NovelToon NovelToon
Penguasa Agung

Penguasa Agung

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi Timur / Budidaya dan Peningkatan / Epik Petualangan
Popularitas:77.4k
Nilai: 5
Nama Author: Blueria

Kandidat YAAW 2026 — Periode 1

Qin Mu, putra Patriark Keluarga Qin, dianggap sebagai sampah karena gagal membuka 9 meridian utama meski telah berlatih selama satu tahun. Di tengah hinaan, tekanan keluarga, dan ancaman diusir pada Upacara Uji Spiritual, ia tetap bertahan dengan tekad kuat.
Namun, di balik kegagalannya, tersembunyi misteri besar dalam tubuhnya. Hingga suatu malam, ia akhirnya melihat energi spiritual untuk pertama kalinya, tanda awal kebangkitan yang akan mengubah takdirnya.

Bagaimanakah perjalanan Qin Mu? Saksikan kisahnya!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Blueria, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ch 35 — Latihan Singkat

"Banyak hal terjadi saat kau terlelap, Mu’ge," ujar Qin Lian dengan nada serius.

"Beberapa waktu lalu, Kota Huzhou kedatangan tamu. Kultivator yang terbang menaiki sesuatu..."

"Kultivator itu mengunjungi tiga keluarga besar. Keluarga Qin kita, Keluarga Baotian, dan Keluarga Rong."

Qin Mu menyipitkan mata.

'Terbang..?'

Qin Mu akhirnya mengingatnya, ia juga pernah melihat kultivator yang menaiki sesuatu di bawah kaki mereka sebagai pijakan di udara pada 12 bulan yang lalu, ia pun mencoba membandingkannya dengan Senior Luo Yan.

'Apakah kultivator agung yang menaiki benda sama kuatnya dengan kultivator agung yang terbang tanpa menggunakan benda?' batin Qin Mu.

Qin Lian dengan wajah serius melanjutkan, "Kultivator itu datang sebagai utusan dari kediaman Penguasa Kota Huzhou."

"Kompetisi Tahunan Kota Huzhou akan dilaksanakan sepuluh hari lagi di pusat kota. Penguasa Kota ingin memastikan bahwa bakat-bakat terbaik di wilayahnya tetap terasah untuk bersaing di tingkat Provinsi Nanlai."

Mendengar kata Kompetisi Tahunan, ingatan Qin Mu langsung tertuju pada satu nama...

Qin Weilong. Setahun yang lalu, saat Qin Mu dianggap sampah, Qin Weilong telah berjalan pergi dengan sombongnya karena diterima di Akademi Tiandi, salah satu sekolah beladiri paling bergengsi di Provinsi Nanlai.

Keberhasilan Qin Weilong saat itu menjadi katalis bagi ayahnya untuk melakukan latihan tertutup dan akhirnya melakukan pemberontakan.

"Mu’ge... Guru... yang sekarang menjadi Matriark sementara sedang dalam posisi sulit," Qin Lian menunduk, memainkan jemarinya.

"Karena klan kita dalam masa isolasi dan kekuatan kita melemah setelah pemberontakan, Guru awalnya hanya ingin mengirimkan dua orang."

"Namun, setelah melihat kondisi internal keluarga yang tidak stabil, beliau memutuskan hanya akan mengirimkan satu orang saja untuk mewakili nama Keluarga Qin."

Qin Lian mendongak, matanya yang jernih menatap langsung ke mata Qin Mu.

"Tadinya, slot itu diberikan kepadaku karena kompetisi tahunan itu hanya bisa diikuti oleh pemuda-pemudi di bawah usia 17 tahun dan hanya aku yang telah meraih ranah Spiritual Mendalam di keluarga ini saat gege koma lama."

"Tapi... Mu ge, apakah kau mau menggantikanku?"

"Apakah kau mau ikut kompetisi tahunan itu sepuluh hari lagi?"

Qin Mu tertegun, "Kau ingin aku yang pergi? Lian’er, aku baru saja bangun dari koma selama lima puluh hari. Mengapa kau begitu yakin?"

Qin Lian tersenyum lembut, senyum yang membawa Qin Mu kembali ke masa kecil mereka saat mereka masih sering duduk di atap paviliun ini, menatap bintang-bintang tanpa beban.

"Entahlah, mungkin..."

"Karena aku ingat janji anak laki-laki kecil yang dulu selalu bersamaku," bisik Qin Lian penuh haru.

"Seorang anak yang menunjuk ke langit dan berkata bahwa suatu hari nanti, dia akan menjadi kultivator agung yang terbang menembus awan... menjadi sang abadi yang hanya ada dalam cerita legenda."

