NovelToon NovelToon
Kehidupan Kedua Dokter Jenius Di Tubuh Pewaris Asli

Kehidupan Kedua Dokter Jenius Di Tubuh Pewaris Asli

Status: sedang berlangsung
Genre:Anak Genius
Popularitas:13.2k
Nilai: 5
Nama Author: Rahmawati18

Seorang Dokter Jenius terlahir kembali menjadi Yang Yang, seorang gadis kecil 7 tahun yang sangat lucu, Menjadi kesayangan Ayah CEO yang dingin dan Kakak yang sangat jenius. Kemampuan medis yang dimilikinya dapat menyembuhkan Keluarganya dan orang-orang disekitarnya. Yang Yang selalu menjadi kebanggaan keluarga. Sementara itu ibu tiri dan saudari tirinya yang selalu berniat jahat kepada Yang Yang selalu gagal.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rahmawati18, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 15

Skatepark begitu sangat ramai hari ini, Devin dan Yang Yang sedang berada disana. Devin hari ini akan bermain skateboard dengan di temani Yang Yang. Ini adalah kali pertama Devin bermain skateboard lagi setelah setahun lebih ia duduk di kursi roda.

"Wah, kakak hebat!" seru Yang Yang sambil bertepuk tangan melihat kehebatan bermain kakaknya itu.

Devin berkeliling skatepark dengan skateboardnya. Sesekali ia melakukan zig zag. Pengunjung yang melihat kehebatan skateboard Devin pun memberi sorakan yang meriah.

"Wow, keren sekali! Coba lihat anak itu, dia melakukan zig zag dengan sangat hebat" ucap salah satu pengunjung.

"Keren banget!" ucap pengunjung lainnya.

Devin mengakhiri permainannya itu, ia berjalan menuju ke arah Yang Yang dengan papan skateboard di tangannya.

""Hufff! Rasanya kaku banget! Sudah lama aku tidak bermain skateboard. Ini semua berkat kamu dik" Devin memuji adiknya.

"Permainan kakak sangat keren!" ucap Yang Yang.

"Adik, kamu mau mencobanya?" tawar Devin.

"Ha? Tidak! Tidak! Aku tidak bisa main skateboard" tolak Yang Yang.

"Nggak apa-apa, nanti kakak yang ajarin. Ayo!" Devin berdiri dan menarik tangan Yang Yang untuk bermain skateboard.

"Udah dibilangin nggak tahu main, malah masih dipaksa. Kalau aku jatuh, bisa malu banget" batin Yang Yang.

Devin menarik tangan adiknya itu, dan meletakkan skateboard di depan kaki Yang Yang.

"Ayo naikkan satu kaki mu dik" ucap Devin.

"Kakak, aku benar-benar tidak bisa melakukannya. Bagaimana kalau Yang Yang jatuh!" tolak Yang Yang lagi.

"Namanya juga belajar, aku saja satu bulan baru bisa lancar mainnya. Ayo! Biar kakak pegang tangan kamu" ucap Devin yang memegang tangan adiknya dan menuntunnya.

"Ya, bagus adik kamu sudah mulai bisa" ucap Devin, ia mencoba melepas pegangan tangannya dari Yang Yang.

Tidak butuh waktu lama untuk mengajari anak jenius ini bermain skateboard.

Devin berdiri di tepi lapangan dan mengeluarkan ponselnya dan memulai untuk mengabadikan moment adiknya bermain skateboard.

"Wah, anak ini hebat sekali. Belum satu jam belajar malah sudah lancar banget mainnya" ucap seorang pengunjung wanita yang sedang lekukan live.

"Lihat! Lihat! Dia melakukan zig zag dengan sangat mudah" lanjut pengunjung lainnya.

"Betul sekali, aku saja belajar zig zag butuh waktu 3 bulan. Sementara anak ini hanya butuh satu jam saja. Benar-benar jenius" ucap pengunjung laki-laki yang berdiri di samping Devin.

"Dia itu adikku, dan aku kakaknya" ucap Devin dengan bangga dan melanjutkan mengambil gambar adiknya itu.

Yang Yang sudah merasa cukup main skateboard. Ia memberikan papan skateboard itu kepada Devin. Yang Yang duduk di samping kakaknya sambil mengusap wajahnya yang berkeringat.

"Kakak! Yang Yang mau beli minum dulu" Yang Yang berjalan ke arah penjual minuman. Namun tidak sengaja langkahnya terhenti, dari kejauhan ia melihat sesuatu aneh yang terjadi.

