NovelToon NovelToon
Jangan Hina Aku

Jangan Hina Aku

Status: tamat
Genre:Keluarga & Kasih Sayang / Cinta Murni / Tamat
Popularitas:137.1k
Nilai: 4.9
Nama Author: Yenita wati

Ini adalah spin off dari novel Jangan Bedakan Aku.

Akibat kenangan masa lalu yang sangat buruk membuat Salsa trauma menikah dengan pria kaya.

Setiap lamaran yang datang dari orang kaya, pasti dia akan menolaknya dengan alasan trauma. Hingga datanglah lamaran dari seorang pria sederhana yang merupakan tukang ojek offline, Salsa pun langsung menerimanya meski dengan mahar yang kecil.

Berbagai cibiran datang dari para tetangga yang menyayangkan dirinya menikahi pria miskin. Namun begitu, dia tetap bahagia, karena meski serba kekurangan, sang suami sangat mencintainya.

Bagaimana kisahnya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yenita wati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Berbohong

"Manager apa, Bu? Si Agus itu pengangguran. Dan selama ini anak kalian lah yang mencari nafkah untuk suaminya yang nggak berguna itu!"

Bu Reni dan Ismi semakin terkejut mendengar ucapan Bu Anna.

"Bu, jangan bohong, ya. Mana mungkin Siti kayak gitu. Dulu aja waktu nikah mereka pakai pesta pernikahan yang mewah dan semua uangnya dari Agus." Bu Reni masih tak percaya dengan ucapan Bu Anna.

"Itu hasil ngutang. Si Agus hutang sama suami saya. Terus habis nikah, mereka ngontrak di sini. Siti yang membayar hutang Agus dengan bekerja gratis selama setahun. Barulah setelah itu saya gaji dia. Tapi setiap bulan, gaji dia selalu dikasih Agus. Bilangin tuh anak kalian supaya jangan terlalu bucin!"

"Eh, Bu! Jangan sembarangan ngomong, ya. Saya bisa tuntut Ibu karena telah memfitnah menantu saya." Bu Reni malah mengancam Bu Anna karena tak terima dengan apa yang didengarnya tentang Siti dan suaminya.

"Ya udah, kalau gitu mari ikut saya. Setelah ini, kalian bisa memutuskan mau menuntut saya atau tidak." Bu Anna pun berjalan dari samping rumahnya menuju ke belakang. Tempat Siti yang masih mengangkat jemuran. Siti memang lama ketika mengangkat jemuran karena sebelumnya dimasukkan ke keranjang, pakaian akan dilipatnya terlebih dahulu. Namun tak berlaku ketika hujan turun.

Bu Reni dan Ismi pun mengikuti Bu Anna. Mereka pun tiba di belakang rumah itu dan melihat seseorang wanita mirip Siti yang sedang mengangkat jemuran. Wajah Siti memang tidak kelihatan karena sedang membelakangi mereka. Tapi, mereka jelas tahu perawakan tubuh Siti meskipun dilihat dari belakang.

"Siti, setelah ini belanja ke warung, ya. Beliin saya snack," ucap Bu Anna.

"Iya, Bu," sahut Siti menoleh ke samping untuk sekedar menghormati majikannya. Namun dia tak melihat ada berapa banyak orang di belakangnya.

"Gaji kamu bukan depan mau ditabung, nggak?"

"Jangan, Bu. Katanya Mas Agus pengen beli jaket baru."

"Ngapain sih kamu terlalu memanjakan suami kamu yang pengangguran itu!"

"Ya kan saya cinta sama Mas Agus, Bu."

"Tapi kan nggak perlu sampai sebegitunya. Kamu yang menafkahi dia. Terbalik, Siti. Harusnya dia yang bekerja dan menafkahi kamu."

"Nggak papa, Bu. Saya sayang sama Mas Agus. Saya nggak mau lihat dia capek. Kan kasihan."

"Kamu kasihan sama dia. Tapi kamu nggak kasihan sama diri kamu sendiri. Kenapa orang tua kamu diam aja tahu menantunya pengangguran kayak gitu?"

"Udahlah, Bu. Keluarga saya nggak boleh tahu. Nanti mereka ngamuk kalau tau saya kerja dan Mas Agus di rumah."

"Dasar bucin kamu, Siti!"

Siti malah tertawa kecil seolah tak mempedulikan ucapan sang majikan. Melihat kenyataan yang ada di depan matanya, Bu Reni dan Ismi pun syok. Mereka menatap Siti dengan tatapan penuh kekecewaan. Ternyata selama ini mereka dibohongi.

"Siti!"

Mendengar suara lain yang memanggil namanya, Siti pun terkejut dan langsung berbalik. Betapa terkejutnya dia ketika melihat ibu dan kakaknya ada di belakangnya sedari tadi.

"Oh, jadi ini yang membuat kamu nggak memperbolehkan kami datang?" Ismi pun menghampiri Siti dan menatapnya dengan tajam. Bulir air mata pun membasahi pipinya melihat kenyataan yang tak seindah ekspektasi mereka selama ini. Siti yang mereka kira adalah nyonya rumah yang hidup bahagia serta berkecukupan ternyata hanyalah seorang pembantu rumah tangga yang menafkahi suaminya.

"Ibu, Mbak?" ucapnya dengan tatapan syok. Tak menyangka jika ucapan Salsa melalui pesan singkat itu ternyata benar.

1
Yusmaniar
mantap cerita nya. 👍👍
Yunerty Blessa
Makasih banyak kak thor buat karya indah nya
sungguh mantap sekali
terus lah berkarya dan sehat selalu 😘😘
Yunerty Blessa
mantap sekali....
Yunerty Blessa
terima saja nasib mu Siti 😏
Yunerty Blessa
akhirnya Salsa keluar juga 🤣🤣🤣
Yunerty Blessa
makin seru....Salsa sepatutnya kau bersyukur kerana mendapatkan suami seperti Reza....
Yunerty Blessa
memang benar Reza kaya cuma menyamar jadi tukang ojek.....
Yunerty Blessa
kalau cinta sudah melekat...tahi kambing rasa coklat 🤭🤣🤣🤣
Yunerty Blessa
untuk apa pertahankan suami segitu... masih banyak lelaki lain... mungkin lebih baik daripada Agus
Yunerty Blessa
fakta tentang suami mu Siti memang benar....
Yunerty Blessa
nekad sekali Siti berkata begitu sampai menjelekkan bu Anna
Yunerty Blessa
tunggu berita nya... pasti gempar sekampung 🤭
Yunerty Blessa
ibu² kalau lagi duduk tiada lain mesti bermulut longkang.....
Yunerty Blessa
bu Rina terlalu bangga dengan Siti dan suami penggangguran.....
Yunerty Blessa
sabar Reza tahan nafsu mu 🤭 seperti nya Reza memang orang kaya cuma sengaja agar bisa bersama Salsa.....
Yunerty Blessa
Siti terlalu mudah dibodohi oleh suami pemalas nya.....buat apa ganteng kalau pemalas...bagus yang sederhana tapi bisa mencarikan rezeki yang halal.....
Yunerty Blessa
Siti terlalu obsesi sama suaminya yang pemalas bekerja...
Yunerty Blessa
syukur lah Salsa mendapatkan suami seperti Reza 😘
Yunerty Blessa
mantap Reza.....salut sama Reza 😘
Yunerty Blessa
percakapan Siti bakalan berbalik nanti sama kau..... jangan asal nuduh belum punya bukti kan....
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!