NovelToon NovelToon
My Crazy Doctor

My Crazy Doctor

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis
Popularitas:640.2k
Nilai: 4.7
Nama Author: amaterasu yuki

Titik balik kehidupan Biandra berada pada saat ia mengalami kehilangan. Semua arus hidupnya diputar paksa dengan skala 180 derajat. Nominal yang akan ditujunya bukan lagi sebuah kilasan anak abg yang galau akan patah hati, lebih dari semua itu dia harus mengalami fase mengenal yang namanya gila. Gila yang benar-benar gila. Harafiahnya ia harus gila. Disisi lain misteri terkuatnya keadaan suatu kondisi rumah sakit kejiwaan yang ternyata memiliki biaya menginap yang lebih fantastis dari hotel berbintang ditemani dengan seorang dokter yang memiliki vitalitas yang terlalu dominan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon amaterasu yuki, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Sel 24

because it's my birthday, so I gave this gift to you guys, I'm sorry it's so late.

Levin

memikirkan jalan keluar untuk bisa bertemu dengan sahabatnya setelah rayhan

dengan seenaknya membatalkan pertaruhan yang dibuatnya. Dia sangat tidak

menyukai lelaki itu berada didekat sahabatnya. Namun dia mendecak kaku karena

tidak dapat memungkiri bahwa lelaki itu memang bisa untuk sementara ini

melindungi sahabatnya ya hanya sementara, setelah ini sahabatnya harus

bersamanya. Tidak perlu untuk bersama lelaki itu.

Sembari

memejamkan matanya ia teringat pertemuannya dengan kedua sahabat sahabatnya.

Levin tersenyum senang, ia menemukan cara bertemu sahabatnya. Dengan cepat ia

bergerak mencari dua wanita itu.

Sembari itu

Saski masih melihat lihat berkas tentang tas branded lainnya, ia sudah bosan

menggunakan tas berlogo Hermes ia membutuhkan Gucci saat ini. Hermes sudah sangat membosankan, sedangkan Vee ia masih berkutat dengan tugas

makulpil nya. Dengan lingkup demikian sosok laki-laki yang ingin dihindari dan

dicari oleh keduanya menjulang menebarkan aura dingin didepan keduanya.

“Kalian mau

bertemu Biandra?” tukas laki-laki itu

Mata saski

dan vee memicingkan dengan kegembiraan kea rah Levin. Mereka mengangguk

bersamaan, sayangnya Levin masih Levin biasanya, ia tidak akan membiarkan kedua

sahabat dari sahabatnya ini untuk bertemu. Levin menggeleng. “Tidak bisa,

Biandra tidak dalam waktu temu. Biarkan Biandra yang menentukan apakah ia mau

bertemu dengan kalian atau tidak?” ujar Levin ketus dan melangkah pergi.

Saski dan

Vee mengerutu kesal “Tuhkan apa gua kata, tuh orang songong kebangetan! Emang

sejak kapan Biandra nggak mau ketemu kita coba? Pasti tuh anak deh yang

ngelarang”

“gua kali

ini setuju ama lo Vee” saski menyetujui ucapan sahabatnya

“gua ada

ide” ujar Vee

Saski

menatap ke arah Vee “lo nggak merencanakan hal-hal aneh kan”

“Siapa yang

ngerencanain hal aneh sih?” vee cemberut

“Terus apa

ide lo?” Tanya Saski

“Gimana

kalau kita ikutin aja tuh anak, mumpung punggungnya masih kelihatan dari sini”

ungkap Vee dan arah matanya memicing ke punggung Levin

Saski sudah

duluan berjalan dengan langkah lebar sedangkan Vee masih mengetuk ngetuk ujung

jari telunjuknya kearah dahi. Saski yang merasa jalannya tidak diikuti oleh

sahabatnya melihat kebelakang dengan cemberut dia berjalan kea rah Vee kembali

“Lo mau

sampe kapan mau jadi patung disini sih, ayoo! Udah ngerencanain juga!”

