NovelToon NovelToon
Cinta Terhalang Janji

Cinta Terhalang Janji

Status: tamat
Genre:Cinta Murni / Tamat
Popularitas:1.1M
Nilai: 4.9
Nama Author: Rosma Sri Dewi

Daven Alexander Murpy,pewaris tunggal dari kerajaan Bisnis Murpy group.Dia mengalami kecelakaan yang hampir merenggut nyawanya.Dia ditolong oleh seorang gadis yang sama sekali dia tidak tahu siapa.Karena merasa berhutang budi,Daven mengucapkan sebuah janji akan menikah dengan gadis itu,siapapun dia dan bagaimanapun keadaannya.Dia juga berjanji akan memberikan kebahagiaan buat gadis penolongnya itu.

Karena untuk menjaga reputasi keluarga, Daven akhirnya menikah dengan seorang gadis bernama Alena, yang bekerja sebagai cleaning service di perusahaannya,dengan perjanjian mereka akan segera berpisah bila Daven berhasil menemukan gadis penolongnya.

Akankah Daven akan menemukan gadis yang telah menolongnya? dan apakah Daven akan berpisah dengan Alena setelah gadis penolong itu ditemukan?

Penasaran? Monggo di baca!. Mohon untuk kritik dan sarannya. Happy readings everyone

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rosma Sri Dewi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Aku mau membatalkan perceraian ini!

James benar-benar mengatur rencana keberangkatannya hari ini. Dari bawahannya dia tahu, kalau Daven memerintahkan seseorang untuk memantau aktivitasnya.

"Hmmm, kayanya Daven ingin tahu,apakah Alena ada bersama ku atau tidak. Aku tidak boleh gegabah. Aku tidak mau Daven tahu kalau Alena ada bersamaku. Sepertinya aku juga tidak usah memberi tahu Alena, kalau Daven tengah mencarinya.Bisa-bisa dia tidak mau ikut aku ke London. Biarlah Alena tetap berpikir kalau Daven benar-benar telah mencampakkannya.Kali ini Alena harus jadi milikku" Gumam James sambil menyeringai sinis.

Kali ini James benar-benar telah dibutakan oleh cinta .Dia tidak perduli lagi kalau seandainya ada orang yang men-capnya egois.

James kembali menghampiri Alena, yang tengah memegang surat cerai yang telah ditanda tanganinya. "Alena, apa itu surat ceraimu? " tanya James dan Alena hanya menganggukkan kepalanya sebagai jawaban.

"Sebentar lagi kita akan berangkat ke London. Jadi kapan kamu mau mengirimkan surat itu ke laki-laki brengsek itu?" ucap Daven ketus.

"Ka, bisa tidak kamu gak usah memanggil Ka Daven laki-laki brengsek?Dia itu laki-laki yang berprinsip bukan brengsek !" Alena sedikit menaikkan suaranya,merasa tidak senang pada ucapan James.

"Ya, udah terserah kamu! Sekarang surat itu berikan padaku! biar anak buah ku aja yang mengirimkannya ke rumah Daven yang ber-prin-sip itu! " terselip nada menyindir pada ucapan James.

Kedua Netra Alena menatap James dengan tatapan jengah.Akan tetapi, dia tetap memberikan surat itu ke tangan James,walaupu dengan hati yang berat.

"Sekarang kamu bersiap-siap! setengah jam lagi kita akan berangkat.Aku tunggu di depan! " James memutar badannya berbalik meninggalkan Alena.

Alena yang sudah mandi dari tadi, kini hanya tinggal mengganti pakaiannya saja. Setelah itu dia meminum obat penguat janin yang diberikan oleh dokter yang dipanggil oleh James tadi pagi. Setelah semuanya siap, Alena melangkah keluar menyusul James.

"Ok,Alena kamu ikuti mereka ke atas rooftop apartemen ini! Kamu akan dibawa pakai helikopter ke landasan tempat pesawat pribadi ku berada.Aku akan menyusul mu nanti ke sana! "

"Kok, aku gak ikut Kaka?" tanya Alena dengan kening yang berkerut.

"Aku ada urusan sebentar! Kamu tenang saja, kamu akan baik-baik saja sama mereka.Aku akan segera menyusul !." James berusaha untuk meyakinkan Alena.

