NovelToon NovelToon
SCARLET

SCARLET

Status: sedang berlangsung
Genre:Identitas Tersembunyi / Pernikahan Kilat / CEO / Romantis / Balas Dendam / Mengubah Takdir
Popularitas:333.3k
Nilai: 5
Nama Author: Meta Janush

Untuk membalaskan dendam dan menemukan kebenaran atas pencobaan pembunuhan yang menimpanya, Scarlet berpura-pura menjadi wanita bodoh dengan IQ rendah dan menikah dengan keluarga Fergus sebagai nyonya muda. Scarlet dan Darius Fergus menikah karena perjodohan. Yang berarti tidak ada cinta di antara mereka.
Saat Darius melihat Scarlet yang bodoh dan memiliki keterbelakangan mental, dia sangat marah hingga dia meminta cerai! Dia adalah seorang pebisnis yang jenius. Bagaimana mungkin dia bisa memiliki orang bodoh untuk menjadi istrinya? Tapi yang Darius tidak tahu adalah bahwa bakat Scarlet berada jauh di atasnya, Scarlet termasuk seorang dokter jenius, pianis, investor, peretas handal...
Tapi apa yang bisa wanita itu lakukan jauh di luar imajinasinya. Selama mereka menikah, Darius pun perlahan-lahan mulai menemukan wajah asli di balik topeng "istrinya" ...
Akankah seorang Darius Fergus akan jatuh cinta pada istrinya? Atau dia akan tetap bersama Cindy kekasihnya yang ternyata adalah sauda

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Meta Janush, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 32. SEORANG PECUNDANG

'Wanita ini? Kenapa dia sangat menarik?' pikir pria itu memperhatikan Scarlet. 'Bagaimana bisa dia berpura-pura menjadi seorang wanita bodoh? Sangat menarik!'

Scarlet sangat yakin dengan kemampuan pria itu. Lagipula, ini bukan pertama kalinya dia melakukan hal seperti ini.

Setelah dia selesai berbicara dengan pria itu, dia mengambil barang bawaannya dan meninggalkan villa itu secara diam-diam menjelang fajar.

Disaat bersamaan, Darius dan Miller sedang dalam perjalanan menuju ke bandara. Darius melirik jam ditangannya yang menunjukkan pukul 6.30 pagi.

Sambil menyandarkan punggung disandaran, dia bertanya pada Miller, "Apa kau menemukan adanya perubahan pada IP address itu?"

"Belum ada." jawab Miller cepat.

Miller fokus memperhatikan layar didepannya yang memperlihatkan lokasi sang hacker dan tidak menemukan sesuatu yang aneh ataupun berubah.

"Hmmm, sepertinya dia sangat percaya diri." Darius menaikkan alisnya dan terlihat terkejut.

"Biasanya, jika seseorang yang melakukan sesuatu yang baru telah ditemukan IP addressnya biasanya mereka akan segera melarikan diri. Tapi, orang ini tidak melakukan itu. Dia masih berada di Darkline."

Miller menjelaskan opininya kepada Darius. Sejujurnya dia juga merasakan keanehan pada hacker ini. Terlihat tenang seolah sedang menunggu sesuatu.

"Apakah pihak lain sedang menungguku untuk bertindak dan menangkapnya?" gumam Darius.

Entah mengapa, tiba-tiba wajah angkuh wanita itu muncul dibenak Darius. Dia masih mengingat dengan jelas, ekspresi angkuh dan percaya diri wanita itu yang mengingatkannya pada wajah seseorang.

Tepat pukul tujuh pagi, Darius dan Miller tiba di bandara. Miller menuju ke konter untuk mengambil tiket kemudian dia membeli dua botol minuman.

Saat dia keluar dari toko itu, Darius menghubunginya melalui video call. Miller pun mengapit kedua botol minuman dilengannya lalu menjawab panggilan.

"Bos, ada apa?" tanya Miller.

Darius yang meminta Miller untuk memanggilnya 'bos' saat mereka berada diluar untuk urusan pekerjaan. Miller masih mengingat perintah itu.

Dilayar ponsel Miller terpampang wajah tampan Darius. "Kau dimana? Aku mencarimu!" ujar Darius dingin.

"Oh.....aku sedang berada......" Miller mengedarkan pandangannya. Saat Miller sedang berbicara, seorang wanita mengenakan jaket berwarna coklat berjalan kearahnya.

Wanita itu mengenakan jaket berwarna coklat, topi hitam dan kacamata hitam besar yang menutupi sebagian wajahnya. Miller yang tidak memperhatikan sekitarnya pun menabrak wanita itu.