"Dasar penjual tidak jujur, aku harus merekamnya. Berani-beraninya dia menindas anak kecil dan berbuat tidak jujur" ucap Yang Yang sambil mengeluarkan ponselnya.

Yang Yang melihat semua apa yang dilakukan penjual minuman itu. Penjual minuman itu hampir saja memukul anak kecil di depannya.

Yang Yang segerah berlari menuju ke arah keributan itu. Ada banyak orang yang menonton tapi tidak ada satupun yang membantu.

"Dasar anak nakal, ayo bayar minuman mu!" ucap penjual minuman itu.

Namun anak kecil itu tidak mengeluarkan sepatah katapun, ia hanya berusaha untk melepaskan tangannya dari genggaman penjual minuman itu.

"Dasar anak bisu!! Ku pukul kau" ucap Penjual minuman.

"Aduh, kasihan sekali anak ini" ucap salah seorang wanita yang ada tempat itu.

Tiba-tiba saja anak kecil itu menghamburkan semua minuman yang ada di meja penjual itu. Semua gelas minuman berserakan di lantai. Penjual minuman itu semakin marah.

"Dasar anak nakal, kamu membuatku rugi besar" penjual minuman itu hendak melayangkan pukulan kepada Boca kecil itu, namun tidak berhasil.

"Paman! Lepaskan. Paman tidak boleh menindas anak kecil" ucap Yang Yang sembari berusaha melepaskan genggaman tangan penjual itu.

"Siapa Kamu? Dasar bocah ingusan! Tidak usah ikut campur dengan urusanku" ucap penjual minuman itu.

"Aku bukan bocah ingusan, namaku Yang Yang. Paman, kamu mencoba menipu ya! Apa ibu mu tidak mengajari mu berbuat jujur" jelas Yang Yang.

"Pergi kamu anak ingusan!" bentak penjual minuman itu.

Yang Yang mengeluarkan ponselnya dan menunjukkan sebuah rekaman yang di ambilnya tadi.

" Lihat lah! Paman penjual ini mencoba menipu anak kecil ini" ucap Yang Yang sambil memperlihatkan layar ponselnya kepada semua orang yang berada disana.

Semua orang di tempat itu pun langsung membela anak kecil itu.

"Dasar penipu! Tangkap dia, serahkan ke kantor polisi" ucap salah seorang wanita.

Penjual minuman itu pun diseret oleh para pengunjung yang berada di tempat itu.

"Hei, nama mu siapa? kamu tidak kenapa-napa kan?" tanya Yang Yang pada bocah laki-laki yang berumur 5 tahun itu. namun tidak direspon sama sekali, anak itu hanya sibuk dengan rubik mainannya.

"Tuan mudah! Syukurlah anda tidak kenapa-napa. Nyonya besar mencari mu" ucap seorang laki-laki yang menghampiri Yang Yang dan anak laki-laki itu.

"Paman, anak ini sangat pintar. Jaga dia!" ucap Yang Yang lalu pergi meninggalkan mereka.

"Ayo Tuan Muda!" ucap laki-laki itu. Anak laki-laki itu pun menoleh ke arah Yang Yang dan melangkah pergi.

Devin yang sudah dari tadi menunggu adiknya itu kembali pun berdiri hendak mencarinya. Namun, Yang Yang sudah datang.

"Maaf, Yang Yang lama kak!" ucap Yang Yang menyerahkan sebotol air minum kepada Devin.

"Adik, ayo kita pulang. Ini sudah malam, nanti Ayah mencari kita" ucap Devin sambil menggandeng tangan adiknya itu.

Di lain tempat, Dimas sedang sibuk dengan kerjaan kantornya.

"Hm! Malam ini rasanya cukup dingin" ucap Dimas.

"Iya Tuan! Perusahaan Pratama akan bangkrut" ucap Toni, pengawal pribadi Dimas.

"Siapa bilang! Malam ini suhunya cukup dingin, itu tandanya aku harus membelikan Yang Yang lebih banyak pakaian tebal. Oiya, kamu kan belum menikah jadi belum paham gimana rasanya jadi orang tua. Toni aku kasi tahu ya, kamu juga harus segera mencari pasangan dan menikah, kemudian punya anak perempuan. Anak perempuan adalah penyejuk hati Ayahnya" jelas Dimas.

"Oh, iya! Iya Tuan" jawab Toni singkat sembari tersenyum kecil.

"Aku harus menyuruh asisten Yin untuk membelikan Yang Yang beberapa pakaian tebal" ucap Dimas lagi.

