Juniar adalah seorang gadis yang terlahir dari keluarga yang sangat berkecukupan. Dia memiliki seorang Kakak Laki - laki.
Sang ayah adalah pengusaha sukses yang bisa mengabulkan semua keinginan Juniar hanya dalam hitungan detik.
Hingga sampai akhirnya keluarga Juniar berada di posisi paling rendah.
Dimana perusahaan Ayah nya mengalami kebangkrutan, sang Kakak meninggal karena over dosis. Sang Ayah di lilit hutang dan kena serangan jantung.
Dan Ibu nya pergi meninggalkan Juniar
Juniar yang saat itu usia 18 tahun, baru menyelesaikan sekolah SMA harus berusaha mengembalikan keutuhan keluarganya.
Dia terpaksa harus melelang KEPERAWANAN nya di sebuah situs online demi menyelamatkan keluarga nya.
Demi Ayah yang sakit agar segera sembuh, demi Ibu agar mau kembali pulang dan Almarhum Kakak yang selalu mengandalkannya.
Aku Juniar, gadis yang pernah hidup dalam kemewahan dan sekaligus harus hidup dalam kenistaan.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Lesta, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Juniar 33
Suara langkah Sulhan menujuruang tamu terdengar oleh Fatma, Fatma langsung berdiri dan menyambut Sulhan.
" Mas " ucap Fatma saat dirinya sudah berhadapan dengan Sulhan
" Ada apa datang ke rumah sepagi ini??"
" Mas, jangan abaikan Fatma " ucap Fatma sambil mendekat dan langsung mendekap tubuh Sulhan dengan sangat Kuat.
Sulhan berusaha melepaskan dekapan Fatma
" jangan abaikan Fatma, Maafkan Fatma. Fatma masih mencintai Mas Sulhan"
" Maaf Dek " ucap Sulhan sambil berusaha melepaskan Fatma
" Jangan seperti anak kecil, tolong lepaskan. Mas sudah menikah "
" Fatma tidak peduli, Fatma tidak bisa kalau terus di abaikan. "
Dengan sekuat tenaga Fatma memeluk Sulhan, dan bukan hal sulit untuk Sulhan melepaskan dekapan Fatma.
" dengar Fatma " ucap Sulhan setelah melepaskan dekapan Fatma di tubuhnya. sambil memegang bahu Fatma Sulhan menatap kedua bola mata Fatma
" kalau kamu masih bersikap seperti ini, Mas bukan hanya mengabaikan pesan dan telepon kamu. tapi benar - benar menjauhi kamu "
mendengar ucapan Sulhan untuk pertama kali menyebut namanya, Fatma menggeleng pelan. mata nya berkaca - kaca menahan rasa kecewa.
" Mas sudah tidak mencintai Fatma lagi??"
" Mas hanya menganggap kamu seperti adik, sama hal nya seperti kepada Syaira"
" Tapi Mas, Fatma ingin hubungan kita seperti dulu lagi"
" Mas sudah menikah "
" Mas mencintai wanita itu "
" Iya tentu saja"
" Bohong"
" Mas mencintainya dan Mas tidak akan menyakitinya, karena Mas tahu bagaimana rasa nya tersakiti oleh orang yang kita cintai. ".
mendengar ucapan Sulhan, Fatma bagai tertampar oleh kelakuannya pernah menyakiti Sulhan. padahal dulu mereka saling mencintai.
" Maafkan Fatma"
" Sudah Mas maafkan dari dulu"
--------- " Bos !!! " ucap Haikal menghentikan percakapan Fatma dan Sulhan
Haikal melihat Fatma dan sulhan sama - sama berdiri dengan jarak yang tidak begitu jauh. Haikal juga melihat Fatma menundukan kepalanya.
" Maaf ganggu " ucap Haikal dan meninggalkan Fatma juga Sulhan.
" tolong jangan kekanak kanakan, jangan di ulangi lagi bertamu ke sini. Mas tidak mau ada kesalah pahaman antara Mas juga istri Mas " ucap Sulhan
Fatma sampai dibuat malu oleh Sulhan dan tidak bisa berkata apa - apalagi.
" Kamu sudah sarapan dek ??? " tanya Sulhan mengalihkan pembicaraan
" kalau mau kamu bisa sarapan dulu, Mas mau berangkat kerja. Haikal sudah menunggu "
" Fatma sarapan di kantor saja dengan Syaira"
" Ya sudah, Mas berangkat duluan ya Dek " ucap Sulhan lalu tersenyum dan menepuk bahu Fatma pelan.
Dengan segera Fatma pun beranjak dari kadiaman Sulhan.
Fatma melihat Sulhan masuk ke dalam mobil nya namun tidak terlihat Istri Sulhan mengantarkan Sulhan.
" dimana istrinya??" gumam Fatma sambil berdiri dan mengedarkan pandangannya.
sedang Sulhan sudah berlalu dengan mobilnya.
Fatma memilih masuk kembali.
" Mus " ucap Fatma saat Mus berdiri di ambang pintu
Mus hanya membungkukan badannya.
" Ijinkan saya bertemu istri Mas Sulhan"
" Maaf Non Fatma, Istri Tuan muda sedang berada di singapura bersama nyonya besar"
mendengar ucapan Mus, Fatma tidak bisa berkata apa - apalagi.
" Saya permisi " ucap Fatma berlalu meninggalkan Mus dan kediaman Sulhan, sedang Mus hanya membungkukan badannya.
