NovelToon NovelToon
Penggemar Ku Seorang Ustadz

Penggemar Ku Seorang Ustadz

Status: tamat
Genre:Janda / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Cinta Seiring Waktu / Cinta Murni / Tamat
Popularitas:270.2k
Nilai: 4.7
Nama Author: Windii Riya FinoLa

Namaku Nirmala Sari. Mereka yang akrab dengan ku sering memanggilku dengan sebutan Lala atau pun Mbak Lala. Mengapa Mbak Lala? karena dua kata itu adalah Nama Pena ku.

"Aku itu janda, gak bisa punya anak, dan suka jajan ngabisin uang. Masih mau menikahi aku?"

"Ya."

Dalam hati Nirmala rasanya kesal mendapati menggemar rahasia nya sering sekali mengirim pesan mengajak nya menikah. Padahal, jauh dalam lubuk hati nya masih merasa takut untuk menikah lagi karena pengalaman pernikahan sebelumnya yang menyiksa batin.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Windii Riya FinoLa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

32. Adnan marah

Adnan hendak menegur sesama penumpang di wahana Kereta Api yang duduk tepat di belakangnya. Namun, Nirmala menggenggam tangan Adnan seolah memberi isyarat agar sabar dan abai dengan ucapan orang itu. 

Seperti itulah Nirmala menghadapi orang-orang selalu julid karena belum memiliki keturunan. Apalagi yang dapat dilakukan nya selain diam saja? Sebab kenyataanya benar adanya, ia belum memiliki keturunan. Entahlah, ia sadar dengan keadaan meski jauh dalam lubuk hatinya menginginkan julukan tidak bisa punya anak itu segera hilang.

Nirmala melihat seorang anak perempuan menangis histeris. Ia pun turun kembali mendekati anak itu. "Adek mau naik kereta api bareng ibu?" Tanyanya dan anak perempuan itu mengangguk, tangisnya perlahan berhenti.

"Jangan, Bu. Uang kami gak cukup," tolak sang ibu anak perempuan itu. 

Hati Nirmala terenyuh mendengarnya. Dilihat memang ibu itu membawa dua anak. "Gak apa, ibu. Aku beliin, ya."

"Jangan, Bu."

Nirmala berjalan menuju tempat penjual karcis. Ia membeli 3 tiket untuk 3 penumpang sekaligus kemudian memberikan karcis tersebut kepada anak perempuan itu. 

Tak lupa pula mencarikan gerbong kosong bagi mereka. Beruntung kereta api tersebut belum bergerak.

"Makasih banyak, bu. Makasih banyak," kata sang ibu itu dengan suara parau menahan tangis.

Nirmala tersenyum dan mengangguk saja. Sementara Adnan melihat perlakuan Nirmala merasa takjub. Ia tak menyangka bila meski terlihat tertutup pada orang sekitar, istrinya itu memiliki rasa empati yang patut diacungi jempol. 

Adnan terus tersenyum dibalik masker hingga Nirmala kembali duduk di sampingnya. Di buka pula masker nya dan langsung merangkul serta memberi kecupan di pucuk kepala istrinya.

Nirmala sendiri cukup terkejut dengan perlakuan Adnan. Tapi, sedetik kemudian senyuman nya mengembang mendapat perlakuan manis dari suaminya ini. 

Keduanya menikmati perjalanan mengelilingi lapangan dengan hati terasa tenang. 

Malam itu ketika berada di Pasar Malam, Nirmala banyak bertemu dengan teman-teman sekolah nya dahulu. Ada yang mengenalnya dan tidak sebab dirinya memakai gamis, hijab syar'i, dan masker. Biasanya, ia memang berhijab tapi mengikuti trend sekarang ini.

"Mas kenapa?" Tanya Nirmala melihat Adnan hanya diam sejak berada di Pasar Malam hingga tiba di rumah.

Tatapan keduanya bertemu. Nirmala melihat sorot mata Adnan berbeda dari sebelumnya. Tapi, ia tidak dapat mengartikan tatapan tersebut. Baginya hal wajar bila belum mengerti sebab keduanya belum lama saling mengenal. 

"Mas marah?"

