NovelToon NovelToon
YANG MULIA, MOHON JANGAN PAKSA AKU !

YANG MULIA, MOHON JANGAN PAKSA AKU !

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Istana/Kuno / Balas Dendam / Reinkarnasi
Popularitas:410
Nilai: 5
Nama Author: Bunga_Persik98

Ye Ning, putri sah Menteri Sayap Kiri, hanya ingin membangun kerajaan bisnis, mengumpulkan kekayaan, dan membawa kemakmuran bagi keluarganya. Namun semua menjadi berantakan ketika Tuan Muda Bai datang dan mengacaukan rencananya. Di saat yang sama, Putra Mahkota Li Yan, pria yang dahulu menolak perjodohan dengannya, tiba-tiba berkata bahwa ia akan menceraikan istrinya.

Di antara ambisi, cinta, dan pengkhianatan, Ye Ning harus memilih: tetap menjadi wanita pebisnis yang bebas atau terjerat dalam permainan politik yang mengancam keselamatan keluarganya.

Mampukah Ye Ning melindungi orang-orang yang dicintainya ketika dua pria paling berpengaruh di kekaisaran mulai menginginkannya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Bunga_Persik98, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 11 : DELAPAN KARAKTER KELAHIRAN

***Kediaman Junwang***

  Setelah pulang dari restoran, Li Wen kembali ke kediaman dan menemui Junwang di kamar kerjanya. Ia memberanikan diri untuk bertanya pada Ayahnya, kenapa tidak memberitahukan tentang pemilihan istri resmi padanya. Mendengar keluhannya, Junwang mengeryitkan dahi dan menatap putranya lalu berkata

  "Apakah kau bisa membantu ayahmu ini dengan kemampuanmu sendiri?"

  Li Wen menunduk malu, dan tidak berani mengatakan apapun.

 Junwang lalu menambahkan

  "Kau adalah putraku satu-satunya, otomatis kau yang akan mewarisi gelar dan kediaman ini. Jika kau berguna sedikit saja, apakah aku harus bersusah payah untuk mencari dukungan dengan aliansi pernikahan?"

  Perkataan ini membuat Li Wen mengepalkan tangannya begitu erat, ia marah tetapi apa yang dikatakan ayahnya adalah sebuah kebenaran. Akhirnya ia mengatakan bahwa dirinya akan menuruti semua pengaturan yang dilakukan Junwang terhadapnya. Menanggapi itu, Li Yu hanya berdehem dan menyuruhnya pergi, Li Wen pun pamit undur diri dan langsung meninggalkan ruangan.

  Saat ia berjalan di koridor menuju kamarnya ia bertemu Li Yan. Li Yan langsung menyapa hangat, namun Li Wen hanya tersenyum kecil dan berlalu melewatinya. Li Yan sampai mengikuti arah Li Wen dengan mata ekornya hingga menghilang dari pandangan. Li Yan sedikit heran dan menurutnya tingkah sepupunya kali ini tidak seperti biasanya.

  Meskipun merasa heran, Li Yan hanya mengangkat bahunya dan melanjutkan langkahnya menuju kamar kerja pamannya, Li Yu. Junwang sedang menulis surat saat Li Yan masuk dengan hati-hati, ia melihat pamannya sangat fokus sehingga tidak menyadari kedatangannya. Saat Li Yan sedikit berdeham barulah Li Yu menyadari kedatangan keponakannya itu.

  "Putra Mahkota? Kenapa tidak memberitahu paman bahwa kau akan datang?" Tanya Li Yu

  Li Yan mengatakan bahwa ia kebetulan lewat dan ingin mampir sebentar karena sejak koma ia belum pernah mengunjunginya lagi. Lalu Junwang mempersilahkan Li Yan untuk untuk duduk dan menunggunya sebentar untuk menyelesaikan suratnya lalu menyuruh pelayan untuk mengantarkan surat tersebut.

  Kini mereka duduk sambil meminum teh, Junwang menjelaskan bahwa surat tadi adalah Bai Zi milik Li Wen, karena pamannya sengaja menyinggung hal tersebut maka Li Yan langsung saja ke titik masalahnya tanpa basa-basi.

  "Kenapa mendadak sekali paman? Padahal aku bisa mencarikan istri untuk Li Wen yang sesuai seleranya" Ujar Li Yan.

  Li Yu langsung menggelengkan kepalanya dan berkata

 "hm.. ini bukan hanya sekedar mencari seorang istri. Tetapi mencari keluarga yang sempurna untuk kediaman Junwang. Sama seperti dirimu dalam mencari Putri Mahkota, kekuasaan adalah hal yang pertama bukan?"

  Li Yan mencengkram erat jemarinya, dan tertawa mendengarnya,

 "Paman sungguh pengamat yang baik, tetapi aku menikah bukan hanya karena aliansi tapi karena calon itu sendiri" Jawab Li Yan.

  Junwang hanya mengangguk dan menyetujui perkataan Li Yan, seolah hal itu membuatnya kagum. "Apakah kau ingin ikut menambahkan Bai Zi mu juga barangkali ingin mencari selir lagi" Sarkas Junwang.

