NovelToon NovelToon
Rekah Hati

Rekah Hati

Status: tamat
Genre:Single Mom / Janda / Hamil di luar nikah / Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:211.5k
Nilai: 5
Nama Author: skavivi selfish

Kendranata harusnya dipanggil ’Om’ oleh anak kembarannya. Hetty pun tak ingin benar-benar digenapi setelah pesona Pranata membawa cintanya pada hitam putih kehidupan yang menikam emosi.

Di antara harapan yang meninggi, resah yang enggan pergi, dan tanggung jawab yang melilit kalbu. Kendranata dan Hetty seakan tengah berdansa di atas bara api yang menawarkan drama-drama pelik yang menjadi konflik.

Tak sekedar benturan-benturan untuk mencapai titik pemahaman, ada Sanya yang menjadi cinta sejati Kendranata dan Sugandi yang menjadi pelabuhan terakhir si janda badung, Hetty.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon skavivi selfish, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pergi

Mereka berangkat ke bandara Adisumarmo yang terletak di kabupaten Boyolali ketika akhir pekan tiba. Penuh haru dan berat hati, Kendranata mengemudikan mobil ayahnya yang cukup besar untuk menampung Hetty dan koper-kopernya, Bramasta, Sanya, Bu Sri dan seorang sopir keluarga sesaat setelah membiarkan Hetty lega bermain dengan Bramasta.

Ketika mereka tiba di sana hari masih siang, mereka tiba lebih cepat dari jadwal keberangkatan Kendranata dan Hetty ke Banjarmasin.

Hetty yang sepanjang jalan memangku Bramasta memeluknya lebih erat. Mereka yang melihatnya ikut trenyuh. Sanya yang akan menjadi ibu penggantinya membuang tatapannya ke parkiran dengan mata berkaca-kaca, dadanya sesak, ia tidak berbohong. Perpisahan ibu dan anak itu sangat memprihatikan, di satu sisi mustahil bagi Hetty menetap lebih lama di rumahnya.

Hatinya slalu ketar-ketir melihat tatapannya ke Kendranata dengan rasa rindu yang menyalak besar-besaran.

Mereka menetap lebih lama di Bandara, membiarkan Hetty memberikan pelukan terlamanya untuk Bramasta tanpa protes sambil saling menguatkan.

Mama Tyty yang genit-genit manja itu pintar membuat kue, bersih-bersih pun sanggup, keahliannya merias wajah kembali terasah ketika peralatan make up Sanya yang masih segel boleh ia gunakan. Hanya satu ketidakahliannya, memasang gas LPG.

“Titip Bama, Bu.” Hetty menyerahkan Bramasta ke Bu Sri yang slalu membawa jarik batik.

“Kamu ingat pesan ibu. Jilbabmu itu hanya penutup kepala, yang bisa menjaga dirimu adalah sikap dan caramu bergaul. Hati-hati di sana, ya.”

Sri menangkup belakang kepala Hetty dan mendekatkannya ke wajahnya. Ia mencium kening Hetty serupa mencium anaknya sendiri yang menangis dalam diam di belakang Kendranata.

Hetty mengangguk dengan air mata yang mengalir di pipinya. Kasih sayang Bu Sri menghangatkan hatinya yang sepi dan pilu.

Hetty memeluk Bu Sri seraya memberi ciuman di seluruh wajah mungil Bramasta yang nyaman berada di gendongan nenek sambungnya.

Tangannya meraih tangan mungil yang sedang memegang permen susu seraya menggenggamnya.

“Mama Tyty naik pesawat terbang dulu ya untuk ambil bintang di langit untuk Bama.” Hetty menciumi punggung tangannya. “Bama jadi anak baik, ya. Jangan nangis...”

Tidak, anak itu tidak menangis sekarang. Bramasta hanya menatap hiruk-pikuk Bandara dengan sikapnya yang tidak tahu apa yang terjadi. Namun pasti kelak ia akan mencarinya, mencari ibunya yang mati-matian membesarkan dan menghidupinya sampai hampir mati rasanya di tikam putus asa.

Kendranata yang merasakan jaketnya di pakai untuk menghapus air mata Sanya menghela napas. Perpisahan ini harus di sudahi, mereka harus boarding pass.

