NovelToon NovelToon
Tiga Puluh Hari Untuk Arven Jatuh Cinta

Tiga Puluh Hari Untuk Arven Jatuh Cinta

Status: sedang berlangsung
Genre:Wanita Karir / CEO
Popularitas:3k
Nilai: 5
Nama Author: @Caramel_Machiato

Alena Rahmawati tidak pernah menyangka bahwa menemukan dompet seorang pria asing di tengah bioskop tengah malam yang akan akan mengubah kehidupannya.

Demi biaya sekolah adiknya Dimas, Alena menerima tawaran aneh dari Arven Alfarizi, seorang CEO muda yang tampak memiliki segalanya. Sebagai imbalan sejumlah uang, Alena harus membuat Arven jatuh cinta kepada dirinya dalam waktu tiga puluh hari.

Awalnya semua hanya kesepakatan. Namun seiring berjalannya waktu, batas antara sandiwara dan perasaan yang sesungguhnya mulai menghilang. Saat Alena benar-benar jatuh cinta, ia baru mengetahui rahasia yang selama ini Arven sembunyikan.

Mampukah Alena membuat Arven jatuh cinta ?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon @Caramel_Machiato, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 33 ( Kabar Baik Arven )

Pagi ini Arven sudah berada dihalaman rumah Alena, seperti ucapan malam tadi hari ini Alena akan ikut menemani Arven untuk kontrol rutinnya.

Begitu Alena masuk kedalam mobil, Arven menyambut Alena dengan senyumannya.

" Selamat pagi sayang "

Sapa Arven

" Selamat pagi "

" Doang ? "

Alena tersenyum

" Selamat pagi Arven sayang " Alena mengusap lembut pipi Arven

Arven pun tersenyum kepada Alena

Sepanjang perjalanan Alena terus berpikir akan kondisi Arven.

Alena takut mendengar yang belum ia siap dengar nantinya.

Arven menyadari ada yang sedang Alena pikirkan saat ini.

" Alena.. "

Panggil Arven dengan lembut

" Ya Ar ? "

Alena menoleh

" Kenapa ? lagi mikirin apa Al ? "

" Engga, cuma lagi takut aja "

" Takut apa ? "

" Takut sama hasilnya nanti, belum siap kalau hasilnya ternyata ga sesuai yang kita harap "

Arven tersenyum, ia menggenggam satu tangan Alena.

" Yang sakit kan gue Alena, kenapa lo yang takut ? "

" Ya karena gue belum siap kehilangan lo Arven, gue masih pengen habisin waktu yang lama sama lo "

Suara Alena terdengar bergetar, sesekali perempuan itu mengusap wajahnya.

" Selama masih ada lo, gue akan baik baik aja Alena "

Arven mencoba menenangkan kekasihnya itu dan Alena perlahan mulai tersenyum.

Begitu sampai dirumah sakit, Alena dan Arven segera pergi menuju ruangan Reza.

Arven menjadi pasien pertama Reza setiap kontrol, hingga tak butuh waktu lama Arven dan Alena pun masuk kedalam ruangan Reza.

Reza mulai memeriksa kondisi Arven, dan Alena menunggu dengan cukup tegang.

Hingga beberapa waktu hasil itu pun keluar..

" Gimana Dok ? " tanya Alena dengan wajah cemas

Namun Reza memberikan raut wajah yang tenang dan tersenyum.

" Bagus.. jauh lebih bagus dari bulan sebelumnya "

Jelas Reza

" Serius ? "

Tanya Alena

" Serius Alena "

" Berarti bisa nikah besok dong gue ? " ucap Arven

" Arven.. !!! " Alena memukul pelan lengan Arven

" Tapi jangan seneng dulu, inget obat lo Ar dan kalau bisa lo harus jalanin kemo dan terapi buat menghambat sel kanker ini "

" Nanti gue botak dong "

" Gue beliin wig nanti" jawab Reza

Ditengah obrolan mereka, Bayu datang dengan membawa kopi.

" Gimana ? Masih hidup ? "

Ucap Bayu

" Masih lah "

" Ooh kirain, berarti belum bisa gue ngerebut Alena "

Arven melempar Bayu dengan kertas yang ada dihadapannya.

Setelah selesai pemeriksaan Arven dan Alena pun segera keluar dari ruangan Reza.

" Lo mau kemana habis ini Al ? "

" Pulang mungkin "

" Jangan pulang dulu ya Al "

" Terus mau kemana ? "

" Ke apartemen gue "

Tanpa Arven sadar, Bayu dan Reza mendengarnya dengan jelas.

" Apartemen?? " ucap keduanya bersamaan

Alena dan Arven menoleh bersamaan.

" Kenapa ? Ada yang salah ? "

tanya Arven sedangkan Alena kini sedang merasa malu.

" Ga ada sih, ya namanya juga udah dewasa ya " ucap Reza

" Pantes kemarin nolak di hotel, ternyata milih di apartemen pribadi dia Za " ucap Bayu

" Lo berdua bisa pergi ga ? " ucap Arven dan keduanya pun langsung pergi

Alena yang mendengarnya pun hanya tertawa.

