NovelToon NovelToon
I'M Nathasya Gustari

I'M Nathasya Gustari

Status: tamat
Genre:Romantis / Contest / Cintapertama / Patahhati / Nikahmuda / Tamat
Popularitas:250.7k
Nilai: 4.9
Nama Author: Virgoanz

Melarikan diri dari orang-orang dan masa lalu yang terlalu rumit untuk di jalani. Dan setelah banyak situasi tak memihak padanya, masih adakah secercah cahaya kebahagiaan untuk kehidupan baru seorang Natasya Gustari?

Bisakah seorang yang berkuasa seperti Tara menemukan gadis itu kembali?

Meraih kembali istri yang membawa kabur anak dalam kandungan bersamanya?

Selamat membaca 🤗

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Virgoanz, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Goes to Bali

Perjalanan ke Bali yang mendadak itu cukup membuat Caca kesal. Tanpa persiapan dan tanpa bekal apa pun. Ia terpaksa berangkat mengikuti suaminya untuk meninjau langsung pembangunan hotel yang sudah hampir selesai. Sekalian mereka berlibur katanya. Family time.

Tiba-tiba saja asisten rumah tangganya mendatangi Caca yang tengah bermain dengan Mentari siang itu. Meminta wanita itu untuk bersiap karena sopir sudah menunggu di bawah.

"Ditunggu kemana, bi?" tanya Caca saat itu dengan dahi mengernyit bingung. Ketika suaminya pamit bekerja pagi tadi, tidak ada obrolan apa pun tentang rencana kepergian mereka.

"Saya kurang paham, nyonya. Pak Bima hanya meminta saya memanggilkan nyonya dan nona muda untuk segera turun."

"Ya tapi mau kemana?" Caca masih tak mau menuruti perintah Bima jika itu tidak jelas. Akhirnya wanita itu menemui Bima sendiri, untuk menanyakan akan kemana mereka. Agar Caca juga tahu, ia harus berpakaian dan berdandan seperti apa.

"Nyonya tidak perlu memikirkan dandanan yang pantas. Nyonya hanya cukup berganti dengan pakaian yang biasa nyonya kenakan ketika keluar rumah. Juga nona muda." jawab Bima yang tidak memberikan jawaban atas pertanyaannya sama sekali.

Akhirnya Caca benar-benar dandan seadanya dan hanya membawa tas yang berisi make up minimalis juga dompet dan tak lupa ponsel. Tiga barang yang tak pernah ketinggalan jika ia bepergian.

Dan kini, ketika mereka sudah duduk di dalam pesawat pribadi milik keluarga Abraham. Caca memasang wajah masamnya pada sang suami.

"Sudah dong sayang.. Kita kan nanti bisa beli pakaian disana." bujuk Tara.

Begitu Caca memasuki pesawat dan menanyakan tujuan mereka, wanita itu memang langsung marah-marah pada suaminya. Karena liburan macam apa yang tidak berbekal apa pun selain yang mereka pakai.

"Banyak orang diluar sana yang membutuhkan uang maupun pakaian! dan mas malah buang-buang uang untuk beli yang nggak penting, disaat baju kita masih begitu banyak!" sungut Caca masih tidak terima dengan keputusan Tara.

Sejak hidup sendiri dan hanya mengandalkan penghasilannya sendiri, Caca memang berubah menjadi wanita yang perhitungan. Tapi perhitungan untuk pengeluarannya sendiri.

Jika untuk berbagi ia tak pernah merasa sayang. Ia bahkan sering membagikan pakaian dan makanan untuk anak-anak jalanan.

Dan satu lagi. Ia juga tidak pernah perhitungan jika untuk Mentari. Apa pun yang gadis kecil itu inginkan asal masih dalam batas wajar, Caca akan selalu memberikannya.

Ia merasa, jika saat ia kecil saja selalu di turuti keinginannya. Maka ia akan berusaha melakukan hal yang sama untuk putrinya. Jangan sampai nasib putrinya lebih buruk daei pada dirinya. Itu prinsip Caca saat belum bertemu dengan Tara kembali saat itu.

"Kalau begitu, kamu bisa membagikan pakaian yang masih layak pakai tapi tidak kamu pakai lagi untuk mereka yang membutuhkan, sayang."

