NovelToon NovelToon
Nafsu Sang Dewa

Nafsu Sang Dewa

Status: tamat
Genre:Dikelilingi wanita cantik / CEO / Playboy / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:472.7k
Nilai: 5
Nama Author: Yanti sihite

Sang Dewa si pencinta wanita seksi hidup dalam penuh gelimang harta sehingga ia tidak tau bagaimana caranya ia harus menghabiskan uang tersebut yang ditinggalkan kedua orang tuanya.

Namun di balik sifat Dewa menjadi seperti ini, ia pernah di tinggal nikah oleh wanita yang dulunya begitu sangat ia cintai sehingga ia tidak pernah percaya lagi dengan wanita manapun.

Lalu, apakah yang akan terjadi jika suatu saat nanti Dewa bertemu dengan wanita seorang wanita yang baik dan pengertian kepadanya?.

Yok, simak cerita selanjutnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yanti sihite, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 32

Pesta pernikahan Thomas dan Eva satu hari lagi akan tiba. Dela kemudian mencari-cari gaun yang indah akan ia pakai di acara nanti di dalam lemari pakaiannya. Namun sudah beberapa menit lamanya ia mencari yang cocok, tak satupun yang membuat ia tertarik. Dengan kesal Dela pun menjatuhkan tubuhnya diatas ranjang.

"Bagaimana ini? Besok malam aku harus terlihat begitu sangat cantik agar Dewa terpikat kembali seperti dulu kepada ku. Tapi gaun-gaun ini sudah membuat ku bosan dan aku harus memiliki gaun yang baru".

Dela berpikir sejenak hingga pada akhirnya ia memutuskan mencari gaun ke mall saja. Ia pun segera pergi meninggalkan apartemen menuju mall.

Sesampainya ia disana, ia segera berlari kecil menuju toko-toko pakaian berkualitas tinggi yang berasal dari luar negeri.

"Apapun yang terjadi aku harus mendapatkan gaun yang paling cantik dan yang tidak dimiliki orang" gumam Dela bertanya kepada salah satu pegawai toko.

"Selamat sore, selamat berbelanja di toko kami. Ada yang bisa kami bantu nona?" si pegawai toko tersenyum ramah.

"Iya, tolong berikan gaun yang paling cantik di toko kalian dan yang belum pernah terjual" jawab Dela membuat si pegawai toko tersenyum membawa Dela memasuki sebuah ruangan khusus gaun-gaun yang baru masuk dan yang belum mereka pasarkan. "Ada di dalam sini nona".

"Wah" Dela tersenyum senang. "Ini kamu yakin kan belum ada yang membeli gaun-gaun disini? Saya tidak mau jika nantinya saya memiliki gaun yang sama dengan orang lain".

"Iya nona, gaun di dalam sini belum ada yang beli dan juga kita hanya memiliki dua stok untuk setiap jenis merek lainnya".

"Bagus deh kalau begitu" dengan senang hati Dela segera memilih-milih guan yang cocok di tubuhnya hingga ia menemukan satu gaun yang membuat ia seketika tertarik ingin memiliki. "Ekh mbak, saya mau mencoba gaun yang ini".

"Mari ikut saja nona" si pegawai toko membawa Dela memasuki ruangan khusus ganti. Disana Dela segera mencobanya dan begitu ia memakainya, kedua mata Dela langsung berbinar-binar tak karuan. "Wah, cantik sekali".

"Bagaimana menurut mu, apa saya sudah terlihat cantik?" tanya Dela bersemangat.

"Cantik sekali, nona benar-benar sangat cantik sekali sampai-sampai saya tidak bisa berhenti memandangi nona".

"Benarkah? Kalau begitu saya mau membeli gaun yang ini" Dela lalu menggantinya dan memberikan di tangan si pegawai toko untuk segera di bungkus. Kemudian ia mendatangi meja sang kasir untuk melakukan membayarnya secara tunai menggunakan kartu kreditnya.

.

Hingga hari yang begitu sangat Dela nanti-nantikan tiba juga, ia pun saat ini sedang merias dirinya agar terlihat yang paling cantik nantinya.

DDDDRRRTTT.... DDDDRRRTTT...