" Jadi gimana ? Lo mau ga ? " tanya Arven mengulangi

" Jangan macem-macem Lo "

" Engga "

" Yakin ? "

" Yakin Alena "

" 100% ? "

" 90% "

Alena mencubit pelan lengan Arven

" Hahaha yaudah ayo "

Arven pun menggenggam tangan Alena untuk pergi meninggalkan rumah sakit.

....

Sesampainya di apartemen Arven, Alena melihat tempat itu nampak rapi dan sunyi.

Bahkan wangi ruangan itu sangat memberikan ciri khas Arven.

" Lo setiap hari sendirian? "

" Iyah.. "

" Ga kesepian ? "

" Kadang iya "

Alena memperhatikan foto-foto Arven yang tersusun rapih di meja.

" Tapi sebentar lagi gue ga kesepian sih sebenernya "

" Kenapa emang ? "

" Karena nanti ada lo, istri gue "

Alena tersenyum dan berjalan mendekati Arven.

" Kelar sidang gue tagih hadiah lo ya ? "

" Iyah Alena "

Alena memeluk Arven dengan erat, ia menyandarkan kepalanya pada dada milik Arven.

...

Saat ini Alena dan Arven sedang menonton sebuah film, namun kali ini mereka tidak menonton film horor seperti kemarin.

Namun seperti kemarin, Arven terus memandangi Alena yang sedang asik menonton film.

" Menurut lo si cewek jadian sama siapa ? " tanya Alena menoleh

" Sama lo " jawab Arven sambil tersenyum

" Pasti ga nonton "

" Engga, lebih seru liat pacar gue "

" Ish Arven, nyebelin banget "

Arven tertawa begitu juga dengan Alena.

....

Sore hari Alena berdiri di balkon, Arven menghampiri Alena dan memeluk perempuan itu dari belakang.

" Ga cape diri terus daritadi ? "

Ucap Arven

" Sedikit sih "

" Yaudah duduk aja sini "

Alena dan Arven pun duduk di lantai balkon, sambil menatap matahari yang mulai tenggelam.

" Gue seneng banget denger hasil pemeriksaan lo hari ini, Arven "

" Karena gue percaya kalau lo itu masih bisa bertahan Arven "

Arven tersenyum

" Gue juga seneng Al, karena pada akhirnya lo milih tetap sama gue dengan semua sikap egois gue "

Alena menoleh

Jarak mereka saat ini sangat dekat

Tak ada rasa gugup lagi

Tak ada rasa canggung lagi

Hanya rasa nyaman

Arven mengusap lembut pipi Alena

" Makasih ya Alena "

" Untuk apa ? "

" Karena masih selalu ada buat gue "

Mata Alena mulai melembut

" Kan gue udah janji "

Arven tersenyum

Alena menggenggam kerah baju Arven

Ia pun mencium bibir Arven

Kali ini ciuman mereka berlangsung lebih lama..

Lebih tenang

Lebih hangat

Tidak terburu-buru

Tidak dipenuhi rasa takut

Hanya dua orang saling mencintai

Saat akhirnya menjauh

Alena bersembunyi di dada Arven

" Kenapa ? "

Tanya Arven

" Malu "

" Tadi ga malu perasaan, mulai duluan malah "

" Arven jangan godain gue terus "

" Kalau gini caranya lama-lama gue kena serangan jantung Alena "

Alena hanya tersenyum, ia pun memeluk Arven dengan erat.

..

Malam hari setelah selesai mengantar Alena pulang, Arven membuka ponselnya

Ponselnya ramai dengan pesan grup dari kedua temannya itu :

[Reza : Arven, lo masih hidup kan ? ]

[Bayu : Apartemen aman kan ? ]

[Arven : Kalian pikir gue ngapain ?]

[Reza : Laki-laki]

[Bayu : Normal lagi]

[Arven : Ya terus apa hubungannya sama apartemen gue ?]

[Bayu : Pakai pengaman ga ?]

[Arven : Pengaman apasih ? Gue ga ngapa-ngapain gila ]

[Arven : Ciuman aja gue masih kaku apalagi yang lain ]

[Bayu : Zaa.. Kayaknya Arven mulai dewasa]

[Reza : Sepertinya gitu ]

Saat Arven hendak mematikan layar ponselnya, ia melihat pesan masuk dari Alena

[Alena : Udah sampai rumah belum ? ]

[Alena : Arven gue sayang banget sama Lo]

[Alena : Kalau lo ga nikah nikahin gue, maka gue yang akan nikahin lo Arven ]

Arven membaca pesan itu sambil tersenyum

[Arven : Udah sayang]

[Arven : Gue juga sayang banget sama lo Alena]

[Arven : Jangan dong, itu udah tugas gue buat nikahin lo "

Alena tak kembali membalas pesan itu, namun Arven merasa tak apa karena ia sudah puas dengan Alena hari ini.

Namun ponselnya kembali mendapatkan satu pesan masuk, mendadak wajah Arven berubah seketika.

[Papah : Besok Papah akan ke kantor kamu]

Arven terdiam..

Sudah hampir satu tahun mereka tidak bertemu..

Tapi besok, sang Papah mengajak untuk bertemu dan membuat Arven sedikit curiga

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!