  Li Yan tidak marah dan hanya tersenyum kecil untuk menanggapi ejekan pamannya itu.

  " Apakah ada gadis yang paman minati di ibu kota untuk menjadi istri Li Wen ?" Tanya Li Yan menyelidik.

  Junwang tersenyum sembari meminum tehnya, dan menjawab bahwa ia menginginkan gadis yang berani datang padanya waktu itu. Mendengar pernyataan itu, ekspresi Li Yan sedikit marah. Namun tampaknya Junwang sangat menikmati emosi dari Li Yan, seperti sengaja memancingnya untuk meledak.

  "Apakah kau kenal putri sah dari keluarga Xiao?" Tanya Junwang pura-pura bodoh. Menanggapi pertanyaan jebakan seperti itu, Li Yan tentu saja membalas dengan nada ramah

  "Tentu. Ia memiliki banyak restoran terkenal dan lezat. Siapa yang tidak mengenalnya"

  Setelah itu, Junwang mengalihkan topik pembicaraan dan membahas mengenai beberapa preman gunung yang kini sering merampok pedagang dan warga yang lewat. Setelah berbincang cukup lama, Li Yan keluar dengan wajah dingin yang kejam tidak seperti sebelumnya yang tersenyum dan ramah kepada pamannya.

Di dalam kereta ia memerintahkan Wu An untuk mencari gadis dengan Bai Zi yang paling cocok untuk Li Wen. Buatlah gadis itu paling sempurna dan tidak dapat tertandingi dalam hal 'Empat Kebajikan Perempuan'.

  Sementara itu, Zhilan yang saat ini sedang membaca buku laporan di ruang arsip Yushitai ( Lembaga Sensor Kekaisaran ) terlihat serius dan menulis beberapa kalimat di kertas kosong. Ia belum mendengar berita tentang pemilihan Shizi Fei itu, kalau Zhilan tahu mungkin dirinya akan langsung menculik Ye Ning dan menyembunyikannya dari dunia.

  Setelah tubuhnya pulih total, pekerjaannya menjadi semakin menumpuk. Belum lagi permintaan Putra Mahkota yang menuntut untuk mencari lebih banyak bukti kotor mengenai keluarga Sun Ling.

  Oleh karena itu, Zhilan sudah dua hari berkutat dengan laporan para pejabat bahkan sampai tidak pulang ke kediamannya. Akibat sudah terlalu lama bergaul dengan buku dan tinta, ia merasa otot lehernya kaku dan meregangkan tubuhnya sejenak.

  Zhilan juga harus memeriksa ratusan laporan pajak dari para pejabat daerah yang telah mengumpulkan upeti dari rakyat dan mengirimkannya ke Ibukota. Hari sudah mulai petang saat Zhilan sadar, ia pun menutup laporan yang ada di atas mejanya dan bersiap untuk pulang. Shao Zu juga sudah menyelesaikan tugas yang diminta dan kembali menjemput Zhilan untuk pulang bersama.

  Zhilan pulang dengan berjalan kaki tanpa kereta kuda kal ini, untuk membiasakan kakinya agar tidak kaku karena duduk berjam-jam. Setiap kali melewati papan pengumuman, Shao Zu terlihat seperti sengaja sedang menutupinya. Sampai 3 kali melewati papan itu, membuat Zhilan curiga.

  "Apa yang kau sembunyikan?" Tanya Zhilan

  Shao Zu sedikit gugup dan menjawab tidak ada, namun Zhilan tentu saja tidak percaya. Ia menyuruh Shao Zu minggir dan membaca pengumuman itu.

  "Pemilihan Shizi Fei?" Junwang bahkan meminta dekrit agar tidak ada satupun keluarga yang menolak untuk mengirimkan anak gadisnya. Memandangi kertas itu dengan dingin, Zhilan langsung merobeknya dan membuangnya ke tanah. Melihat itu Shao Zu melototin kertas itu, dan mengejar tuannya yang berjalan cepat.

  "Tuan, tuan mau kemana?"

  "cepat carikan aku Bai Zi palsu yang sangat jelek dan tidak bisa menikah dengan keluarga kekaisaran" Zhilan mengatakan itu sambil tergesah-gesah.

  "Tuan, sudah terlambat. Keluarga Xiao sudah mengirimkan Bai Zi Nona Xiao" Teriak Shao Zu karena tertinggal agak jauh di belakang.

Zhilan hampir terjatuh mendengar kalimat itu. Menoleh ke arah Shao Zu dengan tatapan kejam,

 "Kenapa dia marah padaku? Bukan aku yang mengirimkan Bai Zi Nona ke Mahkamah Urusan Klan Kekaisaran."

1
Marini Dewi
menarik
BUNGA PERSIK: Terima kasih atas supportnya ya 😍.. Aku senang sekali
total 1 replies
BUNGA PERSIK
Ini karya baru, mohon dukungannya. Maaf kalau masih agak berantakan, beneran masih newbie. 😍😍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!