NovelToon NovelToon
Istriku Mengubah Hidupku

Istriku Mengubah Hidupku

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Sistem / Mengubah Takdir
Popularitas:8.1k
Nilai: 5
Nama Author: Ramirisss

Arka adalah Userator biasa yang belum Awakening, ia bekerja sebagai kuli bangunan. Tiba-tiba dinikahkan dengan seorang gadis bernama Sisil untuk melunasi hutang Ibunya.

Siapa sangka setelah menikah—Arka malah Awakening, kekuatannya meningkat.

[Bahagiakan Istrimu untuk mendapatkan banyak keuntungan dan meningkatkan kekuatanmu!]

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ramirisss, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 33 Para Userator 6 Stars

Keesokan harinya, atmosfer di dalam Kompleks Menara Utama Serikat Userator Wilayah Korea terasa luar biasa menegangkan.

Di bawah bayang-bayang robekan raksasa yang masih bergejolak di luar, barisan petarung terkuat umat manusia berkumpul di dalam ruang rapat dewan eksekutif yang kedap suara dan dipenuhi teknologi holografik mutlak.

​Di sekeliling meja bundar obsidian, duduk empat orang manusia yang menyandang status sebagai legenda hidup dunia.

​"Cih, ke mana perginya yang lain? Kenapa hanya ada kita berempat saja yang duduk di ruangan pengap ini?" keluh Carlsen sembari menyandarkan punggungnya dengan kasar ke kursi, matanya menatap jam tangan pintarnya dengan raut wajah tidak sabar.

​Carlsen adalah seorang Userator 6 Stars yang saat ini menduduki peringkat 10 Dunia. Ia mengenakan setelan pakaian kasual yang modis dan mahal.

Wajahnya yang luar biasa tampan serta proporsi tubuhnya yang ideal menjadikannya sangat terkenal di media publik; sebelum mengalami Awakening, Carlsen memang berprofesi sebagai seorang aktor papan atas dunia.

​Di sebelah kirinya, duduk Hisaki, sang Userator 6 Stars yang memegang takhta tertinggi di ruangan itu sebagai Ranking 2 Dunia.

Wanita anggun itu hanya diam membisu, tidak menanggapi keluhan Carlsen sedikit pun. Penampilannya luar biasa eksotis sekaligus mistis; ia mengenakan baju Hakama tradisional berwarna putih merah dengan corak bordir bunga ungu yang indah. Seluruh rambut panjangnya, alis, hingga bulu matanya berwarna putih keperakan murni laksana salju abadi, berpadu kontras dengan sepasang bola mata merah menyala yang memancarkan ketenangan absolut.

​"Mungkin mereka sedang tertahan oleh prosedur evakuasi jalur udara, Tuan Carlsen. Kita tahu sendiri kondisi di luar sana sedang sangat kacau," ucap Zain menenangkan suasana.

​Zain adalah Userator 6 Stars Ranking 8 Dunia. Pria berusia 40 tahun itu mengenakan pakaian jubah khas Timur Tengah yang longgar namun berwibawa. Wajahnya yang tegas dihiasi oleh brewok tebal yang rapi, memancarkan aura petarung veteran yang sarat akan pengalaman medan perang.

​"Cih! Tetap saja menyebalkan! Dasar orang-orang tingkat atas yang tidak pernah tahu arti menghargai waktu," gerutu Carlsen lagi, melipat kedua tangannya di dada dengan ketus.

​Sementara ketiga pria dan wanita dewasa itu terjebak dalam ketegangan emosi, sosok di sudut meja lainnya justru tampak sedang asyik mengunyah jajanan keripik manis dengan santai tanpa beban.

​Gadis kecil itu adalah Qingxao, perwakilan dari wilayah China yang menyandang status mengerikan sebagai Userator 6 Stars Ranking 3 Dunia. Rambutnya yang panjang diikat gaya twin tail berwarna merah menyala, berpadu dengan pakaian Hanfu Modern modis berlengan pendek serta rok mini hitam bercorak merah.

​"Kakak Hisaki, Kakak Zain, Kakak Carlsen... kalian tidak mau ikut makan jajan bersamaku? Ini sangat enak, lho!" ucap Qingxao dengan suara kekehan manjanya yang polos, menyodorkan sebungkus keripik ke tengah meja.

