NovelToon NovelToon
Perjalanan Dimensi Waktu

Perjalanan Dimensi Waktu

Status: sedang berlangsung
Genre:Mengubah Takdir / Spiritual / Aplikasi Ajaib / Romansa / Reinkarnasi / Penyeberangan Dunia Lain / Tamat
Popularitas:82k
Nilai: 5
Nama Author: Nefaa

Brisena Cyrille Kinsley atau kerap dipanggil Sena adalah artis pemula yang mendapat banyak hujatan di sosial media dan akhirnya memutuskan untuk bunuh diri. Setelah mengalami kematian dia akhirnya melihat bahwa keberuntungan dirinya telah di curi oleh adik angkat nya. Ia sangat menyesal memilih untuk bunuh diri

"Apakah anda ingin berenkarnasi dan melupakan kenangan kehidupan sebelumnya atau anda ingin mengulang kehidupan anda sebelumnya dengan melaksanakan misi sistem?" Sebuah suara yang mengaku sebagai sistem kehidupan bertanya kepada Sena

Sena akhirnya memilih untuk mengulang kehidupan sebelumnya dan melakukan misi berkeliling antar dunia untuk menolong dirinya yang juga di curi keberuntungannya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nefaa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

33

Saat ini Ray sedang berdiri di atas gedung lantai 50 dan melihat suasana malam di sebuah kota.

"Tuan, apakah anda akan kembali saat ulang tahun nona Sena?"

"Iya. Tapi tidak usah memberitahunya, aku akan membuat kejutan untuknya. Ohya apakah kau berhasil mendapatkan cincin yang ku minta?"

"Maaf tuan. Cincin itu sekarang di miliki oleh ratu kerajaan tetangga"

"Hubungi perdana menteri kerajaan itu. Dan katakan jika aku ingin membeli cincin itu dan katakan juga kita akan bekerja sama dengan mereka jika menjual cincin itu padaku"

"Baik tuan akan ku sampaikan. Ohya aku ingin menyampaikan jika nona Sena sudah menyebarkan bukti kecurangan Aurel dan Aurel yang ketahuan juga sepertinya akan di berikan hukuman"

"Pastikan hukuman Aurel adalah di keluarkan dari sekolah. Ia sudah terlalu sering menganggu Sena" asisten itu mengangguk menjawab perintah tuannya.

"Apakah tuan tidak akan mengaku jika hacker yang di sewa nona Sena adalah anda?"

"Tidak usah. Aku hanya mengambil pekerjaan itu karena sedang senggang. Sekarang kau kembali aku ingin istirahat"

"Baik tuan" Asisten Ray pergi meninggalkan bos nya. Ia menghela napas. Sudah berapa bulan sejak bos nya menghubungi nona Sena, ia yang paling tahu jika bos nya sangat menyukai nona Sena. Bahkan saat secara kebetulan nona Sena menyewa hacker dari organisasi mereka, bos yang sangat sibuk itu bahkan mengambil pekerjaan yang di minta Sena. Entah karena apa bos nya sampai sekarang tidak menghubungi nona Sena lagi tetapi secara rutin menyuruhnya untuk melaporkan kabar tentang nona Sena.

"Huh aku benar-benar tidak bisa mengerti jalan pikiran tuan" asisten itu kembali ke kamarnya dan segera beristirahat.

...****************...

Di sisi lain Sena saat ini sedang duduk di ruang keluarga bersama ayah, kakak dan Lisya. Sedangkan ibunya sedang membuat cemilan untuk mereka. Hari ini adalah hari libur jadi saat ini mereka semua sedang berada di rumah.

"Ibu apakah ada yang bisa ku bantu?" Sena berjalan menuju dapur dan melihat ibunya yang sedang sibuk bersama para pelayan

"Tidak ada. Sudah ibu bilang hari ini khusus ibu saja yang akan memasak. Jadi kau kembali saja keruang keluarga dan bermain bersama ayahmu, kakakmu dan Lisya" Helen melihat ke arah putri nya. Sungguh putri nya ini sangat manis dan baik

"Baiklah ibu. Hati-hati agar dirimu tidak terluka"

"Baiklah putriku" Sena akhirnya kembali ke ruang keluarga. Disana ia melihat Lisya yang berdebat dengan kakaknya

"Ayah ada apa? Mengapa Lisya dan kakak seperti itu?"

