NovelToon NovelToon
Dokter Gani

Dokter Gani

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Dokter Genius / Beda Usia / Dokter
Popularitas:480.3k
Nilai: 4.7
Nama Author: yhani_HT

Imelda Putri Anggraini ( 20 ) Baru lulus sekolah menengah atas (SMA ) Dia hidup bersama kedua orang tua angkatnya di mana sejak usia 7 tahun dia sudah di tinggal kedua orangtuanya hingga di asuh oleh Bibinya adik dari ibunya .

Demi membalas budi pada kedua orang tuanya angkat nya ,Imelda menyetujui saran dari sang bibi untuk menggantikannya bekerja jadi pelayan karena Bibi nya sudah terlalu tua .

Gani Bagaskara Mateo ( 27 ) Seorang dokter sekaligus direktur rumah sakit, Dia seorang pria yang humoris tapi karena kejadian beberapa tahun yang lalu membuat dirinya berubah 180°,Dingin dan kasar hanya karena penghianat yang di lakukan sang kekasih di belakang nya .

Mampu kah Imelda menggantikan posisi sang bibi mengurus anak majikannya ??

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon yhani_HT, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ikut ke rumah sakit

Peserta yang di meja makan menatap pada dua pasangan yang tidak saling mencintai saat keduanya mendekat ke arah meja makan .

Dengan perlahan Imelda mengambil kan makanan untuk Gani lalu meletakan di depannya .

" Duduk " Ujar Gani menarik tangan Imelda saat wanita itu akan mundur ke belakang .

" Saya sudah ...."

" Makanlah " Titah Gani .

Nabilla memberikan kode pada Davin yang memegang tangan pria itu, begitu juga Ela yang senyum² sendiri melihat sikap Gani .

" Kakak mau bawa Imel ke mana " Tanya Salwa yang sejak tadi terdiam.

" kerja " Jawab Gani seadanya.

" Kenapa harus membawa ...."

" Makan lah,pasienmu menunggumu di poli " Lidah Salwa berdecak lalu mengambil roti yang ada di depannya .

" Maaf tuan,nyonya " Imelda mengambil selembar roti tapi tidak dengan selainnya , melihat itu Gani langsung mengambil roti yang ada di tangan Imelda membuat wanita itu menatap ke arahnya dengan wajah bingung nya .

Tanpa mengatakan apa pun Gani memberikan kembali roti yang sudah di olesi selai pada Imelda .

" So sweet " Ujar Salwa sambil menggoyangkan badannya menatap ke arah Gani dan Imelda dengan wajah tersenyum

" Terimakasih Den " Cicit Imelda menunduk malu karena Keluarga Gani sedang menatap nya dengan tapan kaget tentu nya .

" Seperti ayah " Bisik Ela pada Alister .

" Sok tahu " Cibir Alister tetap melanjutkan Sarapan nya .

" Kenyataan sayang " Alister hanya diam saja " kebiasaan " Dengus Ela kesal karena Alister mengabaikan nya.

" Sepertinya kita harus membeli seserahan Oma " Ujar Salwa .

"Jika acara Randy dan Erland selesai sayang ,Kita juga belum bertemu orang tua Imelda " Ujar Nabilla lembut .

Mendengar orang tua di sebut membuat Imelda menatap ke arah Nabilla .

" Ah ya Bu ,katakan pada pelayan untuk mengurus kamar Gani " Ela hanya mengangguk sebagai jawaban nya .

🪵

🪵

" Den Gani "

" Pakai seat belt mu " Titah Gani menyalahkan mobilnya. .

" Saya di rumah saja Den , menyelesaikan pekerjaan " Gani menjalankan mobilnya tanpa menghiraukan ucapan Imelda. .

" Den Gani " Panggil Imelda lagi .

" Den saya tidak enak dengan pelayan yang lainnya ,bagaimana kalau mereka menghubungi ibu " Imelda mengeluarkan kekhawatiran nya karena sampai saat ini dia belum mengatakan papa pada orang tuanya.

" Kamu hanya fokus padaku ,bukan dengan orang lain paham " imelda mengagguk sekalipun Gani tidak melihat nya .

