Orang ketiga dalam suatu hubungan tentu saja akan sering dibenci dan tidak disukai banyak orang. Hal ini harus Riki tanggung karena dia mengambil peran ini. Pasalnya, Riki akan disebut-sebut sebagai perusak keharmonisan hubungan asmara antara Sintya dan Adit
Hubungan pertemanan Adit yang sudah berjalan 5 tahun harus kandas, karena kehadiran Riki sebagai orang ketiga dari hubungan Adit dan Sintya .
Awalnya Riki hanya disuruh Mira untuk menjauhi Sintya dari Adit. Tetapi diluar rencananya, Riki pun akhirnya jatuh cinta dengan Sintya.
Bagaimana akhir dari kelanjutan cinta antara Adit , Sintya dan Riki?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Febti Sela Santi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Cincin pernikahan
" Sin, hari ini kita ke mall. Katanya kamu mau belanja" panggil Riki
" Oh, oke. Aku ganti baju dulu" sahut Sintya langsung menuju meja rias dan mulai memoles wajahnya.
***
Mereka berdua sampai di mall, Riki menggandeng tangan Sintya.
Sebelum masuk ke mall, mereka diperiksa dengan Metal Detektor. Pengamanan di mall sangat ketat, karena yang mereka kunjungi adalah mall termewah di kota itu.
" Kamu mau beli apa, Sin?" tanya Riki
" Aku ingin membeli cincin berlian" jawab Sintya
" Cincin berlian?" tanya Riki yang keheranan. Biasanya Sintya tidak suka meminta hal-hal yang mewah. Tapi kenapa sekarang dia meminta cincin berlian.
Riki tidak ingin banyak berpikir, niat dia hanya ingin membahagiakan Sintya. Akhirnya mereka berjalan menuju toko perhiasan.
" Kamu mau pilih yang mana, Sin?" tanya Riki sambil menunjukkan perhiasan yang ada di etalase.
Sintya bingung, karena dia tidak biasa memakai perhiasan.
" Aku ingin perhiasan satu set" jawab Sintya
Tapi dia berpikir lagi, seandainya dia pakai perhiasan satu set saat keluar rumah pasti akan jadi incaran orang-orang jahat.
" Aku mau cincin aja" sambung Sintya yang berubah pikiran.
" Bagaimana kalau kita beli sepasang? Aku ingin memakaikannya nanti saat resepsi pernikahan kita" ungkap Riki
" Okelah pesankan ! , Aku tidak bisa bahasa inggris" bisik Sintya
Lalu Riki memilih cincin yang pas di jari masing-masing.
" Mau langsung dipakai?" tanya Riki
" Aku simpan dulu, takut diincar sama rampok" bisik Sintya.
Lalu Riki menyampaikan ke penjual perhiasan agar membungkusnya.
" Wah kotaknya cantik sekali" kata hati Sintya
" Eh aku gak boleh norak, sekarang aku sudah jadi Nyonya !" tawa Sintya dalam hati yang masih bingung dengan kehidupan yang berubah drastis.
" Kamu ingin belanja apa lagi, Sin?" tanya Riki yang masih memanjakan Sintya.
" Aku ingin makan, perutku sudah lapar" sahut Sintya.
" Baiklah kita cari food court" ajak Riki.
Mereka mencari tempat makan.
Selesai berkeliling mall, mereka melanjutkan perjalanan menggunakan bis.
Mereka menaiki bis tingkat, Sintya ingin melihat pemandangan dari atas bis. Mereka pun naik keatas dan duduk di bangku paling depan. Sungguh indah suasana hari ini, karena suhu udara yang cerah berawan.
Tiba-tiba terdengar suara gaduh dibawah bis.
Ternyata bis yang mereka tumpangi dibajak oleh perampok yang ingin menjarah bawaan para penumpang.
Perampok yang berjumlah empat orang yang bertubuh besar dan berkulit putih itu menodongkan pistol kearah penumpang. Wajah mereka di tutupi oleh stoking wanita. Yang satu berdiri dekat supir. Dia menodongkan senjata tajam ke leher supir bis. Mengisyaratkan agar bis tetap berjalan dan jangan berhenti sekalipun di halte.
Yang satu menjaga pintu keluar, dan dua orang lagi menodongkan senjata kearah penumpang agar mereka menyerahkan barang-barang berharga.
Sintya bingung dengan suara kegaduhan dan teriakan dari arah bawah bus.
"Kak Riki, ada apa sih. Kok berisik banget dibawah, pada teriak Help." tanya Sintya yang hanya terdengar kata itu dalam bahasa inggris.
" Aku akan cek ke bawah, kamu tunggu disini." perintah Riki
Saat ingin menuruni tangga, tiba-tiba tubuh Riki terhempas jatuh akibat didorong oleh seorang perampok.
"Quickly hand over your thing's" kata perampok yang menodongkan senjata tajam kearah Riki
" Kak Riki" teriak Sintya yang menghampiri Riki dan membangunkannya.
"What do you want?" tanya Riki.
" I want the valuable's in your bag" kata perampok yang menginginkan barang-barang berharga yang ada di tas penumpang.
" I don't want to give to you" kata Riki yang menolak perintah perampok.
" Sintya jangan kamu berikan cincin pernikahan kita" perintah Riki yang melindungi Sintya dari perampok.
Lalu perampok mengambil paksa tas Sintya, dan Sintya terjatuh karena didorong oleh perampok.
-
-
-
*Apakah perlawanan Riki berhasil menangkap perampok? Ikuti episode berikutnya 🙏
-- Jangan lupa like dan komen ya! Aku tunggu votenya juga. Jika ada kata-kata yang kurang berkenan silakan chat Author,👍