“Kita harus masuk!”

Sanya menahan tepi jaket Kendranata yang membuat laki-laki itu batal mendekat. “Kenapa?”

“Cepat pulang.” ucapnya serak, ia takut Kendranata nyangkut di sana, di tempat kerjanya dulu yang memberikan lebih banyak uang dan kekuasaan.

Seakan tahu isi hatinya, Kendranata berbalik. ”Tunggu di rumah, aku pasti pulang setelah urusan selesai.” Sanya mengangguk mendengar keseriusan kalimatnya.

Mereka lalu mengantar Hetty dan Kendranata menuju pintu keberangkatan seraya melambaikan tangan ke Hetty yang tampak sangat terpukul.

...***...

Memakai kacamata hitam nyaris dua jam berasa di pesawat, mereka berdua akhirnya menginjak landasan pacu bandara internasional Syamsudin Noor.

Kendranata yang membiarkan Hetty menangis dalam diam sambil menyandarkan kepalanya di jendela pesawat mengulurkan minuman kemasan.

“Kita langsung bertemu executive manager di kantor, sebaiknya kamu mandi dan dandan lagi.”

“Secepat itu ngurusnya?” Hetty mendengus sebal, wajahnya sembab, matanya bengkak.

“Sederhananya saya pingin menyelesaikan satu persatu beban di kepalaku dengan terstruktur dan sistematis. Selesai mengurus pekerjaanmu dan tempat tinggal di sini, saya langsung pulang ke Solo. Minta restu orang tua dan menikahi Sanya.”

Langit Banjarmasin menenangkan, tidak cerah, tidak mendung, hanya berawan dengan embusan udara yang stabil. Kondisi itu berbanding terbalik dengan Hetty yang mendung dan sangat nelangsa. Setiap langkahnya yang mengikuti Kendranata di dalam bangunan bandara terasa berat dan gontai.

“Dua tahun cukup?” tanya Kendranata sambil mengambil koper Hetty di antrian bagasi.

“Itu lama banget, Bama pasti sudah TK.” Hetty menguncupkan bibirnya.

“Sesuai kontrak kerja, cuti hanya saat-saat penting!”

“Kalau mendadak kangen pingin pulang gimana? Terus kalau nggak betah—”

“Telepon!” Kendranata tampak sedikit emosi saat mengucapkannya. “Jangan jadi wanita lemah di tanah Borneo!”

”Aku dari Jawa, sudah dari sananya lemah lembut, toh?”

Kendranata menjureng sinis seraya meninggalkannya keluar bandara. Sejenak ia menggerutu karena pengakuannya yang lembah lembut sambil mencegat taksi.

Terpogoh-pogoh Hetty mengikutinya dan mencelat langsung ke dalam mobil saat Kendranata tidak menutup pintunya.

“Ingat, saya memberimu satu pengawal rahasia yang akan memberikan informasi dimana dan dengan siapa saja kamu berada. Artinya setiap gerak-gerikmu di luar rumah saya tahu!”

Hetty mengangguk dan tersenyum kecut. “Makasih ya sudah perhatian.”

Kendranata menghela napas, jika bukan ini, jika bukan itu pasti malas juga dia membantu tanggung jawab kembarannya.

“Usahakan jangan memalukan saya di tempat kerja karena saya merekomendasikan mu memiliki kinerja bagus.”

“Iya, aku usahakan. Aku akan bikin kamu bangga.” ucap Hetty serius. ”Nanti waktu kamu nikah, nggak usah ajak Bama foto bersama biar kalau dia gede dan lupa sama aku, dia yakin orang tuanya adalah kalian.”

Kendranata yang meminta untuk mampir dulu ke toko serba ada bersedekap.

“Seperti itu di pikirkan belakangan. Kau ini...” ucapnya mengingatkan dengan kesal-kesal gemes, “Sekarang turun, beli keperluanmu sekalian ingat lokasinya!”

Hetty membeku di tempat seraya menggelengkan kepalanya. “Aku lemas, aku tidak nafsu belanja. Aku memikirkan Bama, coba deh Ken telepon Sanya dulu, aku mau lihat wajahnya sekarang.”