" Kamu harus terbiasa karena mungkin aku akan terus membawa mu pergi menemani ku jika kamu tidak sibuk kuliah , Aku belum mencintai mu begitu juga Kamu " Gani menjeda ucapannya " kita akan menikah dan aku serius dengan hal itu jadi terbiasa lah berada di samping ku " Lanjut nya lagi .

" Apa saya bisa tahu alasan tuan memilih saya untuk menjadi istri Anda " Tanya Imelda serius .

" Karena kamu orang baik, sekalipun aku tidak terlalu mengenal mu mungkin dengan begini kita akan saling mengenal jadi katakan saja apa yang ingin kamu katakan dan kamu hanya menurut padaku " Jawab Gani .

" Tapi bukan berarti kamu membangkang pada keluarga ku, aku hanya memberikan garis besarnya saja " Lanjut nya lagi .

" Apa Den Gani tidak punya kekasih " Tanya Imelda ke luar begitu saja dari mulutnya .

" Tidak ,tapi sekarang punya " Jawabnya menatap Imelda " Kenapa Den Gani tidak memintanya untuk menikah nya " Ucap Imelda tapi entah kenapa itu membuat nya sedikit kesal .

" Sudah ,bahkan semalam baru ketemu keluarga ku " Jawab Gani fokus ke arah depan .

Imelda langsung membuang wajahnya ke arah samping menatap ke arah luar dengan wajah memerah nya karena malu .

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

Gani membukakan pintu untuk Imelda saat keduanya sudah berada di rumah sakit .

" Ayo " Imelda menerima tangan Gani ,bukankah dia minta untuk terbiasa maka dia akan terbiasa dengan hal kecil ini .

" Biar saya saja Den " Gani memberikan tas kerjanya pada Imelda lalu keduanya masuk dalam rumah sakit .

Semua menatap ke arah dua manusia itu, ini hal yang baru yang mereka lihat di mana sang pewaris dari rumah sakit dan juga perusahaan membawa seorang wanita muda dan juga cantik .

" Selamat Pagi Dok ,Non " Sapa Ibrahim sopan menunduk kepalanya sedikit .

" Pagi " Balas Imelda lembut .

" Dokter Gani "

" Ayo " Gani tetap melanjutkan langkahnya saat Imelda menghentikan langkahnya .

" Tapi ...." Imelda tidak lagi melanjutkan ucapannya saat Gani menatap nya dengan dingin .

Tapi bukan nya menyerah dokter Lisna malah mengejar keduanya hingga kini berdiri di depan keduanya .

Gani langsung memeluk pinggang Imelda membuat wanita itu menatap nya .

" Apa dokter tidak punya kerjaan " Tanya Gani sinis .

" Dia siapa Dok " Gani menaikan alisnya sebelah " Apa itu penting untuk Anda " Jawab Gani ketus .

Satu persatu dokter dan perawat menatap ke arah mereka karena ini masih pagi bahkan para staf yang lainnya pun begitu .

" Penting ,karena dokter Gani tahu jika saya menyukai anda " Jawab Lisna sedikit kesal .

" Aku tidak tahu dan tidak perlu tahu " Jawabnya ketus.

" Ayo sayang " Gani membawa Imelda ke ruangan nya tapi tangan nya di tahan dokter Lisna membuat Gani kesal .

" bekerjalah dengan baik ,Jangan hanya karena kamu wanita aku tidak bisa berbuat kasar " Ujar Gani menekan ucapannya .

" Tapi kenapa harus dia Gani " Bentak dokter Lisna .

" Ibrahim bawa Imelda ke ruanganku " Imelda langsung menatap Gani lalu menggeleng.

" Pergilah dengannya ,dia asistenku " Imelda belum memberikan reaksi papa .

" Mari Non " Dengan terpaksa Imelda ikut asisten dari Gani untuk ke ruangannya .

Gani menundukkan kepalanya lalu menatap wanita yang ada di depannya .

pLak

Lisna langsung memegang pipinya yang terasa panas lalu menatap Gani dengan wajah kagetnya.

" Kenapa ?? Kau kira aku tidak berani karena disini banyak orang sehingga membuat mu bebas berteriak padaku " Ujar Gani tersenyum miring.

Gani mencekram rahang Lisna membuat wanita itu meringis karena kesakitan .