----- " apa yang kalian bicarakan??" tanya Haikal kepada Sulhan ditengah perjalanan mereka
" Aku sudah memberitahunya kalau Aku sudah menikah "
" Baguslah, walau mungkin Fatma tidak bisa menerimanya dan memaksakan sesuatu kembali seperti semula"
" Kamu bisa menebak obrolan kami??"
" Oh iya dong, Aku kan cenayang" ucap Haikal sambil melihat Sulhan dari spion mobil, karena Haikal duduk bersebelahan dengan supir. sedang Sulhan berada dibelakanganya.
Sulhan mendelikan mata dan membuang pandangannya saat matanya beradu pandang dengan mata Haikal di kaca spion
" hahahaa Bos jangan lupa, asisten mu yang tampan ini mantan pemain.berbagai jenis wanita pernah ditaklukan, aaah apalagi kelas Fatma. sangat mudah ditebak. Wanita penuh ambisi, matre, dan bisa melakukan apa saja demi mendapatka keinginannya. Hati - hati dengan Fatma dan Ibu nya." ucap Haikal untuk kalimat terakhir terlihat serius
" hemmm " jawab Sulhan
" mending beli obat kuat, nanti malam istrimu tiba dirumah bukan??"
" Cckckkkk " Sulhan berdecak kesal mendengar ucapan Haikal
" Hahahaha jangan cuma kamu yang enak, yaki istrimu sudah merasakan nikmatnya bercinta" tanya Haikal
" Maksudnya???" ucap Sulhan
" hadeuh " ucap Haikal
" Maksudnya apa??"
" yakin istrimu sudah klimaks???" ucap Haikal sambil melihat kembali Sulhan dari kaca spion
" Kalau sudah mendesah mengerang dan menggelinjang trus mencengkram si adik ditambah sensasi menyedot lalu cenat cenut berari dia udh klimak" Ucap Haikal karena tahu kebingungan Sulhan
" Sudah sampai kesana belum??? kalau belum. kamu puas sendiri😌" ucap Haikal kemudian, sesang Sulhan tidak menjawab apa - apa.
" berani ga?? makan kuning telor ayam kampung sama madu. dicoba deh yang alami untuk pemula, nanti kalau udah mahir beli obat kuat nya di tuka g jamu, banyak tuh " ucap Haikal kemudian sambil terkekeh namun Sulhan tidak bergeming. padahal tanpa sepengetahuan Haikal, Sulhan sesang mengingat bagaimana dia dua kali bercinta dengan Juniar.
" Apa dia sampai klimaks seperti yang Haikal maksud??"gumam Sulhan
saat pikirannya bergelut dengan berbagai pertanyaannya, mereka telah sampai di kantor nya.
begitupun Fatma yang sudah berada diperusahaan dimana dia bekerja.dia langsung menuju ruangan Syaira.
" Hay Kak, Pagi!!! " ucap Syaira saat Fatma masuk kedalam ruangannya.
" Hay, pagi juga " ucap Fatma sambil duduk dihadapan Syaira
" Mamih lagi ke singapura ya??"
" Iya ko tahu???" tanya Syaira sambil fokus ke layar komputernya.
" iya lihat story Mamih tadi "
" Oooh " jawab Syaira pendek.
" Istri Mas Sulhan ikut juga ya???"
" Iya, Mamih sengaja ngajak Kak Juniar untuk belanja"
" Oh namanya Juniar???"
" Hemmm " jawab Syaira sambil mengangguk
" Cantik mana Juniar sama Kakak??"
mendengar pertanyaan Fatma, Syaira menghentikan kegiatannya dan mulai duduk menghadap Fatma
" Kak, Kak Fatma dan Kak Juniar sama - sama cantik, karena sama - sama bisa mendapatkan Kak Sulhan.Dulu Kak Fatma pernah jadi pacar Kak Sulhan dan sekarang Kak Juniar jadi Istrinya"
" Kakak menyesal pernah meninggalkan Kak Sulhan, Kakak ingin menebus kesalahan Kakak dulu dan mendapatkan kembali Mas Sulhan, tidak peduli jadi yang kedua" ucap Fatma tidak tahu malu
" Hah????" ucap Syaira sampai melongo tidak percaya dengan apa yang dia dengar.
" Kata Mamah Kak Fatma, laki - laki yang mampu bisa punya istri sampai 4, Kak Fatma mau jadi yang kedua. tolong sampaikan kepada Mas Sulhan. karena Kak Fatma tidak ada kesempatan untuk mengatakan hal tersebut kepada Mas Sulhan "
mendengar ucapan Fatma, Syaira dibuat bingung. harus menanggapi apa.
" semoga kamu bisa menjadi perantara yang baik antara Kak Fatma dan Mas Sulhan" ucap Fatma kemudian
" semoga kamu dipihak Kak Fatma " ucap Fatma lagi
" Ya sudah, selamat beraktivitas kembali. Kak Fatma keruangan Kakak dulu ya" ucap Fatma meninggalkan Syaira.
Saat Syaira sudah keluar dari ruangannya, Syaira sampai menggeleng gelengkan kepalanya.
" Ancaman " gumam Syaira
" Benar - benar ancaman " Syaira bergumam kembali.
.
.
.
.
.
❤Juniar
🤭🤭🤭🤭🙏 maaf baru hadir kembali. jangan bosan dukung trus ya
dan makasih sudah setia menunggu😚
maaf cuma masukkan soalnya mak juga terus bc kok cerita ini😉
dan ssmoga om yoga dan boy ikut sandiwara tersebut😄
buatkan par 3 nya thoorr