Raihana seorang gadis dari keluarga yang berada kedua orang tuanya protektif terhadap pergaulan putrinya sehingga dia masukkan kepesantren.setiap bulan kedua orang tuanya selalu datang menyambangi anak bungsunya Raihana biasa disapa Hana memiliki seorang adik laki Haikal namanya mereka saling mengasihani namun kebahagiaan itu tak berjalan lama ketika suatu hari kejadian yang sangat memilukan itu terjadi dimana mobil orang tuanya mengalami kecelakaan yang menyebabkan seluruh keluarganya harus berpulang kepangkuan ilahi dan itu tentu membuat batin Hana sangat terpukul.
Namun sahabat ayahnya Ridwan beserta istrinya datang merangkul Hana yang saat itu sangat terpukul dan kedua sahabat ini dulu pernah berencana menjodohkan anak mereka suatu hari nanti. Bagaimanakah kelanjutan dari perjodohan ini? kita simak cerita selengkapnya. Cerita ini akan sedikit menguras emosi
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ichag, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
kursus mengemudi
Hanya masih terpaku tak percaya klo dia akan memiliki mobil mewah ini
" tapi om aku belum begitu lancar mengemudikan mobil bahkan aku belum memiliki SIM ." kata Hana
"ya nanti saya yang akan memasukkan non Hana kursus mengemudi." kata Nadia
"oh.. makasih Tante " Hana memeluk Nadia Nadia pun balas memeluk Hana.
hari pun menjelang sore Nadia pun pamit pulang begitu pula dengan om Ridwan dan istri nya.
"om sama Tante apa nggak minep aja disini?"
" kapan kapan aja sayang kan besok om harus kerja nanti klo ada waktu kita main main kesini lagi ya kan pa?" kata tente Fitri.
Hana pun mengantar pasangan suami-istri itu sampai ke teras rumah setelah keduanya masuk kedalam mobil dan mobil pun berjalan perlahan meninggalkan kediaman Hana.
kemudian Hana pun masuk ke dalam rumah dan langsung menuju kamar nya. dia mulai menata kamarnya dan mengeluarkan pakaiannya dari dalam koper dan meletakkannya didalam lemari.
setelah selesai Hana pergi ke dapur sampai didapur sudah ada Bu Mina yang sibuk memasak
" masak apa bi " Hana duduk dimeja makan
" ini non bibi masak ayam kecap sama tumisan sayur" kata bi mina
" sini biar aku bantu " kata Hana
"jangan non biar bibi aja non Hana istirahat aja dikamar pasti capek kan ?"
" ya udah aku ke kamar dulu kepalaku agak sedikit pusing, oh ya Bi mba Siti yang dulu bekerja disini mana ?. apa dia udah nggak bekerja disini lagi ?" tanya Hana
" oh anu non setelah nyonya dan tuan meningal dia memilih pulang kampung karena nggak enak katanya nggak ngapa ngapain dan kebetulan juga ibunya sakit "bi Mina menjelaskan kepada Hana
" oh gitu nanti kalau bibi sempat hubungi dia lagi siapa tau dia masih mau bekerja disini kan nggak mungkin bibi mengerjakan semua urusan rumah sendirian " kata Hana
" injeh non nanti bibi coba telp si Siti"
" ya udah aku kemar dulu ya Bi mau rebahan dulu sambil nunggu sholat magrib.
Hana melangkah menuju kamarnya dia rebahan dikasurnya sambil memainkan hp nya. satu jam kemudian diapun masuk ke kamar mandi untuk wudhu dan melaksanakan sholat magrib setelah itu Hana pun makan malam ditemani ni mina dan juga kang Tohir sebagai penjaga rumah sekaligus sopir . Hana tidak pernah membedakan status nya sebagai nona besar dirumah itu baginya adalah yang penting kebersamaan. karena Hana nggak mau merasa kesepian jadi dia menganggap semua pekerja dirumah itu adalah saudara.
selesai makan malam Hana pun duduk disofa ruang tengah sambil nonton tv ditemani bi mina karena bosan acara tvnya itu itu saja akhirnya Hana pamit masuk ke kamarnya kemudian dia membuka laptopnya dan membuka website dari perusahaan ayahnya Hana ingin mempelajari tentang perusahaan yang sudah dibesarkan ayahnya karena biar bagaimanapun dia adalah satu satunya pewaris dari perusahaan ayahnya.
Hana mulai membuka profil perusahaan milik ayahnya dia terus mengamati hingga tak terasa dia tertidur disamping laptopnya hingga subuh menjelang Hana pun terbangun ketika suara azan subuh berkumandang dia segera menuju kamar mandi untuk membersihkan diri dan langsung sholat subuh. selesai solat Hana merapikan alat sholatnya dan kembali hendak membuka laptopnya.
deert..derrt.. handphone nya berdering
" hallo Han assalamualaikum" Nadia
"waalaikum Salam ya tan ada apa?" Hana
" nanti jam 8 Tante jemput kamu hari ini kamu mulai kursus mengemudi " Nadia
"apa hari ini ? kok mendadak banget Tan ?"
" iya karena sebentar lagi kamu sudah mulai masuk kuliah jadi supaya nggak mengganggu perkuliahanmu"
" oke siaap "
" ingat jangan terlambat Tante nggak mau menunggu lho "
" iya Tante " kemudian Hana pun menutup sambungan teleponnya dan sebelumnya mengucapkan salam.
Hana melihat jarum jam di dinding baru pukul setengah tujuh tapi dia nggak mau talat akhirnya dia memutuskan untuk segera mandi. selesai mandi dia memakai pakaian nya setelan jumpsuit warna abu dan hitam kemudian menggunakan bedak tipis dan juga lipblam pink dan tampak segar terlihat.