Qin Mu menatap langit sejenak, lalu terkekeh pelan mendengar ucapan Qin Lian. Ia teringat godaannya kepada Qin Lian pada waktu itu.

"Bukankah itu terdengar sangat lucu sekarang, Lian'er?"

"Seorang bocah ingusan yang bahkan belum belajar bela diri saat itu, sudah berani bermimpi melampaui awan."

"Tidak, itu sama sekali tidak lucu, Mu’ge." potong Qin Lian dengan suara halus namun mantap. Ia melangkah maju, menatap mata Qin Mu dengan binar penuh kekaguman yang selama ini ia pendam.

"Dulu aku mungkin hanya menganggapnya mimpi, tapi melihat apa yang kau lakukan di Upacara Uji Spiritual tempo hari. Itu bukan lagi sekadar bualan."

"Mu’ge, aku belum sempat mengatakannya karena... Ah... Ya! Karena saat itu kacau sekali, tapi... Selamat!"

"Kau benar-benar melakukannya."

"Kau tidak lagi berada di tahap Penempaan Tubuh... Kau sangat hebat! Kau telah meraih ranah Spiritual Mendalam dan membuktikan pada mereka semua bahwa kau bisa meraihnya."

"Mereka semua salah menilai dirimu yang sebenarnya."

Mendengar pujian tulus itu, dada Qin Mu terasa hangat. Pengakuan dari Qin Lian terasa jauh lebih berharga daripada sorakan ribuan orang.

"Terima kasih, Lian'er. Aku tidak akan mengecewakan kepercayaanmu... dan kepercayaan Ayah."

Percakapan mereka berdua terus berlanjut. Hingga akhirnya Qin Mu memantapkan hatinya, "Kalau bagitu... Aku akan menerimanya. Aku akan mengikuti kompetisi tahunan itu."

***

Waktu berlalu dengan cepat. Siang harinya, matahari telah menggantung terik di atas lapangan latihan umum Keluarga Qin.

Setelah lima puluh hari terbaring kaku, Qin Mu merasa tubuhnya haus akan gerakan. Ia berdiri di tengah lapangan, memegang batangan besi hitam meteor yang kini terasa seperti perpanjangan dari lengannya sendiri.

Di sekelilingnya, beberapa murid junior dan senior yang sedang berlatih mulai mencuri pandang, berbisik-bisik tentang sang...

Tuan muda sampah yang ternyata jenius yang menyembunyikan kemampuannya.

Tuan Muda Qin Mu yang mengalahkan Qin Zhang dan membuatnya diketahui melakukan tindakan kecurangan.

Tuan Muda yang baru saja bangun dari kematian.

Qin Mu tidak memedulikan mereka. Ia menarik napas dalam, memfokuskan pikirannya pada teknik andalannya.

"Teknik 10 Langkah 3 Tebasan: Penghancur Badai!"

Dulu, teknik ini hanyalah 10 Langkah 3 Tebasan Penghancur Udara, sebuah teknik Tingkat Kuning Awal yang sederhana...

Namun, duel hidup-mati dengan kera api biru di Pegunungan Tianlei memberikannya pencerahan... Dan ketika melawan Qin Zhang sebelum pemberontakan memberinya pencerahan lagi...

Perbedaan antara teknik tingkat awal dan menengah bukan hanya soal kekuatan, tapi soal bagaimana energi spiritual menyatu dengan tekanan udara di sekitar.

Langkah pertama... kedua... kelima!

Tubuh Qin Mu bergerak seperti angin yang meluncur di atas tanah. Setiap langkahnya halus dan membuat kerikil terhempas.

Pada langkah kesepuluh, ia memutar tubuhnya, mengayunkan batangan besi meteor itu dengan kecepatan yang mustahil.

"Tebasan Pertama!"

Angin di sekitar lapangan seolah tersedot masuk ke dalam pusaran besi hitam itu.

"Tebasan Kedua!"

Udara mulai menjerit, menciptakan gesekan panas yang memercikkan api samar.

"Tebasan Ketiga!"

WOAHM...!!!

Suara itu meledak seperti guntur di siang bolong. Layaknya suara badai yang hancur berkeping-keping.

Tekanan udara yang dihasilkan menciptakan gelombang kejut yang menyapu debu dan dedaunan hingga beberapa meter, memaksa murid-murid di sekitarnya mundur beberapa langkah sambil menutupi wajah mereka.

