lemah lembut, banyak uang lagi...

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!