NovelToon NovelToon
The Last Golden Rose: Kebangkitan Putri Terbuang

The Last Golden Rose: Kebangkitan Putri Terbuang

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Romansa Fantasi / Mengubah Takdir
Popularitas:3.2k
Nilai: 5
Nama Author: SweetMoon2025

​"Bagaimana setangkai mawar membalas dendam saat kelopaknya ditarik habis?"

​Dicap kutukan karena berambut red wine dan bermata storm silver, Annaline diusir dan kamarnya dibakar oleh keluarga kandungnya. Namun, pelarian ke Imperium Aethelgard justru membangkitkan rahasia darah 400 tahun lalu: Thread Magic, sang Sihir Benang Takdir.

​Bersama prajurit misterius bermata perak yang menyimpan otoritas tertinggi, Annaline mulai merajut jaring perang dan bisnis lewat butik barunya.

​Siapakah pria itu sebenarnya? Dan rahasia kelam apa yang akan terkoyak saat sang putri terbuang mulai menarik benang kehancuran mereka?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon SweetMoon2025, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

28. Perlindungan Pangeran

​"Kau gila, Aethan! Kau baru saja menghancurkan Paviliun Penguji dan menantang Ksatria Hukum Istana! Apakah kau sedang mengumumkan pemberontakan?!"

​Suara melengking bergetar penuh amarah milik Kepala Dewan Tetua, Lord Vane, menggema di seluruh penjuru Aula Sidang Agung Kekaisaran. Di tengah ruangan yang megah dan dingin itu, belasan mata borjuis dan bangsawan tinggi faksi Permaisuri menatap tajam ke arah dua sosok yang berdiri di tengah aula.

​Aethan Cassian Solaris berdiri tegak tanpa berkedip, zirah hitamnya masih menyisakan sisa-sisa debu kehancuran paviliun. Tangan kanannya dengan protektif menggenggam pergelangan tangan Anna, sementara tangan kirinya dengan santai memegang pangkal pedang besar yang masih memancarkan sisa Mana perak yang mengintimidasi.

​"Pemberontakan? Jangan memutarbalikkan fakta, Tetua," sahut Aethan, suaranya bariton, datar, dan sedingin es, sukses membungkam bisik-bisik di barisan kursi penonton. "Ksatria Gideon menyalahgunakan wewenang Paviliun Penguji untuk melakukan pelecehan terhadap aset militer wilayah Solmara. Aku hanya menertibkan anjing istana yang lupa caranya bersikap sopan."

​"Aset militer?!" Ksatria Gideon yang berdiri di sisi kanan aula dengan wajah pucat dan sudut bibir berdarah menyela dengan geraman murka. "Dia hanya seorang gadis rakyat biasa dan misterius yang dicurigai menggunakan sihir hitam, Panglima! Kompas pelacakku tidak pernah berbohong!"

​"Lalu bagaimana kau menjelaskan ini, Gideon?"

​WUSHHH!

​Aethan menghentakkan kaki kanannya. Aura peraknya melesat, menerbangkan sebuah kotak kayu yang sedari tadi ia bawa. Kotak itu hancur di udara, menjatuhkan sebuah jubah sutra emas murni milik selir agung tepat di tengah meja sidang Dewan Tetua. Jubah yang awalnya menghitam dan rusak parah akibat kutukan korosi magis mematikan itu, kini berkilau dengan pendaran suci yang sangat murni tanpa cacat seujung kuku pun.

​Lord Vane dan para tetua faksi musuh Aethan terbelalak kaget. Beberapa penyihir istana yang bertugas sebagai penguji langsung maju, memeriksa serat kain tersebut dengan tangan gemetar.

​"I-Ini tidak mungkin ... Kutukan korosi tingkat tinggi itu lenyap sepenuhnya," bisik salah satu penyihir tua dengan wajah syok keheranan. "Kain ini ... terajut kembali dengan struktur Mana pemurni yang sangat sakral. Ini bukan sihir hitam, ini adalah keajaiban pemurnian yang sudah lama punah!"

​Anna yang berdiri di belakang punggung tegap Aethan hanya diam, jemarinya meremas keranjang rajut tempat Mimi bersembunyi. Dari sela-sela anyaman, sepasang mata biru safir Mimi berkilat puas melihat para tetua itu gemetar ketakutan.

​"Nona Anna ini adalah pemilik Ruby Rose Boutique yang berada di bawah perlindungan militer pangkat satu Solmara," tegas Aethan, melangkah satu langkah ke depan, membuat Lord Vane secara refleks memundurkan badannya dikursi. "Keahlian jahit magisnya adalah aset berharga yang diakui oleh hukum dagang sah. Siapapun dari faksi kalian yang berani menyentuhnya atau menuduhnya tanpa bukti, berarti menyatakan perang terbuka dengan seluruh pasukan perbatasan militerku!"

​Aula sidang mendadak hening bagai kuburan. Gertakan Aethan terlalu berbobot untuk diabaikan. Meskipun Permaisuri dan faksi Gideon sangat ingin menyingkirkan Aethan dan juga Anna, mereka tidak bisa bergerak gegabah.

​Lord Vane berdeham, mencoba menyelamatkan harga diri faksi istana. "S-Sidang hari ini diskors! Mengingat keahlian Nona Anna yang terbukti nyata, tuduhan sihir hitam ditangguhkan. Namun ... demi protokol keamanan, Nona Anna tidak diizinkan meninggalkan Ibukota dan wajib menetap di Paviliun Tamu untuk pemeriksaan lanjutan."