Qin Mu mengakhiri gerakannya dengan posisi tegak sempurna. Napasnya stabil, matanya berkilat tajam.

Keheningan seketika tercipta.

Lapangan latihan yang tadinya bising mendadak sunyi senyap.

"Gila... apa aku salah lihat?" bisik seorang murid senior dengan tenggorokan kering.

"Tekniknya tidak menampilkan ilusi seni beladiri, bukankah itu berarti... Saudara Mu hanya memeragakan teknik tingkat kuning awal? Mengapa kekuatannya terasa seperti teknik tingkat kuning menengah?"

"Bukan itu yang membuatku ngeri," sahut yang lain dengan wajah pucat.

"Lihat tangannya. Batangan besi meteor itu sepertinya memiliki berat ratusan jin, bahkan kultivator ranah Spiritual Mendalam pun seharusnya akan kesulitan mengayunkannya secepat itu tanpa bantuan teknik penguat fisik khusus. Tapi dia... dia menggunakannya seolah-olah itu hanya memegang ranting pohon!"

"Dasar! Kalian berdua benar-benar bodoh!" tegas seorang pria berbadan sangar disamping keduanya.

Pria berbadan sangar itu merasa bangga, ia melanjutkan, "Apa kalian tidak menonton bagaimana jenius keluarga kita menggunakan teknik tingkat kuning awal miliknya untuk mengalahkan Qin Zhang sialan yang melakukan tindak kecurangan! Jenius kita mengalahkan Qin Zhang yang menggunakan teknik kuning menengah hanya dengan teknik itu..."

"Heh... Kalian seharusnya bangga karena diberi penjelasan manis oleh pangeran centil ini! Haha!"

"Batangan besi hitam meteor...? Huh... Itu memang berat dan keras, gara-gara tidak bisa menempa batangan silinder itu aku di ceramahi Tetua Kelima."

Qin Mu melirik ke arah batangan besinya. Ia sendiri terkejut. Sejak terbangun dari koma, kepadatan otot dan tulangnya terasa berkali-kali lipat lebih kuat...

'Entah mengapa setelah kilatan biru malam itu... Hari-hari ku mulai berubah.' batin Qin Mu mengingat hari dimana 9 Meridian Utamanya terbuka dalam sekejap.

Setiap ayunan dan tebasan terasa ringan, namun dampak yang dihasilkan sangat menghancurkan.

Tapi, Qin Mu merasa teknik ini masihlah kurang. Sebuah teknik tingkat kuning awal memiliki batasan, itu tidak memiliki sebuah dominasi ilusi palsu yang dapat membuat musuh takut... Kekuatannya kuat namun lemah jika harus berhadapan dengan kultivator yang lebih kuat Dan ketika kompetisi tahunan yang akan ia ikuti, ia memerlukan suatu teknik yang menonjol...

Agar ia lebih dilirik utusan dari daratan tengah Provinsi Nanlai.

Di sudut lapangan, terlihat siluet hitam yang sedang bersandar di dinding paviliun.

"Saudara Mu, setelah tertidur selama 50 hari. Bahkan aku tidak dapat mengejar kejeniusan mu dengan kerja keras semata."

Suara sosok itu pelan, ia adalah Qin Chen.

Setelah pemberontakan para tetua yang di ketuai Qin Chukai dan wanita misterius dari Sekte Segitiga Hitam, seluruh keluarga pemberontak ditangkap. Termasuk Qin Chen yang diintrogasi dan akhirnya dilepaskan setelah dianggap tidak bersalah.

1
Andre Napitulu
formasi alami💪💪😄, okk bagus
Andre Napitulu
💪💪💪 perburuan 🤣meong
Andre Napitulu
Chao Futian
Andre Napitulu
😄💪💪💪ok
Andre Napitulu
💪💪💪💪💪💪
Andre Napitulu
ok, Chao Wutian
Andre Napitulu
mantap wi mu
Andre Napitulu
💪upupup💪
Ibad Moulay
Penegak Hukum
Ibad Moulay
Lanjutkan 🔥🔥🔥🔥
Nanik S
Teruskan
Nanik S
Siapa Orang yang berdiri tinggi besar
Nanik S
Lanjutkan Tor 🙏🙏
Boqin Changing
lanjut👍💪
Boqin Changing
kapan ada musuhnya thor👍💪🤭 Qin Mu di kasih kekuatan terus
Andre Napitulu
💪😄😄😄💪
Andre Napitulu
oke💪😄
Andre Napitulu
okk bagus
Andre Napitulu
💪bagus
Andre Napitulu
okkk
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!