"Lisya menang saat bermain game dan kakakmu yang kalah tidak terima dan meminta pertandingan ulang. Tapi karena Lisya tidak mau bermain lagi akhirnya mereka seperti itu" Sena hanya menghela napas. Sudah bukan sekali atau dua kali Lisya dan kakaknya seperti itu. Segala macam hal akan mereka perdebatkan karena perbedaan pendapat, tetapi jika hal itu terkait tentang Sena mereka tiba-tiba akan menjadi akur.

"Sena, kakakmu mengangguku lagi!" Lisya berlari ke arah Sena dan bersembunyi di belakang Sena

"Jangan bohong! Kapan aku mengganggu mu? Aku hanya ingin bertanding ulang. Aku tak terima kalah, tadi aku belum serius saat bermain"

"Mau kau serius atau tidak, intinya aku sudah mengalahkanmu. Terima saja nasibmu kak" Lisya mengejek Brian. Jujur saja ia juga sedikit terkejut saat ia berhasil mengalahkan Brian. Karena itu adalah keberuntungan tentu saja Lisya tidak ingin bertanding ulang karena jika bertanding ulang sudah dipastikan ia akan kalah

"Kakak sudahlah itu hanya permainan dan Lisya kau juga berhenti mengejek kakak" mendengar perkataan Sena membuat keduanya akhirnya diam. Memang hanya Sena yang bisa menghentikan tingkah kedua orang ini.

Saat sedang asik berbincang bersama, seorang pelayan menghampiri mereka bertiga

"Tuan, ibu tuan dan nona Aurel sedang ada di luar. Mereka mengatakan ingin bertemu dengan tuan"

"Suruh mereka ke ruang tamu. Aku akan kesana sebentar lagi"

"Baik tuan" pelayan itu akhirnya pergi. Dan suasana yang tadinya harmonis menjadi sunyi

"Ada apa?" Helen yang datang membawa kue melihat ekspresi mereka yang terlihat aneh

"Ibuku dan Aurel datang. Ayo kita semua keluar" Helen mendengar perkataan suaminya dan berjalan bersama ke ruang tamu. Ia sebenarnya malas untuk bertemu dengan Aurel. Jika itu hanya ibu mertua nya ia akan dengan senang hati menyambutnya.

Sena, Lisya dan Brian juga ikut ke ruang tamu. Jujur saja mereka juga malas untuk bertemu dengan Aurel dan neneknya itu. Beberapa kali saat kumpul keluarga neneknya suka membandingkan Aurel dan Sena dan itu membuat Brian sedikit tidak menyukai neneknya.

"Sena, jika nenek mengatakan sesuatu yang menganggumu ingatlah untuk mengabaikannya. Otak nenek sedang bermasalah sekarang ini"

"Tenang saja kak aku juga tidak pernah menganggap serius perkataan nenek" setelah mendengar itu Brian memegang tangan Sena dan berjalan sambil bergandengan. Saat tiba di depan pintu ruang tamu ayah Sena mengetuk pintu. Disana terlihat nenek Sena yang sedang duduk bersama Aurel. Mereka terlihat asyik bercerita bersama

"Ibu apa kabar" Ayah Sena memulai pembicaraan terlebih dulu.