"Aku yakin itu pasti Dewa" ia mendengar ponselnya berdering, dan benar sekali panggilan itu berasal dari sang Dewa. "Iya Dewa, apa kamu sudah datang menjemput ku?".

"Mmmmm, aku sudah menunggu mu di lobby".

"Aku akan segera turun, kamu tunggu aku disana ok".

"Iya, aku akan menunggu mu. Berdandan lah yang cantik".

Dela tertawa, "Tentu saja Dewa, apa yang tidak aku lakukan kepada mu?".

"Ya sudah" Dewa mematikan ponselnya, ia melihat jam masih menunjukkan pukul 6 lewat 20 menit. Sedangkan acaranya akan dimulai pada pukul 7. Sambil menunggu Dela turun dari lantai atas, Dewa menyempatkan diri keluar dari dalam mobil membuat seketika mata disana tertuju kepada dirinya yang sedang melihat ketampanan seorang Dewa begitu sangat sempurna.

"OMG! Pria itu sangat tampan sekali OMG" ucap salah satu diantara mereka yang melihat Dewa.

"Iya, dia sangat tampan sekali. Tapi kalau tidak salah, kenapa aku seperti mengenali pria itu".

"Sama halnya dengan ku. Aku pikir hanya aku saja yang berpikir seperti mu. Kalau tidak salah, dia CEO dari perusahaan Texas group bukan?".

"Iya, benar sekali. Dia adalah sang Dewa CEO Texas group. OMG! Sedang apa dia disini? Kenapa dia sangat tampan sekali berpakaian rapi seperti itu ya Tuhan".

Tidak lama setelah Dewa mendengar mereka membicarakan tentang dirinya. Orang yang ia tunggu-tunggu pun akhirnya keluar juga membuat mereka lagi-lagi mengagumi kecantikan Dela yang begitu sempurna juga.

"Terus siapa wanita itu? Apakah dia kekasihnya juga?".

"Sepertinya, lihatlah mereka tersenyum begitu sangat mesra sekali. Aku yakin wanita adalah kekasih sang Dewa".

"Wah, pasangan sempurna sekali mereka. Aku jadi iri".

"Sama, aku juga iri melihat sepasang kekasih seperti mereka ini".

Dewa kemudian membukan pintu mobil untuk Dela. Dengan senang hati Dela pun mencium pipi kanan Dewa baru ia masuk ke dalam mobil dan itu membuat mereka kembali menjerit histeris.

"Aku yakin mereka pasti iri kepada ku" ucap Dela dalam hati memperhatikan para wanita itu mengagumi mereka berdua begitu ia keluar dari dalam hotel. Tidak lama setelah itu Dewa segera menjalankan mobilnya dan selama perjalanan Dela tak henti-hentinya tersenyum bahagia.

"Dewa, bagaimana dengan penampilan ku malam ini? Apakah aku sudah terlihat cantik?".

Dewa melirik, "Kamu sangat cantik sekali Dela sampai-sampai aku tidak bisa fokus menyetir" Dewa tersenyum mendengar ponselnya berdering, dan panggilan itu berasal dari Vanessa, namun Dewa tidak bisa menjawabnya karna ia sedang membawa mobil.

"Siapa Dewa?" tanya Dela.

"Tidak, bukan siapa-siapa".

DDDDRRRTTT... DDDDRRRTTT...

Ponsel itu kembali berdering, kemudian Dela meminta agar Dewa mematikan ponselnya saja.

"Biarkan saja, nanti juga berhenti sendiri".

"Tapi itu sangat menganggu sekali Dewa".

Hingga beberapa menit perjalanan, akhirnya mereka tiba di hotel tempat Thomas dan Eva mengadakan acara pernikahan mereka. Dela lalu turun dari dalam mobil Dewa, ia melihat beberapa mobil tamu undangan juga sudah terparkir disana dan tamu-tamu undangan yang hadir begitu sangat anggun-anggun dan juga cantik membuat Dela sedikit merasa kurang percaya kalau Dewa tidak akan selalu melihat kepadanya.

"Sial! Kenapa mereka harus berpenampilan seperti itu sih?" batin Dela menggeram dalam hati.