" Kakak sudah stop " Salwa yang mendengar kabar tentang Kaka nya langsung menghampiri pria itu ,bukan karena reputasi rumah sakit karena Imelda ,wanita itu belum terlalu tahu tentang keluarganya itu kenapa dia khawatir .

" Kakak stop,nanti Ayah tahu " Pintanya lagi, tapi belum juga salwa melanjutkan ucapannya Alister sudah berada di sana bahkan Amanda pun di sana membuat Salwa meringis.

" Bereskan mereka " Titah Alister pada pengawal yang juga baru sampai .

" Baik tuan " Jawab .

" Lepaskan dia son " Gani melepaskan dengan kasar hingga membuat Lisna terjatuh .

Salwa langsung membantu wanita itu untuk berdiri " dokter baik² saja " Lisna menatap Salwa lalu menghempas kan tangan Salwa dengan kasar .

" Tidak usah sok peduli " Sentak Lisna kesal .

" Sayang " Tegur Amanda membuat Salwa berdiri mendekati Amanda .

" Aku mempertahankan kamu di sini bukan karena cantik dan yang lainnya karena kerajaanmu bagus ,jadi berpikirlah dua kali jika mengusik keluarga ku " Ujar Alister datar.

" Urus semuanya dek, dan besok kakak tidak ingin melihat nya lagi " Ujar Alister meninggal kan mereka begitu saja di ikuti yang lainnya hingga hanya menyisakan Lisna .

"Dokter ...." asisten dokter Lisna langsung mengejar wanita itu saat dia meninggalkan begitu saja.

BRAK

" Aaakkkkhhhhh " Lisna membuang barang yang ada di atas mejanya melampiaskan emosinya.

" Jika aku tidak bisa mendapatkan nya ,maka wanita itu pun tidak boleh bersamanya juga ' Gumam Lisna emosi

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

Dukung imelda menjadi novel favorit kalian 🥰🥰🥰🥰🥰

Like

Koment

Vote

Jangan lupa hadiah bunganya dan bintang 5 😘😘😘😘😘😘

1
Elmi Varida
wkwkskwkkkk...tau aja thor...😂😂😂
Mommy_Mk: 🤭🤭🤭🤭🤭🤭🤭🤭
total 1 replies
Elmi Varida
idih...msh muda emosian banget sih Dr Gani ini..😂😂
Cepet TUA looo😂😂😂
☠️⃝ᴊᴇᴍAѕ⍣⃝✰zc❖: Halo sahabat pembaca ✨
‎Aku baru merilis cerita terbaru berjudul BUKAN BERONDONG BIASA
‎Semua ini tentang Lucyana yang pernah disakiti, dihancurkan, dan ditinggalkan.
‎Tapi muncul seseorang dengan segala spontanitas dan ketulusannya.
‎Apakah Lucy berani jatuh cinta lagi? Kali ini pada seorang Sadewa yang jauh lebih muda darinya.
‎Mampir, ya… siapa tahu kamu ikut jatuh hati pada perjalanan mereka.
‎Dukung dengan like ❤️ & komentar 🤗, karena setiap dukunganmu berarti sekali buatku. Terimakasih💕
total 1 replies
Elmi Varida
hi jg thor, ikut nyimak novelmu ya...
mety
so sweet Mr gani sekarang 🥰🥰
mety
ada bawang 😭😭😭
mety
wkwkwk
mety
hola 🤣🤣
mety
padahal keluarga dokter....kok mudah sekali mengatakan bunuh saja 😥😥
mety
mau dinikahi kok perasaan kayak mau di hukum mati 🤭🤣🤣🤣
Adeliyandrani
ibu Ela emang the bestt😍😍😍😍
Adeliyandrani
Kecewa
Adeliyandrani
Buruk
Nur Azizah
jangan lama2 dong thor hiatus nya udah kangen nih sma lanjutan cerita nya😊...
semangat kak💪😁
Rizqitaaa 🍓
bagus
Rizqitaaa 🍓
baru mulai baca, 😊
Dwiana Ana
thor mana episod br ny kok lm
Nurjani Lambu
di tunggu up selanjutnya thor.
Demarince Padakari
adu mama cynk eee he...banyak bawangnyaaaa😭😭😭😭 lanjut
Arik Mahanani
kok nyesek ya
Neny Mardiyanti
baperrrrrr bacanya ,😭😭😭😭😭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!