Lalu dia terdorong dua langkah. Miller mendongak menatap wanita itu dengan ekspresi kaget. Meskipun wanita itu terlihat sangat menarik.

Meskipun wanita itu mengenakan jaket yang longgar tapi tidak bisa menutupi bentuk tubuhnya yang seksi. Wajah wanita itu tertutupi topi dan kacamata hitam sehingga tidak bisa dilihat dengan jelas.

Miller hanya bisa melihat dagunya yang runcing, leher mulus dan bibir merah mudanya yang menawan. Meskipun tidak bisa melihat wajah wanita itu tapi Miller merasa wanita itu sangat cantik dan menarik.

Scarlet mendongakkan kepala dan melirik kearah Miller. Tatapan matanya yang tajam tertutupi oleh kacamata hitam yang dipakainya. Dia memperlihatkan ekspresi terkejut.

'Wah, kebetulan sekali.' pikir Scarlet.

Scarlet mendengus menatap Miller dengan tatapan mencemooh. Scarlet tidak bergerak sedikitpun tetapi Miller terdorong mundur beberapa langkah.

Hal itu membuat wajah Miller memerah merasa malu. Dia bekerja pada Darius sejak lama, kemampuannya juga sangat baik. Dia tidak percaya apa yang barusan terjadi padanya.

'Bagaimana bisa dia terdorong keras seperti itu oleh seorang wanita?' gumamnya dalam hati.

"Maafkan aku." ucap Scarlet menundukkan wajahnya sambil menyentuh kacamata hitamnya. Rambut panjangnya yang digerai terjatuh menutupi wajahnya sehingga Miller tidak bisa melihat wajahnya dengan jelas.

Miller yang sedang terburu-buru tidak punya waktu untuk menanggapi wanita itu. Setelah melirik sekilas, Miller kembali fokus pada ponselnya. "Bos, aku ada di----"

Belum lagi dia selesai bicara, Darius sudah memotong terlebih dahulu, "Tunggu!"

MIller terlihat kebingungan. Sedangkan Darius menatap tajam ke layar ponsel dan berkata, "Gerakkan ponselmu kearah wanita itu. Aku ingin melihat wanita yang baru saja bertabrakan denganmu."

Dengan ekspresi kebingungan, Miller tetap melakukan apa yang diperintahkan Darius. Dia pun membalikkan kamera kearah Scarlet yang memasuki toko.

Scarlet berdiri didepan rak yang memajang minuman dan makanan ringan. Terlihat dia mengambil sesuatu dari rak itu.

Darius memicingkan matanya menatap wanita yang muncul di layar ponselnya. Dia tidak salah lagi, dia mengenalo sosok itu.

Itu adalah sosok wanita yang sama, yang telah mempermainkannya sebelum ini. "Tahan wanita itu disana! Jangan biarkan dia pergi. Aku akan sampai disana secepatnya."

Setelah mengatakan itu, Darius memutuskan panggilan telepon. Miller menatap layar ponselnya yang gelap lalu melirik kearah wanita itu.

"Tuan, apakah anda ingin membeli bunga?" tanya seorang gadis kecil yang muncul tiba-tiba dengan membawakan buket bunga yang indah.

Ekspresi wajah gadis kecil itu terlihat memohon agar Miller membeli bunga yang dijualnya. "Bagaimana bisa kau masuk ke bandara ini?" tanya Miller seraya melirik kearah Scarlet sebelum dia menatap gadis kecil itu.

"Ibuku bekerja sebagai petugas kebersihan bandara." jawab gadis kecil itu.

Mendengar perkataan gadis kecil itu langsung mengingatkan Miller pada sebuah kisah tentang seorang gadis kecil yang bekerja menjual bunga untuk membantu keluarganya.

Merasa kasihan, Miller pun membeli semua bunga yang ada ditangan gadis kecil itu. Saat dia berbalik, Scarlet sudah menghilang entah kemana.

Miller pun panik hingga sekujur tubuhnya gemetar ketakutan, membayangkan kemarahan Darius karena kelalaiannya. Dia kehilangan jejak wanita itu karena membeli bunga.

Dia tidak sanggup menerima hukuman kemarahan dari Darius nanti. Tanpa mempedulikan bunga ditangannya, Miller berbalik dan mencari keberadaan Scarlet.

Beruntung, saat dia berbelok, dia pun melihat Scarlet yang berdiri disebelah toko dengan memegang sebuah plastik berisi cemilan dan sedang memainkan ponsel ditangannya.

Untuk menghindari kehilangan jejak Scarlet lagi, Miller pun menghampiri wanita itu. Dia berpikir Scarlet tidak akan menyadari saat dia menghampirinya diam-diam.