"Ayo, kenapa kamu masih berdiri disitu?" tanya Dewa.

"Mmmm, ayo".

Keduanya pun segera masuk ke dalam hotel menuju lantai, lalu melihat para undangan lainnya sekarang ini sudah berada di dalam aula.

"Oh iya Dewa, sebelum kita masuk. Sebaiknya kita menemui pengantin dulu. Dimana ruangannya?" Dela bertanya ke salah satu pelayan langsung di beritahu kalau ruangan khusus pengantin ada di sebelah kanan.

Mereka menuju kesana dan begitu mereka masuk, Thomas dan Eva saat ini sedang melakukan sesi pemotretan.

"OMG! Aku sangat menyukainya Dewa" bisik Dela yang hanya di balas senyuman tipis oleh Dewa.

Tidak lama setelah itu Thomas menyadari kedatangan mereka, ia lalu tertawa memeluk sang sahabat dengan sangat erat.

"Selamat bro, aku senang melihat mu akhirnya kamu menikah juga" ucap Dewa

1
Airen Tan
Kecewa
Airen Tan
Buruk
Marlin Amicis
aku rada² kurang suka sama si nana yang engga punya malu
vita decostaclarita
gak nyambung,,,capek baca trnyta GK jelas ..
Faidhol Baroka
aduh tor ga da keejaiban gitu buat dewa,kn pemeran utama,,istrinya hamil,trus critanya blum kelar,,sidela kmna trus iska juga,,ending nya kecewA juga.berharap ada lanjutanya.
Efrianti Sihite: Terimakasih sudah singgah ❤️
total 1 replies
Rahmawaty❣️
Wihh gercepp yaa
Yahya Darmawan
Luar biasa
Efrianti Sihite: Terimakasih sudah singgah❤️
total 1 replies
Eros Hariyadi
Dilanjuutt... Thor, sampai berjumpa di pertempuran yang semakin meningkat dan seruuu...yaaa...😝🤣💪👍👍🙏
Efrianti Sihite: Asiiaappp👍😀
total 1 replies
Eros Hariyadi
Mantaabb abiiss... Thor, adegan wik-wiknya narasi dibikin detail dong...byar readers bacanya serasa ngerasain sendiri...😝😄💪👍👍👍
Eros Hariyadi
Dilanjuutt Thor 😝😄💪👍🙏
Eros Hariyadi
Bacanya jadi ikutan Mupeng, authornya musti tanggung jawab neehh... lanjutkan 😝😄💪👍🙏
Eros Hariyadi
Dewa sungguh beruntung, nganterin calon sekretarisnya pulang ke rumah sewaannya, udah disuguhin kopi panas eh... gilirannya hujan deras malahan dapet suguhan kue pukis hangat yang rasanya maknyuuss bangeett...perawan lageee...bandar untung besar tuuuhh...😝😄😎💪👍👍👍
Eros Hariyadi
Lanjutkan Thor 😝😎💪👍🙏
Eros Hariyadi
Kliatanx Novel ini mantaabb, bikin semangat bacanya...pantau dulu laahh... semoga ga bikin bosan..😝😄💪👍👍
Efrianti Sihite: Hayuuu dibaca sampai akhir 😀
total 1 replies
Rika Hari
apa ya jln cerita nya 🤔🤔🤔
Ony Syahroni
aku blm tau jalan cerita thor mungkin aku yg lemod thor
Efrianti Sihite: Ayo di lanjut lagi😀
total 1 replies
Shofia Hadi
alur ceritanya kebanyakan narasi kurang pada inti ceritanya,harusnya fokus pada cerita peran utamanya
Efrianti Sihite: Terimakasih sudah singgah, jangan lupa dibaca sampai akhir cerita
total 1 replies
sumiati
Lanjit thoor extra part thoor
M falah Khairun hafizan
kenapa mana jadi perempuan murahan Thor kyk jalang males baca cerita nya
Efrianti Sihite: Terkadang cinta membuat seseorang bodoh😀 ayo di lanjut lagi bacanya
total 2 replies
Asgiati Netro
sedih bangett endingnya kk😥😥😭😭😭😭😭😭😭
Efrianti Sihite: Terimakasih sudah singgah🥰
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!