"Oh kalian sudah disini" nenek itu melihat mereka semua dan tatapannya berhenti di Lisya

"Apakah gadis ini masih tinggal disini?" mendapatkan tatapan nenek itu membuat Lisya sedikit tegang

"Benar. Aku sudah berjanji kepada keluarga Eldrich untuk menjaga Lisya. Dia juga teman bermain Sena jadi tentu saja ia masih tinggal disini"

"Kau memasukkan orang asing kerumahmu tetapi kau tidak memperbolehkan Aurel tinggal disini. Bagaimanapun kalian sudah merawat Aurel sejak bayi. Seharusnya kalian tahu bagaimana sifat Aurel"

"Bu, aku sudah mengatakan terserah jika kau ingin merawat gadis itu tapi ingatlah aku tidak pernah menganggapnya bagian dari keluarga Kinsley sejak aku mengusirnya dari rumah. Dan Lisya bukan orang asing dia akan menjadi bagian keluarga Kinsley tentu saja statusnya sangat berbeda dengan gadis yang bersama mu itu" suara ayah Sena terdengar tenang tapi disaat bersamaan juga terasa dingin. Ini membuat Aurel menahan amarahnya. Orang yang dulu menatapnya dengan penuh cinta akhirnya seperti ini sejak Sena kembali.

"Apa maksudmu. Aurel juga keluarga kita. Karena kamu bersikap seperti itu Sena juga akhirnya menindas Aurel. Awalnya kukira ia hanya gadis baik tapi akhirnya ia mulai memperlihatkan sifat aslinya!" Nenek itu menatap sinis ke arah Lisya dan Sena. Sena hanya memperhatikan dan tidak menjawab perkataan neneknya

"Bu! Apa maksud perkataanmu! Sena gadis yang sangat baik. Bukankah Aurel yang selalu menganggu Sena? Jangan kira aku tak tahu jika Aurel dan teman-temannya sering menganggu Sena di sekolah" Helen yang dari tadi diam akhirnya bersuara. Ia tidak ingin putrinya yang baik di hina seperti itu

"Baik? Jika ia baik mengapa ia membiarkan Aurel dikeluarkan dari sekolah!? Aku tidak mau tahu, kau harus membuat sekolah itu tetap menerima Aurel. Hanya sekolah itu yang cocok untuk Aurel!" mendengar itu Sena sedikit terkejut. Ternyata Aurel benar-benar di keluarkan dari sekolah.

1
Evi Yana
kpan up lg thor.. dah lama bingiit nich
Yui
Lumayan
Yui
Luar biasa
Ahmad Ahlun Naza
kwkwkw mimin kapan updatenya lagi udah lama gak update 🥺🥺
oigi_
Luar biasa
Thiack Bado Sukiman
jadi pengen bejek² nenk sihir itu
Sania Mahira
kaki tangan Ray kah
Raine
ok ikut lindungin gpp,, tapi jangan jadi jodohnya lisya ya thor,,, soalnya alvaro udah terkontaminasi aurel,, kan udah tidur bareng,
Elisabeth Carla
untung lh lu msh pnya hti , ngk kyk ulat keket yg ngk thu dri tu..
hah nenek nya betul2 bodoh ... klo ampe hartanya dikasih aurel ditendang langsung baru tau rasa 🤣🤣🤣
ratu
makin seru.... lanjut lagi Thor
si aurel kudu dibales tuh ... didiemin mulu ngelunjak 🙄🙄🙄
ratu
lagi Thor...
tunangannya sena harus bantuin itu biar aurel bener2 keliatan semua sifatnya .... sebarin vidio aurel sama cwo yg satunya 😏😏😏
coba itu nenek nya dibeliin kaca mata biar liatnya bener 🤣🤣🤣
senang nya klo aurel tertindas 😂😂😂
Wanda Wanda i
oh hai Thor salam kenal ya akoh mampir nih semoga critanya bagus 😍
silent reader🤫
ayo aurel kamu kan banyak akalnya pasti bisa ngejawab pertanyaan mereka percuma dong nyogok 5 orang
bongkar aja sena bongkar jangan kasih celah ... jonatan mah emg cocok ama aurel satu bodoh satu licik saling melengkapi 🤣🤣🤣
wkwkwk coba begitu direkam ... biar ketauan semuanya ... cukup dulu saja aurel menang skrng jangan ... biarin guru belang nya pada ketauan sm murit yg nakal jangan lp vidio aurel yg bermain sm cwo yg membantunya td direkam sm sena 🤣🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!