Tara heran, kenapa istrinya harus mempermasalahkan hal sepele seperti itu. Padahal wanita lain paling suka berbelanja. Entah itu tas, baju, atau pun sepatu meski mereka tidak membtuhkannya. Dan itu hal yang sangat mudah bagi Tara saat ini.

Tapi istrinya, paling enggan jika di ajak shopping. Entah dengan cara apa ia harus membuat senang istrinya.

"Padahal kamu jualan baju. Tapi kita di larang beli baju." Tara pura-pura menggerutu. "Kalau kita nggak sering-sering beli baju, kita sama saja mengurangi rejeki orang yang berjualan seperti kamu."

Caca berdecak kesal. "Beda, mas! aku jualan baju dengan harga merakyat. Untuk kalangan menengah kebawah. Jadi nggak menghambur-hamburkan uang."

Tara peluk pinggang ramping istrinya. "Kamu mau menghamburkan uangku sampai kamu bosan, juga uang itu nggak akan habis sayang." ucap Tara sedikir menyombongkan dirinya.

Caca melengos malas. "Kamu bisa berbicara seperti itu karena kamu belum merasakan tidak punya uang, mas. Dan lagi, untuk apa uang banyak kalau masalahnya juga ikut banyak."

Tara hanya terkekeh menanggapinya. Karena kenyataannya memang seperti itu. Permasalahan tidak hanya dalam rumah tangga mereka saja. Tapi diperusahaan pun banyak masalah yang harus ia selesaikan.

"Kamu tenang saja. Meskipun aku jatuh miskin, aku akan selalu berusaha keras untuk mencukupi kehidupan kalian."

"Dan aku tidak takut akan hal itu. Karena aku sudah pernah memulainya dari nol." balas Caca. Ia lebih memilih hidup sederhana asal bisa hidup damai tanpa takut akan ada orang yang mencelakai mereka. Dan ia akan lebih senang karena Tara lebih bangak memiliki waktu untuknya dan putri mereka.

Dan akhirnya perdebatan di menangkan oleh Tara. Caca hanya pasrah saja dengan apa yang sudah di siapkan dan direncanakan oleh suaminya.

Karena memang ia sudah tidak memiliki pilihan lain. Pesawat mereka sudah take off. Bahkan mungkin sebentar lagi mereka sudah akan sampai di bandar udara Internasional Ngurah Rai Bali.

Hitung-hitung mengganti liburan putri mereka di Bali yang saat itu batal gara-gara bertemu dengan Tara. Dan anak mereka memang terlihat sangat antusias. Apa lagi begitu melihat pesawat jet pribadi yang belum pernah dirinya lihat apa lagi naiki. Putri kecil itu tak tahu jika ayahnya sekaya itu hingga memiliki pesawat sendiri.

"Nanti kalau Tari sudah besar. Tari sudah bekerja. Tari mau beli negara aja ya mah?" begitu ucap gadis kecil itu begitu duduk di jok empuk pesawat.

Caca dibuat melongo dengan cita-cita putrinya. "Kenapa beli negara sayang?" tanyanya ingin tahu.

"Kata papa kan Tari harus lebih hebat dan lebih sukses dari papa. Jadi, kalau papa saja bisa beli pesawat, berarti Tari harus bisa beli yang lebih dong maaaahh..." kaki kecil itu bergerak-gerak maju mundur. Ekspresi wjaah Mentari juga menyejukan hati Caca. Wajah gembira yang selalu ingin Caca lihat ada di wajah putrinya.

"Tapi kenapa harus negara?" Caca masih belum mengerti dengan maksud putrinya.

"Kan nggak ada yang lebih besar lagi dari pesawat mamaaaaa..."

Tara langsung tergelak mendengar jawaban putrinya. Kemudian pria itu mengulurkan tangannya meminta high five pada sang putri.

Caca hanya memutar bola matanya malas. Anak dan ayah sama saja! batin Caca.

Tapi tak urung ia ikut tersenyum dan menggelengkan kepala.

Mentari memang selalu bisa menjadi mood booster untuknya. Selelah dan sekesal apa pun Caca, jika sudah melihat Mentari. Semua akan sirna. Karena wanita itu akan kembali tersenyum hanya dengan menatap wajah sang putri.

