NovelToon NovelToon
Aku Bukan Istri Yang Lemah Lagi

Aku Bukan Istri Yang Lemah Lagi

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO
Popularitas:7k
Nilai: 5
Nama Author: Elwa Zetri

​Sebuah pernikahan yang berdiri di atas pilar rasa utang budi, bukan cinta. Nindya menerima lamaran Haris karena takdir mempertemukan mereka dalam tragedi berdarah yang hampir merenggut nyawa Haris—dimana Nindya bertaruh nyawa untuk menyelamatkannya. Namun, setelah bertahun-tahun berlalu dan dikaruniai seorang putra yang menggemaskan, Nindya harus menelan kenyataan pahit: rasa terima kasih Haris tidak pernah berubah menjadi cinta. Di balik dinding rumah tangga mereka yang dingin, Haris masih menyimpan bayang-bayang masa lalunya bersama wanita lain.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Elwa Zetri, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kado Yang Terlambat

​Haris berjalan menyusuri lorong apartemen dengan langkah ragu. Di tangannya, ia memegang erat sebuah kotak hadiah berbungkus kertas kado sederhana. Entah dari mana ia mendapatkan alamat apartemen ini—mungkin dari kerabat yang tak sengaja mendengar, atau sisa-sisa koneksinya yang tersisa.

​Hari ini adalah hari ulang tahun Arka yang ke-enam. Dari sisa gajinya yang sudah sangat tipis bulan ini, Haris menyisihkan sebagian uang untuk membeli satu kotak Lego sederhana. Ia berharap, kado kecil ini bisa menjadi jembatan untuk mendapatkan kembali sedikit maaf dari anak kandungnya.

​Dengan jari yang sedikit gemetar, Haris memencet bel di sebelah pintu unit apartemen Nindya.

​Dingtung...

​Tak butuh waktu lama, terdengar suara langkah kaki kecil berlari riang dari dalam. Pintu kayu berkualitas tinggi itu terbuka perlahan, memperlihatkan sosok Arka yang mengintip dari balik pintu.

​Mata Haris seketika berkaca-kaca melihat putra kecilnya yang tampak makin bersih, sehat, dan ceria. "Arka..." panggil Haris dengan suara serak menahan haru.

​Arka mendongak, sedikit terkejut melihat ayahnya berdiri di sana dengan kemeja kusam dan wajah yang jauh lebih kurus dari yang ia ingat. "Papa?"

​Haris berlutut di hadapan Arka, memaksakan sebuah senyuman hangat di wajahnya yang lelah. Ia menyodorkan kotak kado tersebut ke tangan Arka.

​"Selamat ulang tahun ya, Pangeran Papa..." ucap Haris lembut. "Papa bawa kado Lego buat Arka. Maaf ya Papa baru bisa datang hari ini..."

​Arka menerima kotak itu dan melihat gambarnya sejenak. Namun, bukannya melompat kegirangan seperti yang Haris bayangkan, Arka justru menatap kadonya dengan polos, lalu menatap Haris dengan pandangan datar.

​"Papa telat sekali..." celetuk Arka jujur tanpa ada niat menyindir, khas kepolosan anak-anak. "Om Noval kemarin sudah membelikan Arka Lego Limited Edition yang gede banget loh, Pa! Bahkan Om Noval kemarin seharian bantu Arka merakitnya dari pagi sampai malam. Tidak seperti Papa yang dulu tidak pernah membersamaiku bermain..."

​Jleb!

​Kata-kata polos yang keluar dari bibir Arka bagaikan belati yang menghujam dada Haris hingga hancur berkeping-keping. Napas Haris seketika tercekat. Lidahnya mendadak kelut, tak sanggup menyusun satu kata pun untuk membalas ucapan anaknya.

​Tepat saat itu, Nindya melangkah mendekat dari arah dapur dengan gaun rumahan yang anggun. Langkahnya terhenti saat melihat Haris berdiri di ambang pintu. Nindya tidak marah atau mengamuk, raut wajahnya tetap tenang dan dingin.

​"Siapa yang datang, Arka?" tanya Nindya lembut pada putranya.

​"Ini Ma, Papa bawa Lego. Tapi Arka kan udah punya yang besar dari Om Noval," jawab Arka sembari meletakkan kotak hadiah dari Haris begitu saja di atas meja dekat pintu.