​Carlsen mengulas senyum tipis, melunakkan gurat wajahnya menatap sang ranking 3. "Tidak perlu, Adik Qing. Kamu makan saja yang banyak agar perut kecilmu itu kenyang."

​BEEP—

​Pintu geser otomatis ruang rapat terbuka. Sosok Andra, Userator 6 Stars Ranking 7 Dunia, melangkah masuk ke dalam ruangan dengan langkah santai sembari membetulkan posisi kerah pakaiannya sebelum duduk di kursinya.

​"Mohon maaf semuanya, aku sedikit terlambat karena jalur penerbangan diplomatik tadi sempat dialihkan," ucap Andra meminta maaf secara formal.

​"Cih, dasar orang Indonesia. Di mana-mana selalu saja datang terlambat," cibir Carlsen dengan nada menyindir yang ketus.

​Andra sama sekali tidak menggubris makian dari sang aktor tersebut. Ia hanya mempertahankan senyuman palsunya yang ramah di wajah, menyembunyikan fakta bahwa ia adalah seorang agen ganda milik organisasi Fractnation.

​"Hai, Kakak Andra!" sapa Qingxao riang melambaikan tangan kirinya yang berminyak karena keripik.

​"Halo, Adik Qing. Bagaimana kabarmu dan bagaimana kondisi di wilayah China saat ini?" tanya Andra tersenyum hangat membalas sapaan sang gadis kecil.

​"Aku baik-baik saja! Dan wilayah China saat ini juga sangat aman dan terkendali. Para barisan Userator di sana semuanya sangat bisa diandalkan untuk menahan retakan dimensi kecil!" jawab Qingxao dengan nada bangga yang menggemaskan.

​Zain perlahan memajukan tubuhnya, menatap Andra dengan tatapan serius. "Andra... bagaimana dengan kondisi di wilayah Indonesia akhir-akhir ini? Laporan intelijen Serikat pusat sempat menyebutkan adanya fenomena aneh di sana; banyak retakan dimensi yang mendadak tertutup dan lenyap secara tiba-tiba tanpa ada operasi resmi. Apakah pihak Serikat kalian di sana sudah menemukan sebuah solusi atau metode baru untuk menutup retakan dari luar?"

​Andra manggut-manggut, memasang ekspresi bingung.

"Hmm, aku sendiri juga kurang tahu secara detail mengenai masalah teknis itu... Sebenarnya, Min Suho yang ditugaskan langsung oleh Serikat pusat untuk mengurus dan menyelidiki masalah anomali di Indonesia."

​"Lalu, di mana si berengsek Min Suho itu sekarang? Kenapa sampai detik ini dia belum juga hadir di kursi rapatnya?" potong Carlsen ketus.

​"Hah? Aku benar-benar tidak tahu," jawab Andra sembari mengangkat kedua bahunya terkejut. "Aku pikir dia sudah pulang duluan ke wilayah Korea ini setelah mendengar adanya berita darurat mengenai retakan dimensi raksasa."

​‘Kemana perginya Min Suho yang sebenarnya? Sejak insiden pertengkaran hebat melawan pemuda bernama Arka di distrik bawah waktu itu... Dia benar-benar menghilang tanpa kabar laksana ditelan bumi,’ batin Andra merenung penuh tanda tanya.

​"Yah, kalau untuk si peringkat satu dunia, kita semua tahu dia pasti tidak akan pernah sudi hadir di ruangan rapat seperti ini. Tapi kalau untuk Min Suho... cukup aneh melihatnya absen, mengingat wilayah Korea ini adalah tempat tinggal dan basis utama keluarganya," gumam Carlsen menganalisis.

​BRRRZZZXT!

​Tiba-tiba, ponsel pintar di dalam saku jas Andra bergetar nyaring, memancarkan enkripsi panggilan masuk. Andra mengernyitkan dahi. Ia bangkit dari kursi rapatnya, membungkuk pelan pada forum.

 "Mohon maaf, ada panggilan mendesak dari negaraku. Aku harus menerimanya di luar sejenak."

​Andra melangkah menjauh menuju lorong koridor luar yang sepi sebelum menekan tombol hijau. "Halo. Ada apa? Bukankah aku sudah bilang jangan menghubungiku saat rapat?" ucap Andra dengan nada dingin.