Wajah yang amat ia cintai. Wajah yang juga mengingatkannya akan sang suami. Karena Mentari perpaduan keduanya. Melihat Mentari sama saja melihat Tara. Begitu juga sebaliknya bagi Tara. Jika pria itu melihat Mentari, ia seperti menatap Caca versi kecil dalam wajah putrinya.

1
Nani Desmiwati
Sedih
Mawar berduri
cerita yg manis tdk bertele2. trima kasih. sukses sll
Mawar berduri
pak tua smakin hot jeletot deh🤭
Mawar berduri
masak sih hampir 6 th LN org2 masih ingat. palingan udh pd lupa. lagian hr gini masih aja kepo dgn urusan orglain. kayaknya gk gt deh.
Mawar berduri
enak bgt rasa daun muda ya pak tara🤭👍
Endang Werdiningsih
caca bukan hamil diluar nikah,,,
nikah siri secara agama sah hukum'a...
dan setahu sy si anak msh bisa mengikut nashab ayah'a,,,jika terlahir perempuan maka sang ayah msh berhak yg menjadi wali nikah,,,,cuma secara hikim negara tdk bisa nama ayah tercantum di akte kelahiran...
beda dengan hamil tanpa ada'a pernikahan....
dan cava blom ditalak sama tara kok sdh dinikahi sama rian.....
sedang caca pergi jg tanpa sepengetahuan tara,,,, ga bisa dibilang sdh jatuh talak....
Rina Fauzie
bagus cerita nya 👍
Aisyah Hayati
lahhh gimana ceritanya wanita lagi hamil+masih isteri orang alias masih punya suami udah dikawinin lagi tor?? semisal dia udah cere pun masa iddahnya sampe dia selesai melahirkan boskuuuu,ini masih melendung udah dikawinin aja. meski ini hanya cerita piksi tapi tolonglah plis atulah utk hal2 yg beraroma norma2 dan aturan2 yg berlaku dimasyarakat harus diperhatikan,ga bisa bebas ngehalu sakarepe penilis naglor ngidul bercerita. Klo belum tau alangkah baiknya dicari tau dulu biar kesanya ga asal njeplakkkk nabrak norma yg berlaku.Jujurli suwerli ini ceritanya yg tak kira bakal seru jadi ambyarrrr absurd surd surd menyebalkan kau buat.
fa _azzahra
pantes td agak sedikit bingung krna dcerita sblm nya caca anak kandung nini.good jd mudeng aku
Sitialmira
rian mungkin
yanti auliamom
Ngikutin aja alurnya seperti imajimu Thor.

Tapi biasanya orang bule tuh lebih easy soal jodoh anak. Biasanya yang ribet itu bangsawan meski ga semua.

lanjut..
yanti auliamom
Jadi ada hikmahnya ya Thor. Jadi tau tentang hukum islam .

Kalau mantan kakak atau adik ipar boleh/ halal di nikahi.
baik karena cerai hidup atau karrna meninggal.
Khalisah Rochman
good thor.... aq suka ceritax beda
sri fauziah
hadeuh klo liat mentari jdi ingat sma anak sy waktu masih kecil...kritisny luar biasa nyampe sy bingung dan mentok mau jwab apa...untungny suami selalu bisa kasih jawaban yg bikin anak sy puas😁😁😁
Rianty Aksan
Cerita Yang Keren Begini, Kenapa Like nya dikit Banget ya..
Puja Kesuma
lama upny thor..lanjutin donk thor
japalibels
haram ini. msh dlm status pernikahan dgn tara.
AsYanti
nah lhooooo siapakah dia... si pemilik "mata" yang kepo-an itu???
AsYanti
baru aja niat mau komen soal sejarah Caca waktu diangkat anak apakah dibahas juga di keluarga besar Abraham dan apakah Caca pernah diperkenalkan kepada keluarga besar Abraham semasa hidupnya Nindi.... keburu Authornya bercerita hehehe.... terjawab langsung
AsYanti
wekekekeek.... rasaiiin looooo... emang gampang harus mikir jawaban buat anak yang kritis????... padahal para emak tiap hari harus jadi orang "pinter" trus buat anak2nya yang cerewet...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!