​Nindya menatap Haris tanpa sedikit pun emosi. "Ada perlu apa lagi, Haris?"

​Haris pelan-pelan berdiri dari posisinya yang berlutut, menatap Nindya lalu beralih ke Arka yang kini sudah kembali berlari riang ke dalam untuk memainkan Lego pemberian Noval.

​Haris menyadari kenyataan pahit itu sekarang: Posisi sebagai seorang ayah dan pendamping tidak hanya sekadar hubungan darah, tetapi tentang siapa yang benar-benar hadir dan memberikan kasih sayang. Dan di mata Arka, sosok itu kini telah sepenuhnya digantikan oleh Noval.

​"Ngg-nggak ada, Nin..." bisik Haris dengan suara gemetar dan mata yang terus meneteskan air mata penyesalan. "Aku... aku cuma mau kasih kado ulang tahun buat Arka."

​Nindya menatap kado di atas meja, lalu kembali menatap Haris. "Terima kasih untuk kadonya. Tapi sebaiknya kamu tidak perlu datang ke sini lagi. Jangan ganggu tumbuh kembang Arka."

​Haris mundur satu langkah, menundukkan kepalanya dalam-dalam. "Maafkan aku, Nin... Maafkan aku, Arka..."

​Pintu apartemen itu perlahan tertutup rapat kembali. Haris bersandar pada dinding lorong, memegangi dadanya yang terasa sangat sesak dan sakit. Di luar pintu yang terkunci itu, Haris akhirnya menangis tanpa suara—menyadari bahwa kado, kasih sayang, dan penyesalannya kini telah sangat terlambat.

1
sunaryati jarum
Maya baik bangett Sampau mau menggantikan Sif,Noval memberi kompensasi mungkin
sunaryati jarum
Maya baik bangett Sampau mau menggantikan Sif,Noval memberi kompensasi mungkin
sunaryati jarum
Aduuh masih tidak punya malu mengharap Nindya kembali.Dalsm mimpi saja tidak akan, Haris.Kamu mengadu tentang Siska pada Nindya tidak malu diketawain dan disyukurin
sunaryati jarum
Ingin hati mau melihat Arka putranya namun kelelahan hat dan fisiknya membuatnya tidur.
sunaryati jarum
Kehancuran hidupmu yang terpampang jelas,akibat kamu tidak setia Haris.
sunaryati jarum
Bab sebelumnya bawa mobil dari taman ke kontrakan kok sekarang cari taksi.Sunnguh karma yang.ksmu terima tunai,Haris.
sunaryati jarum
Masih beruntung kamu menyesal dan sadar akan semua kesalahanmu,hingga Masi ada waktu untuk memperbaiki diri,walau sudah terlambat
sunaryati jarum
Jika niat Haris baik jangan terlalu kejam zRin,dan kamu Haris ingat Arin masih trauma akan perbuatanmu,dia tidak percaya padamu,Ris.Itulsh konsekuensi atas pengkhianatan kamu dalam rumah tanggamu.
sunaryati jarum
Haris itu ayahnya mungkin ingin memperbaiki kesalahannya,jika tidak berbuat buruk, berikan waktu Haris untuk menemui Arka putranya tapi dengan izinmu, bukan diam- diam seperti ini
sunaryati jarum
Otw bahagia Nindya dan Arka
sunaryati jarum
Nah terima dan jalani serta perbaiki diri
sunaryati jarum
Simpan penyesalanmu,anakmu saja tanpa diajari , merasakan bahwa kamu tidak pernah hadir memberi kasih sayang dan perhatian
sunaryati jarum
Nikmati buah kesombongan dan pengkhianan yang kau lakukan ,Haris.Jangan- jangan dalam kandungan Siska bukan benih Haris.👋👋👋🤣🤣🤣
Ade Chubi
syukurin
sunaryati jarum
Bagus Nindya Haris jika datang membujuk tinggal ingatkan semua kesalahannya.
Datu Zahra
katanya gundik kecelakaan, kaki terkilir parah, masa ya udha jalan². cepet amat sembuh
Alia Chans
kasihan banget ya jadi Nindy😣
sunaryati jarum
Suka
sunaryati jarum
Semangat dengan status dan kehidupan barumu
sunaryati jarum
Nikmati kehidupan yang telah kamu pilih Haris.Itulah jika kebaikan kau balas dengan pengkhiatan,kau dan Siska tidak akan pernah menemukan kebahagiaan
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!