“Kenapa tidak pakai hpmu sendiri? Tuhan...” Kendranata membenturkan keningnya di kaca mobil. ”Pra... Aku jual semua warisanmu untuk mengganti uangku... Hah! Lihat saja, namamu tinggal nama!”

“Jahat sekali.” Komentar Hetty seraya mengambil hpnya di tas. ”Aku telepon Sanya dulu ya biar semangat liat anak, kita kasih mereka kabar juga, kita sudah sampai di sini.”

“Terserah.” Isi kepalaku hanya ingin mengeluarkan serapah untukmu.

Kendranata membuang muka ke parkiran supermarket yang berisi lima motor dan penjual boba. Ia melamun memikirkan usaha meluluhkan hati Indri untuk menerima Sanya di keluarganya.

...----------------...

1
neur
, 😎🤩
Firan Senja
Sosok kendra di JKK seolah si antagonis yg muncul sebagai destroyer. Bikin hati was was. Tapiiii di RH, mas ken ken muncul dengan karakter yang baru, yg bikin readers ga enak hati udah suudzon sama mas ken. Mungkin ini yang dimaksud kendra kalau dia berbeda dari pranata.. Kendra setia, tak mendua, berani membawa pujaan hati meski tau menurut keluarga mereka tak sekasta.
Aku suka betapa kendra teramat menjaga dirinya dari mantan kembarannya..
Full tanggung jawab meski dengan caranya atas semua warisan masalah yang ditinggalkan pranata. Ikutan ngerasa lelah saat kendra bilang capek. Segitu terbawanya aku sama cerita yang disuguhkan authornya.
Thx atas selipan slice of life yang bermakna di setiap episode nya.
Sukses,.bahagia dan sehat untuk authornya..
Firan Senja
karena kalimat ini aku suka kendra...
anita dyah Juniarti
alur ceritanya beda dr yg lain...Gk gampang tertebak...tp seru..santun bahasanya...sukaaaaa bgt...
anita dyah Juniarti
suka bgt dg ceritanya...alur cerita yg beda dr yg lain...tebakan awal sy, Hetty dg mas Ken-Ken... ternyata terkecoh saya... hehehe
Stlh ttg Mas Domi dan Jogja...sy jd penasaran dg karyamu yg lain...semangat berkarya ya..
Lia Kiftia Usman
hetty... mau gimanapun yg dihadapinya tetap hidup berjalan tanpa menunggu sampai hetty siap... waktu terus berlalu meninggalkan...
Ena Ariani
Luar biasa
nuryani muntarom
wuihhh.. tampangnya judes trnyata bijaksana jg si kendranata ini
nuryani muntarom
keluarga gendeng memang..ternyata se gendeng2nya kendranata dia yg paling bener di kelurganya, wkwkwk
nuryani muntarom
wkwkwk..sebelas dua belas sm pranata
nuryani muntarom
wahh..telak bgt. Sanya pinter jg..
nuryani muntarom
please thor..bikinin sequelnya yg versi POV nya dominic dan pranata. Aq nyesek bgt tau gak thor sm oengkhianatan pranata ke rastanty & Dominic, lagian knpa jg Dominic nya diem wae ditikung sm pranata padahal Dominic kan lbh dulu suka sm rastanty
ig : skavivi_selfish: POV Dominic ada di cerita Jogja, Kamu, dan Kenangan kak. kalau POV pranata belum buat, follow Instagram aja buat tau infonya
total 1 replies
Anggita Sari
Luar biasa
Elisanoor
bikin nagih karya Sist Vivi, pdhl lagi nonton drama korea tapi pengen baca novel2 Sist Vivi 😅
may
Melayang dikit🤣🤣🤣
Widayati Y
Luar biasa. suka karya mb vi
Ray Aza
ratih opo mira thor?
Ray Aza
/Tongue//Tongue//Tongue//Tongue//Tongue/..... syuukaaaaa.... selevel ini sm pasangan icel n paijo. soriii bacanya paijo duluan thor.. tadinya ga minat sm heti tp kepo sm pov ken ken... heheheheee
Ray Aza
/Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/..... mantaabsss...
Ray Aza
/Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/.... makjlebbb..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!