"Ya, udah kalau begitu! "Alena akhirnya menuruti permintaan James tanpa ada rasa curiga sama sekali.

"Kalian semua, ingat pesanku tadi! " James, memperigatkan anak buahnya, sebelum meraka pergi.

"Baik, Tuan!" anak buah James menundukkan badannya ke arah James lalu berlalu di ikuti oleh Alena, meninggalkan apartemen James, menuju ke Rooftoop dimana helikopter milik keluarga James sudah menunggu.

Flash back 1 jam yang lalu

James mengumpulkan anak buahnya yang berjumlah 3 orang, untuk membeberkan bagaimana rencana keberangkatan mereka ke London kali ini.

"Nanti kalian bawa Nona Alena ke atas rooftoop. Setelah itu kalian menerbangkannya ke tempat landasan dimana pesawat pribadiku berada.Aku akan tetap menggunakan mobil ke sana.Tapi aku mau kalian berangkat setelah mendapat kode dari ku! Kalian boleh berangkat, setelah mobil ku menjauh dari apartemen ini. Karena bila kalian berangkat terlebih dulu, suara helikopter itu, akan mengundang kecurigaan dari anak buah Daven yang mengawasi pergerakanku. Kalian mengerti! " titah James, panjang lebar tanpa mengambil jeda sedikitpun. Dan anak buahnya hanya manggut-manggut tanpa ada suara sedikitpun yang keluar dari mulut mereka.

Flashback off

Setelah anak buahnya membawa Alena sesuai dengan perintahnya, James juga keluar dari apartemennya dan turun ke bawah. Di bawah supirnya sudah siap sedia menunggu James dengan berdiri di samping mobil.

Setelah melihat James yang berjalan ke arahnya, supir itu dengan sigap membuka pintu mobil,mempersilahkan Tuan mudanya untuk masuk.

James sedikit menggerakkan ekor matanya, untuk melirik ke arah sebuah mobil yang terparkir tidak jauh dari mobilnya. Sebuah senyuman sinis terbit di bibir James. Lalu setelah dia memasangkan seatbealtnya dia pun memerintahkan supirnya untuk menjalankan mobil meninggalkan apartemennya.

Mobil yang tadi terparkir di dekat mobilnya, terlihat juga meninggalkan tempatnya dan mengikuti mobil James dari belakang. Setelah agak jauh meninggalkan apartemen, James langsung mengirimkan pesan ke anak buahnya untuk segera berangkat juga.

Didalam mobil lain, yang mengikuti mobil James terlihat masih mengikuti dengan hati-hati dan sabar. Dia terlihat, meletakkan ponselnya di telinga dan menghubungi seseorang.

"Tuan Andrew, sepertinya Tuan James pergi sendiri. Tidak ada seorang wanita yang pergi bersamanya.Bagaimana?, apa aku masih harus mengikutinya?" tanya laki-laki itu.

"........"

"Baik, Tuan!" sahut laki-laki itu. Lalu,memasukkan kambali ponselnya ke dalam sakunya, setalah Andrew memutuskan panggilannya.

Sementara itu, James terlihat gelisah dan kesal menoleh berulang kali ke belakang. "Brengsek! sampai kapan sih orang itu ngikutin aku? sampai berapa lama lagi aku mutar-mutar ngelabuin tuh mobil ? Alena, mungkin sudah terlalu lama menunggu ku! " Gumam James seraya mengusap wajahnya dengan kasar.

Senyum James tiba-tiba merekah begitu melihat kebelakang, mobil yang tadi mengikutinya berbelok ke lain arah. Itu tandanya mobil tadi sudag menyerah dan memutuskan untuk berhenti mengikutinya.

" Paman Sam, kita putar arah dan tolong naikkan kecepatannya! Alena mungkin sudah terlalu lama menungguku!" perintah Daven dengan tegas.

"Baik, Tuan! " pria yang dipanggil Paman Sam itu pun melakukan sesuai perintah James. 20 menit kemudian, merekapun tiba di tempat Alena menunggu.Dengan sedikit berlari, James masuk ke dalam pesawat menyusul Alena yang dari tadi sudah menunggu.