"Atau lapar apa gimana? Jangan diem begini, mas." Nirmala kesal lantaran sedari tadi Adnan mendiami nya.

Saat dirinya bertanya kenapa diam saja, Adnan tidak menjawab. Suaminya itu justru masuk ke dalam kamar membawa pakaian ganti dan berjalan melewatinya mengarah ke dapur dan masuk ke dalam kamar mandi.

Dahinya berkerut melihat sikap Adnan berbeda seperti ini. Hatinya sakit mendapati perlakuan Adnan mengabaikan dirinya. Apakah dirinya sudah benar-benar jatuh cinta? Bukankah sudah bertekad tak akan memberi hati nya sepenuhnya agar tidak lagi merasakan sakit terlalu parah?

Cukup lama Nirmala menunggu Adnan selesai mandi. Ia meremas jemarinya merasakan tidak nyaman berada dalam situasi seperti ini. 

"Mas," kata Nirmala pelan ketika Adnan baru saja membuka pintu kamar mandi. 

Adnan menghela nafas panjang. Ia dekati Nirmala dan mengajak agar duduk di kursi makan. 

"Mas marah kenapa? Jangan diemin aku begini," cicit Nirmala. Suara nya berubah parau menahan sesak di dada dan membuat air matanya hendak menetes.

"Mas gak suka kamu ngomong terlalu ramah dan lama dengan laki-laki lain, sayang. Mas cemburu, mas gak mau perhatian kamu berikan pada yang lain." 

Hening sesaat.

Nirmala mengingat tadi ia sempat mengobrol lama dengan teman sekolah nya yang kebetulan memang seorang laki-laki, lajang, dan belum punya pasangan. Mereka bercerita tentang masa sekolah dan kehidupan masa sekarang. Ia juga mengingat Adnan diam saja saat itu dan terus menggenggam erat tangan nya.

"Maaf, mas." Nirmala merasa bersalah. Ian tak sengaja melakukan hal itu.

Tanpa berkata sepatah katapun, Adnan langsung memeluk Nirmala begitu erat. "Sudah jangan menangis. Mas sudah peluk kamu dan mas gak marah lagi," kata nya seraya mengusap punggung Nirmala begitu lembut. 

"Maafin aku ya, mas."

"Minta maaf nya di kamar saja, sayang."

"Iihh.. Mesum, mas."

1
bibuk Hannan & Afnan
kok kayak kata²nya ustadz Denis Lim ya yg mengatakan lebih baik terpaksa melakukan ibadah drpd sukarela masuk neraka.
bibuk Hannan & Afnan
semangat 💪 Nirmala hempaskan secara halus tp sadis tu bibit bibit pelakor gak peduli tu ustadzah
bibuk Hannan & Afnan
terus itu knp lg si Farah kok yo mau mau aja dijadiin istri kedua, anak kyai kok gt si ustadzah pula 🤦
bibuk Hannan & Afnan
jangan² Nirmala sudah hamil ni
Sulistyowati Anwar
Lumayan
Siti Romlah
maaf mae
masa udah dan masa nifas beda ya thoor.
tolong pemahaman kembali tentang idah istri yang ditinggal suami meninggal.
idah dengan hamil dan tidak hamil, juga
idah cerai hidup.
semangat berkarya thoor
Asngadah Baruharjo
good job Lala
Asngadah Baruharjo
ihhhh ummi resehh
Asngadah Baruharjo
gimana sih ummi ini hadeehhhhhhh
Asngadah Baruharjo
ummi kok begitu sih
Asngadah Baruharjo
kabooorrrrrrrr
Asngadah Baruharjo
sebenarnya bahagia itu sederhana 😭
Asngadah Baruharjo
aduuhhhh,semoga suamiku seperti ustadz Adnan 🤣
Asngadah Baruharjo
gasspollll ustadz
Rini Ariani Rinathi
tik tok /Facepalm//Facepalm//Joyful/
Rini Ariani Rinathi
ternyata Adnan kelakuannya sama seperti Abi ya?? /Facepalm//Facepalm/
Daliffa
mampir Thor,maaf Bru kasih komen
Daliffa
Kecewa
Daliffa
Buruk
Lastri Naila
Luar biasa
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!