“Egh-egh …

hehe” Vee cengegesan

Dan dimulai lah pembubutan mereka yang masih

amatir. Namun seseorang yang dibututi malah merasa tidak dibututi karena tidak

ada nya hawa membunuh dibelakangnya. Levin masih berjalan seperti biasanya

menuju ke arah parkiran kampus. Dia tidak merasa dibuntuti dikarenakan Levin

terlalu sering mendapati hal demikian selama dia berada dikampus tersebut.

Cuman hawa membunuh dan Biandranya yang dapat membuat seorang Levin bergerak lebih

dari biasanya.

 

 

***

Suasana kampus dengan angin pagi yang

mendebarkan senyuman, senyum cerah dari perpohonan karena tidak adanya asap

asap yang membumbung tinggi. Langit pun tak mau kalah membetang dengan bir

terangnya seakan awan tak mampu lagi untuk membuat coretan baru disudut-sudut

langit. Kaki Vee dan Saski masih sibuk memastikan kemana Levin, karena setelah

Levin menerima telepon dia memutar langkah kakinya dari arah parkir menuju

tempat lain.

“Vee, lo ke parkiran duluan kita ketemu di

gerbang kampus?” ungkap Saski

“Maksud lo? Ngapain gua ke parkiran?” Tanya Vee

heran

“Udah lo ikutin aja intruksi gua” ungkap saski

yang masih mengikuti langkah kaki Levin berlari menuju ke arah taman kampus

Kampus Levin adalah fakultas kedokteran

meskipun berbeda dengan fakultas mereka, Saski mampu untuk menelusuri arah

kemana langkah kaki Levin untuk bergerak selanjutnya, makanya dia memberitau

Vee untuk mengambil mobil. Karena Levin terlihat terburu-buru tanpa melihat

kebelakang dia terus menyentuh layar iphone, kemudian menekan tws di

telinganya. Memunculkan visual berbicara dengan orang diseberang sambungan

tanpa kabel itu menampilkan wajah bahagia.

Levin menghentikan taksi dengan buru-buru,

kemudian dia menghilang dibalik tutupan pintu penumpang, Saski yang melihat itu

semua mengingat plat taksi tersebut. Diseberang sana Vee sudah ready dengan

Jazz mininya melambai keraha saski dari dalam pintu kemudi tanpa tertutup

jendela mobil.

Saski mempercepat langkah kakinya menuju mobil

Vee. “Lo kejar taxi itu vee”

Vee menatap heran kea rah saski “kenapa jadi

kejar taxi, kita mau buntutin Levin kan?”

Saski mendengus “gua jelasin, lo ikutin aja

intruksi gua, sebelum kita kehilangan tuh taxi.” Ungkap saski

“Oke oke, gua ikutin keinginan yang mulia

saski, apalah tugas supir ini” Vee berakting memelas sembari membentuk

penekanan.

1
mira gustia
bagus
Lyla Fitrania Primada
kok ada part yg gak jelas ya, jd hrs mikir ya pas bacanya
Muhammad Wildan
wow hebat
Nurul fardad aretha zoya Nurul
suka alur nya
Adelia
rayhan dan rabiet🤔
Adelia
rayhan sama rabiet ...melakukan apa sih..🤔
Ernayanti Erna
😄😄😄 kasihan si rey mataxa polosxa ternoda
vita riana
ribetlah
suharni ahmad
makin seru..
lanjutkan
Ira Alfia
kok rata-rata cerita yg kubaca gk sampe habis yak?😭
Ira Alfia
Krn baca nya langsung keterakhir
wkwkw
Ira Alfia
gk ngerti ceritanya
Asnah
cepetan
Amrih Ledjaringtyas
kenapa biandra betah di rsj thor. bukannya itu sngt bahaya?... sangat bahaya...
Amrih Ledjaringtyas
rayhan& rabit...ttng sesuatu?
syam ziyah
seruuuu
Amrih Ledjaringtyas
biandra yg aneh
Amrih Ledjaringtyas
masih bingung
Evi Susanti
bagus
Ati Lewandara Pelletimu
lanjutkan
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!