NovelToon NovelToon
Secangkir Kopi Tanpa Gula

Secangkir Kopi Tanpa Gula

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Cinta Seiring Waktu / Perjodohan
Popularitas:1.9k
Nilai: 5
Nama Author: Atik's

Raka harus menikah mendadak dengan Laras setelah calon istrinya, Rara, kabur. Demi menjaga masa depan putrinya, ayah Laras mewajibkan surat perjanjian pranikah yang membuat Raka merasa tertekan dan membenci pernikahan ini. Meski Laras sangat mencintainya dan berharap membina rumah tangga, Raka tetap dingin, kasar, dan tak bisa melupakan Rara. Namun, Laras bertekad meluluhkan hati suaminya dan mengubah pernikahan yang bermula dari keterpaksaan ini menjadi penuh kasih sayang.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Atik's, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

26

“Kamu tidak perlu keluar dari sini, karena urusanku dengan David sudah selesai. Sekarang aku hanya ingin menyampaikan sesuatu kepadamu,” ujar Rara sambil tersenyum penuh makna.

Fitri pun mengurungkan niatnya untuk pergi. Dengan tenang dan anggun, ia melangkah mendekat, lalu duduk tepat di samping suaminya. David mengamati gerak-gerik istrinya dengan cemas, khawatir emosinya akan meledak. Namun kekhawatirannya hilang saat Fitri justru tersenyum lembut ke arahnya.

“Jadi apa yang ingin kamu sampaikan padaku? Sepertinya kita tidak saling kenal. Apakah kamu mengenalku, atau aku pernah memiliki masalah denganmu?” tanya Fitri dengan nada tenang dan sopan.

“Memang kita tidak saling kenal, tapi aku ingin memberitahukan sesuatu tentang suamimu,” jawab Rara, membuat tatapan David menjadi tajam penuh peringatan.

“Rara, kumohon hentikan ucapanmu itu,” tegur David dengan nada tegas.

“Tidak apa-apa, Mas. Mungkin saja kita bisa membantu menyelesaikan masalah yang sedang dihadapinya. Sepertinya dia sangat frustrasi,” sahut Fitri sambil melirik suaminya sekilas, memberikan kode agar tetap tenang.

David akhirnya memilih diam. Ia sadar istrinya sudah mampu menangani situasi ini. Sebenarnya, Fitri sudah mendengar seluruh percakapan mereka sejak tadi ketika dia berdiri di balik pintu, mendengarkan semuanya dengan sabar.

“Silahkan, katakan saja apa yang ingin kamu sampaikan tentang suamiku,” ujar Fitri lagi.

“Suamimu telah berselingkuh denganku. Dia bahkan membelikan sebuah apartemen untukku dan sering datang berkunjung. Kami sering menghabiskan waktu bersama dengan keintiman. Dia juga bilang tidak mencintaimu dan akan menceraikanmu, bahkan berjanji akan menikah denganku,” ujar Rara dengan nada sombong dan bangga.

“Ya Tuhan… apakah semua ini benar, Mas?” tanya Fitri pura-pura terkejut.

“Sayang, kamu tahu sifatku. Dia hanya ingin memancing emosimu saja,” jawab David berusaha menenangkan.

“Kalau benar dia sangat mencintaimu dan berjanji akan menceraikanku, kenapa kamu justru membongkar semuanya seperti ini? Seharusnya kamu tidak perlu mengungkapkan hubungan kalian. Bukankah sebaiknya kamu diam dan menunggu sampai kami benar-benar berpisah? Aku jadi heran, kenapa kamu justru membuka aibmu sendiri,” ujar Fitri dengan nada santai namun menusuk.

“Aku hanya ingin mempercepat perpisahan kalian,” jawab Rara dengan angkuh.

“Mempercepat perpisahan kami, atau justru kamu yang sudah dibuang oleh suamiku? Biasanya wanita selingkuhan yang berani berteriak begitu hanya karena posisinya sudah terdesak, bukan begitu, Rara?”

Rara tertegun mendengar namanya disebut. Ia mengira identitas dan hubungan gelapnya dengan David masih rahasia, namun ternyata ia salah besar.

“Kamu terkejut karena aku tahu siapa dirimu?” tanya Fitri tenang.

Rara hanya diam terpaku, pikirannya kacau balau. Situasi berbalik arah ketika ia baru sadar lawan yang dihadapinya bukan orang yang bisa dianggap remeh.

“Jika perpisahan yang kau harapkan, buanglah harapan itu sejauh-jauh. Jangan kira aku wanita lemah yang akan menangis dan lari pulang ke rumah orang tua hanya karena ada wanita yang berani mengganggu rumah tanggaku. Jangan pernah bermimpi akan merebut suamiku. Kau hanya wanita serakah yang meninggalkan kebahagiaan nyata demi angan kosong. Pergilah jauh dan jangan pernah berniat menghancurkan keluargaku, karena aku tidak akan tinggal diam.”

“Aku tidak takut! Aku akan membongkar hubungan ini ke publik agar nama baik dan usaha suamimu hancur seketika!” ancam Rara dengan nada meninggi.

“Silahkan saja bongkar, aku tidak takut. Tapi setelah itu bersiaplah bersembunyi, karena aku yakin kau tidak akan berani menampakkan diri lagi di depan umum. Aku juga akan membongkar siapa dirimu yang sebenarnya,” ujar Fitri dengan tatapan tajam.

“Jangan sok tahu! Aku tidak takut dengan ancaman kosongmu,” jawab Rara, meski kesombongannya mulai goyah.

Rara akhirnya pergi dari ruangan setelah kalah telak berhadapan dengan Fitri. Bahkan Fitri tidak gentar sedikit pun mendengar ancaman itu. Ia mulai berpikir ulang apakah rencananya untuk membongkar skandal itu layak diteruskan. Sebagai wanita yang menjaga nama baiknya, ia sadar hal itu bisa menghancurkan dirinya sendiri. Apalagi kini ia tahu Fitri sudah menyelidiki tentang kehidupannya, termasuk masa lalu yang ingin ia kubur rapat-rapat.

Berbeda dengan perseteruan ketiga orang tersebut, di apartemen Raka sedang terjadi pergulatan panas antara dua insan yang sedang di landa asmara.

1
helena
lanjuttt thor😍
Atik's: baik kak
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!