Kesalahan yang dilakukan demi melepaskan diri dari jeratan pinjaman online tak disangka harus membuat Rudi harus membayarnya dengan menyelamatkan sembilan manusia dari kematian tragis. Mampukah Rudi menyelamatkan mereka?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Its Zahra CHAN Gacha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
9 Nyawa 33
Pagi itu Rudi segera menuju ke kantor polisi untuk memenuhi panggilan polisi yang menjerat mantan istrinya Ayu.
Saat ia hendak memasuki ruang penyidikan tak sengaja ia melihat ayu yang sedang diinterogasi oleh petugas.
Ia yang penasaran pun segera mendekati ruangan itu untuk mengetahui kondisi Ayu. Namun ia segera menghentikan langkahnya saat melihat Ayu keluar dengan wajah lesu.
Ia pun mengikutinya berjalan menuju ke Shelter bus, saat ia hendak mendekatinya, sebuah bus berhenti dan ayu pun segera naik. Tanpa pikir panjang ia pun mengikuti bus tersebut.
Ayu turun di sebuah kafe. Rudi pun memarkirkan mobilnya di depan kafe tersebut.
Ia kemudian turun untuk melihat apa yang dilakukan oleh istrinya itu. Ia melihat Ayu sudah berganti pakaian dan bekerja di kafe tersebut.
"Ternyata kamu masih bekerja di sini??" Rudi tampak berkaca-kaca saat melihat wanita yang dicintainya itu mulai melakukan aktivitasnya sebagai seorang pelayan kafe.
Rudi pun memanggilnya.
"Ya Mas, ada yang bisa saya bantu?" sapa ayu begitu ramah
"Aku pesan kopi latte satu," ucap Rudi
"Baik, apa ada yang lain?" tanyanya lagi
Rudi kemudian melihat-lihat menu kafe itu.
"Apa menu andalan kafe ini?"
"Roti bakar, sama spaghetti Mas,"
"Kalau begitu Roti bakar saja,"
"Baik, tunggu sebentar ya," jawab Ayu kemudian meninggalkannya
Tidak lama, ia kembali dengan membawa secangkir kopi latte dengan roti bakar. Rudi terus memperhatikan wanita itu yang mulai sibuk melayani para pembeli yang berdatangan ke kafe.
Rudi hampir terlelap saat menunggu Ayu bekerja. Ia bahkan tak mengira jika istrinya itu sampai malam.
Namun bukan itu yang membuat Rudi terkejut, ia lebih terkejut saat mengetahui ia tetap bekerja di tempat lain meskipun sudah malam.
Ayu tampak mengambil cucian di beberapa rumah di komplek perumahan.
Selesai mengambil cucian, ayu pun pulang ke rumah.
Rudi begitu tertegun saat melihat anak-anaknya berdiri di depan pintu menunggu kedatangan sang istri. Karena begitu penasarannya ia pun turun dari mobilnya untuk melihat apa yang mereka lakukan.
Ia melihat Ayu dan kedua anaknya tampak menikmati sebungkus nasi untuk makan malam mereka. Rudi tampak menyeka air matanya melihat pemandangan itu.
"Padahal kau sangat kesulitan sayang, lalu kenapa kamu tidak memakai uang itu, malah memberikannya kepada polisi?"
Rudi pun segera meninggalkan kediaman Ayu dan kembali ke apartemennya.
Pria itu terus memikirkan nasib anak dan istrinya. Ia berpikir untuk membantu mereka.
Keesokan harinya Rudi mempersiapkan satu paket parsel berisi makanan dan juga uang. Ia bahkan menyuruh seseorang untuk mengirimkannya kepada keluarganya tersebut.
Namun siapa sangka Ayu menolaknya, wanita itu tak mau menerima hadiah dari seseorang yang tidak dikenal.
Namun Rudi bersikeras untuk memberikan paket tersebut dengan berbagai argumen. Meskipun begitu ayu tetap menolaknya.
"Bukannya saya menolak rezeki mas, tapi saya hanya jaga-jaga saja. Aku tidak mau mengambil resiko dengan menerima sesuatu dari orang tidak dikenal," jawab Ayu menolaknya
Ia kemudian pergi meninggalkan rumahnya dan kembali bekerja. Namun hari itu rudi melihat Ayu tak menuju ke kafe. Wanita itu justru mengunjungi sebuah rumah sakit. Karena penasaran Rudi pun masuk dan mengikutinya.
Ia melihat ayu masuk ruang pemeriksaan dan keluar dengan wajah gusar.
Wanita itu duduk di taman sambil membaca kertas di tangannya.
Tidak lama ia buru-buru pergi meninggalkan tempat duduknya setelah menerima telepon.
Karena buru-buru , Kertas yang dibawa Ayu pun terjatuh. Rudi buru-buru mengambil kertas itu dan berusaha memberikannya kepada Ayu. Namun sebuah angkot lebih dulu membawa wanita itu pergi.
Karena penasaran Rudi pun membuka amplop itu. Wajahnya seketika memerah saat membaca isi amplop tersebut.
sukurin...nyesel deh
tp tetep maju, tegakkan keadilan💪💪💪
hahaaa... berubah!!! 🦸♂️
lanjut...
yaaa... bundir, dosamu makin bertambah
waaduuuh pertanda apakah ini semua??