Namun sayangnya, Miller baru berjalan beberapa langkah saja Scarlet langsung menengadahkan wajah seolah menyadari sesuatu lalu memandang kearah Miller dari balik kacamata hitamnya.

Miller terpaku saat dia ketangkap basah. 'Aura wanita ini sangat kuat. Hanya dengan lirikan matanya saja aku sudah merasa takut untuk mendekatinya.' gumam Miller.

Scarlet menatap kearah Miller dengan ekspresi wajah yang aneh. Sedangkan Miller yang terobsesi untuk mendekati wanita itupun tanpa ragu melangkah.

Baru dua langkah saja, Miller mendengar wanita itu bertanya padanya dengan suara kencang, "Aku tahu kau mengikutiku diam-diam. Apa yang kau mau?"

Suara Scarlet langsung menarik perhatian pengunjung bandara. Semua orang menatap kearah Miller, mereka melihat Miller yang memegang bunga ditangannya sedang berdiri berhadapan dengan seorang wanita cantik.

"Apa pria itu seorang pecundang?"

"Ya ampun, dia mengikuti wanita itu ke bandara. Sungguh menakutkan!"

"Lihatlah wanita itu sangat cantik. Wajar jika dia bertemu dengan seorang pecundang."

"Awasi laki-laki itu! Jangan biarkan dia mengambil keuntungan dari wanita cantik itu."

"Pasti pria itu ingin melakukan hal buruk padanya! Jangan lepaskan dia!"

Mendengar bisikan-bisikan itu membuat wajah Miller berubah pucat. Dia segera melambaikan tangan dan mencoba menjelaskan pada mereka.

"Bukan! Itu tidak benar!"

Tak peduli bagaimanapun dia mencoba menjelaskan tapi Miller tidak mampu memberikan penjelasan apapun.

Scarlet tidak bisa menahan tawa hingga dia pun tertawa terbahak-bahak melihat reaksi Miller. Sedangkan Miller merasa sangat malu hingga wajahnya pucat pasi.

Miller menatap kearah Scarlet dengan tatapan tak senang dan berkata, "Apa kau sengaja melakukan ini?"

1
Sifra Sitorus
lanjut dong thor
Regina Putry
Luar biasa
Ajeng Sri Pramudya
sudah lama blm di lanjut juga thor..
kapan di lanjut lagi thor...
masih misterius asal usul scarlet
lanjut thor up lg... 👍🏻🔥🔥
Nikma: Permisi kakak Author ..

Halo kak reader, kalau berkenan boleh mampir novel aku juga ya 'Kesayangan Tuan Sempurna' ..
Terima kasih😊🙏
total 1 replies
Nurhayati
🤣🤣kerjain trz Darius na Scarlett biar die nanti tambah klep-klep dh ma kamYu Scar...
Nurhayati
😂😂😂LuCu DariUS
Indira Ira
Luar biasa
Nur Hayati
kenapa Darius plin plan ,kalau dia suka sama istriny/Drool/
Shakri Aziz
Luar biasa
Junairiah 07
hahaahaaaaaa....
ini cerita banget2...
lanjut thorrrr....
hahahaaaaaaaa.
atit piyut atu thurrrr.......
eRni CuTe
kak othor sebelum bikin cerita lanjutan ada baiknya membaca seri sebelumnya, ini ceritanya bagaimana latarnya berpindah2 gak jelas, orang diclub tiba2 dirumah. 25 dan 26 bikin orang bertanya2 coba cek lagi,,ada yang aneh dari ceritanya.
Dearest
alurnya membingungkan masa scarlet gak dikasih tau sdhKeluarDariRuanganItuAtauBelumTau2DahNyelametinDariusAja
Yudith Nuke Rosmawati
jgn terlalu ber?-tele2/mbulet
Samsiyah Samsiyah
up thor
Keyraaleyababy Keyraaleya
kata orang bodoh baca novel kyk gini.
Solia MR.MyRosell
up
Ajeng Sri Pramudya
setelah merenggang nyawa kenapa scarlet blm juga berhenti berpura2?
mening jujur aja sama darius supaya bisa memecahkan misteri bersama-sama
😁
Yudith Nuke Rosmawati
kok ber-tele2
Ririn Santi
kukira hubungan Darius dan scarlet akan mengalami kemajuan setelah melalui proses perenungan selama 3 bulan ttg arti keberadaan pasangannya, tp rupanya jalan di tempat wae
Ririn Santi
ya ampun stone ,Lo mau daftar kawin atau malak petugas sih CK..CK..CK.../Chuckle/
Ririn Santi
miller dan stone pasangan absurd
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!