​Namun, begitu mendengar informasi yang disampaikan oleh suara di seberang telepon, bola mata Andra seketika membelalak sempurna dengan rahang yang mengatup keras karena terkejut.

​"Hah?! Apa kau bilang?! Bagaimana mungkin saudaraku bisa menghilang diculik secara misterius?!" bentak Andra dengan suara tertahan, napasnya memburu hebat.

"Dia itu selalu dikawal ketat oleh barisan Userator 5 Stars pilihan! Dia harusnya tidak akan pernah bisa ditangkap dengan mudah oleh siapa pun!"

​Setelah mendengar bahwa seluruh pengawal 5 Stars ditemukan tewas mengenaskan dan saudaranya—si taipan tambang gendut—hilang tanpa jejak dari kediamannya beberapa hari lalu, jantung Andra berdegup kencang karena murka.

​‘Siapa... Siapa sebenarnya bajingan yang telah berani menyentuh dan menculik saudaraku?! Meskipun saudaraku itu memiliki banyak musuh bisnis di distrik bawah, harusnya tidak akan ada satu pun dari mereka yang memiliki nyali untuk melawannya, apalagi mereka semua tahu dengan jelas bahwa dia adalah saudara kandung dari seorang Userator 6 Stars seperti diriku!’ pikir Andra dengan gurat wajah yang berubah menjadi luar biasa kesal dan dingin.

​"Kerahkan seluruh jaringan mata-mata dan pasukan bayangan kita di Indonesia detik ini juga! Cari saudaraku sampai dapat, hidup atau mati! Jangan sampai ada satu pun petunjuk yang terlewat!" perintah Andra mutlak pada bawahannya sebelum menutup panggilan secara kasar.

​Andra menarik napas dalam-dalam, mengendalikan emosi kemarahannya yang meledak-ledak. Ia membetulkan kembali pakaian jasnya, menyeka gurat kesalnya, lalu melangkah berjalan kembali masuk ke dalam ruang rapat dengan memasang wajah senyuman palsu diplomatiknya yang sempurna laksana tidak terjadi apa-apa.

​Beberapa menit kemudian, pintu utama ruang rapat kembali terbuka lebar. Jae Gin, Ketua Tertinggi Otoritas Serikat Userator Benua Axia, melangkah masuk ke dalam ruangan bersama dengan dua orang asisten pribadinya yang sibuk memegang komputer tablet.

​Jae Gin berjalan tegap menuju ke sebuah mimbar holografik di baris depan. Seketika, layar proyeksi raksasa di belakang tubuhnya menyala terang, menampilkan siaran langsung dari kamera satelit yang merekam penampakan mengerikan dari retakan dimensi raksasa yang bergejolak di kota.

​"Terima kasih banyak untuk kalian para pelindung benua yang sudah bersedia hadir di dalam rapat darurat ini," ucap Jae Gin membuka pembicaraan dengan nada suara yang berat.

​"Halo, Kakak Ketua!" sapa Qingxao riang dari kursinya sembari mengunyah keripik terakhirnya. Jae Gin tersenyum tipis, menganggukkan kepalanya takzim ke arah sang Ranking 3 Dunia.

​Belum sempat Jae Gin menjelaskan agenda utama, Carlsen langsung mengangkat tangan kanannya tinggi-tinggi, memotong pembicaraan. "Ketua Jae Gin, sebelum kita membahas masalah langit... di mana Min Suho? Kenapa kursinya kosong di saat wilayahnya sendiri sedang di ambang kehancuran?" tanya Carlsen menuntut.

​Raut wajah Jae Gin seketika berubah menjadi jauh lebih serius dan kelam saat mendengar nama tersebut. Ia mengembuskan napas panjang.

"Mengenai keberadaan Tuan Min Suho... pihak Serikat pusat sampai detik ini sama sekali tidak dapat mendeteksi sinyal hidup atau menghubungi perangkatnya. Kami... saat ini sedang melakukan operasi pencarian untuknya."

​"Jadi maksudmu... seorang Userator 6 Stars papan atas seperti Min Suho telah resmi dinyatakan menghilang secara misterius?" tanya Zain dengan dahi berkerut dalam.

​"Bisa dikatakan begitu untuk saat ini," jawab Jae Gin pelan.

​Andra yang duduk di kursinya mengetukkan jemarinya di atas meja, lalu membuka suara untuk melempar umpan informasi.