"Maaf! membuat mu lama menunggu.Tadi ada kendala sedikit! " ujar James memberikan alibi,seraya mendaratkan tubuhnya duduk di samping Alena yang terlihat mencebikkan bibirnya. Hingga Alena terlihat semakin menggemaskan di mata James.

5 menit kemudian, pesawat pribadi yang membawa James dan Alena pun lepas landas meninggalkan negara Irlandia menuju London.

"Selamat tinggal Ka Daven, semoga kamu bahagia dengan wanita pilihanmu.Aku akan pergi jauh dengan membawa kenangan kita bersamaku." Alena membatin dan tanpa sadar cairan bening kini sudah menetes membasahi pipinya.

*******

"Tuan, sepertinya Alena tidak bersama dengan James. Orang suruhanku telah mengikutinya dan tidak melihat Alena sama sekali" Andrew memberikan laporan hasil dari aksi mengawasi pergerakan James.

Mendengar penuturan Andrew, membuat wajah Daven semakin terlihat frustasi dan putus asa. Dia tidak tahu lagi, kemana akan mencari istrinya Alena dan calon anaknya.

Sebuah ketukan di pintu, membuat Daven merapikan kembali rambutnya yang sedikit berantakan.

"Masuk!" Andrew sedikit menaikkan suaranya, agar orang yang ada diluar bisa mendengar suaranya.

Suara pintu yang dibuka oleh seseorang, mengalihkan tatapan Daven dan Andrew untuk mengetahui siapa yang sedang mengetuk pintu tadi.

Jenni tampak masuk dan mengayunkan langkahnya, menghampiri meja Daven, dengan sebuah amplop di tangan kanannya.

"Tuan, ini ada surat untuk anda! " Jenni meletakkan amplop itu di atas meja Daven. " Saya pamit keluar dulu Tuan. " Jenni memutar badannya, dan melangkah keluar tanpa menoleh ke arah Andrew, hingga membuat hati Andrew bertanya-tanya, "ada apa dengan Jenni? ".

Daven membuka amplop itu, merobek ujungnya untuk bisa membukanya.Lalu dia mengeluarkan isinya. Kedua mata Daven seketika membesar dan berkilat-kilat, begitu melihat isi amplop itu, yang ternayata surat cerai dari Alena.

"Arghhhh! Aku tidak mau bercerai!" suara Daven terdengar menggelegar, seraya merobek-robek surat cerai dari Alena itu sampai beberapa bagian.

"Andrew, Ayo, kita kekantor catatan sipil, aku mau membatalkan perceraian ini! "

Tbc

Jangan lupa ritualnya gais.Please like, vote dan komen. Thank you🤗🙏

1
Mega Baiq
aneh bget sih ceritanya,
MamDeyh
Sokoooor.... Arogan sok banget
Winny Anpooh
Luar biasa
Anggun Putri Delya
Jenni keren deh 🌹
Nuraini Nuraini
Luar biasa
nnk pw
klrg terkaya tp msh pergi beli makan sendiri. CCTV RS banyak kl mau tau siapa yg nolong
Wardani Lestari
Luar biasa
Soraya
km beruntung Andrew blm menyatakan cinta sm Clara
Soraya
bunga untuk mu kak👍
Soraya
rupanya dr hans ingin dipecat nyari penyakit
Lisa Icha
baru mampir thor 👋
Ananda Muthaharoh
alenanya hamil kah thor
Mas Budian
aku kecewa sama dokter hans. kenapa harus bohong
Puspita Sari
NYESEL BARU NEMU CERITA INI SKRG...YA AMPUNN SUMPAH KEREN BGT CERITANYA KONFLIKNYA GA BERLARUT LARUT LSG KELAR DAN BANYAK KEJUTAN DI SETIAP CERITANYA TAPI GA BIKIN BOSEN
Retno Anggiri Milagros Excellent
yah.. siapa ya.. paling orang yang Mau ngambil keuntungan.
Andi Fitri
jgn2 alena kembaran nya
Andi Fitri
Luar biasa
Andi Fitri
dasar james
Andi Fitri
menarik lanjut
Andi Fitri
dasar wanita licik Brianna
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!