"Apa perlu aku telepon asisten Yin sekarang, Tuan?" tanya Toni.

"Tidak perlu biar aku saja yang menyuruhnya langsung" ucap Dimas.

"Ayah!" panggil Yang Yang, ia membawa segelas minuman herbal untuk Ayahnya.

"Ayah! Ini minuman herbal yang ku buat khusus untuk Ayah, minuman lah ayah selagi masih hangat" ucap Yang Yang.

"Anak pintar, terima kasih ya" Dimas mencium kening putrinya, kemudian mencubit pipih Yang Yang dengan gemes.

Toni yang melihat itu pun tidak percaya, yang ia tahu Dimas itu laki-laki dingin. Tapi kalau sama Yang Yang, seperti kalau bukan Dimas.

Malam semakin larut, Dimas mengantar Yang Yang kembali ke kamarnya untuk istirahat.

Hari ini Dimas merasa tubuhnya sangat lelah. Ia keluar dari kamar mandi dengan memakai handuk. Tubuhnya jelas terlihat sangat kekar, putih dan perutnya seperti roti sobek sangat menggoda. Ia mengibaskan rambutnya yang basah itu. Ia hendak berjalan ke arah tempat tidurnya, namun langkahnya tiba-tiba saja terhenti.

"Lu Xie! Apa yang kamu lakukan di kamarku?" Bentak Dimas.

1
Sribundanya Gifran
lanjut thor
Virgo♍: oke kak...mkasih sdah setia baca ceritaku🤗🤗
total 1 replies
Nur baity Al hanan ♍
hmmm gak maksud akal dah author nya ikutan transmigrasi ke novel sendiri


lucu ajah si gak nyambung euyyy🤭🤭🤣🤣
Dewiendahsetiowati
untung ada Yang Yang jadi sembuh deh
Sribundanya Gifran
lanjut
Dewiendahsetiowati
ternyata dapatnya zonk🤣🤣🤣
Anisa Nur Afifah
baru nyampe sini ya kak nanti ku lanjut bacaa
Virgo♍: mkasih udah mampir🤗
total 1 replies
Sribundanya Gifran
lanjut
Virgo♍: oke kak. maaf kemarin author nggak up soalnya lagi tidak enak badan..tunggu up nya nanti ya kakak🤗🤗 mkasih tetap setia membaca ceritaku
total 1 replies
Sribundanya Gifran
lanjut thor
Virgo♍: siyap kak..🤗
total 1 replies
Sribundanya Gifran
lanjut💪💪💪💪
Virgo♍: proses🤗🤗
total 1 replies
Sribundanya Gifran
lanjut
Virgo♍: okey kak🤗
total 1 replies
Dewiendahsetiowati
hadir thor
Virgo♍: terima kasih kakak sudah mampir di ceritaku🤗sehat selalu. nantikan selalu updatenya
total 1 replies
Anita Rahayu
Ayo dong thor bongkar zhuzhu bukan anak dimas biar manyap😤😤😤😤😤😤😤😤😤😤😤😤😤😤😤
Virgo♍: hehehehe sabar ya kakak🤗 tunggu up berikutnya
total 1 replies
Sribundanya Gifran
lanjut💪💪💪💪
Sribundanya Gifran
lanjut
Virgo♍: oke kakak 🤗
total 1 replies
Sribundanya Gifran
lanjut thor
Virgo♍: oke kakak, proses 🤗
total 1 replies
sri mulyani
lanjut lagi ka,,ditunggu up ny semangat dan sehat sll ya ka
Virgo♍: aamiin.. tunggu up selanjutnya kak🤗
total 1 replies
Anita Rahayu
aduh thor kau lelet amat kapan nie 2 medusa anak dan emak di bongkar busuknya biar di depak jadi gemmmmmmbeeeelllĺ😡😡😡😡😡😡😡
Virgo♍: heheheee, sabar ya kakak. nggak lama lagi. tunggu up berikutnya ya🤗
total 1 replies
Sribundanya Gifran
lanjut thor
Virgo♍: tunggu up berikutnya ya kakak🤗
total 1 replies
Anita Rahayu
kapan thor lu buat 2 medusa dan licik di tendang dgn tidak elegan 😡😡😡😡😡😡😡😡😡😡😡😡😡😡😡😡😡😡😡
Virgo♍: ehehehee, sabar ya kakak😄
total 1 replies
Sribundanya Gifran
lanjut
Virgo♍: oke kakak🤗
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!