​Aethan melirik dingin ke arah Lord Vane, lalu menoleh pada Anna. "Ayo pergi."

​Malam harinya, Ibukota diselimuti oleh kegelapan dengan atmosfer yang menipu. Anna ditempatkan di sebuah paviliun mewah khusus tamu. Kamar itu dipenuhi furnitur mahal, namun bagi Anna, tempat ini tak lebih dari sebuah sangkar emas yang mencekam.

​Di bawah temaram cahaya lampu minyak, Anna duduk di tepi ranjang. Jemarinya perlahan terangkat, menatap sebuah cincin perak berukir lambang elang bersayap kembar pemberian Aethan siang tadi. Pikirannya kini berkecamuk. Mengapa seorang Panglima militer perbatasan bisa memiliki pengaruh politik yang begitu masif di dalam istana pusat? Dan mengapa Gideon serta para tetua agung tampak menyimpan dendam sekaligus ketakutan yang mendalam setiap kali menatap mata perak pria itu?

​TOK! TOK! TOK!

​Ketukan perlahan dan ritmis di pintu kayu kamarnya membuyarkan lamunan Anna. Mimi yang awalnya tertidur di sudut kasur mendadak menegakkan telinganya, mengeluarkan desisan rendah yang waspada.

​"Siapa?" tanya Anna, bangkit berdiri dengan hati-hati.

​Pintu perlahan terbuka tanpa suara engsel. Sosok yang muncul bukanlah Aethan, melainkan seorang wanita paruh baya anggun yang mengenakan setelan gaun hitam beludru khas pelayan tingkat tinggi dari istana dalam. Wanita itu melangkah masuk dengan sangat senyap, lalu segera menutup pintu kembali sebelum menjatuhkan dirinya berlutut di hadapan Anna.

​"Mohon maaf atas kelancangan hamba yang mendatangi Anda di tengah malam, Nona," bisik pelayan itu dengan suara yang teramat lirih, matanya melirik waspada ke arah jendela.

​Anna mengernyitkan keningnya, melangkah mundur satu langkah. "Siapa kau? Dan apa urusanmu datang ke paviliun ini?"

​Wanita itu mendongak, memperlihatkan tatapan matanya yang tajam dan serius. Dari balik lengan bajunya, ia mengeluarkan sebuah saputangan sutra putih yang disulam dengan benang emas membentuk simbol rahasia faksi dalam istana.

​"Hamba hanya utusan rahasia dari faksi Pangeran Mahkota yang Terasing," bisik wanita itu, membuat jantung Anna berdegup kencang seketika. "Yang Mulia Pangeran mengirim hamba untuk menyampaikan pesan darurat ini kepada Anda. Beliau meminta Anda untuk tidak memercayai siapapun di istana ini, Nona ... termasuk pria yang membawamu dari Solmara, Panglima Aethan."

​Anna tertegun, lidahnya mendadak kelu. "Apa maksudmu?"

1
WidBy
lanjut kak
Anne Soraya
lanjut
Sweet Moon |ig:@sweet.moon2025: siap kaka 😍🫶
total 1 replies
Razi Maulidi
awal bab yang indah kk.... ceritanya bikin sedih di awalnya.... semangat....
Sweet Moon |ig:@sweet.moon2025: Terimakasih kak 🫶🤗
total 1 replies
WidBy
Lanjut kak 🤭
Mutiara
Kok belum up lagi?
Mutiara
5 bab Thor? keren bnget. besok 5 bab LG kan? 🤭
WidBy
lanjut thor
한스 |HANSEN|
aku hadir mom!
Sweet Moon |ig:@sweet.moon2025: Yes, dear. Thankyouuu 🫶🫶🫶
total 1 replies
Vhin Ananta
Sweet yang nggak Sweet karena bikkn mewek 🫣..
lanjut yaaaaa
Sweet Moon |ig:@sweet.moon2025: Terimakasih Kak Vhin 😘😘😘
total 1 replies
Mutiara
makin seru ni. keren la pokknya. jadi cermin itu apa y?
WidBy
Aetan mulai tertarik ke Ana ya? 🤭
Cutiepie18
Di bab awal udah sedih banget ya, di tambah di akhir makin kena fitnah, pasti ini cewek kuat banget ngadepin semua itu, dan pas waktu perkataan itu, gue penasaran, siapasih tunangan yang di rebut itu. emgnya dia pantas direbutkan?... lanjuuut...😍
Cutiepie18: sama2 kakak, 😍😍😍... keren bgt novel novel kakk👍
total 2 replies
Mutiara
Aku mau saputangana 😍
Mutiara
wih paman Paul keren banget Weh. ternyata ya ternyata 👍🤭
WidBy
rumah siapa y? ayo bangkit An, tunjukkan k keluarga Virelle
Asley Naynay
makin penasarn rumah siapa yg di tempati? semoga aja mary sm paul g jahat
Sweet Moon |ig:@sweet.moon2025: Rumah siapa ya hmmm ikuti terus ya, Kak 😆🫶
total 1 replies
Asley Naynay
Nyonya Rosa 😭🫶🏼 bikn trharu
Asley Naynay
siapa yang sangka ternyata Paman Paul 😱👍💪
Mutiara
sialan. apes banget jadi Analin. lawan ayo lawan
Mutiara
anjg di usir. pdhl anak kandung. woilah
Sweet Moon |ig:@sweet.moon2025: Sabar, Kak sabar 😆🫶
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!