"Ketua Jae Gin... kuberitahu saja sebuah informasi. Terakhir kali saya bertemu dengan Min Suho di teritori Indonesia beberapa hari lalu, dia sempat terlibat pertengkaran yang sangat hebat dengan seorang Userator peringkat rendah."

​Jae Gin menoleh cepat, menatap Andra tajam. "Pertengkaran? Karena alasan apa seorang 6 Stars bertarung dengan peringkat rendah?"

​"Sederhana saja. Masalah ego pria," jawab Andra dengan senyum tipisnya.

"Min Suho tampaknya sangat tertarik dan mencoba mendekati seorang wanita cantik di tempat umum. Tapi Min Suho tidak tahu kalau wanita itu ternyata sudah memiliki suami. Sang suami yang tidak terima tentu saja langsung membalas perbuatannya. Yah... setahu saya masalah kesalahpahaman itu sudah selesai di tempat kejadian."

​"Siapa nama Userator peringkat rendah itu, Andra? Jika kami tetap tidak bisa menemukan jejak Min Suho dalam waktu dekat, pihak Serikat Korea terpaksa harus mendatangi pria tersebut untuk meminta keterangan sebagai saksi terakhir," ucap Jae Gin serius, memberi tanda pada asistennya untuk mencatat.

Andra terkekeh pelan.

"Namanya adalah Arkana Herssen. Dan sekadar saran... kuberitahu saja, meskipun status peringkat resminya di database Serikat baru tertulis sebagai Userator 3 Stars... daya hancur dan kekuatan aslinya setara Userator 6 Stars."

​Mendengar pernyataan Andra, Carlsen mencibir meremehkan, namun Jae Gin justru meresponsnya dengan anggukan kepala yang sangat serius. "Saya mengerti, Andra. Kami tidak mungkin berniat untuk menimbulkan permusuhan atau mencari perkara seperti itu di tengah situasi sekacau ini."

Bersambung...

1
Sarah
Nah... aku mulai agak-agak takut nih. Takutnya lama-lama dia ngebahagiain istrinya karena sistem doang karena dia mendapat keuntungan.
Jacky Hong
saran thor
klo bsa ceritanya jgan terlalu lma ke yg lain
fokus ke arka aja kan dia MC
klo ke yg lain sebisanya agak dipersingkat
gitu aj dan ceritanya bagus kok
semangat buat ceritanya thor
tak kasih kopi 1👍
Arts: hemm, protagonisnya ada Arka dan Istrinya Sisil.. jadi pasti ada bagian Sisil juga, karena gak mungkin cuma jadi pajangan doang istrinya. kalo ke karakter lain aku juga usahakan singkat wkwk
Makasih sarannya ya, makasih juga udah baca
total 1 replies
penggemar_Uangkecil?!
♥️♥️
penggemar_Uangkecil?!
♥️
penggemar_Uangkecil?!
♥️♥️
penggemar_Uangkecil?!
♥️
Qxz
Rajin Rajin Up Thor, udah Ku Like + Kasih Kopi ni/Grin/
Qxz
buset langsung dapat bini njer/Skull/
Qxz
buset bibi nya kalau nyindir tajem banget ya kayak silet/Skull/
Qxz
baguss banget penulisannya/Drool/, wah bisa belajar banyak nii
Destuto Rastra Ekatama
crazy up thor
Sarah
Berarti Arkana sebenarnya baru lahir tahun ini. Gen Beta dia~ 😌
Arts: wkwk bener juga
total 1 replies
Destuto Rastra Ekatama
lanjuttt
Arts: lagi di usahakan
total 2 replies
Destuto Rastra Ekatama
lanjutttt
Arts
Gimana ceritanya sejauh ini? jangan lupa kasih komen ya.. kalau bisa rating juga ya
Destuto Rastra Ekatama
lanjutt thor ampe tamat
Arts: siap, makasih udah baca
total 1 replies
Eclipse
Mantappp
Arts: makasih dah sering mampir kak
total 1 replies
Schauven
baiknya pakai nyonya aja thor. nona biasa dipakai buat perempuan yang belum nikah
Arts: oke, makasih udah koreksi
total 1 replies
Schauven
Ini beneran istriku sumber keberuntunganku sih
Schauven
Heh😭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!